Tim Voli SMPN 2 Pulokulon dan SMPN 3 Purwodadi Berjaya di Ajang MGMP Penjasorkes Grobogan

Turnamen bola voli yang digelar MGMP Penjasorkes Grobogan di GOR Simpang Lima Purwodadi berlangsung seru dan disaksikan ribuan penonton. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Turnamen bola voli yang digelar MGMP Penjasorkes Grobogan di GOR Simpang Lima Purwodadi berlangsung seru dan disaksikan ribuan penonton. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Tim bola voli putra SMPN 2 Pulokulon berhasil menjadi yang terbaik dalam turnamen voli tingkat SMP se-Grobogan yang digelar Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (MGMP Penjasorkes).

Dalam laga final putra, tim SMPN 2 Pulokulon berhasil mengatasi perlawanan tim SMPN 2 Grobogan. Untuk posisi peringkat III diraih tim dari SMPN 1 Toroh.

Di bagian putri, juara I diraih tim dari SMPN 3 Purwodadi yang dalam laga puncak berhasil mengalahkan tim  SMPN 2 Purwodadi. Untuk posisi peringkat III diraih tim SMPN 1 Grobogan.

Pelaksanaan turnamen yang dilangsungkan di GOR Simpang Lima Purwodadi sudah dimulai Selasa (22/11/2016). Dalam turnamen ini, jumlah peserta ada 74 tim. Terdiri 47 tim putra dan 27 tim putri.“Turnamen ini kita gelar rutin tiap tahun. Kali ini merupakan penyelenggaraan ke-16,” kata Pembina MGMP Penjasorkes Grobogan Joni Martono.

Menurutnya, setiap penyelenggaraan, pesertanya selalu ramai. Hampir semua sekolah ikut ambil bagian dalam turnamen tersebut. “Kejuaraan tahunan ini ditunggu-tunggu oleh sekolah. Mereka sudah terbiasa dengan kompetisi seperti ini, sehingga saat pelaksanaan, hampir semua SMP negeri dan swasta terlibat,” katanya.

Selain peserta, penonton turnamen juga meriah. Setiap penyelenggaraan, tempat duduk penonton di GOR selalu sesak. “Olahraga bola voli di sini penggemarnya banyak sekali. Makanya, setiap event voli apapun hampir dipastikan ramai penonton,” imbuh Joni.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Grobogan Sugiyanto saat membuka turnamen mengatakan, bola voli merupakan salah satu olahraga yang digemari warga. Dan, sejauh ini, bola voli Grobogan sudah meraih sederet prestasi membanggakan.Salah satunya, pernah meraih medali emas voli putra dan perunggu buat tim putri di ajang Porprov Jateng di Banyumas tahun 2013 lalu.

“Munculnya prestasi ini berawal dari turnamen seperti ini. Oleh sebab itu, penyelenggaraan turnamen ini haru sering-sering dilakukan,” jelasnya.

Selain prestasi, lanjutnya, dengan olahraga maka para pelajar akan punya aktivitas positif. Diharapkan dengan kegiatan ini mampu meredam tindakan-tindakan negatif seperti tawuran pelajar dan penyalah gunaan obat-obat terlarang atau Narkoba.

Editor : Kholistiono

Kapolres Grobogan Support Tim Voli Putri Smansa Purwodadi di Turnamen Taruna Nusantara Cup

Kapolres Grobogan Agusman Gurning (pegang botol) saat menyaksikan pertandingan final turnamen voli Bupati Cup 2016 di GOR Simpang Lima Purwodadi akhir Oktober lalu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Kapolres Grobogan Agusman Gurning (pegang botol) saat menyaksikan pertandingan final turnamen voli Bupati Cup 2016 di GOR Simpang Lima Purwodadi akhir Oktober lalu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

 MuriaNewsCom,Grobogan – Keberhasilan tim voli putri SMAN 1 (Smansa) Purwodadi menggapai babak final dalam turnamen SMA Taruna Nusantara Magelang ternyata mendapat perhatian dari Kapolres Grobogan Agusman Gurning. Perhatian ini tidak berlebihan karena saat ini, kapolres terpilih jadi Ketua Umum Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Grobogan dan tinggal menunggu waktu pelantikan.

“Terus terang, keberhasilan tim voli putri Smansa Purwodadi bisa sampai babak final memang cukup mengejutkan. Soalnya, peserta turnamen di Taruna Nusantara itu bagus-bagus kualitasnya. Ini, membuktikan kalau olahraga voli di Grobogan punya potensi,” kata Agusman.

Pertandingan partai puncak Taruna Nusantara Cup akan digelar, Sabtu besok. Dalam laga final, tim Smansa bakal bersua tim SMAN 1 Tuntang, Kabupaten Semarang. Laga final rencana akan dihelat mulai pukul 10.00 WIB.

“Sebenarnya, saya pingin hadir untuk menyaksikan laga final. Namun, karena ada tugas bersamaan, saya hanya bisa kasih support dan mendoakan supaya sukses jadi juara,” cetusnya.

Agusman menilai, kemampuan tim putri Smansa Purwodadi itu dinilai cukup bagus. Hal itu sempat dilihatnya ketika menyaksikan tim ini tampil dalam laga final bola voli Bupati Cup akhir Oktober lalu di GOR Simpang Lima Purwodadi. Dalam pertandingan final melawan SMK Pembnas Purwodadi, tim Smansa akhirnya berhasil jadi pemenangnya.

“Saat final Bupati Cup saya sempat menyaksikan langsung jalannya pertandingan. Secara kualitas memang cukup bagus dan kemampuan pemainnya merata,” imbuhnya.

Sementra itu, pelatih tim putri Smansa Purwodadi Suhirman memprediksi, laga final besok bakal berlangsung ketat. Sebab, lawannya dalam laga puncak, yakni tim SMAN 1 Tuntang, Kabupaten Semarang dinilai punya kemampuan berimbang.

“Tim SMAN 1 Tuntang juga cukup bagus permainannya sejak babak awal. Mereka akan jadi lawan berat. Namun, kami harus optimis bisa meraih hasil maksimal dalam laga final nanti. Kita sudah lakukan persiapan untuk pertandingan final,” cetusnya.

Editor : Kholistiono

Menapak Partai Puncak, Tim Voli Putri Smansa Purwodadi Bertekad jadi Juara Taruna Nusantara Cup

Tim Smansa Purwodadi (biru) saat berlaga di turnamen Taruna Nusantara Cup 2016.(MuriaNewsCom/Dani Agus)

Tim Smansa Purwodadi (biru) saat berlaga di turnamen Taruna Nusantara Cup 2016.(MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Kesempatan meraih juara didapat tim voli putri SMAN 1 (Smansa) Purwodadi dalam turnamen yang digelar di SMA Taruna Nusantara Magelang. Hal ini menyusul keberhasilan tim besutan Suhirman tersebut menembus laga final.

“Alhamdulillah, tiket final berhasil kita dapat. Sesuai schedule, laga final rencananya akan dilangsungkan Sabtu lusa pukul 10.00 WIB,” kata Suhirman.

Dalam turnamen tersebut, perjalanan tim Smansa boleh terbilang cukup mulus sejak babak awal. Bahkan, saat perebutan tiket final melawan SMAN 1 Magelang, Rabu (2/11/2016) juga berlangsung cukup mudah. Tim Smansa berhasil menang dengan skor 2-0.

Untuk laga final diprediksi bakal berlangsung ketat. Sebab, lawannya dalam laga puncak, yakni tim SMAN 1 Tuntang, Kabupaten Semarang dinilai punya kemampuan berimbang.

“Tim SMAN 1 Tuntang juga cukup bagus permainannya sejak babak awal. Mereka akan jadi lawan berat. Namun, kami harus optimis bisa meraih hasil maksimal dalam laga final nanti,” cetusnya.

Disinggung kondisi timnya, Suhirman menegaskan, semua pemain masih kelelahan pasca tanding dalam babak semifinal sore hari dan malamnya kembali ke Purwodadi. Hari ini, semua pemain diliburkan untuk memulihkan kondisi.

Rencananya, Jumat besok para pemain akan menjalani latihan ringan di GOR Simpang Lima Purwodadi. Latihan nanti akan difokuskan pada pembenahan kekurangan yang terlihat sepanjang mengikuti turnamen di SMA Taruna Nusantara. “Beberapa celah masih terlihat saat pertandingan sebelumnya. Hal ini yang akan coba kita benahi,” pungkas guru olahraga itu.

Editor : Kholistiono

Tim Voli Smansa Purwodadi dan SMK Pembnas Berjaya di Ajang Bupati Cup 2016

Ribuan penonton memenuhi GOR Simpang Lima Purwodadi saat laga final turnamen bola voli Bupati Cup 2016, Rabu (26/10/2016) malam. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Ribuan penonton memenuhi GOR Simpang Lima Purwodadi saat laga final turnamen bola voli Bupati Cup 2016, Rabu (26/10/2016) malam. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Tim bola voli putri SMAN 1 (Smansa) Purwodadi berhasil menjadi yang terbaik dalam ajang bola voli Bupati Cup 2016. Ini, setelah dalam laga final, tim besutan Suhirman itu berhasil menuntaskan perlawanan tim SMK Pembnas Purwodadi dengan skor telak 3-0.

Dengan keberhasilan ini, tim Smansa sukses mempertahankan gelar juara yang didapat dalam event Bupati Cup 2015 lalu. Sukses tim putri Smansa makin lengkap setelah pemainnya Anatasha Fefatika dinobatkan jadi pemain terbaik.

Dalam pertandingan sebelumnya, tim MAN Purwodadi berhasil meraih peringkat ketiga setelah mengalahkan tim SMAN 1 Karangrayung. “Saya salut dengan perjuangan tim putri yang selalu tampil prima sejak babak awal hingga laga puncak. Sayangnya, sukses ini tidak bisa diikuti tim putra yang terhenti dibabak perempat final,” kata Suhirman, usai pertandingan final.

Di bagian putra, tim SMK Pembnas Purwodadi berhasil keluar jadi juara setelah menyudahi perlawanan SMK Pancasila Purwodadi dengan skor 3-1. Tim SMK Pembnas juga berhasil menempatkan pemainnya Widi Arta Budiawan sebagai pemain terbaik putra. Untuk posisi peringkat III putra berhasil diraih tim SMK Gajah Mada Purwodadi.

Jalannya partai final di GOR Simpang Lima ini berlangsung malam hari mulai pukul 19.00 WIB. Ketatnya laga final antara tim langganan juara hingga empat set itu menyebabkan pertandingan baru berakhir sekitar pukul 21.15 WIB.

Kondisi GOR saat laga puncak ini penuh dengan penonton hingga mepet pinggir lapangan pertandingan. Agar penonton di bawah bisa nyaman menyaksikan pertandingan, petugas keamanan meminta mereka untuk duduk.

Kapolres Grobogan AKBP Agusman Gurning terlihat ikut menyaksikan pertandingan final putra ini. Ikut mendampingi, Wakapolres Kompol Wahyudi, Kapolsek Kota AKP Parno, Kasat Intelkam AKP Sutamto dan Kasat Sabhara AKP Lamsir.

Sementara itu, Kabid Olahraga Disporabudpar Grobogan Karsono mengaku cukup puas dengan penyelenggaraan turnamen tahunan itu. Sebab, pelaksanaan turnamen dinilai sukses dan berlangsung aman.

“Jumlah penonton turnamen ini sejak hari pertama dan kedua juga luar biasa. Seluruh tribun yang ada di GOR Simpang Lima Purwodadi nyaris tidak ada tempat kosong. Saya ucapkan terima kasih atas kerja keras panitia dan jajaran keamanan,” katanya.

Menurut Karsono, turnamen bola voli dibuka Bupati Grobogan Sri Sumarni, Selasa (25/10/2016) itu diikuti 63 tim. Terdiri 40 putra dan 23 putri. Turnamen Voli BupatiCup ke-28 ini dikhususkan untuk pelajar SMA/SMK/MA baik negeri maupun swasta.

Editor : Kholistiono

Turnamen Voli Bupati Cup Berlangsung Seru, GOR Simpang Lima Purwodadi Penuh Penonton

Penonton Turnamen Voli Bupati Cup 2016 memenuhi GOR Simpang Lima Purwodadi, Selasa (25/10/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Penonton Turnamen Voli Bupati Cup 2016 memenuhi GOR Simpang Lima Purwodadi, Selasa (25/10/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Animo penonton untuk menyaksikan Turnamen Voli Bupati Cup 2016 berlangsung meriah. Jumlah penonton yang datang membeludak. Saking banyaknya penonton, banyak di antaranya yang menyaksikan dari pinggir lapangan.

Lantaran banyaknya orang ini suasana di dalam GOR terasa panas. Sepintas, suasana di GOR ini mirip orang menyaksikan pertandingan bola karena banyak poster atau spanduk yang terbentang di lokasi.

“Penontonnya hari ini memang banyak sekali. Semua tribun penuh orang dan ini menggembirakan sekali,” ungkap Kasi Pembinaan Olahraga Disporabudpar Grobogan Eko Priyono.

Turnamen bola voli dibuka Bupati Grobogan Sri Sumarni, Selasa (25/10/2016). Sebanyak 63 tim (40 putra dan 23 putri) ikut ambil bagian dari turnamen voli Bupati Cup yang sudah digelar 28 kali ini.

Rencananya, turnamen akan dilangsungkan dua hari sampai Rabu besok. Hari ini, para peserta masih menjalani babak penyisihan. Turnamen voli yang digelar di GOR Simpanglima Purwodadi ini dikhususkan untuk pelajar SMA/SMK/MA baik negeri maupun swasta.

“Turnamen ini digelar Disporabudpar bekerjasama dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Grobogan. Even ini merupakan agenda rutin tiap tahun,” kata Eko.

Mengingat pesertanya cukup banyak dan waktunya hanya dua hari maka pihak panitia akan menambah lapangan pertandingan. Yakni, satu lapangan voli out door di belakang GOR.

“Kalau hanya pakai dua lapangan yang didalam GOR tidak mencukupi. Makanya, kita tambah satu lapangan lagi. Yang main diluar nanti hanya tim putra karena jumlah pesertanya banyak, ada 40 tim,” jelasnya.

Eko menyatakan, bola voli merupakan salah satu olahraga yang digemari warga Grobogan selain sepak bola. Terbukti, dalam setiap event selalu banyak peserta maupun jumlah penonton.

Menurutnya, sejauh ini, cabang bola voli sudah meraih sederet prestasi. Baik tingkat Jateng maupun nasional. Salah satunya, medali emas voli putra dan perunggu buat tim putri di ajang Porprov Jateng tahun 2013 lalu.

“Munculnya prestasi ini berawal dari turnamen seperti ini. Oleh sebab itu, ajang turnamen ini harus sering-sering dilakukan untuk memantau bakat-bakat muda,” imbuhnya.

Selain prestasi, dengan olah raga maka para pelajar akan punya aktivitas positif. Diharapkan dengan kegiatan ini mampu meredam tindakan-tindakan negatif seperti tawuran pelajar dan penyalahgunaan obat-obat terlarang atau narkoba.

Editor : Kholistiono

63 Tim Bakal Ramaikan Turnamen Voli Bupati Cup 2016

Kabid Olahraga Disporabudpar Grobogan Karsono sedang menyampaikan penjelasan saat temu teknik, Sabtu (22/10/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Kabid Olahraga Disporabudpar Grobogan Karsono sedang menyampaikan penjelasan saat temu teknik, Sabtu (22/10/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Sebanyak 63 tim (40 putra dan 23 putri) dipastikan ikut ambil bagian dalam turnamen voli Bupati Cup XXVIII. Kepastian jumlah peserta ini terungkap saat dilangsungkan temu teknik di Kantor Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Grobogan, Sabtu (22/10/2016).

“Jumlah pendaftar sudah fix, ada 63 peserta. Rencananya, turnamen digelar dua hari, 25-26 Oktober,” kata Kabid Olahraga Disporabudpar Grobogan Karsono, usai temu teknik.

Turnamen voli yang digelar di GOR Simpang Lima Purwodadi ini dikhususkan untuk pelajar SMA/SMK/MA baik negeri maupun swasta. Turnamen ini digelar Disporabudpar bekerjasama dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Grobogan.

Mengingat pesertanya cukup banyak dan waktunya hanya dua hari, maka pihak panitia akan menambah lapangan pertandingan. Yakni, satu lapangan voli outdoor di belakang GOR. “Kalau hanya pakai dua lapangan yang di dalam GOR tidak mencukupi. Makanya, kita tambah satu lapangan lagi. Yang main di luar nanti hanya tim putra karena jumlah pesertanya banyak, ada 40 tim,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Karsono menyatakan, bola voli merupakan salah satu olahraga yang digemari warga Grobogan selain sepak bola. Terbukti, dalam setiap event selalu banyak peserta maupun jumlah penonton.

Menurutnya, sejauh ini, cabang bola voli sudah meraih sederet prestasi. Baik tingkat Jateng maupun nasional. Salah satunya, medali emas voli putra dan perunggu buat tim putri di ajang Porprov Jateng tahun 2013 lalu.
“Munculnya prestasi ini berawal dari turnamen seperti ini. Oleh sebab itu, ajang turnamen ini harus sering-sering dilakukan untuk memantau bakat-bakat muda,” imbuh Kasi Pembinaan Olahraga Eko Priyono.

Selain prestasi, lanjutnya, dengan olahraga maka para pelajar akan punya aktivitas positif. Diharapkan dengan kegiatan ini mampu meredam tindakan-tindakan negatif seperti tawuran pelajar dan penyalahgunaan obat-obat terlarang atau narkoba.

Editor : Kholistiono

4 Pevoli Grobogan Ikut Antarkan Tim Jateng Raih Prestasi di Ajang Kejurnas

Pelatih putra Jateng Parno bersama Adi Setyono (kiri) dan Adi Setyawan setelah pertandingan final kejurnas di Gresik. Pengurus PBVSI Grobogan Agus Sofyan bersama Annasya Fefatikha (kiri) dan Sonia Yekti Hapsari usai pertandingan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Pelatih putra Jateng Parno bersama Adi Setyono (kiri) dan Adi Setyawan.Pengurus PBVSI Grobogan Agus Sofyan bersama Annasya Fefatikha  dan Sonia Yekti Hapsari (kanan)usai pertandingan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Keberhasilan Tim Voli Jateng meraih prestasi dalam Kejurnas bola voli di Gresik 12-15 Oktober lalu sedikit banyak ada andil dari pemain asal Grobogan. Sebab, dalam Tim Jateng tersebut, ada empat pevoli Grobogan yang tampil. Masing-masing, dua orang di tim putri dan dua di bagian putra.

Di bagian putra, pevoli yang memperkuat Jateng adalah Adi Setyono dan Adi Setyawan. Keduanya merupakan siswa SMK Pancasila Purwodadi. Sedangkan di bagian putri ada nama Annasya Fefatikha dan Sonia Yekti Hapsari. Keduanya adalah siswi SMAN 1 Purwodadi.

“Dalam kejurnas kali ini ada empat pemain kita yang masuk tim Jateng. Ini merupakan prestasi yang cukup membanggakan dan mereka ini merupakan aset masa depan,” kata pengurus PBVSI Grobogan Agus Sofyan yang juga jadi korlap tim Jateng dalam kejurnas tersebut.

Selain empat pemain, dalam kejurnas itu ada satu lagi wakil dari Grobogan di tim Jateng. Yakni, Parno yang bertindak jadi pelatih tim Jateng Putra.

Menurut Agus, hasil yang diraih Jateng dalam kejurnas dinilai cukup bagus. Tim putra mampu meraih peringkat II dan tim putri kebagian peringkat III.“Untuk bagian putra, kita kalah di partai final sama Jatim. Sedangkan di tim putri bisa menjadi peringkat III setelah mengalahkan DIY,” kata pria yang lebih dikenal dengan sebutan Agus Hunter itu.

Menurutnya, dalam kejurnas tersebut, tingkat persaingan dirasa sangat ketat. Sebab, kemampuan tim yang ikut dinilai cukup merata. Oleh sebab itu, meski belum bisa jadi juara I namun hasil yang didapat dinilai sudah memadai dan semua pemain telah berjuang maksimal dalam kejurnas.

Editor : Kholistiono

Tim Voli Putra SMA Grobogan Rajai Popda

Tim voli Putra Grobogan keluar sebagai juara di Popda tingkat Keresidenan Semarang. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Tim voli Putra Grobogan keluar sebagai juara di Popda tingkat Keresidenan Semarang. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Sukses tim voli Grobogan dalam ajang Popda tingkat Keresidenan Semarang berlanjut. Ini menyusul keberhasilan tim voli putra SMA yang meraih juara. Dalam laga final yang berlangsung Rabu (6/4/2016) malam, tim besutan Parno itu berhasil mengalahkan tim Kota Semarang dengan skor telak 3-0.

“Saya salut dengan perjuangan anak-anak. Mereka main dengan rasa percaya diri yang sangat tinggi,” kata Parno, pelatih tim SMA Grobogan.

Di bagian putri, gelar juara diraih tim SMA Kabupaten Semarang. Dalam final, mereka mengandaskan perlawanan tim Kota Semarang dengan skor 3-2. Dengan selesainya final SMA maka pertandingan cabor voli secara keseluruhan sudah rampung.

Sebelumnya, tim voli putri SD Grobogan berhasil jadi juara dan tim putra peringkat III. Sedangkan di level SMP, baik tim putra dan putri Grobogan hanya meraih posisi runner up saja.
“Untuk pertandingan sepak bola SD juga sudah selesai. Tim kita berhasil raih peringkat II,” kata Kasi Pembinaan Olahraga Disporabudpar Grobogan Eko Priyono.

Sementara itu, pada hari keempat ajang Popda tingkat Keresidenan Semarang masih dipertandingkan beberapa cabang. Seperti, sepak bola SMP dan taekwondo juga mulai melangsungkan pertandingan. “Pertandingan taekwondo ditempatkan di Gedung Wisuda Budaya,” jelasnya.

Menurutnya, even Popda ini akan digelar selama 10 hari, hingga 14 April mendatang. Ajang Popda pelajar ini diikuti enam daerah. Yakni, Kabupaten Semarang, Kota Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Demak, Kabupaten Semarang, dan Grobogan selaku tuan rumah.

Eko menyatakan, even Popda kali ini digelar untuk pelajar tingkat SD/SMP/ dan SMA sederajat. Ada 7 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan dalam Popda 2016 ini. Masing-masing, karate, taekwondo, pencak silat, sepak bola, sepak takraw, bola voli, dan basket.

Sebanyak empat okasi sudah disiapkan untuk pagelaran Popda nanti. Yakni, GOR Simpang lima untuk pertandingan bola voli, sepak takraw, dan pencak silat. Sedangkan, cabor taekwondo dan karate ditempatkan di Gedung Wisuda Budaya.

“Pertandingan basket kita tempatkan di lapangan SMPN 1 Purwodadi. Untuk sepak bola di Stadion Krida Bhakti,” terangnya.

Editor : Akrom Hazami

Begini Para Juara Kejurkab Voli Pantai SMP dan SMA di Grobogan Meluapkan Kegembiraan

Para juara dari SMAN 1 Purwodadi meluapkan kegembiraan dengan selfie di lapangan voli pantai (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Para juara dari SMAN 1 Purwodadi meluapkan kegembiraan dengan selfie di lapangan voli pantai (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Aksi foto selfie langsung dilakukan para juara kejurkab bola voli pantai SMP dan SMA yang berakhir, Rabu (2/3/2016) siang. Acara foto-foto itu dilakukan beberapa saat setelah para juara menerima tropi dan uang pembinaan dari panitia kejurkab.

Selain dengan rekan satu tim, ada juga yang selfie dengan guru dan suporter.Beberapa penonton sempat tertawa melihat beberapa aksi lucu yang dilakukan para juara saat selfie itu.

“Beda zaman, beda pula cara yang dilakukan untuk merayakan sebuah kemenangan. Kalau sekarang, aksi selfie ini memang lagi trend. Kepada para juara, saya ucapkan selamat dan bagi yang belum berhasil jangan berkecil hati,” cetus Kasi Pembinaan Olah Raga Disporabudpar Grobogan Eko Priyono, usai menyerahkan tropi pada para juara.

Dalam kejurkab yang dilangsungkan di lapangan voli pantai di belakang GOR Simpang Lima Purwodadi itu, tim putri SMAN 1 Purwodadi berhasil mempertahankan gelar juara yang diraih tahun sebelumnya. Dalam laga final, berhasil mengatasi perlawanan SMK Pembangunan Nasional Purwodadi.

Untuk peringkat III diraih tim lainnya dari SMAN 1 Purwodadi. Sedangkan peringkat IV didapat MAN Purwodadi.

Dibagian putra tingkat SMA, juara I diraih SMK Pembangunan Nasional Purwodadi. Disusul urutan selanjutnya, SMK Pancasila Purwodadi, SMAN 1 Purwodadi dan SMK Gajah Mada.

Dilevel SMP putra, juara I disabet SMPN 2 Purwodadi setelah dalam laga final mengalahkan SMPN 2 Penawangan. Untuk peringkat III dan IV diraih tim kedua SMPN 2 Penawangan dan SMPN 1 Brati.

Untuk kategori putri tingkat SMP, yang berhasil meraih juara I adalah SMPN 3 Purwodadi setelah menyudahi perlawanan SMPN 2 Purwodadi. Urutan III dan IV diraih tim kedua SMPN 3 Purwodadi dan SMPN 2 Purwodadi.

“Peserta kejurkab SMP putri ada 20 tim dan putranya 24 tim. Dibagian SMA, ada 17 tim putri dan 27 tim putra. Satu sekolah ada yang mengirimkan dua tim dalam kejurkab ini,” imbuh Eko.

Menurutnya, jumlah peserta kejurkab kali ini melebihi prediksi sebelumnya. Akibatnya, jadwal kejurkab yang sedianya dilakukan dua hari terpaksa harus diselesaikan sampai tiga hari.

Editor : Kholistiono

Pulokulon dan Purwodadi Juara Voli AntarKecamatan

Tim putri Kecamatan Purwodadi (merah) berhasil jadi juara turnamen voli dalam rangka HUT KONI (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Tim putri Kecamatan Purwodadi (merah) berhasil jadi juara turnamen voli dalam rangka HUT KONI (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Tim putra dari Kecamatan Pulokulon akhirnya berhasil menjadi juara turnamen voli antarkecamatan yang berakhir malam tadi. Dalam laga puncak, tim Pulokulon berhasil mengalahkan tim Kecamatan Grobogan dengan skor 3-1. Peringkat ketiga turnamen yang digelar dalam rangka HUT KONI itu diraih tim Kecamatan Penawangan.

Di bagian putri, tim dari Kecamatan Purwodadi akhirnya berhasil menjadi yang terbaik. Dalam laga final yang digelar sore hari, tim Purwodadi berhasil mengatasi perlawanan tim Klambu dengan skor 3-0. Sementara tim dari Kecamatan Toroh mampu merebut peringkat ketiga.

“Selain piagam, kami juga menyediakan hadiah uang buat juara. Yakni, Rp 2 juta untuk juara I, Rp 1,5 juta buat peringkat II, Rp 1 juta untuk peringakat ketiga dan Rp 750 ribu untuk peringkat IV,” kata Ketua Panitia Turnamen Voli Fathurahman.

Ia menyatakan, sebelum turnamen voli, pihaknya sudah melangsungkan kejuaraan atletik di Stadion Krida Bhakti. Selain itu, ada pula kejuaraan tenis antarkelompok umur.

“Puncak acara HUT KONI akan kita gelar acara jalan sehat pada akhir bulan ini. Kita harapkan melalui serangkaian kegiatan ini bisa melecut semangat untuk meraih prestasi,” katanya. (DANI AGUS/KHOLISTIONO)

Hai Grobogan, Buktikan Kehebatan Kemampuan Bervolimu di Ajang Ini

Pertandingan voli eksebisi Mitra Kencana Semarang lawan Indonesia Muda Sragen. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Pertandingan voli eksebisi Mitra Kencana Semarang lawan Indonesia Muda Sragen. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Dalam rangka menyemarakkan HUT KONI, beragam kegiatan dilangsungkan sepanjang bulan November ini. Salah satunya, adalah turnamen bola voli antarkecamatan yang dilangsungkan di GOR Simpang Lima Purwodadi selepas upacara.

Sebanyak 19 tim putra ikut ambil bagian dalam turnamen ini. Sementara, dari tim putri hanya 11 kecamatan yang ambil bagian dalam turnamen yang digelar hingga Senin besok.

Sebelum turnamen dimulai, terlebih dulu disuguhkan laga eksebisi tim putri yang cukup menarik. Yakni, pertandingan antara klub Mitra Kencana Semarang melawan klub Indonesia Muda Sragen. Mitra Kencana merupakan runner up Kejurnas Antar Klub tahun 2015. Sedangkan klub dari Sragen tahun ini meraih peringkat 4 Kejurda Jateng.

Ketua KONI Grobogan Sutomo HP menyatakan, sebelum turnamen voli, pihaknya sudah melangsungkan kejuaraan atletik di Stadion Krida Bhakti. Selain itu, ada pula kejuaraan tenis antar kelompok umur.

“Puncak acara HUT KONI akan kita gelar acara jalan sehat pada akhir bulan ini. Kita harapkan melalui serangkaian kegiatan ini bisa melecut semangat untuk meraih prestasi,” katanya. (DANI AGUS/AKROM HAZAMI)

Atlet Voli Putri Grobogan Disiapkan untuk Songsong Kejurnas Voli Junior

Pelatih Voli Putri Grobogan Agus Sofyan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Pelatih Voli Putri Grobogan Agus Sofyan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Para pemain voli putri Grobogan yang sukses menjadi juara I dalam Kejurda Voli Junior Jateng pekan lalu di Sragen, tampaknya tidak bisa beristirahat terlalu lama. Sebab, dalam waktu dekat akan dilangsungkan Kujurnas Voli Junior yang sebagian materi pemainnya kemungkinan akan diisi pemain dari Grobogan.

Pelatih Voli Putri Grobogan Agus Sofyan menyatakan, hingga saat ini belum ada pemberitahuan dari Pengprov PBSI Jateng terkait nama-nama yang akan masuk dalam kejurnas.

Meski demikian, semua pemain yang kemarin menggondol juara akan segera dipersiapkan. Hal itu dilakukan sebagai langkah antisipasi jika nama-nama mereka akan masuk memperkuat tim Jateng dalam kejurnas nanti.

”Kita masihmenunggu kepastian nama yang akan masuk dalam tim kejurnas. Pelaksanaan kejurnas rencananya akan dilangsungkan akhir bulan ini,” kata pelatih yang lebih dikenal dengan nama Agus Hunter itu.

Menurutnya, melihat materi yang dimiliki, setidaknya ada sekitar lima sampai enam nama yang dinilai cukup layak masuk dalam tim kejurnas nanti. Meski demikian, semua keputusan diserahkan pada Pengprov, karena tim ini nanti membawa nama Jawa Tengah.

Namun, berdasarkan pengalaman selama ini, tim juara dalam Kejurda biasanya ada empat sampai lima pemain yang diambil untuk memperkuat tim Kejurnas. Sedangkan sisa pemain yang dibutuhkan lainnya diambilkan dari tim lain yang masuk sampai babak semifinal. (DANI AGUS/KHOLISTIONO)

SMAN 1 Purwodadi Gagal Kawinkan Gelar

Salah satu pertandingan bola voli Bupati Cup 2015 yang digelar di GOR Simpang Lima Purwodadi (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Salah satu pertandingan bola voli Bupati Cup 2015 yang digelar di GOR Simpang Lima Purwodadi (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Tim bola voli SMAN 1 Purwodadi gagal mengukir rekor. Meski tim putra dan putri berhasil masuk final turnamen voli Bupati Cup 2015, namun upaya untuk bisa mengawinkan gelar juara tidak berhasil diwujudkan.

Hal ini, menyusul kekalahan tim putra SMAN1 Purwodadi dengan skor 3-0 atas lawannya dari SMA Pancasila Purwodadi dalam laga puncak yang digelar di GOR Simpang Lima Purwodadi. Atas hasil ini, tim putra SMAN 1 Purwodadi harus puas menempati posisi runner up. Untuk juara ketiga putra akhirnya diraih SMK Pembnas Purwodadi dan juara keempat SMK Gajah Mada Purwodadi.

Jika di tim putra kandas, kondisi sebaliknya digapai tim putri SMAN 1 Purwodadi. Dimana, tim yang dimotori Estu Megawati itu berhasil menang 3-0 atas SMK Pembnas Purwodadi. Dalam laga final, tim SMAN 1 ini terlihat sangat mendominasi permainan.

Dalam pertandingan sebelumnya memperebutkan posisi ketiga, tim SMAN 1 Karangrayung berhasil mengatasi tim MAN Purwodadi.

Salah satu pelatih tim SMAN 1 Suhirman menyatakan, pada tahun lalu, baik tim putra dan putri berhasil menyandingkan gelar juara pertama. Namun, untuk tahun ini juara yang diraih tim putra tahun lalu gagal dipertahankan.

”Untuk tim putra kita memang kalah materi dan persiapannya cukup mepet. Kalau tim putri ini materinya tidak jauh beda dari tahun lalu. Meski tidak bisa menyandingkan gelar lagi namun kami cukup puas dengan hasil ini,” katanya.

Sementara itu, sekretaris panitia Bupati Cup Suparman mengaku cukup puas dengan penyelenggaraan turnamen tahunan itu. Dibandingkan dengan pelaksanaan tahun sebelumnya, turnamen bola voli Bupati Cup 2015 dinilai lebih semarak. Indikasinya, jumlah pesertanya mencapai rekor terbanyak.

“Tahun ini, ada 72 tim (42 putra dan 30 putri) yang ikut ambil bagian kejuaraan ini. Sebelumnya, pesertanya hanya berkisar 50 tim saja. Selain peserta, jumlah penonton juga luar biasa. Seluruh tribun yang ada di GOR Simpang Lima Purwodadi nyaris tidak ada tempat kosong,” jelasnya. (DANI AGUS/KHOLISTIONO)

Penonton Turnamen Voli Bupati Cup Grobogan Membludak

Suasana pertandingan Voli Bupati Cup 2015 di GOR Simpang Lima Purwodadi diwarnai riuh supporter yang memenuhi tribun. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Suasana pertandingan Voli Bupati Cup 2015 di GOR Simpang Lima Purwodadi diwarnai riuh supporter yang memenuhi tribun. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Dibandingkan dengan pelaksanaan tahun sebelumnya, turnamen bola voli Bupati Cup 2015 dinilai lebih semarak. Indikasinya, jumlah pesertanya mencapai rekor terbanyak. Dimana, ada 72 tim yang terdiri 42 putra dan 30 putri yang ikut ambil bagian kejuaraan ini. Sebelumnya, pesertanya hanya berkisar 50 tim saja.

Selain peserta, jumlah penonton juga luar biasa. Seluruh tribun yang ada di GOR Simpang Lima Purwodadi nyaris tidak ada tempat kosong. Bahkan, di sisi lapangan pertandingan juga penuh dengan penonton sehingga sedikit mengganggu pemain yang tengah bertanding.

”Penonton pertandingan dari hari pertama hingga hari kedua ini memang penuh terus. Selain tidak dibayarkan, banyaknya jumlah peserta menyebabkan penontonnya juga ikut nambah,” kata Kasi Pembinaan Olahraga Disporabudpar Grobogan Eko Priyono.

Menurut Eko, dengan banyaknya peserta maka pertandingan voli antar SMA itu menjadi makin panjang. Pada hari pertama, pertandingan babak awal dilangsungkan hingga larut malam. Kemungkinan, pada babak final nanti selesainya bisa menjelang dinihari. (DANI AGUS/TITIS W)

Atlet Grobogan ‘Temukan’ Emas dan Perak di Semarang

Tim voli SMA Popda Grobogan gagal meraih emas. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Tim voli SMA Popda Grobogan gagal meraih emas. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Kontingen Popda SMA Grobogan dinilai gagal meraih prestasi mengesankan dalam even tersebut yang berakhir beberapa hari lalu.

Sebab, dalam even tingkat Jateng yang digelar di Semarang tersebut, kontingen Grobogan hanya dapat lima keping medali saja. Yakni, satu emas dan empat perak.

“Target medali kita dalam Popda Jateng tingkat SMA gagal terpenuhi. Semula, minimal kita harapkan bisa dapat tiga medali emas,” ungkap Kasi Pembinaan Olah Raga Disporabudpar Grobogan Eko Priyono.

Menurut Eko, satu medali emas disumbangkan pesilat Bayu Wisnu Murti. Kemudian, medali perak diraih pesilat Ika Risti dan tim voli putri. Dua perak lagi didapat pesenam berbakat Mutiara Azizah El Hawa. (DANI AGUS/AKROM HAZAMI)

Tak Diperkuat Empat Pemain Inti, Tim Voli Putri SMA Grobogan Harus Puas di Posisi Runner Up

Tim voli putri SMA Grobogan yang bertanding pada Popda Jateng (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Tim voli putri SMA Grobogan yang bertanding pada Popda Jateng (MuriaNewsCom/Dani Agus)

GROBOGAN – Perjuangan tim voli putri SMA Grobogan dalam Popda Jateng berakhir sudah. Meski berhasil melaju hingga babak final, namun mereka harus takluk dari tim Popda Solo dengan skor ketat 3-2.

“Sebenarnya kesempatan untuk jadi juara sudah terbuka karena kita bisa sampai final. Sayang, dalam laga puncak kalah dari Solo,” ungkap Pelatih Tim Voli Putri SMA Agus Sofyan.

Agus menyatakan, tidak bisa tampilnya kekuatan terbaik menjadikan ambisi juara terasa lebih berat. Hal ini seriring adanya empat pemain andalan yang terpaksa tidak bisa dimainkan karena harus mengikuti O2SN di Makassar. Yakni, Ambar Febriani, Bela Fardila, Safira dan Didin.

Meski sudah disiapkan pengganti dengan kualitas sepadan, namun sedikitnya waktu latihan bersama membuat persiapan tim sedikit terganggu. Terutama masalah kekompakan antarpemain.

Secara keseluruhan, prestasi yang dicapai cabor bola voli Grobogan dalam Popda tahun ini tidak terlalu mengecewakan. Sebab, tim putri SD, putra SMP dan putri SMA berhasil mencapai babak final. Dari tiga tim ini, hanya di tingkat SD saja yang berhasil meraih juara pertama. (DANI AGUS/KHOLISTIONO)