Warung di Jepara Ini Minta Ampun Murahnya, Sepuluh Ewu Sak Waregmu

MuriaNewsCom, Jepara- Bagaimana tidak jadi ampiran (tujuan), ketika terpampang baliho besar di pinggir jalan yang bertuliskan Rp 10 ribu sakwaregmu plus free wifi.

Penasaran dengan menu-menunya, akhirnya banyak orang mampir untuk mencicipi masakan “Warung Mbak Ina” yang terletak di Jalan Lingkar Rengging, Pecangaan. Tepatnya di deretan ruko belakang Terminal Pecangaan tersebut.

Ya.. tak sedikit orang yang akhirnya ketagihan setelah merasakan masakan Warung Mbak Ina tersebut. Bahkan warung yang menjajakan berbagai menu masakan ini jadi ampiran sopir-sopir, karyawan dan juga warga yang melintas jalan tersebut.

Fahrudin (35), seorang karyawan di sebuah perusahaan telekomunikasi ini mengaku setiap kali tugas ke luar, dirinya selalu mampir ke warung ini. Selain makanannya yang enak, harga yang murah dan tempat yang bersih menjadi pilihan dia bersama teman-temanya saat jam makan siang.

“Tadinya hanya penasaran dengan tulisan Rp 10 ribu sakwaregmu, tapi setelah mampir ternyata makananya tidak mengecewakan, rasanya enak, seperti masakan rumah, dan harganya sangat bersahabat buat karyawan seperti kami,” ungkap bapak dua anak itu.

Baliho besar di depan warung membuat banyak orang penasaran. (MuriaNewsCom/Novi Andriani)

Menurutnya, menu yang paling unggulan di ini yaitu pindang srani dan mangut ikan asap. “Pindang sraninya sangat segar, jooss untuk dimakan di siang-siang yang panas. Apalagi mangut ikan asapnya juga sangat mak nyus,” jelasnya.

Kuswati (40), warga Mlonggo ini juga mengakui menu masakannya bermacam-macam, sehingga banyak pilihan. “Menunya banyak pilihan, kalau saya biasanya suka pecel kadang juga sayur lodehnya enak,” katanya.

Setiap akan pergi ke luar kota, lanjut Kuswati, mampir terlebih dahulu ke warung ini untuk sarapan ataupun makan siang.

“Kalau makan di sini, lumayan bisa hemat, satu keluarga biasanya cuma habis Rp 35 ribu kami semua sudah kenyang,” terang ibu satu anak itu.

Pelanggan tengah menikmati makanan di Warung Mbak Ina Jepara. (MuriaNewsCom/Novi Andriani)

Amirotun Nailiyah (24), biasa dipanggil Mbak Ina tersebut mengaku sejak lulus kuliah 2014 lalu, dia mulai merintis warungnya itu bersama dua karyawanya.

“Saya mencoba menyediakan menu masakan rumahan, seperti sayur lodeh, pecel, rames, sop, pindang srani, mangut, pecel lele ataupun ikan goreng,” ungkap alumni Universitas Muria Kudus (UMK) jurusan managemen tersebut.

Untuk pindang srani biasanya ia menggunakan ikan patikoli, karena dinilai paling pas dan enak. Ibu satu anak ini mengaku dengan membuat menu yang serba Rp 10 ribu, dirinya bisa membantu banyak orang.

“Ya kita saling membantu. Saya membantu orang-orang yang sedang lapar dengan banyak menu masakan dengan harga murah, namun tetap menjaga rasa dan kebersihanya. Karena dengan menyediakan tempat yang bersih membuat orang-orang yang sedang menikmati makananya terasa nyaman juga,” jelasnya.

Editor : Ali Muntoha