Gara-gara Pegang Alarm, Maling Toko Waralaba di Gabus Grobogan Ini Akhirnya Ketangkap Polisi

MuriaNewsCom, GroboganAparat Polsek Gabus berhasil meringkus seorang pencuri yang beraksi di sebuah toko waralaba, Rabu (3/1/2018) dinihari. Pelaku diketahui bernama Surendi (28), warga Kecamatan Gabus.

Aksi pencurian dilakukan sekitar pukul 01.30 WIB. Pelaku yang beraksi sendirian masuk toko waralaba yang sudah tutup melalui atap.

Tidak lama kemudian, salah seorang karyawan bergegas melapor ke Mapolsek Gabus. Tindakan itu dilakukan karena handphonenya yang terkoneksi dengan alarm didalam toko mengabarkan ada tanda bahaya.

“Setelah dapat laporan, kami langsung meluncur ke lokasi. Dari penyelidikan, memang ada tindak pencurian dan lokasi toko langsung kita kepung,” kata Kapolsek Gabus AKP Zaenuri.

Tidak lama kemudian, polisi akhirnya berhasil meringkus pelaku ketika hendak keluar lewat atap. Selanjutnya, pelaku diturunkan dari atas dan digelandang ke mapolsek Gabus untuk menjalani pemeriksaan.

Bersama pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Antara lain, sepeda angin, tas punggung, kunci pas ukuran 8-10, 2 buah kaos, celana jenas, belasan bungkus rokok, minyak wangi, pembersih muka dan handphone. Barang bukti yang diamankan nilainya sekitar Rp 3,1 juta.

Editor: Supriyadi

Pencuri Toko Emas di Sragen Terekam CCTV

ILUSTRASI

MuriaNewsCom, Sragen — Pencurian bermotor di  Toko Emas Ragil Baru kompleks Pasar Kota Sragen, Jalan Ahmad Yani, Sragen, Rabu (30/8/2017) pukul 07.26 WIB, terekam kamera closed circuit television (CCTV).

Rekaman tersebut saat ini sudah diambil oleh polisi untuk keperluan penyelidikan. Pencurian di toko emas milik Warsini (60), warga Tegalsari Asri, Sragen Kulon, Sragen, itu mengakibatkan kerugian hingga Rp300 jutaan dari 2 kg emas yang dibawa kabur pencuri.

Aksi pencurian itu baru disadari oleh karyawan toko emas setelah kedua pelaku kabur menggunakan sepeda motor. Karyawan itu kemudian melaporkan kejadian itu kepada pemilik toko emas.

Pemilik toko emas langsung mengecek di rekaman kamera CCTV dan ternyata benar ada seorang laki-laki yang semula mengenakan jaket mengambil stoples berisi cincin dengan tangan kanannya. Atas kejadian itu pemilik toko langsung melapor ke Mapolsek Sragen Kota.

“Jumlah cincin emas yang hilang itu beratnya sampai 2 kg dan nilai kerugiannya sampai Rp300 jutaan lebih. [Pelaku] perempuannya agak tua dan laki-lakinya lebih muda. Ya, mereka seperti ibu dan anak. Pencurian itu indikasinya terencana karena pelaku laki-laki sudah dua hari berkeliaran di sekitar toko emas ini,” ujar Aris, salah satu anak dari pemilik toko emas itu, dikutip dari Solopos.com.

Berdasarkan laporan tersebut, tim Polres Sragen dan Polsek Sragen Kota dipimpin Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman langsung melakukan olah kejadian perkara di Toko Emas Ragil Baru Sragen. Kapolsek Sragen AKP Suseno mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiyanto saat dihubungi Solopos.com, Rabu, menyampaikan identitas kedua pelaku belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan.

Suseno tidak berani menduga-duga hubungan kedua pelaku itu. “Rekaman kamera CCTV menjadi alat bukti yang diambil polisi dan didalami untuk mengungkap pelaku. Ciri-cirinya, perempuan bertubuh tinggi besar menggunakan jilbab dan baju panjang seperti jubah lorek-lorek hitam putih. Laki-laki bertubuh tinggi, rambut lurus seleher, mengenakan jumper warna hitam gelap, dan kulit putih. Modusnya, perempuan mengalihkan perhatian penjaga toko emas kemudian yang laki-laki mengambil emas,” ujar Suseno.

 

Editor : Akrom Hazami