KPU Pati Verifikasi Kepengurusan dan Keanggotaan Parpol Selama 2 Hari

MuriaNewsCom, Pati – Selama dua hari ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pati menggelar verifikasi faktual seluruh parpol calon peserta Pemilu 2019. Waktu dimulainya verifikasi tersebut, dilaksanakan pada 30-31 Januari 2018.

Komisioner KPU Kabupaten Pati Devisi Hukum Supriyanto mengatakan, pelaksanaan verifikasi tersebut, sebagai bentuk tindak lanjut hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 53/PUU-XV/2017 mengenai verifikasi faktual terhadap 12 parpol peserta Pemilu 2019.

“Kami targetkan akan diselesaikan selama dua hari ini. Kami akan langsung mendatangi ke tiap sekretariat partai,” katanya kepada awak media

Menurut dia, pada hari ini akan dilakukan verifikasi kepada lima partai di Pati. Kemudian besok, rencananya akan dilanjutkan dengan lima partai lagi. Sementara, dua partai baru sudah diverifikasi sebelumnya yaitu partai Garuda dan Berkarya.

“Verifikasi yang dilakukan kini bukanlah untuk partai baru saja. Namun untuk semua partai peserta pemilu 2019 yang terdapat di pati,” ungkap dia.

Editor: Supriyadi

Verifikasi Faktual Parpol Lawas Dimulai Hari Ini

MuriaNewsCom, Kudus – Hari ini, Selasa hingga Kamis (30/1-1/2/2018) KPU Kudus memulai tahapan Verifikasi Faktual bagi parpol ‘lawas’ peserta pemilu 2014. Hal itu dilaksanakan sesuai dengan PKPU 5 dan 6 tahun 2018, menindaklanjuti putusan MK, terkait verifikasi faktual partai politik.

Ketua KPU Kudus M. Khanafi mengatakan, pelaksanaan verifikasi faktual parpol dilakukan dengan mendatangi kantor-kantor pengurus partai. Selain mengecek daftar keanggotaan, pengurus juga wajib menghadirkan anggota sesuai dengan peraturan.

“Nanti dari keseluruhan anggota yang Memenuhi Syarat (MS) sudah disetorkan kepada KPU, 5 persen diantaranya harus dihadirkan di kantor partai politik,” katanya.

Menurutnya, verifikasi faktual yang dilakukan oleh KPU berasaskan keadilan. Sehingga semua calon peserta Pemilu 2019 berangkat dari titik yang sama. Adapun jumlah 5 persen dari jumlah anggota yang dihadirkan, minimal tersebar dari 50 persen jumlah kecamatan yang ada di Kudus.

Selain itu, jika anggota parpol berhalangan hadir dengan disertai alasan yang kuat maka KPU Kudus masih bisa melakukan verifikasi. Caranya, dengan memanfaatkan teknologi video call.

Jika dengan berbagai kemudahan tersebut, parpol belum bisa melengkapi, masih ada tahapan perbaikan. Pun bila masih terdapat kekurangan, hal itu akan dilaporkan KPU Kudus, kepada KPU Provinsi dan KPU Pusat.

“Melengkapi mulai tanggal 3-5 Februari, untuk kemudian hasil perbaikan diberikan pada tanggal 6 Februari 2018,” jelasnya.

Editor: Supriyadi

KPU Kudus Tunggu Arahan Pusat Laksanakan Verifikasi Parpol Lama

MuriaNewsCom, Kudus – KPU Kudus masih menunggu arahan KPU RI terkait verifikasi faktual pada 12 partai lama (peserta pemilu 2014). Hal itu berkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan uji materi Pasal 173 ayat 1 dan 3 UU no 7/2017 tentang Pemilu.

Lalu apakah hal itu berpengaruh terhadap persiapan Pilbup Kudus 2018?

“Oh iya (agak mengganggu) otomatis kita harus jalankan semua (tahapan Pilbup Kudus, Pilgub Jateng dan Pemilu 2019). Namun pada intinya kami siap melakukannya dan menunggu bagaimana mekanismenya (dari KPU RI),” ujar M.Khanafi Ketua KPU Kudus, Sabtu (13/1/2018).

Dengan dikabulkannya uji materi pasal 173 ayat 1 dan 3 UU No 7/2017 tentang Pemilu, KPU harus menjalankan verifikasi faktual pada seluruh parpol calon peserta pemilu 2019. Hal itu termasuk parpol lama (peserta pemilu 2014).

Perlu diketahui, sebelum uji materi dikabulkan MK, verifikasi faktual hanya berlaku untuk Parpol baru seperti PSI dan Perindo. Sedangkan untuk partai lama seperti PDIP, Golkar, Hanura, Nasdem,Gerindra, dan PKS, tidak melalui tahapan verifikasi faktual. Dengan itu, penetapan partai politik peserta Pemilu 2019 dijadwalkan pada medio Februari 2017.

Di Kudus, verifikasi faktual parpol baru telah selesai dilakukan. “Untuk verifikasi Faktual (di Kudus) PSI, Perindo dan Berkarya telah selesai,” tambah Khanafi.

Lebih lanjut ia mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima arahan dari KPU RI. Namun demikian, pihaknya siap untuk bekerja keras untuk melaksanakan verifikasi faktual parpol lama.

“Intinya kita siap lembur terus. Untuk kami tidak hari Minggu (libur).  tuturnya

Editor: Supriyadi

KPU Jepara Temukan 560 Data Ganda Anggota Parpol

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Jepara – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jepara menemukan 560 data ganda pada verifikasi administrasi parpol peserta pemilu 2019. Mereka tercatat terdaftar sebagai anggota partai politik lain. 

“Sementara yang tercatat sebagai anggota dua parpol atau lebih. Jumlah total sementara adalah 560 orang untuk semua parpol,” kata Ketua KPU Jepara, M Haidar Fitri, Kamis (16/11/2017). 

Ia menuturkan, saat ini rekapitulasi data belum final. Sehingga dirinya belum bisa menjabarkan berapa jumlah anggota partai politik yang tidak memenuhi syarat. 

Haidar menjelaskan, partai politik harus melakukan perbaikan data, jika anggota yang dinilai sah kurang dari 1.000 orang.

Hal itu disesuaikan dengan data sistem administrasi partai politik, atau minimal mencapai angka 1.000. Sedangkan bagi mereka yang telah mencatatkan keanggotaan sah lebih dari angka tersebut, tidak wajib melakukan perbaikan. 

“Untuk perbaikan kami tunggu batas terakhirnya sampai tanggal 1 Desember 2017,” ujarnya. 

Ia berharap, agar dalam perbaikan data tidak berhimpitan waktu dengan masa tenggat. Hal itu karena pihaknya masih akan melakukan verifikasi administrasi ulang. Diharapkan, jika ada kesalahan kembali, maka pengurus partai bisa melakukan perbaikan.

Editor : Ali Muntoha