Bak Truk Bermuatan Pupuk Terguling di Jepara

Bak truk bermuatan pupuk terguling di jalan protokol Desa Mambak, Kecamatan Pakis Aji, Jepara. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Sebuah bak truk bernomor polisi AE 8162 UB terguling di jalan protokol, yang berada di Desa Mambak, Kecamatan Pakis Aji, Jepara, Sabtu (8/7/2017). Praktis kondisi tersebut menyebabkan kemacetan, terlebih lagi posisinya berada di tanjakan. 

pantauan MuriaNewsCom, pada pukul 13.00 WIB, banyak kendaraan yang lalu lalang dari arah Jepara (selatan), harus berhenti menunggu kendaraan dari utara lewat. Tidak terlihat adanya petugas ataupun pemilik dari bak truk yang berada di sekitar tempat kejadian untuk mengantisipasi hal tersebut. Meskipun demikian, safety cone (kerucut pengaman) sudah dipasang untuk sekadar mengingatkan pengguna jalan. 

Noval, warga setempat mengatakan, kejadian berlangsung pada Sabtu dini hari. Diduga truk gandeng yang memuat pupuk urea tersebut tak kuat menanjak. Selain menanjak, alur jalan tersebut juga menikung ke arah kiri.

“Kemungkinan sudah dari tadi pagi buta, setelah pukul 00.00 WIB. Itu truk gandeng. Tapi untuk gandengannya yang bagian depan tidak celaka, sudah melanjutkan perjalanan,” kata dia. 

Warga lain, Legiman mengaku tak tahu pasti akan awal mula peristiwa itu. Namun demikian, menurut penuturannya, di ruas jalan tersebut memang seringkali ada kecelakaan serupa.

“Sering terjadi seperti itu, kemarin-kemarin juga ada kendaraan yang tidak kuat menanjak lalu terguling,” ungkapnya. 

Editor : Kholistiono

Truk Guling Bikin Jalur Nasional di Kudus Macet

Pengguna kendaraan menghindari truk guling di Jalan Kudus-Pati Km 9, Selasa. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Pengguna kendaraan menghindari truk guling di Jalan Kudus-Pati Km 9, Selasa. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Arus lalu lintas di jalur pantura Kudus macet, Selasa (4/10/2016). Penyebabnya adalah truk muat tebu guling, di jalan Kudus-Pati Km 9 Desa Bareng, Jekulo. Kemacetan mengular 5 km.

Pantauan MuriaNewsCom, kemacetan terjadi dari arah barat ke timur. Tepatnya dari pertigaan Ngembal sampai Desa Bareng. Lamanya proses evakuasi bangkai truk juga memicu parahnya kemacetan arus lalu lintas.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah yang menimpa truk nopol K 1422 JB itu. Penuturan supir truk, Sukad, truk tiba-tiba guling saat sedang melaju dengan kecepatan normal. “Awalnya tidak ada masalah, tapi tiba – tiba truk guling, tepat di sebelah jembatan Bareng ini,” kata Sukad kepada MuriaNewsCom di lokasi kejadian.

Ban depan bagian kanan truk lepas. Kemudian ban itu  menggelinding. Untungnya tidak ada pengguna jalan yang kena ban tersebut. Sendi Wahyu (16) pemilik truk, mengatakan, sebelumya kendaraan dalam kondisi normal. Truk meluncur dari Loram ke Trangkil Pati. Tapi saat di Bareng, truk terguling.

Kanit Lantas Polsek Jekulo Ipda Rudi Hartanta beserta anggota, tampak ikut membantu evakuasi. “Truk terguling dari arah barat  berjalan  ke arah timur, penyebab truk terbalik dikarenakan baut ban kanan belakang hancur dan lepas semua sehingga ban lepas dari tempatnya,” kata Rudi.

Editor : Akrom Hazami

Kernet Tewas saat Kecelakaan Truk Guling di Ngembalrejo Kudus

laka 2

Bangkai truk yang mengalami kecelakaan di jalur pantura, Ngembalrejo, Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 
MuriaNewsCom, Kudus – Luka parah yang dialami kernet truk guling, Sutopo (40) asal Blitar Jatim, akhirnya meninggal. Sutopo tidak tertolong lantaran luka serius yang terjadi di kepalanya.

Kejadian kecelakaan di jalan Kudus Pati turut Desa Ngembalrejo Bae, pagi tadi sebelumya mengakibatkan luka parah pada kernet truk. Sayangnya, saat dilarikan ke rumah sakit, Kernet meninggal dunia.

Kapolres Kudus AKBP Andy Rifai melalui Kanit Laka Pada Polres Kudus Iptu Hartono mengatakan kalau kernet mengalami luka yang serius. Kepalanya terbentur keras hingga terjepit bodi depan mobil.

“Akibatnya luka serius pada bagian kepala kernet. Dan kami sudah melarikannya ke RS Mardi Rahayu untuk segera mungkin mendapatkan pertolongan,” katanya.

Ervina, pengguna jalan yang kebetulan dilokasi kejadian menuturkan, kalau kernet sudah tidak sadarkan diri saat ditolong petugas. Namun dia tidak tahu, apakah kernet masih hidup atau sudah meninggal.

Atas adanya kecelakaan, polisi mengimbau kepada pengguna kendaraan untuk lebih berhati hati. Sebab, jalur tersebut sudah beberapa kali terjadi kecelakaan. Baik roda dua, empat maupun lebih.

“Kalau memang sudah merasa lelah, ngantuk, senjatanya istirahat dulu. Jangan dipaksakan untuk berkendara. Sebab akibatnya dapat fatal jika masih dipaksakan,” ungkapnya.

Editor : Akrom Hazami

 

 

Braak, Truk Guling di Kandangmas Kudus

laka 1

Warga mengerumuni lokasi kejadian truk guling di Kandangmas Kudus.  (Foto Mamad, Warga Kandangmas)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Sebuah truk muatan kertas terguling di Sudo, Kandangmas, Kudus, Sabtu (16/7/2016) pagi. Insiden tersebut murni kecelakaan tunggal.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun kerugian diperkirakan mencapai jutaan rupiah.

Salah seorang warga setempat, Mamad kepada MuriaNewsCom, mengatakan, kecelakaan terjadi pada Sabtu pagi sekitar pukul 08.00 WIB. “Kecelakaannya tadi pagi,” kata Mamad.

Kronologi kejadian, truk diketahui menanjak salah satu titik jalan di desa tersebut. Truk ternyata tak kuat menanjak.  Dari keterangan sopir kepada warga, truk sudah tiga kali mencoba menanjak. Tapi tak mampu juga melintasi jalan tanjakan.

“Truk akhirnya meluncur mundur. Ketika itu, ada sebuah sepeda motor di belakangnya. Beruntung, sopir bisa menghindari sepeda motor,” ujar Mamad.

Truk pun terguling. Sejumlah muatannya diselamatkan dengan memindahkannya. Kecelakaan itu menjadi tontonan warga setempat.

Editor : Akrom Hazami

 

 

 

Di Lokasi Truk Guling di Jalan Lingkar Kudus Ternyata Warga Biasa Berdoa

Jpeg

Warga melihat bangkai kendaraan truk yang guling di jalur lingkar Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Salah satu warga Dukuh Bancak, Desa Payaman, Mejobo, Kudus, Somad (40) mengatakan, warga biasa melakukan kegiatan doa di lokasi kejadian. Tujuannya supaya kecelakaan tidak sering terjadi. Sebab dari penuturan warga, kecelakaan kerap melanda lokasi itu.

“Warga biasa melakukan hajatan (selamatan). Yakni berdoa supaya lokasi tidak sering terjadi kecelakaan lalu lintas,” kata Somad di lokasi kejadian, Selasa (26/4/2016).

Dia mengaku melihat kejadian truk boks tanpa muatan bernomor polisi B 9241 FCB terguling. “Pas masih di sawah, saya juga sempat melihat itu. Yakni truk tersebut beriringan dengan mobil pribadi dengan kecepatan sedang. Namun saya tidak tahu apakah itu Avanza atau apa? Namun setelah di tikungan bancak, kedua kendaraan itu sama-sama menepi ke kiri. Mungkin jalannya terlalu licin lantaran hujan. Sehingga keduanya banting setir ke kiri. Akan tetapi truk tersebut langsung oleng dan terguling,” ujarnya.

Dia menilai, jalur lingkar yang menikung, khususnya berada di wilayah Bancak ini memang harus diwaspadai. Sebab tikungan itu terlalu tajam. Tidak heran jika di lokasi itu sering terjadi kecelakaan lalu lintas.

Editor : Akrom Hazami

Baca juga :

Ugal-ugalan di Tikungan, Truk Guling di Jalan Lingkar Kudus 

Ugal-ugalan di Tikungan, Truk Guling di Jalan Lingkar Kudus

Jpeg

Warga melihat kondisi truk guling di tikungan Bancak, Payaman, Mejobo, Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Truk boks tanpa muatan bernomor polisi B 9241 FCB yang dikemudikan oleh Yudi (33) warga Tangerang, Banteng, terguling di Jalan Lingkar Kudus, Selasa (26/4/2016). Lokasi tepatnya berada di tikungan Bancak, Payaman, Kecamatan Mejobo. Atau sebelah utara Polsek Mejobo Kudus.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Namun kerugian diperkirakan mencapai jutaan rupiah. Karena bodi truk mengalami ringsek.

Dari informasi yang dihimpun, truk melaju dari arah Surabaya, Jatim, menuju Boyolali, untuk mengambil daging. Namun truk pun mengalami apes karena terguling. Yudi (33) pengemudi truk mengatakan, saat melintas di tikungan Bancak, kendaraannya nahas. Saat itu jalan licin, dan hujan masih turun. “Jalan benar-benar licin,” kata Yudi.

Menurutnya sebelum kecelakaan, truk berjalan beriringan dengan Toyota Avanza. Truk di lajur kiri dan Avanza di lajur kanan. Begitu kedua kendaraan hendak melintas tikungan Bancak. Yudi pun mengaku mengurangi laju kendaraan. Lantas dia tiba-tiba membanting setir ke kiri.

Ternyata pengemudi Avanza  membanting setir ke kiri. Karena khawatir truk dipepet, Yudi terus membanting setir ke kiri lagi. Kebetulan jalan di lokasi licin, truk pun guling. Pengemudi Avanza langsung tancap gas. Beruntung, Yudi tidak mengalami luka serius. Kecelakaan itu berakibat jalur menjadi tersendat.

Polisi masih melakukan penyebab kecelakaan. Yudi sampai sekarang masih dimintai keterangan polisi.

Editor : Akrom Hazami

Video – Truk Guling ke Sawah di Kecapi Jepara Malah jadi Tontonan

Sejumlah warga ada yang menonton dan membantu mengevakuasi kayu muatan truk. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Sejumlah warga ada yang menonton dan membantu mengevakuasi kayu muatan truk. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Truk bermuatan sarat kayu sisa mebel H 1 535 QE. Truk tersebut terguling dan terperosok di area persawahan di Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, Jepara, Kamis (25/2/2016) sore. Beruntung, sopir dan empat penumpang truk tersebut dalam kondisi selamat.

Salah seorang saksi yang juga warga setempat, Suriyah menceritakan, truk tersebut awalnya melaju dari arah utara ke selatan. Saat berada di jalan tanjakan, truk tersebut tak kuasa melaju hingga akhirnya berjalan mundur dan terguling di sawah.

“Di belakang truk itu ada kendaraan lain tapi berhasil menghindar dengan belok ke kiri. Sedangkan truk itu, terus berjalan mundur,” ujar Suriyah kepada MuriaNewsCom, Kamis (25/2/2016).
Menurut dia, sebelum akhirnya masuk ke sawah sedalam lebih dari dua meter, truk itu sempat menabrak pembatas jembatan. Namun, kerasnya benturan membuat pembatasan jembatan roboh dan truk langsung terperosok ke dalam sawah.

“Saya melihatnya miris. Tapi kok beruntung sopir dan kernetnya selamat,” imbuh Suriyah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun MuriaNewsCom, truk nahas itu dikemudikan oleh Simen, warga Desa Papringan, Kecamatan Kaliwungu, Kudus. Akibat peritiwa ini, arus lalu lintas di lokasi kejadian mengalami kemacetan panjang.

Sementara itu, warga setempat masih melakukan pembongkaran muatan truk. Itu dilakukan agar truk ringan saat dievakuasi. Sedangkan sang sopir mendapatkan bantuan dari warga untuk mendapatkan perawatan karena mengalami luka-luka.

Editor : Akrom Hazami

 

Baca juga :
Truk Tercebur di Sungai Jepara Usai Sopirnya Pulang dari Nonton Orkes Dangdut 

Rem Blong, Truk Terguling di Jalan Jepara-Bangsri

Truk terguling di Jalan Jepara-Bangsri (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Truk terguling di Jalan Jepara-Bangsri (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Peristiwa kecelakaan kembali terjadi di Bumi Kartini. Setelah sore tadi terjadi kecelakaan karambol, kini terjadi truk terguling yang diduga karena rem blong dan akibatnya dua ban truk tersebut sampai copot.

Truk tersebut diketahui bermuatan batu bernomor polisi L 9749 UV terguling usai menabrak tiang listrik di Jalan Jepara-Bangsri, tepatnya di jalan lingkar dekat Bundaran Mulyoharjo, Jumat (13/11/2015) sore tadi. Selain ban truk copot, kernet truk bernama Sulis (42) mengalami patah tulang kaki hingga dirawat di RSI Sultan Hadirin.

”Saya bersama teman saya baru menyadari jika rem blong pas di depan RSI Sultan Hadirin. Sampai di Bundaran Mulyoharjo, saya sengaja membanting truk kearah kanan karena di depan ada banyak pengendara lain dan rumah penduduk,” terang Supir truk, Suryono Widodo (40) warga Tulakan Kecamatan Donorojo.

Dia juga memastikan berkendara tidak dalam keadaan mengantuk.Akibat kejadian ini, kondisi truk rusak parah. Usai menabrak tiang listrik hingga roboh, truk terguling. Roda depan terlepas dan muatan tumpah.Supir truk dirawat intensif di UGD RSI Sultan Hadlirin karena mengalami patah tulang kaki.

Akibat lainnya, tiang listrik bertanda JP2-106/48 itu roboh, aliran listrik di Desa Mulyoharjo, Kuwasharjo dan sekitarnya padam. Polisi lalu lintas berjaga untuk mengatur arus lalu lintas. Sedangkan petugas PLN langsung datang untuk mengecek kondisi transmisi.

Sampai berita ini ditulis, truk belum dapat dievakuasi dan masih dalam pengamanan pihak kepolisian dari Satlantas Polres Jepara. (WAHYU KZ/KHOLISTIONO)