Begini Cara Kudus Cegah Teroris

Peserta dialog Lintas Iman Deradikalisasi dan Anti Narkoba yang digelar tim Ekspedisi Islam Nusantara di Setda Kudus, Rabu (6/4/2016).(MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Peserta dialog Lintas Iman Deradikalisasi dan Anti Narkoba yang digelar tim Ekspedisi Islam Nusantara di Setda Kudus, Rabu (6/4/2016).(MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Pemkab Kudus berupaya mencegah adanya terorisme masuk ke wilayahnya. Hal itu disampaikan saat dialog Lintas Iman Deradikalisasi dan Anti Narkoba yang digelar oleh tim Ekspedisi Islam Nusantara di Setda Kudus, Rabu (6/4/2016).

Asisten II Pemkab Kudus Budi Rakhmat mengatakan pihaknya terus berupaya mengendalikan kegiatan yang negatif seperti terorisme, hingga paham radikal. Di antaranya adalah memaksimalkan peran organisasi kemasyarakatan atau mengintensifkan perannya.

“Yang penting ialah semua organisasi kemasyarakatan itu bisa ditingkatkan lagi. Supaya para remaja atau warga lain, bisa terdidik moralnya. Sehingga serangan narkoba, terorisme dan radikalisasi bisa terbendung. Kita sebagai pemerintah sangat mengapresiasi kegiatan diskusi tim Ekspedisi Islam Nusantara ini,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan itu juga menjadi fasilitas pendidikan.”Terutama mereka para pelajar supaya bisa memahami arti kebersamaan di antara sesama umat. Selain itu juga pendidikan terhadap bahaya narkoba,” paparnya.

Di saat yang sama Pimpinan Cabang NU Kudus Abdul Hadi mengatakan, kedatangan tim Ekspedisi Islam Nusantara menyambangi Kudus itu dinilai sangat cocok.”Sebab di sini ada dua makam Walisongo yakni Sunan Kudus dan Sunan Muria. Karenanya, bisa dipelajari dari jejak kedua wali. Yang mampu menyebar agama dengan baik, tentang kehidupan kerukunan antarsesama,” ujarnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Baca juga : Kudus juga Disambangi Tim Ekspedisi Islam Nusantara

Aksi Tolak ISIS dan Terorisme Berlangsung di Grobogan

Aliansi Masyarakat Peduli Grobogan Damai saat menggelar aksi damai tolak ISIS di depan Kantor Pemkab Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Aliansi Masyarakat Peduli Grobogan Damai saat menggelar aksi damai tolak ISIS di depan Kantor Pemkab Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Aksi damai menolak keberadaan paham ISIS dan gerakan terorisme, dilakukan Aliansi Masyarakat Peduli Grobogan Damai (AMPGD), Rabu (27/1/2016).

Selain dalam bentuk penyataan sikap, aksi penolakan paham radikalisme dilakukan dengan mendatangi beberapa instansi.

Seperti di Kantor DPRD, Kejaksaaan Negeri Purwodadi dan Pemkab Grobogan. Selain itu, peserta aksi damai juga mengunjungi Polres Grobogan dan sejumlah sekolah.

Kasi Intelijen Kejari Purwodadi Wisnu Respati sempat menemui peserta aksi damai dan melakukan dialog singkat ketika anggota AMPGD mendatangi kantornya. Sementara saat berada di depan Kantor Pemkab Grobogan, peserta aksi ditemui Kepala Kesbanglinmas Yudhi Sudarmunanto.

Meski hanya menggelar aksi damai namun sejumlah petugas keamanan ikut melakukan pengawalan cukup ketat. Hal itu terlihat dengan banyaknya petugas yang memantau jalannya aksi damai tersebut.

Koordinator aksi Sugiyanto menyatakan, gerakan terorisme dan paham radikalis seperti ISIS sangat bertentangan dengan dengan ajaran agama Islam yang mengajarkan kedamaian dan kasih sayang. Jika gerakan ISIS itu tidak dicegah maka akan mengganggu keamanan dan pertahanan negara. Untuk itu keberadaan gerakan ISIS harus ditolak dan semua elemen masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan demi keutuhan NKRI.

“NKRI berdiri dari hasil perjuangan para pejuang yang terdiri dari seluruh suku, agama dan ras. Ini menjadi bukti kalau NKRI bukan milik satu golongan saja tetapi milik seluruh rakyat Indonesia. Aksi ini kami lakukan sebagai salah satu bentuk dukungan dalam menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya.

Editor : Akrom Hazami