Usai Layani Pembeli, Penjual Togel di Blora Digerebek Polisi

MuriaNewsCom, BloraSeorang penjual judi togel Hongkong berhasil diamankan anggota Polsek Blora. Penjual judi yang diamankan diketahui bernama Joko Setyo Utomo (33), warga Desa Patalan, Kecamatan Blora.

Sebelum diringkus, pelaku masih terlihat melayani pembali togel di rumahnya. Tidak lama kemudian, polisi langsung melakukan penggerebekan dan mengamankan pelaku.

”Pelaku kita amankan di rumahnya sekitar pukul 21.00 WIB. Pelaku ini merupakan penjual kupon togel dengan omset ratusan ribu rupiah perhari,” kata Kapolsek Blora AKP Slamet, Senin (12/2/2018).

Bersama pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Antara lain, uang tunai sebesar Rp 335 ribu, tujuh buah buku togel, satu bendel kertas pembelian nomor, buku tertulis rekapan angka togel, empat bolpoint, satu buku ramalan dan satu tas slempang yang digunakan tersangka menyimpan uang.

Ia menyatakan, penangakapan pelaku kasus perjudian itu berawal dari informasi masyarakat yang mengabarkan jika ada aktifitas jual beli nomor judi togel di salah satu rumah warga di Desa Patelan. Informasi itu ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan hingga akhirnya kasus itu berhasil terungkap.

Baik pelaku dan barang bukti langsung kita amankan ke mapolres guna penyelidikan lebih lanjut. Para pelaku akan dijerat dengan pasal 303 KUHP Pidana tentang perjudian,” jelasnya.

Editor: Supriyadi

Lagi Rekap Omzet, Penjual Judi Togel di Cabean Blora Dicokok Polisi

MuriaNewsCom, Blora – Aparat Polsek Cepu, Blora berhasil mengungkap kasus perjudian jenis judi toto gelap (togel) yang masih muncul di wilayah tersebut, Rabu (7/2/2018) malam. Dalam pengungkapan ini, ada satu orang pelaku yang diamankan.

Yakni, seorang pria bernama Mustofa (51) yang bertindak selaku penjual togel. Pria ini ditangkap saat merekap hasil penjualan judi di rumahnya di Desa Cabean, Kecamatan Cepu sekitar pukul 20.30 WIB.

Bersama pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Antara lain, uang tunai sebesar Rp 110 ribu yang diduga hasil penjualan togel, dua lembar kertas rekapan, satu buah pulpen dan sebuah HP.

Kapolsek Cepu AKP Slamet Riyanto menyatakan, barang bukti uang tunai yang berhasil diamankan memang tidak banyak jumlahnya. Namun, omzet dari penjualan togel tiap hari angkanya cukup besar. Hal itu berdasarkan dari bukti SMS yang berisi pesanan judi togel dari pelanggannya.

“Memang barang bukti uang tunai yang kita amankan jumlahnya tidak banyak. Namun dari hasil bukti sms dan kalkulasi pendapatannya setiap hari dari menjual kupon togel nilainya cukup besar,” katanya pada wartawan, Kamis (8/2/2018).

Ia menyatakan, penangakapan pelaku kasus perjudian itu berawal dari informasi masyarakat yang mengabarkan jika ada aktivitas jual beli nomor judi togel di salah satu rumah warga di Desa Cabean. Informasi itu ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan.

“Kemudian, kita lakukan penggrebekan dan berhasil mengamankan pelaku. Baik pelaku dan barang bukti langsung kita amankan guna penyelidikan lebih lanjut. Tersangka akan kita jerat dengan pasal 303 KUHP Pidana tentang perjudian,” jelasnya.

Editor : Ali Muntoha

Polres Rembang Amankan Pelaku Judi Togel Hongkong di Desa Sumberejo

MuriaNewsCom, Rembang – Ngatimin warga Desa Sumberejo, Kecamatan Pamotan diamankan polisi, Selasa (6/2/2018) malam sekitar pukul 20.30 WIB. Pria berusia 51 tahun harus berurusan dengan polisi lantaran terlibat perjudian jenis Togel Hongkong.

Kapolres Rembang, AKBP Pungky Bhuana Santoso melalui Kasat Reskrim AKP Kurniawan Daeli menjelaskan, kronologis penangkapan berawal saat Sat Reskrim Polres Rembang yang dipimpin Aiptu Sukardi mendapatkan informasi dari masyarakat terkait keberadaan judi togel Hongkong yang kian meresahkan di Desa Sumberejo, Kecamatan Pamotan.

Mendapat laporan, anggota Opsnal langsung melakukan penyelidikan di tempat sesuai informasi masyarakat tersebut. Setelah lama mengintai, petugas mempergoki pelaku Ngatimin sedang melayani judi Togel dengan pembeli.

”Saat dilakukan penggeledahan Pelakupun tak bisa berkutik karena ditemukan barang bukti pada pelaku. Kemudian pelaku dan barang bukti langsung diamankan dan dibawa ke Polres Rembang untuk proses penyidikan lebih lanjut,” katanya seperti dikutip dari laman resmi Polres Rembang.

Adapun barang bukti yang diamankan uang tunai sebesar Uang tunai sebesar Rp 277.000, tiga kertas grenjeng yang berisi rekapan penjualan nomor togel dan satu buah bolpoin warna biru.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku menjalani proses hukum di Rutan Polres Rembang akan dijerat dengan Pasal 303 KUHP.

Editor: Supriyadi

Meresahkan, Satreskrim Polres Rembang Bekuk Pelaku Judi Togel Singapura

MuriaNewsCom, Rembang – Satreskrim Polres Rembang berhasil mengamankan pelaku perjudian jenis togel Singapura, Rabu (3/12/2018) kemarin. Pelaku yang diketahui bernama Aslikan (68) warga Desa Bajingjowo, Kecamatan Sarang ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan.

Dikutip dari Humas Polres Rembang, kronologi penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat perihal perjudian yang kian meresahkan di Kecamatan Sarang. Informasi tersebut juga menyebut jika transaksi perjudian tersebut sering terjadi di jalan Desa Bajingjowo Sarang.

Mendapat laporan, anggota langsung melakukan penyelidikan di tempat sesuai informasi masyarakat tersebut. Setelah beberapa kali pengintaian informasi tersebut benar adanya.

”Pelaku Aslikan bahkan tertangkap basah sedang melayani judi togel Singapura dengan pembeli,” kata Kapolres Rembang AKBP Pungky Bhuana Santoso melalui Kasat Reskrim AKP Ibnu Suka, Kamis ( 4/1/2018).

Kapolres menjelaskan, mendapati fakta tersebut, Sat Reskrim Polres Rembang yang dipimpin Aiptu Sukardi langsung bertindak.

Saat dilakukan penggeledahan pelaku pun tak bisa berkutik karena ditemukan barang bukti pada pelaku kemudian Pelaku dan Barang Bukti langsung diamankan dan dibawa ke Polres Rembang untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Barang Bukti berupa yang diamankan berupa Uang tunai sebesar Rp. 87.000,00 (delapan puluh tujuh ribu rupiah ) dan 7 (tujuh) lembar rekapan judi togel.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku menjalani proses hukum di Rutan Polres Rembang

Editor: Supriyadi

Penjual Kupon Togel Hongkong di Jepara Dicokok Polisi 

Kasatreskrim Polres Jepara AKP Suharto menunjukan barang bukti judi berupa buku ramalan. Senin (30/10/2017). (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Satreskrim Polres Jepara mencokok penjual judi toto gelap (Togel) dengan omzet ratusan ribu rupiah perhari, dari tiga tempat berbeda. 

“Mereka ditangkap dari tiga tempat berbeda yakni, dari Mayong, Tahunan dan Bangsri. Setiap berhasil menjual kupon senilai Rp 100 ribu, maka penjual akan memeroleh imbalan sebanyak 10 persen,” tutur Kasatreskrim Polres Jepara AKP Suharto, Senin (30/10/2017). 

Seorang penjual togel jenis Hongkong Suyadi (67) mengatakan, sehari-hari ia dapat menjual kupon judi togel sebesar Rp 200 ribu. “Saya dapat keuntungan 10 persen dari kupon yang terjual. Jadi setiap hari ya rerata dapat uang Rp 20 ribu,” kata warga Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan-Jepara. 

Ia mengaku, tidak menjual togelnya secara serampangan. Hanya kepada yang dikenal saja ia berani bertransaksi. Setelah mendapatkan pembeli, ia kemudian menyetorkan uang kepada bandar yang bernama Agus Wahyudi (35) yang kemudian menyimpan uang di bank.

“Nanti kita menganut togel hongkong, kalau ada nomer taruhan yang keluar ya dibayar kalau tidak ya untuk kita sendiri,” ujar Agus.

Adapun tersangka lain Suyono (33) ditangkap di Desa Pelemkerep Kecamatan Mayong. Ia menyebut, bila sedang ramai, ia bisa mendapatkan omzet  hingga Rp 700 ribu. Sementara tersangka lain, Luis Wijaya (27) dicokok di Desa Kedung Leper Kecamatan Bangsri. 

Dari penangkapan tersebut, disita sejumlah barang bukti berupa uang transaksi total Rp 1.009.000. Selain itu adapula beberapa kupon dan  rekapan nomor serta buku ramalan. 

Para penjual kupon togel Hongkong itu, diancam hukuman penjara maksimal 10 tahun atau denda paling banyak Rp 25 juta, karena disangkakan melanggar pasal 303 KUHP. 

Editor: Supriyadi

3 Pelaku Judi di Pati Diciduk Polisi dalam Waktu 2 Jam

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Pati – Tiga pelaku judi di Pati diciduk polisi pada Selasa (24/10/2017) malam. Ketiganya ditangkap dalam waktu tidak lebih dua jam.

Ketiga pelaku berinisial Sy (36) dan Sg (41), warga Desa Waturoyo, Margoyoso, serta K (37), warga Desa Cebolek, Margoyoso.

“Ketiganya dibekuk karena terlibat dalam penjualan judi togel jenis Hongkong. Mereka diamankan Unit Resmob dengan sejumlah barang bukti,” ujar Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo, Rabu (25/10/2017).

Dari tiga pelaku, polisi mengamankan telepon seluler dan uang tunai. Salah satu pelaku, Sg mengaku mendapatkan komisi 30 persen untuk angka pasang JT, TT, BT dan komisi 10 persen untuk angka pasang cantik, trio, dan angka goyang.

“Hasil penyidikan menunjukkan, uang hasil pengumpulan uang judi togel itu disetorkan kepada seorang bandar berinisial G yang berdomisili di Juwana, Pati,” lanjutnya.

Ada pula yang disetokan kepada seorang bandar berinisial Kd dan Ks, warga Waturoyo, Margoyoso. Saat ini, polisi juga memburu para bandar judi.

“Kami tegaskan tidak ada kompromi untuk tindak kejahatan, termasuk judi. Kami ingin menciptakan suasana kondusif di Pati, karena banyak laporan dari masyarakat yang resah akibat merebaknya judi,” tegas Kompol Sundoyo.

Editor: Supriyadi

Pelaku Judi Togel di Rembang Dicokok Polisi

Ilustrasi

MuriaNewsCom,Rembang –  Seorang pelaku judi toto gelap (togel) bernama   Agus Yulianto warga RT 2 RW 2 Desa  Kasreman, Kecamayan Kota Rembang  ditangkap Tim Satreskrim Polres Rembang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Agus ditangkap di lokasi parkiran truk jalur Pantura, Desa  Punjulharjo, Kecamatan Rembang pada Senin (10/7/017 ) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Kapolres Rembang AKBP Pungky Buana Santosa melalui Kasat Reskrim AKP Ibnu Suka  saat dikonfirmasi mengatakan, pelaku ditangkap saat menarik uang pasangan judi togel Hongkong .

Saat ditangkap, dari tangan tersangka  diamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 2.120.000 dan 1 buah handphone  Nokia.

Dia melanjutkan, atas  perbuatannya tersangka pelaku judi jenis togel Hongkong ini terancam pasal 303 KUHP tentang Perjudian dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Sementara itu, saat disinggung mengenai penyakit masyarakat tersebut, saat ini pihaknya telah gencar- gencarnya memberangus perjudian yang ada di Kota Garam ini.

“Tentunya kita berharap kepada masyarakat supaya bisa pro aktif melaporkan hal seperti ini kepada aparat kepolisian. Supaya nantinya bisa ditindak. Sebab hal itu merupakan penyakit  masyarakat yang harus ditindak dengan tegas,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Penjudi Togel Nyamar jadi Pedagang Warung Kopi, Akhirnya Konangan Polisi di Kudus

judi-togel-o

Pelaku judi togel Shodiq ditangkap, berikut barang buktinya dan diamankan di Mapolsek Gebog, Kabupaten Kudus. (Tribratanewskudus)

MuriaNewsCom, Kudus – Kepolisian Sektor Gebog telah berhasil mengamankan pelaku judi togel, Shodiq (60), di warung kopi di Klumpit, Gebog, Kudus, Senin, (19/12/2016) malam.

Pelaku merupakan warga Desa Klumpit, RT 02 RW 05, Gebog, Kudus. Kronologi kejadian, pada Senin, saksi Heri Riyanto (35) anggota Polri warga Dersalam Bae, dan Sukamto (28) anggota Polri warga Rahtawu Gebog, menindak lanjuti laporan dari masyarakat tentang dugaan tindak pidana judi togel.

Togel dilakukan di warung kopi milik pelaku. Setiap hari, pelaku menjajakan togel dari warung kopinya. Polisi menangkap pelaku, berikut dua lembar potongan kertas rekapan bukti pasangan angka. Disertai dengan nominal uang, yang dipertaruhkan serta satu unit ponsel yang digunakan sebagai sarana pesan atau pasang angka togel.

Polisi membawa pelaku ke Polsek Gebog guna penyidikan lebih lanjut. Dengan demikian pelaku dijerat dengan Pasal yang dilanggar 303 KUHP.

Editor : Akrom Hazami

 

Aneh, Kandang Ayam jadi Sarang Togel di Tanjungrejo Kudus

Polisi mengamankan pelaku di kantor polisi setempat. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Polisi mengamankan pelaku di kantor polisi setempat. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Aneh tapi nyata, ada kandang ayam jadi tempat jual togel. Polres Kudus mengetahuinya saat melakukan penggerebekan di kandang ayam tersebut, di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kudus, Senin (24/10/2016) malam.

Hal itu disampaikan Kapolres Kudus AKBP Andy Rifa’i. Menurutnya, kejadian penggerebekan dilakukan Senin malam. Polisi mengamankan bandar togel, Junaedi, warga setempat.

“Kejadian terdapat di Dukuh Turus RT 03 RW 08, Desa Tanjungrejo, Jekulo, Kudus. Tepatnya di kandang ayam. Bandar togel kami amankan, yakni Junaedi (27) warga Tanjungrejo juga,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, selain bandar togel, petugas juga mengamankan tiga orang saksi, ketiganya adalah Jaminan (40) Nor Sofyan (45) dan Kamseri (32) yang semuanya merupakan warga setempat di Desa Tanjungrejo.

Selain keempat orang berhasil di amankan, petugas juga menyita barang bukti berupa uang senilai Rp 171.000, hp 2 buah merk Samsung dan Andromax, buku rekapan serta bolpoin dua buah yang terdapat di lokasi.

“Pelaku mengaku sudah menjual togel selama dua bulan. Dan selama itu juga dia pelaku sudah mendapatkan omzet sejumlah Rp 700 ribu,” imbuhnya.

Dia berharap masyarakat tidak usah mendekati dengan perjudian. Dan kasus togel di sana memang kerap dikeluhkan masyarakat setempat karena dianggap menganggu .

Editor : Akrom Hazami

Pengepul Judi Togel Asal Grobogan Dibekuk Polisi di Rembang

Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Eko Adi Pramono (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Eko Adi Pramono (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Rembang menangkap seorang pengepul judi togel asal Grobogan bersama barang bukti uang tunai sebesar Rp 10 Juta di SPBU Kiringan, Desa Punjulharjo, Kecamatan Rembang, Selasa (26/1/2016) malam sekira pukul 22.30 WIB.

Pengepul judi togel jenis Hongkong tersebut bernama Haryono asal Dukuh Pucang Selatan, RT 01 RW 04 Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan. Pelaku ditangkap ketika selesai mengambil uang taruhan di wilayah Lasem dan Rembang.

Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Eko Adi Pramono membenarkan soal penangkapan pengepul judi togel itu. Dia menyebutkan, penangkapan berbekal informasi dari masyarakat, jika ada transaksi judi togel di SPBU.

“Informasi diterima anggota Sabhara, selanjutnya anggota langsung turun mengintai, dan ternyata benar di lokasi ada transaksi,” ungkapnya kepada MuriaNewsCom, Rabu (27/1/2016).

Selain mengamankan uang tunai, polisi juga mengamankan 51 buku kupon togel 33 Semarang, tiga buku kupon colok, satu bendel bukti setoran, empat bendel rekapan togel, satu unit HP Sony Experia.

Menurutnya, pelaku ditangkap tanpa perlawanan. Namun, Eko masih enggan membeberkan soal asal-usul uang, lantaran masih mengorek keterangan pelaku.”Kami terus mengembangkan penangkapan ini. Terutama uang itu dikumpulkan dari mana saja dan akan disetor kemana,” tegas eko.

Editor : Kholistiono 

Lagi Asyik Judi Dadu Kopyok di Teras Rumah, Tiga Warga Rembang Diciduk Polisi

Judi Dadu
MuriaNewsCom, Rembang – Tiga orang warga Rembang yang lagi asyik judi dadu kopyok, digerebek oleh Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Rembang.

Menurut informasi yang dihimpun MuriaNewsCom, ketiga warga yang diciduk ialah M (41) warga Desa Waru Kecamatan/ Kabupaten Rembang, S (57) warga Desa Kaliombo Kecamatan Sulang Kabupaten Rembang, dan NIL (20) warga Desa Pasedan Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang.

Ketiganya digerebek ketika sedang melakukan tindak pidana perjudian menggunakan dadu di teras rumah Karno turut Desa Kaliombo Kecamatan Sulang Kabupaten Rembang, Minggu (24/1/2016) sekitar pukul 15.00 WIB.

Barang bukti yang diamankan, di antaranya 6 buah mata dadu, sebuah tempurung batok, alas mata dadu yang terbuat dari seng yang diberi karet dan ban warna hitam, selembar beberan berwarna putih merah, sebuah layar berwarna biru, dan uang tunai sebesar Rp 670 ribu.

Kasubag Humas Polres Rembang, AKP Hariyanto ketika dihubungi pada Senin (25/1/2016) membenarkan adanya penangkapan tersebut. ”Benar, ketiganya ditangkap karena melakukan tindak pidana perjudian jenis dadu dengan menggunakan taruhan uang,” ungkapnya.

Menurutnya, penggerebakan tersebut dilakukan setelah ada informasi dari masyarakat. Tak menunggu lama anggota Sat Reskrim Polres Rembang langsung melakukan penggerebekan di lokasi dan menangkap tiga orang tersangka bersama barang buktinya.

”Atas perbuatannya ketiga tersangka dijerat dengan pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun penjara,” tandasnya.

Editor : Titis Ayu

Polisi Terus Buru Bandar Togel di Rembang

Ilustrasi Togel

Ilustrasi Togel

 

REMBANG – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Rembang saat ini terus berupaya memberantas praktik perjudian toto gelap (togel) di Rembang. Disinyalir praktik haram itu masih banyak berkembang di masyarakat Rembang, namun dengan cara yang sulit dideteksi.

Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Eko Adi Pramono mengatakan, pihaknya sedang berupaya mengungkap para bandar togel yang berada di wilayah setempat. Namun, Eko mengakui cukup kesulitan dalam memberantas judi togel, terutama menyentuh bandar togel di Rembang.

Hal itu dikarenakan, pelaku perjudian togel yang lebih protek pada aksinya.“Mereka tidak melayani pembeli di luar yang telah dikenal, sehingga polisi sulit mengecoh penjual kupon togel,” ujarnya ketika ditemui MuriaNewsCom, Kamis (3/12/2015).

Selain itu, menurutnya pengedar togel tidak melayani pembeli di tempat yang menetap, tetapi berpindah-pindah.“Meski demikian, berkat laporan atau informasi dari masyarakat, para penjual kupon togel bisa ditangkap,” tegasnya.

Seperti diketahui, Sat Reskrim Polres Rembang telah menangkap satu pelaku yang kedapatan menjual togel, pada Rabu (2/12/2015). Sebelumnya, polisi juga menggaruk MRS dan NSB dengan kasus serupa pada (22/11/2015) lalu. (AHMAD WAKID/KHOLISTIONO)

Polres Rembang Kembali Bekuk Pelaku Judi Togel

Barang bukti KSW yang berupa kertas rekapan, tiga buah bolpoin, ponsel merek Nokia, dan uang tunai sebesar  Rp 87 ribu yang disita polisi. (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

Barang bukti KSW yang berupa kertas rekapan, tiga buah bolpoin, ponsel merek Nokia, dan uang tunai sebesar Rp 87 ribu yang disita polisi. (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

 

REMBANG – Aparat Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Kepolisian Resor Rembang menangkap seorang pria paruh baya lantaran kedapatan menjual togel atau toto gelap, Rabu (2/12/2015).

Hal tersebut diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Eko Adi Pramono, Kamis (3/12/2015) siang. Penjual kupon togel itu berninisial KSW (55) warga Dukuh Gayam Desa Sumberjo, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang. KSW ditangkap polisi di tepi jalan dukuhan setempat ketika sedang menjalankan aksinya, Rabu (2/12/2015) kemarin sekitar pukul 14.00 WIB.

”Penangkapan tersangka bermula dari adanya informasi masyarakat yang mengaku resah dengan aktivitas penjualan togel yang dilakukan oleh tersangka,” ungkapnya.

Dalam penangkapan tersebut polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan KSW, yakni kertas rekapan, tiga buah bolpoin, ponsel merek Nokia, dan uang tunai sebesar Rp 87 ribu.

”Dalam melakukan transaksi tersangka menjual togel melalui sms dengan telepon genggam. Kendati barang bukti jumlah uang tunai kecil, namun tidak menutup kemungkinan jumlah transaksi yang dilakukan tersangka cukup besar. Saat ini tersangka masih dalam proses penyidikan,” tandasnya.

Eko memastikan, KSW merupakan pengedar kupon togel. Selain itu, Eko juga berupaya untuk mengungkap sindikat bandar togel di Rembang. KSW kini harus mendekam di sel tahanan Mapolres Rembang guna kepentingan penyidikan lebih lanjut. (AHMAD WAKID/TITIS W)