Juarai Wartono Cup 2018, PTM Sukun Ogah Berpuas Diri

MuriaNewsCom, Kudus – Setelah menyabet juara pada ajang tenis beregu Wartono Cup 2018, PTM Sukun tak lantas berpuas diri. Tim pelatih akan mengevaluasi beberapa aspek dan terus berlatih untuk menghadapi event selanjutnya.

Koesrin, Ketua Pelaksana ajang Wartono Cup 2018 merasa bersyukur akan capaian tim. Kedepan, pihaknya akan terus menyelenggarakan ajang tersebut.

“Kita harus bisa mempertahankan prestasi ini. Untuk ajang Wartono Cup dengan format beregu mirip seperti Sudirman Cup kita terus pertahankan, agar memacu Persatuan Tenis Meja untuk menciptakan regenerasi tenis meja,” ujarnya Senin (19/2/2018).

Pelatih PTM Sukun Kudus Henny Sandra Nurwati menyebut, permainan anak asuhnya cukup baik. Saat melawan PTM Ancol Barat Jakarta, dirinya telah mengetahui kekuatan lawan di atlet putera seimbang dengan anak asuhnya.

“Kita satu litting dengan Jakarta, namun kita unggul di kelas putri. Kemungkinan kemarin kita bisa menang 3-0, namun karena potensi di pemain putra 50-50 kita kalah disitu, namun menang di pertandingan selanjutnya,” ungkap dia.

Ia mengatakan, setelah ajang Wartono Cup 2018 dirinya tak lantas berpangku diri. Pada bulan Maret pihaknya akan berlaga di Semarang, dalam kompetisi kelompok umur.

“Selain itu, nanti bulan April rencananya ada kejuaraan di Batam, nanti Oktober ada Porprov,” ungkap Henny, yang juga Ketua PTMSI Kudus itu.

Sementara itu, Ketua Pelatih PTM Sukun Kudus Edi Pramuji mengatakan akan mengevaluasi segi mental pemain. Karena, pada pertandingan di nomor Yunior, tim tersebut sempat kehilangan angka.

“Biasa itu (kehilangan angka) tidak masalah besar, lebih karena mental bertanding. Kalau di final seperti kemarin bisa saja grogi. Namun untuk itu kami akan bina agar bisa kuat mental saat melakoni kejuaraan,” pungkasnya.

Editor: Supriyadi

PTM Sukun Kudus Temui Lawan Berat di Hari Kedua Wartono Cup

MuriaNewsCom, Kudus – Persatuan Tenis Meja (PTM) Sukun Kudus menemui lawan berat, PTM Ancol Barat Jakarta. Di hari kedua ajang tenis meja beregu Wartono Cup 2018, Sabtu (17/2/2018) siang.

Di kelas yunior yang diadakan pada Sabtu siang,  Sukun Kudus berkejaran angka dengan Ancol Barat Jakarta. Meskipun akhirnya menang dengan skor 3-2, namun perlawanan dari atlet-atlet ibukota, sempat merepotkan tim tuan rumah.

Pada nomor tunggal puteri, Sukun Kudus unggul 3-1. Namun, atlet dari Kudus Aminah sempat kesulitan pada set pertama melawan Chesy dari Jakarta. Aminah tertinggal terlebih dahulu dengan skor 11-13. Namun permainannya justru membaik pada tiga set selanjutnya. Ia membungkam perlawanan Chesy cukup telak, dengan skor 11-1, 11-5 dan 11-5.

Keadaan justru berbalik di nomor ganda putera dan ganda campuran. Tim asal Kudus ditekuk Jakarta 1-3 dan 2-3.

Menurunkan Rendi dan Aldi pada nomor ganda, Kudus dipaksa bermain empat set, melawan Restu dan Alam dari Jakarta. Sempat unggul di set pertama dengan 11-9, Jakarta lantas bangkit di set selanjutnya, dengan menekuk Kudus 6-11,10-12 dan 4-11.

Partai apik tersaji di nomor ganda campuran. Menurunkan Alvin T dan Vivi Sukun Kudus sebenarnya sudah unggul di set 1 dan 2, dengan mengoleksi skor 11-9 dan 11-5. Namun kondisi justru berbalik, Dini dan Osama dari Jakarta memanfaatkan kelengahan Kudus. Sehingga mereka menang 6-11, 4-11 dan 3-11. Jakarta unggul 1-2 dari Sukun Kudus.

Namun keunggulan dari Jakarta tak bertahan lama. Melalui nomor tunggal putera dan ganda putri, Sukun Kudus mengembalikan kejayaannya.

Hafid dari Kudus, menang tiga set langsung, 11-7, 15-13 dan 12-10. Meskipun demikian, Alam yang pernah mengecap laga internasional di Singapura, ngotot melawan. Pada set kedua dan ketiga, terjadi dua kali deuce, akan tetapi perlawanan Alam kandas melawan Hafid, 3-0. Kedudukan pun kembali seimbang 2-2.

Tunggal Putera PTM Sukun Kudus Hafid (kiri), membalas kekalahan atas PTM Ancol Barat Jakarta Alam. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

Pada laga penentuan ganda putri, tim dari Jakarta harus mengakui keunggulan Kudus. Menurunkan Putri dan Alma, Jakarta kalah tiga angka langsung dari duet Aminah dan Zidna, 11-9, 11-4 dan 11-6.

Sementara itu kelas Pemula A, meskipun menghadapi lawan sama, PTM Sukun Kudus relatif tak kesulitan. Pada pertandingan yang digelar pada Sabtu pagi, mereka mengalahkan PTM Ancol Barat Jakarta 4-1.

Dengan hasil ini, PTM Sukun Kudus tetap optimis bisa merengkuh gelar juara. “Jakarta memang yang terberat, namun kami tetap optimis menghadapi babak selanjutnya,” kata Edi Pramuji, ketua pelatih PTM Sukun Kudus.

Editor: Supriyadi

Hari Ini Tuan Rumah Sukun Tantang Lawan Berat dari Jakarta

MuriaNewsCom, Kudus – Ajang Wartono Cup 2018 memasuki hari kedua, Sabtu (17/2/2018). Tuan rumah PTM Sukun Kudus dijadwalkan bertemu lawan tangguh PTM Ancol Barat Jakarta.

Sesuai jadwal dari panitia, Sukun akan bertemu Ancol Barat pada pukul 08.30 WIB di kelas Pemula A. Siang nanti, pukul 14.00 WIB dua tim ini rencananya akan bertemu di kelas Yunior.

“Semua tim kita waspadai, namun tim-tim dari Jakarta dan Temanggung patut kita waspadai. Karena beberapa kali pertemuan, ketat dalam perolehan angka,” ujar Ketua Pelatih PTM Sukun Edi Pramuji, baru-baru ini.

Hal itu nampaknya tak berlebihan, pada hari pertama, tim asal Jakarta itu mengemas kemenangan atas lawannya. Tim beregu kategori Pemula A dari Jakarta, PTM Ancol Barat, menang 5-0 atas lawannya PTM Binora Klaten. Pada kategori Yunior, tim tersebut menang 3-2 atas lawannya DB Shiamiq Solo.

Pertandingan perdana PTM Ancol Barat melawan PTM Binora Klaten, Jumat (16/2/2018) malam. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

Sementara itu, tuan rumah juga mengemas hasil apik, kemarin (16/2/2018). Di kelas Pemula A, pukul 14.00 WIB, yang mempertemukan PTM Sukun Kudus dan PTM Binora Klaten, tim asal Kota Kretek menang telak, 5-0.  Pun demikian halnya dengan pertandingan di kelas Yunior, Sukun Kudus lagi-lagi membungkam perjuangan anak-anak Klaten dengan skor 5-0.

“Hari ini mereka (Sukun) bertemu dengan Jakarta,” kata Farid Muhammad Ketua Pertandingan Wartono Cup 2018.

Editor : Supriyadi

PTM Sukun Petik Hasil Memuaskan di Hari Pertama Wartono Cup

MuriaNewsCom, Kudus – Persatuan Tenis Meja (PTM) Sukun Kudus memeroleh hasil bagus pada hari pertama pelaksanaan Wartono Cup 2018, Jumat (16/2/2018). Pada dua kategori yakni Yunior dan Pemula, tim ini menang telak 5-0 atas lawannya Binora Klaten.

Pada pertandingan beregu di kelas Pemula A, pukul 14.00 WIB, yang mempertemukan PTM Sukun Kudus dan PTM Binora Klaten, tim asal Kota Kretek menang telak, 5-0.  Pun demikian halnya dengan pertandingan di kelas Yunior, Sukun Kudus lagi-lagi membungkam perjuangan anak-anak Klaten dengan skor 5-0.

Hal serupa juga terjadi pada pertandingan melawan DB Shiamiq Solo. Sukun Kudus lagi-lagi menang telah 5-0.

“Hari ini Sukun masih berjaya dengan memenangkan pertendingan beregu ini secara telak. Dimungkinkan karena belum bertemu dengan lawan yang berat,” kata Farid Muhammad sebagai ketua pertandingan.

Ia memperkirakan, lawan berat bagi tuan rumah akan dihadapi pada pertandingan hari kedua, Sabtu (17/2/2018). “Lawan berat diperkirakan berasal dari tim Jakarta,” tuturnya.

Pada pertandingan lainnya, tim beregu katagori Pemula A dari Jakarta, PTM Ancol Barat, menang 5-0 atas lawannya PTM Binora Klaten. Pada katagori Yunior, tim tersebut menang 3-2 atas lawannya DB Shiamiq Solo.

Editor: Supriyadi

Ini Dua Hal Istimewa Dalam Ajang Wartono Cup 2018

MuriaNewsCom, Kudus – Gelaran Wartono Cup 2018 menjadi salah satu pertandingan istimewa. Selain mengusung sistem beregu dan mempertandingkan tiga kategori, peserta kejuaraan tenis meja ini pun dimanja dengan fasilitas akomodasi dari panitia.

Hal ini tentu patut diberi acungan jempol, lantaran biaya akomodasi peserta selama bertanding di Kudus ditanggung penyelenggara. Edi Pramuji, Ketua Pelatih PTM Sukun mengatakan, hal ini menjadi salah satu hal yang baru.

“Kalau di tahun-tahun sebelumnya tidak pernah dilakukan. Baru tahun ini,” tuturnya, Jumat (16/2/2018).

Edi melanjutkan, hal itu dilakukan untuk memeringati HUT PR. Sukun yang ke 70. Menjadi istimewa, karena ajang-ajang serupa belum tentu memberikan fasilitas yang serupa.

Fasilitas akomodasi yang disediakan berupa, penginapan di Hotel @Hom, termasuk konsumsi dan biaya perjalanan ke venue acara.

Selain itu, masih ada keistimewaan lain dari ajang tahunan ini. Hal itu sebagaimana diungkapkan Ketua PTMSI Oegroseno, yang menjanjikan pemenang dari ajang tersebut bisa mengikuti  seleksi terbuka untuk kejuaraan internasional di Polandia.

Editor: Supriyadi

Oegroseno: Juara Wartono Cup Bakal Ikut Seleksi Kejuaraan Internasional di Polandia

MuriaNewsCom, Kudus – Ketua PP PTMSI Komjen Pol (Purn) Oegroseno berjanji akan memberikan kesempatan kepada juara Wartono Cup untuk mengikuti seleksi tim untuk Kejuaraan Internasional di Polandia. Pernyataan itu diungkapkan saat membuka Kejurnas Tenis Meja Wartono Cup, Jumat (16/2/2018).

“Jadi, para pemenang Wartono Cup bisa ikut (seleksi) kejuaraan internasional di Polandia. Seleksinya terbuka. Karena itu para pemenang bisa ikut,” katanya saat memberikan sambutan.

Menurutnya, banyaknya kejuaraan yang diikuti para atlet akan semakin membuat skill terasah. Apalagi jika kejuaraannya internasional. Para pemain akan berpengalaman menghadapi atlet dari negara lain yang memiliki karakter dan keahlian yang berbeda.

“Pada dasarnya kemampuan atlet itu sama. Yang berbeda hanya semangat bertempurnya. Kadang karena lihat pemain yang lebih tinggi, lebih jangkung semangatnya turun. Itu yang harus diwaspadai,” tegasnya.

Karena itu, ia sangat menghargai semua pembinaan yang dilakukan PTM di daerah. Terutama saat ada kejuaraan yang lingkupnya nasional. Selain untuk memupuk semangat dan menambah jam terbang, mental atlet juga akan tergugah.

“Kalau tidak ada halangan, saya pasti datang. Bagi saya bisa melihat atlet bermain itu sangat menggembirakan,” tandasnya.

Sementara itu, Pelatih PTM Sukun Edy Pramudji mengaku gembira dengan kabar yang diutarakan Oegroseno. Pelatih yang berhasil membawa Sukun menorehkan prestasi puncak di even serupa tahun 2016 lalu itu bahkan seakan tak sabar dengan hasil akhir kejurnas ini.

” Ini kesempatan bagus bagi atlet. Kita akan bermain semaksimal mungkin supaya bisa menang dan ikut seleksi mewakili Indonesia di Polandia,” ujarnya.

Editor: Supriyadi

Ketua PP PTMSI Ajak Peserta Wartono Cup Junjung Sportivitas

MuriaNewsCom, Kudus – Pembukaan Kejuaraan Nasional (kejurnas) beregu bertajuk Wartono Cup di Sukun Sport Center, Jumat (16/2/2018) berlangsung meriah. Ketua PP PTMSI Komjen Pol (purn) Oegroseno yang didapuk untuk membuka acara menambah antusias para peserta.

Orang nomor satu di dunia Tenis Meja tersebut mengatakan, ajang Wartono Cup diharapkan bisa menjadi ajang untuk pembinaan. Apalagi saat ini kejuaraan dilangsungkan secara beregu. Praktis, hampir semua tim yang bergabung wajib membawa atlet mulai dari junior.

“Ini pembinaan bagus. Kami harap Wartono Cup bisa menjadi ajang pembinaan yang bagus,” katanya.

Selain pembinaan, kejuaraan yang diikuti enam tim itu juga diharapkan bisa saling menjaga sportivitas. Dengan begitu, kejuaraan yang dilakukan dengan sistem semi kompetisi itu hasilnya bisa maksimal.

Terlebih lagi, ada kejuaraan yang akan menyongsong para atlet di tahun 2018 mendatang. “Sportivitas itu sangat penting. Ajang ini akan menjadi tolok ukur dalam melangsungkan kejuaraan yang akan datang. Baik itu even nasional ataupun internasional,” tegasnya.

Editor: Supriyadi

Tim Jakarta dan Temanggung Jadi Pesaing Berat Tuan Rumah di Wartono Cup 2018

MuriaNewsCom, Kudus – Ajang Wartono Cup 2018 menjadi kompetisi bergengsi yang memperebutkan hadiah puluhan juta rupiah. Tuan rumah, Persatuan Tenis Meja (PTM) Sukun Kudus mewaspadai tim dari Jakarta dan Temanggung, pada ajang Wartono Cup 2018.

“Semua tim kita waspadai, namun tim-tim dari Jakarta dan Temanggung patut kita waspadai. Karena beberapa kali pertemuan, ketat dalam perolehan angka,” ujar Ketua Pelatih PTM Sukun Edi Pramuji, Rabu (14/2/2018).

Adapun, tim yang ikut serta dalam pertandingan ini adalah ‎PTM Binora Klaten, PTM Sukun Kudus, PTM Punglor Sleman DIY, PTM Ancol Barat Jakarta, PTM Dwi Bengawan Solo dan PTM YP Temanggung Jakarta‎.

Selain itu, pada ajang ini akan ikut beberapa nama atlet yang telah malang melintang di dunia tenis meja. Seperti Adelia, Siti Aminah, Faisol Rendy Wardana asal Kudus dan Fernando asal Jakarta.

“Nama-nama tersebut sudah pernah malang melintang di berbagai kejuaraan tingkat internasional seperti Singapura,” imbuhnya.

Meskipun demikian, pihaknya optimistis dapat bermain apik pada kejuaraan beregu yang diselenggarakan pada 16-18 Februari 2018. Bahkan pihaknya berusaha akan mempertahankan juara umum yang sempat diraih pada ajang serupa tahun 2016.

“Kami akan maksimal mengikuti ajang ini. Sebagai tuan rumah kami akan mengirimkan 24 pemain (untuk tiga nomor pertandingan),” tuturnya.

Adapun, kejuaraan tenis meja nasional beregu tersebut diselenggarakan pada 16-18 Februari 2018. Mengambil tempat di Sukun Sport Center, Gondosari, Gebog, kegiatan tersebut diikuti enam tim dari, Jakarta, Yogyakarta, Solo, Temanggung, Klaten dan Kudus dan memperebutkan total hadiah Rp 70 juta‎.

Editor: Supriyadi

Kejurnas Tenis Meja Wartono Cup 2018 Akan Dibuka Oegroseno

MuriaNewsCom, Kudus – Kejuaraan Tenis Meja Nasional Terbuka bertajuk Wartono Cup 2018 kembali bergulir. Pada tahun ini, ajang tersebut dihelat dari tanggal 16-18 Februari di  GOR Sport Center Sukun Kudus, Gondosari, Gebog. Acara itu rencananya dibuka oleh Ketua PP PTMSI Komjen Pol (purn) Oegroseno.

Hal itu disampaikan oleh Edi Pramuji, Ketua Pelatih Persatuan Tenis Meja (PTM) Sukun Kudus, saat jumpa pers, di United Futsal, Singocandi, Rabu (14/2/2018). Menurutnya, ajang ini merupakan kompetisi ini cukup bergengsi dan dinantikan oleh klub maupun PTM yang ada di Indonesia.

“Pak Oegroseno rencananya akan membuka pertandingan ini pada Sabtu (16/2/2018) pagi,” ujarnya.

Dikatakannya, pada event ini akan melombakan tiga nomor yakni pemula, kadet dan yunior. Adapun ajang ini akan mempertandingkan lima kelas yakni tunggal puteri, ganda putera, ganda campuran dan tunggal putera serta ganda puteri.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, pada kegiatan tersebut diikuti oleh enam peserta yang berasal dari, Jakarta, Solo, Temanggung, Klaten, DI Yogyakarta dan Kudus.

“Total atlet yang mengikuti ajang ini berjumlah 115 orang. Mereka berasal dari PTM Binora Klaten, PTM Sukun Kudus, PTM Punglor Sleman DIY, PTM Ancol Barat Jakarta, PTM Dwi Bengawan Solo dan PTM YP Temanggung Jakarta,” jelas Edi.

Disinggung mengenai hadiah, Edi menyebut total hadiah yang disediakan adalah Rp 70 juta rupiah. Hal itu masih ditambah dengan seluruh akomodasi yang ditanggung penuh oleh pihak panitia.

Wartono Cup 2018, lanjut Edi, merupakan kompetisi yang melombakan kelompok usia mulai 13 tahun hingga 18 tahun. Menurutnya, perlombaan ini bertujuan pula untuk menggenjot pembinaan usia dini.

“Masing-masing PTM ataupun Klub harus mengirimkan atletnya ketiga nomor yakni pemula, kadet dan yunior. Selain itu, mereka wajib ikut dalam lima kelas yang dilombakan,” pungkas Edi.

Editor: Supriyadi

Sukun Gelar Kejuaraan Tenis Meja Nasional Terbuka

MuriaNewsCom, Kudus – Kejuaraan Tenis Meja Nasional Terbuka beregu, bertajuk Sukun Sport Cup IV 2018 dengan title Wartono Cup kembali digelar. Mengambil tempat di GOR Sport Center Sukun Kudus, Gondosari, Gebog event itu akan berlangsung dari tanggal 16-18 Februari 2018.

Ketua Pelatih Persatuan Tenis Meja (PTM) Sukun Kudus Edi Pramuji mengatakan, kejuaraan ini mempertandingkan tiga kelas. Pertama kelas Beregu Pemula, Beregu Kadet dan Beregu Yunior.

“Dari ketiga kelas tersebut, masing-masing regu minimal diperkuat tujuh orang dan maksimal 8 orang pemain tenis meja,” katanya, Kamis (1/2/2018).

Adapun untuk kelas pemula adalah mereka yang berusia 13 tahun atau U-13, sementara kelompok umur Kadet adalah 15 tahun atau yang lahir per 1 Januari 2003 dan setelahnya. Terakhir untuk kelompok Yunior adalah mereka yang berusia 18 tahun.

Dikatakan Edi, ajang ini bisa diikuti oleh PTM atau klub tenis meja yang ada di seluruh Indonesia.

“Kalau untuk ajang ini setiap PTM atau klub harus mengirimkan atlet untuk mengikuti setiap kelas (Pemula, Kadet dan Yunior),” jelasnya.

Editor: Supriyadi