Pemenang Bupati Cup Bawa Pulang Hadiah Belasan Juta Rupiah

Juata Bupati Cup 2017 Badak Executive Berfoto bersama dengan perwakilan PR Sukun Burhamsyah T Wartono usai mendapatkan hadiah pemenang, Sabtu (11/11/2017). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Pertandiangan Bupati Cup 2017 sudah mencapai puncaknya, Sabtu (11/11/2017) kemarin. Empat tim papan atas pun menyandang predikat juara dan berhak atas hadiah uang pembinaan belasan juta rupiah yang sudah disiapkan panitia.

Di kategori putra, Tim Badak Executive yang berhasil menundukkan Porvit dengan skor 3 – 1 berhak atas uang pembinaan Rp 8 juta, serta tropi juara. Selain itu, mereka juga berhal atas tropi piala bergilir.

Sedangkan Porvit harus puas menempati peringkat sebagai runner up. Meski demikian, Porvit juga mendapatkan hadiah Rp 6 juta serta tropi.

Baca: Sempat Tertinggal, Badak Executive Akhirnya Rebut Gelar Juara Bupati Cup

Sementara diperingkat tiga, ditempati oleh  Tunas Berlian setelah mengalahkan Otaka dalam babak perebutan peringkat tiga dengan skor 3-1. Tunas Berlian membawa hadiah pembinaan sebesar Rp 4 juta beserta tropi. Sedang Otaka, menjadi peringkat empat dan membawa hadiah Rp 2 juta lengkap dengan tropi.

Sementara di kategori putri, di laga final kembali mempertemukan antara Porvit dengan SWA. Kedua klub pada tahun sebelumnya juga bertemu di final Bupati Cup.  Bedanya, jika tahun sebelumnya dimenangkan SWA, pada tahun ini dimenangkan Porvit dengan skor 3-0

Porvit berhasil mempertahankan gelar juara Bupati Cup dan menjadi pemenang kembali dengan Rp 6 juta dan dua tropi yaitu juara dan piala bergilir. Sedangkan SWA menjadi runner up dengan hadiah Rp 4 juta dan tropi.

Pada tingkat tiga, diisi oleh Tunas Berlian. Dia menjadi peringkat tiga setelah mengalahkan Mawar Merah dengan skor 3 – 0 sekaligus. Berlian Muda mendapatkan bonus Rp 2 juta dan piala sedangkan Mawar Merah peringkat empat dengan Rp 1 juta serta thropi .

Ketua harian PBVSI M Ridwan mengatakan, tiap tahunnya perundingan selalu sengit. Bahkan jumlah peserta juga makin meningkat.

“Ini merupakan bentuk dari adanya pembinaan yang berhasil. Sehingga, kedepan dapat ditingkatkan lagi, mulai kualitas hingga kuantitasnya juga harus meningkat,” katanya.

Editor: Supriyadi

Kalahkan Tunas Berlian, Badak Executive Bertemu Juara Bertahan di Final Bupati Cup

Tim Badak Executive harus rela jatuh bangun saat memperebutkan tiket ke final Bupati Cup. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Tim unggulan Badak Executive berhasil melaju ke babak final Bupati Cup 2017. Badak Executive maju ke final setelah mengalahkan lawannya Tunas Berlian, Kamis (9/11/2017).

Dalam pertandingan yang dilakukan di GOR Bung Karno Kudus, Badak Eksekutif tampil samgat garang. Tiga set sekaligus, berhasil dimenangkan Badak Executive atas Tunas Berlian.

Kemenangan Badak Executive, akan melaju ke babak final, yang diselenggarakan Sabtu (11/11/2017). Dalam babak final, Badak akan berhadapan dengan Porvit, yang menang 3-0 dalam babak semifinal melawan Otaka.

Ketua KONI Kudus M Ridhwan, mengatakan kalau kedua tim sangatlah tangguh. Baik Badak Executive dan Porvit, keduanya merupakan tim yang diunggulkan dalam Bupati Cup 2017.

“Melihat kemampuan mereka, tak kaget kalau masuk final. Namun memprediksi siapa yang menang akan susah karena keduanya merupakan tim yang bagus,” ungkapnya.

Menurut dia, Porvit Kudus memiliki tantangan untuk mempertahankan gelar juara. Karena pada Bupati Cup 2016, Porvit keluar menjadi juaranya. Namun itu tak mudah, karena

Badak Executive memiliki ambisi besar merebut gelar juara. Sehingga pertandingan seru akan muncul nanti. 

Editor: Supriyadi

Tim Voli Kudus Putra Juara Kejurprov Bola Voli 2017

Tim Voli Kudus Purta saat bertanding di final Kejurprov Bola Boli 2017 di GOR Simpanglima Purwodadi. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Tim Voli Kudus Purta akhirnya berhasil meraih prestasi sebagai juara Kejurprov Bola Boli 2017 yang dilangsungkan di GOR Simpanglima Purwodadi. Dalam laga final, tim asuhan Indrajaya berhasil mengkandaskan tim Kota Semarang, Rabu (8/11/2017).

Semula, pertandingan final diprediksi bakal berlangsung seru karena kedua tim tampil mengesankan sejak babak penyisihan. Namun, jalannya pertandingan ternyata boleh dibilang berat sebelah.

Dalam laga puncak, tim Kudus yang dimotori Roisul Umam langsung tampil menggebrak dengan variasi serangan cepat. Sementara tim Kota Semarang yang dilatih Kuswanto terlihat cukup kewalahan. Hasilnya, hanya dalam tempo sekitar 75 menit, laga final sudah berakhir dengan skor 3-0 untuk tim Kudus.

“Anak-anak saya minta agar tampil tenang dan percaya dengan kemampuan yang dimiliki. Instruksi saya dijalankan dengan baik dan hasilnya bisa menang. Saya tidak menyiapkan strategi khusus untuk partai final ini,” kata Indrajaya, usai pertandingan.

Partai final baik putra dan putri disaksikan sejumlah pejabat di Grobogan. Antara lain, Sekda Moh Sumarsono, Kapolres AKBP Satria Rizkiano, Ketua KONI Fatchur Rachman, dan Kepala Disporabudpar Karsono.

Sumarsono berharap agar even berbagai cabang olahraga bisa rutin digelar. Salah satu tujuannya, untuk memantau bakat-bakat muda yang selama ini barangkali belum sempat terpanjau oleh pengurus cabor atau KONI.

“Munculnya prestasi bisa berawal dari turnamen seperti ini. Oleh sebab itu, ajang turnamen ini harus sering-sering dilakukan untuk memantau bakat-bakat muda yang potensial,” kata Sumarsono, usai penyerahan piala dan hadiah uang pembinaan pada para juara.

Dalam laga final sebelumnya dibagian putri, tim Kota Semarang akhirnya berhasil meraih juara setelah mengalahkan tuan rumah Grobogan dengan skor 1-3. Pada set pertama, tuan rumah mampu meraih kemenangan.

Namun, tiga set berikutnya kendali permainan dipegang Kota Semarang. Dengan hasil ini, tim Grobogan harus puas menempati posisi runner up.

Sebelum final putri, sebelumnya sudah dilangsungkan pertandingan perebutan juara III. Pada pertandingan pertama, tim putra Banjarnegara berhasil menang 3-0 atas tim Kebumen. Sedangkan dibagian putri, juara III juga diraih Banjarnegara setelah mengalahkan tim Pati dengan skor 3-0.

Editor: Supriyadi

Tim Putri Grobogan Akhirnya Harus Puas Jadi Runner Up Kejurprov 2017

Tim Putri Grobogan (Biru) akhirnya harus puas menempati posisi runner up Kejurprov 2017. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, GroboganMeki dapat dukungan meriah, namun langkah tim putri Grobogan untuk menjadi juara Kejurprov 2017 gagal diraih. Dalam laga final, tim besutan Agus Sofyan harus menelan kekalahan 1-3 dari tim Kota Semarang.

Pada set pertama, Rika dkk mampu meraih kemenangan. Namun, tiga set berikutnya kendali permainan dipegang Kota Semarang. Dengan hasil ini, tim Grobogan harus puas menempati posisi runner up.

”Pemain sudah berupaya maksimal dalam laga final tadi,” kata Agus Sofyan, usai pertandingan.

Sebelum final putri, sebelumnya sudah dilangsungkan pertandingan perebutan juara III. Pada pertandingan pertama, tim putra Banjarnegara berhasil menang 3-0 atas tim Kebumen. Sedangkan dibagian putri, juara III juga diraih Banjarnegara setelah mengalahkan tim Pati dengan skor 3-0.

Setelah pertandingan final putri, akan dilanjutkan dengan laga puncak untuk bagian putra. Dalam final ini, akan mempertemukan dua tim kuat, yakni tim Kudus melawan Kota Semarang.

Editor: Supriyadi

Tim Putra Kudus dan Tim Putri Grobogan Masuk Final Kejurprov Voli 2017

Tim Putra Kudus dan Tim Putri Grobogan Masuk Final Kejurprov Voli 2017

MuriaNewsCom, Grobogan – Tim putri Grobogan dan tim putra Kudus berpeluang menggapai titel juara Kejurprov bola voli indoor 2017 yang dilangsungkan di GOR Simpanglima Purwodadi.

Hal ini menyusul kemenangan yang diraih kedua tim ini pada babak semifinal yang dilangsungkan Selasa (7/11/2017) sore hingga berakhir sekitar pukul 21.00 WIB.

Dalam laga semifinal, tim putri Grobogan berhasil mengandaskan perlawanan tim Pati dengan skor telak 3-0. Pada partai puncak, tim Grobogan akan berhadapan dengan tim Kota Semarang yang dalam semifinal berhasil mengalahkan tim Banjarnegara dengan skor 3-0.

Di bagian putra, tim Kudus berhasil menapak ke babak final setelah menghempaskan tim Kebumen dengan skor 3-0. Tim dari kota Kretek akan berhadapan dengan Kota Semarang dalam laga puncak. Dalam laga semifinal, Kota Semarang sukses membekuk perlawanan tim Banjarnegara dengan skor 3-1.

Pertandingan babak final yang akan dilangsungkan hari ini, Rabu (8/11/2017). Sebelum final digelar, terlebih dulu akan dilangsungkan pertandingan perebutan juara III.

“Partai final putra digelar sore jam 15.00 dan final putri jam 13.00. Sedangkan perebutan perebutan juara III untuk putra dilangsungkan pagi jam 09.00 dan bagian putrid jam 11.00,” ungkap Panitia Kejurprov bidang pertandingan Sutanto Rihatin.

Editor: Supriyadi

13 Tim Pastikan Raih Tiket Porprov 2018 di Surakarta

Tim dari Cilacap (kaos hitam) memastikan tiket terakhir melalui pertandingan seru yang berkesudahan 3-2 melawan tim dari Karanganyar, Selasa (7/11/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Pelaksanaan Kejurprov bola voli indoor di GOR Simpanglima Purwodadi memang baru berakhir Rabu (8/11/2017), besok. Namun, tim yang akhirnya berhasil meraih tiket Porprov sudah bisa diketahui hari ini, Selasa (7/11/2017).

Total ada 13 tim yang berhasil meraih tiket Porprov 2018 di Surakarta. Terdiri 6 tim putra dan 7 tim putri.

Di bagian putra, tim yang bakal berlaga di Porprov adalah Kudus, Kebumen, Banjarnegara, Kota Semarang, Pati, dan Cilacap. Tim dari Cilacap memastikan tiket terakhir melalui pertandingan seru yang berkesudahan 3-2 melawan tim dari Karanganyar.

Untuk kelompok putri, tuan rumah Grobogan berhasil meraih tiket tampil dalam Porprov. Tim lainnya diisi Pati, Banyumas, Rembang, Sragen, Kota Semarang, dan Banjarnegara.

Pertandingan kejurprov hingga siang ini sudah menyelesaikan babak 8 besar. Pada sore dan malam ini, akan dilanjutkan babak semifinal.

Pada semifinal putra, akan bertanding tim Kudus melawan Kebumen. Partai berikutnya mempertemukan tim Banjarnegara melawan Kota Semarang.

Di bagian putri, pertandingan semifinal pertama, tim Grobogan akan berjumpa tim Pati. Sedangkan partai kedua digelar laga antara tim Banjarnegara melawan Kota Semarang.

“Untuk partai final serta perebutan juara III akan dilangsungkan rabu besok. Untk pria, partai final digelar sore jam 15.00 sedangkan perebutan juara III dilangsungkan pagi jam 09.00. Sedangkan partai final putri jam 13.00, sementara perebutan juara III jam 11.00,” ungkap bidang pertandingan Kejurprov Sutanto Rihatin.

Kejurprov yang juga jadi ajang kualifikasi atau Pra Porprov 2018 dibuka Sekretaris Daerah Grobogan Moh Sumarsono, Sabtu (4/11/2017) lalu. Dalam kejurprov ini ada 47 tim yang ambil bagian. Terdiri 25 tim putra dan 22 tim putri.

Di bagian putra nantinya akan diambil 6 tim dan 7 tim putri yang berhak tampil dalam Porprov 2018. Dua tiket otomatis Porprov 2018 untuk putra jadi jatah juara bertahan (Grobogan) dan tuan rumah (Surakarta). Sedangkan satu jatah tiket Porprov untuk putri didapat tuan rumah Surakarta yang kebetulan juga jadi juara bertahan edisi 2013 lalu.

Editor : Akrom Hazami

47 Tim Voli Se-Jateng Berebut Tiket Porprov 2018 di Grobogan

Dua tim pra porprov saling beradu kuat untuk mendapat tiket ke Poprov. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, GroboganSuasana GOR Simpanglima Purwodadi kembali semarak. Hal ini seiring digelarnya Kejurprov bola voli indoor antarkabupaten/kota se-Jawa Tengah.

Kejurprov yang juga jadi ajang Pra Porprov 2018 dibuka Sekretaris Daerah Grobogan Moh Sumarsono, Sabtu (4/11/2017). Hadir pula dalam kesempatan itu, sejumlah pengurus PBVSI Jateng, Kapolres sekaligus Ketua Umum PBVSI Grobogan AKBP Satria Rizkiano, Ketua KONI Grobogan Fatchur Rachman.

Sekda Grobogan Moh Sumarsono menyebutkan, dalam kejurprov tahun ini ada 47 tim yang ambil bagian. Terdiri 25 tim putra dan 22 tim putri. Untuk bagian putra nantinya akan diambil 6 tim dan 7 tim putri yang berhak tampil dalam Porprov 2018.

Dua tiket otomatis Porprov 2018 untuk putra jadi jatah juara bertahan (Grobogan) dan tuan rumah (Surakarta). Sedangkan satu jatah tiket Porprov untuk putri didapat tuan rumah Surakarta yang kebetulan juga jadi juara bertahan edisi lalu.

Ia pun berharap agar even berbagai cabang olahraga bisa rutin digelar. Salah satu tujuannya, untuk memantau bakat-bakat muda yang selama ini barangkali belum sempat terpanjau oleh pengurus cabor atau KONI.

“Munculnya prestasi bisa berawal dari turnamen seperti ini. Oleh sebab itu, ajang turnamen ini harus sering-sering dilakukan untuk memantau bakat-bakat muda yang potensial,” kata Sumarsono.

Menurut Sumarsono, selain prestasi, dengan olah raga maka para pelajar akan punya aktivitas positif. Diharapkan dengan kegiatan ini mampu meredam tindakan-tindakan negatif seperti tawuran pelajar dan penyalahgunaan obat-obat terlarang atau narkoba.

Ditambahkan, sejauh ini, cabang bola voli di Jawa Tengah sudah meraih sederet prestasi. Terbaru adalah keberhasilan tim DPUPR Grobogan menjadi juara Kejurnas Livoli 2017 di Minahasa.

Editor: Supriyadi

Bertolak ke Minahasa, Tim Voli DPUPR Grobogan Siap Bikin Kejutan di Ajang Kejurnas

Tim voli putra DPUPR Grobogan siap bikin kejutan saat berlaga dalam Kejurnas Livoli di Minahasa, Sulut. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Meski tidak jadi unggulan, namun tim voli putra Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Grobogan siap bikin kejutan saat berlaga dalam Kejurnas Livoli di Minahasa, Sulut. Hal itu disampaikan Kepala DPUPR Grobogan Subiyono dalam acara pelepasan timnya menuju Minahasa, Sabtu (20/10/2017).

”Di level nasional atau kejurnas, tim DPUPR memang belum punya nama besar. Tapi, kami siap bikin kejutan di Minahasa,” tegasnya.

Menurut Subiyono, pada awal Oktober kemarin, timnya sudah membikin kejutan dalam Kejurprov Bola Voli Indoor Antar-Klub 2017 yang dilangsungkan di Sragen. Yakni, berhasil jadi juara pertama dan akhirnya menjadi wakil Jateng dalam even Kejurnas yang digelar di Minahasa 23-27 Oktober nanti.

”Dalam kejurprov kemarin kami juga tidak diunggulkan. Namun, akhirnya bisa keluar jadi juara. Dalam Kejurnas kita harapkan bisa bikin kejutan seperti itu,” katanya.

Sebelum jadi juara kejurprov, tim DPUPR juga sempat meraih juara I antar klub se Jateng-DIY di Salatiga. Kemudian, jadi juara I Kapolres Jepara Cup.

Acara pelepasan dipimpin Sekda Grobogan Moh Sumarsono. Hadir pula, Kapolres AKBP Satria Rizkiano yang juga menjabat ketua PBVSI Grobogan. Tampak pula, Ketua KONI Fatchur Rachman, dan Kepala Disporabudpar Karsono.

Sekda Grobogan Moh Sumarsono mengatakan, kesempatan ikut kejurnas sebagai wakil Jawa Tengah harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Soalnya, kesempatan seperti itu tidak bisa datang tiap saat.

”Bisa jadi wakil Jateng di even kejurnas voli saya rasa sudah membanggakan. Kebanggaan akan bertambah jika nanti bisa jadi juara di kejurnas,” katanya.

Sumarsono berpesan pada para pemain agar menjaga kekompakan. Hal itu diperlukan karena jadi salah satu modal penting untuk meraih sukses di Minahasa.

”Bola voli ini adalah olahraga tim. Jadi, kekompakan antar pemain jadi faktor penting. Selain itu, semangat pantang menyerah juga dibutuhkan dalam setiap pertandingan. Saya berharap agar hal ini diperhatikan dan semoga bisa meraih hasil maksimal di Minahasa,” katanya.

Editor: Supriyadi

Badak Executive dan Badak B Raih Tiket 8 Besar Bupati Cup

Tim Badak bertanding memperebutkan tiket Babak 8 Besar. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Pertandingan Bupati Cup 2017 telah memasuki babak delapan besar. Delapan tim dinyatakan masuk untuk pertandingan selanjutnya. Termasuk dengan Badak Executive dan Badak B yang juga lolos.

Badak Executive mengalahkan Pervob dalam babak 16 besar. Dalam pertandingan tersebut, Badak Executive tampil perkasa dengan memenangkan pertandingan dengan skor 3-0 di GOR Bung Karno Kudus.

Sementara, Badak B juga menyusul kemenangan Badak Executive. Melawan Perkasa Sakti, Badak B mengalahkan di babak 16 besar dengan skor 3-1.

Arip Hidayat, panitia pertandingan mengatakan kalau  pertandingan 16 besar berlangsung selama sehari. Delapan tim tersebut berupa tim tangguh yang siap maju babak berikutnya.

“Selain dua Badak, ada Poncowati, Porvit, Otaka, Pusaka Raya, Tunas Berliana dan Mustika Abadi,” ungkap dia.

Menurut dia, pertandingan 8 besar akan dilakukan pada 31 Oktober mendatang. Dan selama 10 hari kedepan akan libur lantaran ada club voli Kudus yang ikut kejuaraan nasional.

Editor: Supriyadi

Semarakkan HSN, Banser Grobogan Gelar Turnamen Bola Voli

Anggota Banser Grobogan dari 15 kecamatan ikut ambil bagian dalam turnamen bola voli di GOR Simpanglima Purwodadi, Kamis (19/10/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Dalam rangka menyemarakkan Hari Santri Nasional (HSN) Banser Grobogan membuat even yang tidak biasanya dilakukan. Yakni, menggelar turnamen bola voli bertitel ‘Banser Cup’ yang dilangsungkan di Gor Simpanglima Purwodadi.

Turnamen ini dibuka Asisten II Pemkab Grobogan Ahmadi Widodo, Kamis (19/10/2017). Turnamen ini mendapat dukungan dari beberapa pihak. Salah satunya dari Yayasan Islamiyah HM Masyoekri Purwodadi.

Dansatkorcab Banser Grobogan M Sirajuddin menyatakan, turnamen diadakan dalam rangka menyemarakkan peringatan HSN yang jatuh tanggal 22 Oktober mendatang. Peserta turnamen adalah anggota Banser dari 15 kecamatan.

Menurutnya, turnamen voli ini baru pertama kali diadakan Banser Grobogan. Meski baru edisi perdana, sudah banyak PAC di level kecamatan yang ambil bagian. Dari 19 PAC, hanya 4 PAC yang absen mengikuti turnamen voli.

“Untuk penyelenggaraan even perdana, ini saya nilai sudah bagus. Sudah banyak PAC yang berpartisipasi. Selain itu, penontonnya juga lumayan ramai,” jelasnya.

Menurutnya, dalam rangkaian peringatan HSN tahun 2017, ada beberapa kegiatan yang disiapkan. Kegiatan pertama adalah seminar bedah pondok yang sudah digelar dua hari lalu.

Kemudian ada acara tahlil kebangsaan di Taman Makam Pahlawan Purwodadi, Sabtu malam tanggal 21 Oktober. Satu acara lagi adalah gelar kreasi santri yang pelaksanaannya dilakukan setelah upacara HSN.

“Sengaja kita bikin acara yang beda dari biasanya. Kali ini kita mencoba bikin even bola voli. Turnamen hanya berlangsung sehari saja. Selain voli ada turnamen tenis meja yang tempat pelaksanaannya juga di GOR ini,” kata Sirajuddin.

Sementara itu, Ketua Yayasan Islamiyah HM Masyoekri Purwodadi Andi Kurniawan menyatakan, pihaknya mendukung penuh turnamen Banser Cup tersebut. Sebab, selama ini, anggota Banser banyak yang memiliki potensi dibidang olahraga.

“Saya ini kebetulan juga salah satu senior Banser Grobogan, jadi sangat memahami organisasi ini. Kedepan, saya ingin agar turnamen ini jadi acara rutin tahunan. Kalau bisa, cabang olahraganya ditambah biar lebih ramai,” katanya.

Editor: Supriyadi

Juara Grup, Badak Executive Maju ke Babak 16 Besar Bupati Cup

Tim Badak Executive berhasil melaju ke Babak 16 Besar setelah berhasil menjadi juara Grup A Bupati Cup. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Tim Badak Executive berhasil melaju ke Babak 16 Besar turnamen bola voli bertajuk Bupati Kudus Cup, Selasa (17/20/3017) malam. Tim binaan PR Sukun itu, bahkan berhasil menjadi juara Grup A setelah mengalahkan Tim Perceko dengan skor telak 3-0.

Bermain di GOR Bung Karno, Badak Executive tampil trengginas. Mereka seolah ingin membuktikan jika tim unggulan masih perkasa. Buktinya, mereka berhasil mencetak poin 25-16, 25-21 dan 25-20.

Panitia Pertandingan Arip Hidayat mengatakan, Badak Executive merupakan tim voli unggulan di Bupati Cup. Karena itu, sejak awal mereka sudah disegani lawan dan diprediksi akan menjadi juara grup.

“Dengan kemenangan melawan Perceko, Badak Exekutive menjadi juara Grup A. Dengan demikian, maka Badak Executive akan maju ke babak berikutnya,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Ia menegaskan, dari torehan prestasi sejak turnamen dimulai, Badak memang layak mendapatkan gelar juara grup. Itu karena Badak adalah satu-satunya tim yang tak pernah kalah selama babak penyisihan grup.

“Saat ini baru Badak yang berhasil menyapu bersih semua pertandingan. Untuk tim lain masih bertanding sekali lagi di penentuan lolos kualifikasi. Karena itu, kami belum tahu siapa yang akan jadi lawan Badak selanjutnya,” imbuhnya.

Editor: Supriyadi

Lawan Badak B di Kualifikasi Bupati Cup, Badak Executive Menang Mudah

Pertandingan antara Badak Executiv melawan Badak B berlangsung cukup sengit, Kamis (5/10/2017) malam. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Tim unggulan Badak Executive harus meladeni adiknya Badak B dalam babak penyisihan Bupati Cup 2017, Kamis (5/10/2017). Meski satu asuhan, Badak Executive tak mengendurkan serangan. Hasilnya mereka berhasil menang mudah dengan skor 3-1. 

Dalam pertandingan yang dilangsungkan pada Gor Bung Karno Kudus, Badak Executive tampil trengginas sejak awal pertandingan. Namun, Badak B juga memberikan perlawanan yang cukup sengit pada set pertama. Pertandingan babak pertama ditutup dengan kemenangan Badak Executive dengan skor 25-22.

Memasuki babak kedua, Badak Executive tampil lebih ganas. Serangan demi serangan yang diarahkan ke sudut venue membuat Badak B kesulitan mengembalikan serangan hingga membuat kemenagan Badak Executive dengan skor 25-15.

Pertandingan kedua club asal Desa Gondosari, Gebog kembali berlanjut dibabak ketiga. Mendapatkan dua kekalahan membuat Badak B berusaha lebih gigih lagi. Dengan upaya yang lebih ngotot, Badak B mendapatkan kemenangan perdananya dengan skor 25-23.

Sayangnya, kemenangan Badak B dikunci pada babak keempat. Karena, Badak Executive  Kembali memenangkan pertandingan dengan skor 25-22.

Totok, pemain Badak Executive mengungkap kalau pertandingan berlangsung cukup seru. Bahkan kemenangan yang diraih cukup menguras tenaga dalam empat kali pertandingan.

“Saya kira bisa menang 3-0. Ternyata tidak bisa memenangkan dengan mudah,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Pada pertandingan lain, Porvit mendapatkan kemenangan sempurna dibabak penyisihan grup. Melawan Kaisar, tim asal Tanjung Jati menang mudah dengan skor 3-0.

Editor: Supriyadi

51 Tim Voli di Kudus Berebut Gelar  Bupati Cup 2017

Pemain Sukun Porvit berupaya mengalahkan lawannya di Bupati Cup, tahun lalu. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Kudus – Pertandingan voli antarklub bertajuk Bupati Cup 2017 tahun ini akan semakin sengit. Ini lantaran, berdasarkan data panitia, ada 51 tim dari berbagai klub di Kota Kretek yang akan memperebutkan gelar juara.

”Jumlah peserta yang mengikuti Bupati Cup tiap tahun memang selalu naik. Di tahun 2014 pesertanya hanya 43 tim. Tapi di tahun 2015 jumlahnya meningkat jadi 45. Kemudian di tahun 2016 ada 50 tim, dan tahun ini bertambah menjadi 51 tim,” kata Ketua Harian PBVSI Kudus, M Rindwan kepada MuriaNewsCom

Hal Ini, lanjutnya, menjadi bukti meningkatanya kualitas voli di Kudus. Karenanya, ia yakin pada tahun depan peserta yang daftar dan ikut meramaikan akan bertambah lebih karena pecinta voli semakin bertambah. 

Ia menyebutkan, 51 tim yang ada merupakan jumlah secara keseluruhan, baik tim putra dan tim putri. Untuk tim putra ada 37 tim sedangkan untuk putri ada 14 tim dari berbagai klub.

”Masing-masing tim akan berebut juara di masing-masing kategori. Selain memperoleh penghargaan, dan uang pembinaan, para juara juga berhak atas piala bergilir yang disponsori Sukun. Selain itu, pemenang juga mendapatkan piala tetap langsung dari Bupati Kudus,” ujarnya.

Ia menambahkan kegiatan Bupati Cup ini akan berlangsung dari 2 Oktober hingga 28 Oktober mendatang. Untuk finalnya, akan diselenggarakan di Sukun Sport center.

“Masing-masing klub yang ikut  sudah mempersiapkan pemain dengan maksimal, sehingga akan membuat pertandingan semakin seru dan menarik,” ujarnya.

Meski begitu, ia berpesan, dalam bertanding nantinya agar menjaga sportifitas. Sebab itu adalah awal dari kejuaraan yang lebih besar di skala Nasional. Kejujuran menjadi hal yang utama untuk dapat diusung.

Editor: Supriyadi

Hanya Kuat Sampai Semifinal, Ini Evaluasi Pelatih Sukun Ivojo

Tim voli pantai Sukun Ivojo Putra berhasil meraih peringkat IV Indonesia Open Voli Pantai Sirkuit II 2017. (Sukun Ivojo)

MuriaNewsCom, Kudus – Tim voli pantai Sukun Ivojo, kalah dalam pertandingan Indonesia Open Voli Pantai Sirkuit II 2017. Kekalahan tersebut, lebih pada faktor fisik, yang dianggap kurang oleh pelatih.

Pelatih Sukun Ivojo Putra Putri Ahmadi Sukandar menyebutkan, berdasarkan pertandingan yang dilakukan pemain terlihat mudah kelelahan. Hal itu yang membuat kurang maksimal dalam bertanding beberapa waktu lalu.

“Cuaca memang sangat panas, apalagi mainnya di bawah terik matahari siang, jadi semakin panas,” katanya kepada MuriaNewsCom

Menyikapi hal tersebut, kata dia, dibutuhkan lebih banyak lagi latihan fisik bagi pemain. Khususnya, berlatih dalam terik siang hari yang digalakkan. Kalau perlu, latihan juga bisa dibawa ke pantai juga.

“Selama ini, latihan jarang dilakukan di pantai. Untuk itu sesekali perlu dilakukan latihan khusus di pantai,” ungkapnya.

Kekalahan yang dialami kedua tim, lanjut dia, juga disebabkan pada persiapan yang terbilang mendesak. Karenanya, pemain juga kurang dibekali dengan sejumlah startegi khusus dalam bertanding di Indonesia open.

“Kalau tim lain, pastinya sudah mempersiapkan jauh-jauh hari sebelumnya. Didamping itu, beberapa tim juga menerjunkan pemain nasional yang sudah jauh berpengalaman, yang juga sudah latihan jauh-jauh hari,” imbuh dia.

Editor: Supriyadi

Mantap! Tim DPUPR Grobogan Berjaya di Kejurprov Bola Voli Antar Klub 2017

Tim Voli DPUPR Grobogan berfoto bareng setelah berhasil menyabet gelar juara Kejurprov Bola Voli Antar Klub 2017. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Prestasi mengesankan berhasil diraih tim putra Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Grobogan dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli Antar Klub 2017. Tampil sebagai kuda hitam, tim DPUPR justru berhasil jadi kampiun dalam even yang dilangsungkan di GOR Diponegoro, Sragen tersebut. Kejurprov ini dilangsungkan mulai 28 September hingga 1 Oktober kemarin.

Kepastian juara diraih tim DPUPR saat tampil dalam laga final, Minggu (1/10/2017). Tampil penuh semangat dan tanpa beban, tim DPUPR berhasil mengatasi perlawanan Porvit Kudus dengan skor 3-1 dan memastikan diri jadi yang terbaik.

“Perjuangan anak-anak dalam Kejurprov ini sungguh luar biasa. Terutama saat final lawan Porvit Kudus yang berlangsung cukup seru dan menegangkan,” kata Kepala DPUPR Grobogan Subiyono, Senin (2/10/2017).

Menurut Subiyono, dalam Kejurprov tersebut, tidak ada target juara yang dibebankan pada tim DPUPR. Hanya saja, ia meminta para pemain tampil semangat dan pantang menyerah dalam setiap laga yang dijalani.

“Kejurprov ini diikuti 19 klub voli terbaik di Jawa Tengah. Jadi, saya tidak mau membebani anak-anak dengan target tinggi. Apalagi sampai pasang target juara. Tetapi, kenyataannya malah bisa jadi yang terbaik dan ini sungguh diluar dugaan,” jelasnya.

Setelah jadi juara, ada tugas berat yang harus diemban para pemain. Yakni, melakukan persiapan sebaik mungkin untuk tampil dalam Kejurnas Bola Voli Antar Klub akhir Oktober nanti.

“Juara Kejurprov jadi wakil Jateng dalam Kejurnas Bola Voli Antar Klub akhir. Pelaksanaan kejurnas rencananya akan dilangsungkan di Sulawesi Utara akhir Oktober nanti,” imbuhnya. 

Editor: Supriyadi

Sukun Surya Muda Targetkan Empat Besar di Livoli 2017

Tim Sukun Surya Muda bertekad meraih empat besar di Livoli 2017. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Kudus – Tim Sukun Surya Muda bertekad menembus empat besar atau final four di kompetisi amatir Livoli Divisi Utama 2017. Berstatus tim promosi dan menghadapi persaingan yang ketat, Sukun Surya Muda tak ingin jemawa.

Pelatih Rohadi Mulyo mengaku butuh kerja keras pemain, pelatih, dan manajemen untuk meraih prestasi tertinggi di Livoli. Pasalnya, tak sedikit tim unggulan yang juga berambisi menjadi juara Livoli. Sebut saja juara bertahan TNI AU, Surabaya Samator, Yuso Yogyakarta, dan Indomaret Sidoarjo.

”Target kami masuk empat besar atau final four dulu. Persaingannya memang ketat dengan banyaknya tim kuat yang berlaga di Livoli. Jadi butuh kerja keras untuk memenuhi target itu,” kata pelatih Rohadi.

Mantan pelatih Pertamina Jakarta Energi ini mengungkapkan, dirinya harus melakukan persiapan panjang menghadapi Livoli yang rencananya digulirkan pada November 2017. Selain itu, ia juga harus merancang berbagai uji coba untuk menajamkan taji Sukun Surya Muda.

”Tim ini tetap menjalani latihan saat tidak ada kompetisi. Apalagi saat kami hendak memasuki kompetisi. Uji coba sudah dijadwalkan karena beberapa tim merancang turnamen mini. Kami akan mengikutinya,” ujar Rohadi.

Di sisi lain, Sukun Surya Muda dapat diistilahkan sebagai klub tradisional. Ini lantaran klub dibentuk oleh para penggemar bola voli di daerah Blotongan, Salatiga di tahun 1999.

Di tahun itu pula, mereka mengawali karir dengan mengikuti kejuaraan tingkat kabupaten atau kota, hingga akhirnya di tahun 2009 berhasil promosi ke Divisi I Livoli. Setelah tujuh tahun berkompetisi, mereka akhirnya bisa promosi setelah menduduki peringkat dua di kompetisi tahun 2016.

Setelah promosi ke kasta tertinggi di kompetisi amatir, Sukun Surya Muda sukses menjalin kerjasama dengan perusahaan rokok Sukun, Kudus. Klub yang semula bernama Surya Muda pun menjadi Sukun Surya Muda.

”Kami memiliki kesamaan visi dan misi dengan perusahaan Sukun. Mereka ingin melakukan pembinaan pemain voli. Dan itu pula yang dilakukan Surya Muda selama ini. Dalam perjalanannya, kami juga memasok pemain ke beberapa klub,” kata Yudhi Seno Prakoso, manajer Sukun Surya Muda.

Dengan modal itu, Yudhi membina dan membentuk pemain agar memiliki karakter kuat. Mereka diharapkan memiliki semangat juang pantang menyerah saat bermain di klub mana pun dan terutama saat mereka dipanggil tim nasional.

Ke depan Sukun Surya Muda memiliki ambisi untuk berkompetisi di Proliga. Meski demikian, klub tidak akan mencomot pemain dari luar. Mereka tetap mengandalkan pemain binaan mereka saat berlaga di Proliga.

Editor: Supriyadi

Samator Surabaya Tantang Yuso Yogyakarta di Final Sukun Cup 2017

Tim C7K Kudus berusaha meraih angka saat menghadapi Samator Surabaya di semifinal Sukun Cup 2017, di Sukun Sport Center , Minggu (20/8/2017). (MuriaNewsCom/Faisol HadI)

MuriaNewsCom, Kudus – Tim Voli Samator Surabaya akhirnya mendapat tiket menuju final Sukun Cup II 2017 setelah mengandaskan juara bertahan C7K Kudus dengan skor 3-2 di Sukun Sport Center , Minggu (20/8/2017).

Kemanangan tersebut bakal membuat laga final semakin panas. Pasalnya tim asal Surabaya itu akan berhadapan dengan Yuso Yogyakarta di partai final, Minggu (20/8/2017) malam nanti, pukul 20.30 WIB.

Berdasarkan pantauan di lapangan, penampilan Samator memang sangat meyakinkan.  Meski di set pertama mereka kalah 21-25, juara Proliga itu berhasil bangkit di set kedua dengan skor 25-20.

Kemanangan di set kedua pun berhasil digandakan di set ketiga. Lagi-lagi skornya 25-20. Hanya, di set keempat, Samator terlihat kedodoran. Mereka harus mengakui keunggulan C7K dengan skor 17-25. Beruntung mental mereka kembali di set kelima dengan skor 17-10.

Editor: Supriyadi

Lomba Pitulasan di Saluran Irigasi Grobogan Undang Galak Tawa

Lomba bola voli dengan net tertutup digelar warga Desa Sedadi, Kecamatan Penawangan di salurah irigasi yang sedang dikeringkan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Mengeringnya sejumlah saluran irigasi karena adanya proyek revitalisasi ternyata membawa berkah bagi masyarakat sekitar. Ini lantaran, saluran irigasi yang kering itu dimanfaatkan untuk menggelar lomba pitulasan guna menyemarakkan HUT ke-72 Kemerdekaan RI.

Dari pantauan di lapangan, salah satu saluran irigasi yang dimanfaatkan buat menggelar lomba berada di Desa Sedadi, Kecamatan Penawangan. Apalagi, saluran irigasi yang berada di sebelah barat Sungai Serang ini sejak beberapa hari lalu selalu ramai saat sore hari.

Kondisi tersebut dimanfaatkan warga untuk menggelar beragam jenis lomba. Satu di antaranya adalah bola voli dengan net tertutup dari bahan terpal plastik. Permainan voli dengan net yang tidak lazim ini mengundang gelak tawa banyak orang. Sebab, para pemain tidak bisa menebak arah bola dari kubu lawan.

”Sejak beberapa hari lalu, ratusan orang kumpul di sini nonton lomba. Pokoknya seru banget suasananya. Padahal, hadiahnya tidak begitu besar,” kata Edi, warga setempat, Kamis (17/8/2017).

Kepala Desa Sedadi Listyowati mengatakan, pada momen Agustusan ini ada beragam lomba yang digelar warga. Selain di lingkungan dusun, lomba paling meriah bertempat di saluran irigasi yang saat ini sedang dikeringkan.

”Jenis lombanya banyak sekali. Paling seru adalah lomba menangkap bebek hari Selasa kemarin. Lomba nangkap bebek ini khusus untuk perempuan,” katanya.

Editor: Supriyadi

12 Klub Semarakkan Turnamen Voli Kapolres Grobogan Cup 2016

Pertandingan perdana turnamen voli Kapolres Grobogan Cup 2016 antara PU Pengairan Grobogan melawan Ivokas berlangsung seru. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Pertandingan perdana turnamen voli Kapolres Grobogan Cup 2016 antara PU Pengairan Grobogan melawan Ivokas berlangsung seru. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Setelah even gulat, turnamen olahraga bergengsi digelar lagi di GOR Simpanglima Purwodadi, Rabu (21/12/2016). Kali ini, titelnya turnamen bola voli Kapolres Grobogan Cup 2016.

Dalam turnamen ini, jumlah pesertanya ada 12 klub. Terdiri, 6 klub putra dan 6 klub putri. Di bagian putra,  pesertanya adalah klub PU Pengairan Grobogan, Ivokas Ungaran, Bank Jateng, Tim Sukun, Eka Mandiri, dan JVC Purwodadi. Sedangkan dibagian putri diikuti klub Mitra Grobogan, IKIP Veteran, PPLP DKI, Enikma, Bank Jatim dan Baja Jogja.

Pembukaan turnamen dilakukan Kapolres Grobogan AKBP Agusman Gurning dengan melakukan servis perdana. Hadir pula dalam kesempatan itu, Sekda Grobogan Sugiyanto dan para perwakilan FKPD setempat.”Dalam turnamen ini kita menghadirkan klub terbaik dari beberapa daerah. Turnamen ini merupakan salah satu agenda kerja kepengurusan PBVSI Grobogan periode 2016-2021,” kata Agusman yang menjabat sebagai Ketua PBVSI Grobogan itu.

Turnamen voli tersebut rencananya akan digelar selama empat hari sampai Sabtu 24 Desember mendatang. Pada laga perdana tadi menampilkan pertandingan antara PU Pengairan melawan Ivokas.

Editor : Akrom Hazami

Incar Juara, Tim Voli Sukun Kudus Akan Berlaga di Kapolres Grobogan  Cup

ILUSTRASI

ILUSTRASI

MuriaNewsCom, Kudus – Tim Sukun Kudus akan berlaga dalam gelaran voli Kapolres Grobogan Cup 2016, yang berlangsung 21 – 24 Desember 2016. Dalam pertandingan tersebut, Tim Sukun mengincar gelar juara dan berharap bisa mengalahkan seluruh lawan di ajang tersebut.

Ketua KONI Kudus M Ridwan mengatakan, Tim Sukun akan berangkat dari Kudus, Rabu ( 21/12/216) sekitar pukul 13.30 WIB. Sesampainya di lokasi, Tim Sukun bertanding sekitar pukul 17.00 WIB di GOR Grobogan. “Kalau target ya harus menang, terkait nanti seperti apa urusan nanti. Yang pasti harus usaha maksimal,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurut dia, Tim Sukun masih dalam kondisi prima. Dan target juara diberikan, lantaran ini merupakan kompetisi terakhir sebelum penutupan di 2016. Tim Sukun ingin menutup tahun dengan hasil yang optimal. Dikatakan, terkait lawan yang harus dihadapi nanti belum diketahui. Soalnya bagan pertandingan baru diumumkan besok.

Selain itu juga, dalam turnamen semacam itu juga biasanya bukanlah pemain murni klub, melainkan dari pemain sewa. “Yang susah memetakan kekuatan lawan. Jadi belum tahu dan kami anggap semuanya kuat. Kecuali kalau pemain seperti kami Tim Sukun, yang asli pemain klub,” ujarnya.

Dalam turnamen besok, akan diikuti oleh enam klub. Seperti Eka Mandiri, JVC Purwodadi, Tim Sukun, Bank Jateng, PU Pengairan dan tim lainnya. Nama-nama klub tersebut adalah klub yang besar di tingkat Jateng.  “Namun kami sudah siap bertanding, meski secara jam terbang kurang, namun kemampuan tidak kalah dari mereka semuanya,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

Yuso Yogyakarta Kalahkan Tim Voli Putra Sukun

Pertandingan voli antara Tim Putra Sukun melawan Tim Yuso Yogyakarta (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Pertandingan voli antara Tim Putra Sukun melawan Tim Yuso Yogyakarta (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Tim Voli Putra Yuso Yogyakarta berjaya ketika menghadapai Tim Voli Putra Sukun, dalam laga persahabatan bertajuk “Volley Ball Friendly Match” yang digelar Sukun Spirit of Sport. Pertandingan tersebut, digelar di Gor Sukun, Gondosari pada Kamis (31/12/2015) malam.
Dalam pertandingan ini, Tim Yuso Yogyakarta berhasil menyapu bersih hasil pertandingan, dengan skor 3-0.

Untuk set pertama,Tim Putra Sukun mendapat angka 23, sedangkan Yusomeraih angka 25. Di set kedua, Yuso kembali meraih kemenangan dengan skor 25-18. Begitupun dengan set ketiga, di mana skor 25-23 untuk Yuso.

Meski dalam pertandingan persahabatan ini, Tim Sukun kalah, namun hal itu menjadi pemicu semangat bagi atlet Kudus untuk berprestasi ke depannya.

Sebelum pertandingan dimulai, juga dilakukan penyerahan cenderamata kepada perwakilan tim yang diberikan secara langsung oleh anager marketing PRSukun Burhamsyah Ridlo Wartono. (EDY SUTRIYONO/KHOLISTIONO)

Tim Voli Putri Sukun Akui Ketangguhan PPLP

Pertandingan voli di Gor Sukun dalam laga Volley Ball Friendly Match malam ini (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Pertandingan voli di Gor Sukun dalam laga Volley Ball Friendly Match malam ini (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Tim Voli Putri Sukun(Kudus Selection) harus berjibaku menghadapi Tim Voli Putri PPLP Semarang, dalam laga Volley Ball Friendly Match yang digelar Sukun Spirit of Sport di GOR Sukun, Gondosari pada Kamis (31/12/2015) malam.

Dalam pertandingan ini, Tim Voli Putri Sukun harus mengakui ketangguhan Tim Voli Putri PPLP Semarang, dengan skor 1-3. Sejak awal game, Tim Voli Putri PPLP Semarang sudah terlihat mendominasi permainan.

Untuk set pertama Tim Putri Sukun mampu meladeni pertandingan Tim PPLP. Tim Putri Sukun mendapat poin 24 sedangkan PPLP denganpoin 26. Sementara itu untuk set kedua Tim Putri Sukun mendapat 23

dan PPLP dengan skor 25. Kemudian, untuk set ketiga, Tim Putri Sukun mampu unggul dan pertandingan harus dilanjutkan hingga set keempat. Di game keempat, tim PPLP menang dengan skor 25-21. (EDY SUTRIYONO/KHOLISTIONO)

Tim Voli Putri PPLP Dapat Cendera Mata dari Panitia Sukun Spirit of Sport

Panitia menyerahkan cendera mata kepada perwakilan tim (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Ketua KONI Kudus M Ridwan, menyerahkan cendera mata kepada perwakilan tim (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Sebelum pertandingan voli Sukun Spirit of Sport yang bertajuk “Volley Ball Friendly Match” dimulai, panitia acara menyerahkan cenderamata kepada pemain.

Penyerahan cendera mata dilakukan salah satu panitia kepada Tim Voli PPLP. Hal ini diharapkan dapat mengikat tali persahabatan antara Tim VoliSukun Putri (Kudus Selection).

Panitia Voli Sukun Spirit of Sport Hasannudin mengatakan, cendera mata tersebutsebagai simbol pertandingan persahabatan. Hal itu diharapkan dapat memberikan semangat bertanding dan mengedepankan sportivitas.

Terlihat, antusias penonton pada pertandingan persahabatan ini sangat tinggi. Terbukuti, banyaknya penonton yang memadati Gor Sukun, di Gondosari.

“Yang penting pertandingan ini bisa memacu semangat atlet yang baik dan menumbuhkan semangat persahabatan antartim,” katanya. (EDY SUTRIYONO/KHOLISTIONO)

16 Tim Voli Putra Putri Ngotot Rebut Bupati Cup

Pertandingan voli pada turnamen Bupati Cup antara tim dari Kecamatan Blora dan Kecamatan Jati di GOR Mustika. (MurianNewsCom/Rifqi Gozali)

Pertandingan voli pada turnamen Bupati Cup antara tim dari Kecamatan Blora dan Kecamatan Jati di GOR Mustika. (MurianNewsCom/Rifqi Gozali)

 

BLORA – Dalam rangka hari ulang tahun Kabupaten Blora yang ke 266, Pemkab Blora melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga menggelar turnamen bola voli yang diikuti oleh 16 tim putra dan 16 tim putri dari masing-masing kecamatan yang ada di Blora.

Turnamen tersebut merupakan even tahunan yang digelar setiap hari ulang tahun Kabupaten Blora. Di jadwalkan dalam turnamen tersebut memperebutkan juara 1, 2, 3 dan 4. Turnamen yang digelar di GOR Mustika itu dilaksanakan mulai Kamis (26/11/2015) hingga minggu (29/11/2015).

Dijadwalkan babak delapan besar akan digelar pada Sabtu (28/11/2015). Pada babak delapan besar ini mempertemukan tim yang lolos pada babak penyisihan. Untuk tim putra yang telah lolos ke babak delapan besar yaitu Kecamatan Blora, Kedungtuban, Jepon, Bogorejo, Sambong, Todanan, Banjarejo, dan Tunjungan.

Pada babak delapan besar nanti panitia mempersilakan untuk menyewa pemain dari luar maksimal tiga orang. ”Untuk meramaikan, pada babak delapan besar nanti kami mempersilahkan setiap tim menyewa tiga pemain dar luar. Kalo masih penyisihan tidak diperkenankan. Masing-masing dari pemain adalah warga asli dari mana tim itu berasal. Tiga pemain sewaan tersebut boleh dari mana saja, entah pemain voli skala nasionalpun,” ujar Teguh Sularno, ketua Panitia Bupati Cup.

Persaingan sengit sangat terlihat pada saat pertandingan. Terutama tim yang  mempertahankan juara pada tahun lalu. Untuk juara pada tahun lalu yaitu Tim Putri dari Kecamatan Sambong dan Tim Putra dari Kecamatan Todanan.

”Tentu dengan adanya turnamen ini bisa menumbuhkan jiwa kompetitif dan sportivitas,” imbuh Teguh Sularno. (RIFQI GOZALI/TITIS W)

9 Tim Voli Bertarung Perebutkan Hadiah Belasan Juta Rupiah

Dua tim yang bertanding dalam turnamen voli Disbudparpora Rembang 2015, Selasa (24/11/2015). (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

Dua tim yang bertanding dalam turnamen voli Disbudparpora Rembang 2015, Selasa (24/11/2015). (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

 

REMBANG – Sebanyak sembilan tim yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Rembang, bertarung voli di Gedung Olahraga Kabupaten Rembang, Selasa (24/11/2015). Turnamen yang diselenggarakan Dinas Budaya, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) tersebut, memperebutkan total hadiah sebesar Rp 15 Juta.

Kepala Seksi (Kasi) Olahraga pada Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Rembang, Muslim mengatakan kegiatan pembinaan olahraga yang berkembang di masyarakat 2015 itu untuk mencari atlet-atlet voli berbakat di Kabupaten Rembang.

”Ada tim pemantau juga. Jadi nanti pemain-pemain yang memiliki skill dan kemampuan baik akan dibina untuk mengikuti berbagai turnamen lain,” kata Muslim kepada MuriaNewsCom, Selasa (24/11/2015).

Lebih lanjut, Muslim menjelaskan sembilan tim tersebut berasal dari Kecamatan Rembang, Sulang, Bulu, Pancur, Pamotan, Sedan, Sluke, Gunem, dan Sumber.

”Sampai saat ini ada tiga tim yang memastikan lolos ke babak semifinal, yakni Rembang, Pamotan, dan Bulu. Sedangkan untuk Sumber dan Sluke saat ini masih bertanding untuk lolos ke semifinal,” jelasnya.

Selain uang pembinaan dengan total Rp 15 juta, kata Muslim, para juara nanti juga mendapat piala Disbudparpora. ”Untuk juara satu mendapat uang pembinaan sebesar Rp 3,5 juta. Juara kedua dan ketiga masing-masing Rp 3 juta dan Rp 2,5 juta. Sedangkan sisanya dibagikan kepada tim yang ikut berpartisipasi untuk transport,” pungkasnya. (AHMAD WAKID/TITIS W)