Hari Infanteri, Kodim 0718/Pati Sabet Tiga Piala Lomba Peleton Beranting

Sejumlah anggota Kodim 0718/Pati menunjukkan piala juara pertama lomba peleton beranting yang diserahkan pada Hari Infanteri, Senin (19/12/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Sejumlah anggota Kodim 0718/Pati menunjukkan piala juara pertama lomba peleton beranting yang diserahkan pada Hari Infanteri, Senin (19/12/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Kodim 0718/Pati menyabet tiga piala sekaligus dalam lomba Peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya. Tiga piala juara pertama itu diserahkan Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Jony Supriyanto kepada Dandim 0718/Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusuma di Depo Pendidikan Latihan Tempur, Klaten, Senin (19/12/2016).

Piala diserahkan di sela-sela upacara Hari Infanteri, setelah sebelumnya dilaksanakan jalan kaki seluruh korp infanteri dari jajaran Kodam IV/Diponegoro berjumlah seribu pasukan. Pada saat lomba, start dimulai dari Jepara dan berakhir di Klaten.

“Lomba Peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya sudah menjadi tradisi di setiap peringatan Hari Infanteri. Kodim yang dilalui lomba peleton beranting, antara lain Jepara, Pati, Purwodadi, Sragen, Boyolali, Solo, Sukoharjo, Boyolali, dan Klaten. Kami ucapkan apresiasi kepada satuan kewilayahan yang sudah menggelar peleton beranting, terutama dalam penyambutan dan pengerahan masyarakat,” ujar Brigjen TNI Jony Supriyanto.

Sementara itu, Letkol Inf Andri mengaku bangga kepada masyarakat Pati yang sudah mendukung kegiatan peleton beranting hingga Kodim 0718/Pati menyabet semua tiga penilaian sekaligus. Tiga piala juara pertama yang diraih, yakni lomba peleton beranting, lomba penilaian pasukan linmas pengiring peleton beranting, dan lomba penilaian pasukan Satpol PP sebagai pengiring peleton beranting.

“Kegiatan peleton beranting yang dimulai dari Cluwak hingga Sukolilo tidak akan sukses tanpa dukungan masyarakat Satpol PP dan linmas. Mereka menyempatkan waktu untuk mengiringi pasukan inti dengan ikut berjalan kaki kurang lebih enam kilometer,” tuturnya.

Selain partisipasi Satpol PP dan Linmas, sejumlah organisasi masyarakat (ormas) juga ikut terlibat. Di antaranya, Pemuda Pancasila, FKKPI, Banser, Senkom, PSHT, PPM, anak-anak sekolah drum band dan pramuka, serta komunitas Jeep yang menyambut peleton beranting dengan meriah.

Penghargaan berupa piala yang diterima Kodim 0718/Pati diakui sebagai wujud kebersamaan masyarakat Pati dalam menjaga ketentraman dan keutuhan wilayah Pati. Dia berharap, kebersamaan tersebut bisa terbangun di berbagai bidang. Integritas dan kebersamaan dinilai menjadi upaya untuk membangun Pati menuju kesejahteraan.

Editor : Kholistiono

Waspadai TNI Gadungan di Kudus

tni e

Kanan (Danunit Intel Kodim, Lettu Inf Muhilisin) Kiri (Dandim 0722/Kudus Letkol CZi Gunawan Yuda Kusuma). (MuriaNewsCom/Edy Suriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – TNI meminta warga Kudus mewaspadai aksi penipuan yang menyamar anggota. TNI mendapati tindakan itu marak, akhir-akhir ini.

Dandim 0722/Kudus Letkol CZi Gunawan Yuda Kusuma didampingi Danunit Intel Kodim Lettu Inf Muhlisin mengatakan, masyarakat harus berani menanyakan identitas oknum yang mengaku TNI. “Bila tidak berani atau sungkan menanyakan identitasnya, maka bisa melaporkan ke babinsa setempat,” katanya.

Pihaknya berpendapat jika oknum yang mengaku sebagai TNI tersebut dimungkinkan karena pernah mempunyai sakit hati tehadap kesatuan TNI.

Misalnya saja, yang bersangkutan tidak diterima sebagai anggota atau gagal, atau juga sebab lain. Karenanya, Gunawan akan koordinasi dengan jajarannya agar memantau hal tersebut.Termasuk, pihaknya akan koordinasi dengan babinsa, dan koramil di wilayah masing masing.

“Agar semua terpantau dengan baik,” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Kurangi Kriminalitas, TNI dan Polisi Akan Bantu FKDM

Ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Kudus – Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Kudus Subarkah melalui angotanya Agus Hari Ageng mengatakan, pihaknya meyakini bahwa tugas FKDM untuk memantau kondisi suatu desa atau wilayah yang terindikasi ada tindak kriminalitas itu memang tidak mudah.

Oleh karenanya, FKDM ini berencana akan bekerjasama dengan pihak TNI dan polisi, supaya dapat memberikan arahan dan pendidikan terhadap organisasi tersebut.

“Memang memantau kondisi wilayah itu tugas intelijen. Akan tetapi, masyarakat biasa juga harus ikut serta menciptkan kenyamanan. Oleh sebab itu, selain meminta petunjuk Kesbangpol, kita juga akan berkoordiansi dengan babinsa dan Babinkamtibmas. Selain itu, rata rata anggota FKDM juga mengusulkan organisasi ini bisa mendatangkan pihak terkait untuk bisa diberi arahan,” katanya.

Yang terpenting ialah bagaimana tugas meningkatkan kewaspadaan bisa dilakukan. Supaya masyarakat juga bisa sama-sama saling waspada, dan saling menginformasikan permasalahan yang ada.
Diketahui, 15 orang anggota FKDM Kudus selalu berkoodinasi juga dengan Kesbangpol. Tujuan koordinasi itu sebagai bentuk tugas menjaga masyarakat.

“Yang jelas koordinasi terus dilakukan. Supaya bisa sama-sama menciptakan kewaspadaan di lingkungan.

Editor : Akrom Hazami

Ini Pesan Pangdam IV Diponegoro Ketika Berkunjung ke Pati

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Jaswandi (kedua dari kiri) tengah mengecek alat pertanian di Kodim 0718/Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Jaswandi (kedua dari kiri) tengah mengecek alat pertanian di Kodim 0718/Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom,Pati – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Jaswandi mengunjungi Pati, Kamis (11/2/2016). Kunjungan di Pati ini baru pertama kali dilakukan Mayjen TNI Jaswandi, sejak dirinya menjabat sebagai Pangdam IV/Diponegoro pada 25 Juli 2015 lalu.

Dalam kunjungannya, Mayjen TNI Jaswandi memberikan pesan kepada ratusan perwira dan anggota TNI supaya selalu bersyukur dan berterima kasih kepada negara. Dengan begitu, tentara akan selalu berbuat baik, tidak bertindak yang mencederai diri sendiri, keluarga, serta satuan.

“Kalau kita selalu bersyukur dan berterima kasih kepada negara, kita akan selalu melakukan tindakan terpuji, tidak mencerai diri sendiri, keluarga dan satuan, bekerja dan melaksanakan tugas yang baik, serta bisa memanfaatkan kelebihan pada masing-masing teritorial,” pesannya.

Pihaknya juga meminta agar setiap anggota TNI mesti bisa menjalin hubungan yang baik kepada seluruh lapisan masyarakat. “Kalau ada prajurit yang disersi, itu berarti salah alamat untuk menjadi TNI,” tambahnya.

Usai memberikan materi, Mayjen TNI Jaswandi melakukan pengecekan pada alat-alat pertanian di Kodim 0718/Pati yang diperoleh dari kementerian, setelah berhasil meraih juara empat nasional pembinaan teritorial.

Tak semua daerah mendapatkan bantuan alat pertanian. Di Jawa Tengah, hanya tiga kabupaten yang mendapatkan bantuan, yakni Pati, Sukoharjo dan Cilacap.

Editor : Kholistiono

Tendang Jurnalis, Anggota Sub Denpom Pati Minta Maaf

Anggota Sub Denpom Pati Sukono (kiri) bersama komandannya, Wawan Adji Prasetyo (tengah) dan jurnalis Metro TV Hasanudin sepakat untuk damai. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Anggota Sub Denpom Pati Sukono (kiri) bersama komandannya, Wawan Adji Prasetyo (tengah) dan jurnalis Metro TV Hasanudin sepakat untuk damai. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Sukono, anggota Sub Detasemen Polisi Militer (Denpom) Pati yang melakukan penendangan tripod kamera jurnalis dalam peliputan autopsi di TPU Desa Winong, Kecamatan Pati akhirnya meminta maaf. Hal itu dilakukannya saat sejumlah jurnalis mendatangi Markas Sub Denpom Pati, Rabu (6/1/2016).

Ia mengaku menyesal dengan perbuatan yang telah dilakukan. Permintaan maaf disaksikan Komandan Sub Denpom IV/3-2 Pati Wawan Aji Prasetyo.

Dalam keterangannya, Sukono mengaku membantu pengamanan autopsi, karena ia diperintahkan untuk mengamankan agar gambar mayat yang diautopsi tidak boleh diambil wartawan. Karena itu, ia meminta kepada sejumlah jurnalis untuk memahami tugas yang dilakukan.

“Kami bantu pengamanan autopsi karena aturannya tidak boleh diambil gambarnya. Saya minta maaf kalau memang ada salahnya dalam melakukan pengamanan,” kata Sukono.

Sementara itu, Hasanudin, jurnalis Metro TV yang sempat ditendang tripodnya saat melakukan liputan autopsi mengaku sudah menerimakan permintaan maaf dari Sukono. Hanya saja, ia meminta agar kejadian itu tidak terulang lagi.

“Kami sambut baik adanya itikad baik dari pihak Sub Denpom Pati yang sudah meminta maaf. Ke depan, kejadian serupa tidak terjadi lagi,” tugasnya. (LISMANTO/AKROM HAZAMI)

Terancam Gagal Panen, Begini Aksi Heroik Pak TNI Blora

Babinsa Koramil 14/Todanan melakukan aksinya di sawah. (ISTIMEWA)

Babinsa Koramil 14/Todanan melakukan aksinya di sawah. (ISTIMEWA)

 

BLORA – Di lahan seluas satu hektare (Ha) milik Daryanto, Poktani Makmur, terancam gagal panen. Ini desebabkan selain kurangnya pengairan, lahan tersebut lahan tadah hujan. Sedangkan musim hujan tahun ini sementara belum merata.

Perlu kerja keras untuk mempertahankan tanaman padi tersebut, yakni Serda Supari Babinsa Koramil 14/Todanan terjun ke lapangan, mereka bersama Daryanto, Ketua Poktani Makmur Dukuh Soronini, Desa Sonokulon, Kecamatan Todanan Blora melakukan pengairan di lahan tanaman padi seluas satu hektare yang hampir mengering.

Sementara untuk memenuhi kebutuhan pengairan, sambil menunggu hujan turun, pengairan diambilkan dari sumur patek yang ada di sekitar lahan dengan cara, menarik selang sepanjang puluhuan meter. Ini usaha sementara yang harus dilakukan,” kata Babinsa Serda Supari, Kamis (31/12) di rilis pers yang dikirim.

Terpisah, Daryanto pemilik Lahan, menyatakan terima kasih kepada Babinsa Serda Supari yang berperan aktif membantu kesulitan masyarakat desa setempat. “Ini perlu dipertahankan,” ujarnya. (AKROM HAZAMI)

Puluhan TNI di Pati Ini Piawai Menabuh Rebana

Puluhan anggota TNI menabuh rebana pada peringatan Maulid Nabi (MuriaNewsCom/Lismanto)

Puluhan anggota TNI menabuh rebana pada peringatan Maulid Nabi (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Puluhan prajurit TNI Kompi Senapan C Yonif Alugoro Pati yang tergabung dalam Tim Rebana Al Mantap menabuh rebana dalam pengajian memperingati Maulid Nabi di Markas Militer Alugoro, Jalan Pati-Tayu Km 1, Rabu (30/12/2015) malam.

Mereka berseragam prajurit, berkalung surban, dan piawai dalam menabuh rebana dengan melantunkan sholawat nabi. “Sebelum pengajian digelar, Tim Rebana Al Mantap Alugoro melantunkan sholawat nabi. Prajurit juga menjadi bagian dari masyarakat religius,” kata Koordinator Lapangan Pengajian Maulid Nabi Alugoro Bagus Nanang Novianto kepada MuriaNewsCom.

Pengajian yang diikuti sekitar 200 TNI alugoro, 50 TNI dari Kodim 0718 /Pati, 100 polisi, dan masyarakat umum tersebut menghadirkan KH Kusfur Faiz untuk ceramah tentang sejarah dan keteladanan nabi Muhammad.

“Nabi Muhammad bukan hanya memiliki akhlak yang agung, tetapi juga kepiawaian dalam bela negara. Dengan mengetahui sejarah itu, kami berharap bisa meneladani kisah nabi,” imbuhnya.

Selain itu, pengajian maulid nabi itu menjadi cara bagi TNI Alugoro untuk mempererat silaturahmi antara TNI, Polri, dan masyarakat. “Selain meneladani nabi, ini menjadi cara bagi kami untuk menyatukan dan mempererat hubungan yang baik antara TNI, Polri dan masyarakat,” tukasnya. (LISMANTO/KHOLISTIONO)

TNI Blora Turun ke Sawah Perangi Hama Blas

Babinsa Banjarejo memberikan penyuluhan bersama UPTD Pertanian Banjarejo, antisipasi hama blas yang disebabkan oleh jamur Pyricularia grisea. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Babinsa Banjarejo memberikan penyuluhan bersama UPTD Pertanian Banjarejo, antisipasi hama blas yang disebabkan oleh jamur Pyricularia grisea. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

BLORA – Serda Sabar Harjono Babinsa Koramil 03/Banjarejo Kodim 0721/Blora bekerjasama dengan Penyuluh Pertanian Lapangan dan Unit Pelaksana Teknik Dinas (UPTD) Pertanian kecamatan Banjarejo turun ke sawah. Kegiatan tersebut untuk memberikan penyuluhan dengan melakukan penyemprotan tanaman padi di lahan seluas 2,5 hektare, milik Daman dan Narto kelompok tani Dukuh Temboro, Desa Sumberagung, Kecamatan Banjarejo, Blora. Selasa (22/12/2015).

Salah satu kendala utama dalam peningkatan produksi padi adalah penyakit padi, salah satunya adalah penyakit blas yang disebabkan oleh jamur Pyricularia grisea. Penyakit blas yang lazim disebut tekek (cekik) ini dapat menurunkan hasil secara nyata. Karena menyebabkan leher malai terganggu dan banyak terbentuk bulir padi hampa. Gangguan penyakit blas leher di daerah endemis, sering menyebabkan tanaman padi menjadi puso.

”Adapun faktor yang mempengaruhi perkembangan penyakit blas diantaranya adalah iklim makro dan mikro, musim, suhu dan kelembapan, cara budidaya, lokasi, waktu tanam, dan varietas padi,” Jelas Mulyono Kepala UPTD Pertanian Banjarejo.

Terpisah Danramil 03/Banjarejo Kapten Inf Sukemi mengimbau dan mengajak para petani untuk selalu bekerjasama dan koodinasi dengan Babinsa, PPL, dan UPTD. Danramil berharap di kegiatan peyemprotan ini harus tuntas. Agar panen nantinya mendapatkan hasil yang maksimal dan tidak gagal panen.

Sementara itu, Ketua Gapoktan Barokah Jaya, Kasturi, mengucapkan banyak terima kasih kepada TNI khususnya Babinsa Koramil 03/Banjarejo Sabar Harjono, yang selalu aktif memberikan penyuluhan juga contoh kepada petani di desa ini. ”Tata cara melaksanakan penanggulangan hama pada tanaman padi agar tahan terhadap serangan hama,” tutur Kasturi. (RIFQI GOZALI/TITIS W)

Sanksi Sudah Menunggu Anggota TNI yang Tidak Netral Dalam Pilkada

Danrem 073/Makutarama Kolonel Kav Prantara Santosa saat tiba di Makodim 0717/Purwodadi (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Danrem 073/Makutarama Kolonel Kav Prantara Santosa saat tiba di Makodim 0717/Purwodadi (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Komandan Korem (Danrem) 073/Makutarama Kolonel Kav Prantara Santosa mengingatkan semua anggota TNI agar bersikap netral dalam pelaksanaan Pilkada.

Hal itu dilontarkan Danrem saat melangsungkan kunjungan ke Makodim 0717/ Purwodadi untuk memberikan pengarahan sekaligus memperkenalkan diri.

”Anggota harus bersikap netral. Tugas mereka hanya mengamankan jalannya Pilkada serentak nanti. Kalau ada anggota yang tidak netral, pasti akan ada sanksi berat,” tegasnya.

Sejumlah pejabat hadir menyambut kunjungan Danrem. Antara lain, Wakil Bupati Grobogan Icek Baskoro, Kapolres Grobogan AKBP Indra Darmawan Iriyanto dan pimpinan SKPD lainnya serta sejumlah pejabat.

Sementara itu, Dandim 0717/Purwodadi Letkol Arh Jan Piter Parningotan Gurning menambahkan, dalam pengamanan Pilkada nanti, pihaknya mengerahkan 130 anggota. Mereka nantinya akan membantu petugas pengamanan dari Polres Grobogan.
“Anggota nanti ada yang membantu pengamanan di tempat pemungutan suara, Kantor KPU Grobogan maupun tempat-tempat rawan terjadinya gesekan. Kami minta semua pasukan fokus melakukan pengamanan,” jelasnya. (DANI AGUS/KHOLISTIONO)

Bandel Tak Tertib Lalu Lintas, Prajurit TNI Akan Diamankan

Petugas Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/3-2 Pati menunjukkan baju bertuliskan Kopassus milik warga Sipil yang diamankan petugas. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Petugas Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/3-2 Pati menunjukkan baju bertuliskan Kopassus milik warga Sipil yang diamankan petugas. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Selain merazia warga sipil yang mengenakan atribut TNI, Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/3-2 Pati juga menjaring prajurit TNI yang kedapatan tidak membawa surat-surat kendaraan. Penertiban prajurit TNI itu dilakukan di Jalan Pati-Tlogowungu, Depan Stadion Joyokusumo Pati, Kamis (17/9/2015).

Razia ini digelar sebagai salah satu rangkaian kegiatan untuk menertibkan anggota TNI, mulai dari Senin (14/9/2015) hingga hari ini. “Kami periksa surat-surat kendaraan dan identitas keanggotaan TNI. Jika tidak mengantongi surat-surat kendaraan, kami sita,” ujar Dansub Denpom IV/3-2 Pati Lettu Corps Polisi Militer Wawan Aji Prasetyo.

Sasaran dalam operasi tersebut adalah prajurit TNI, mulai dari kelengkapan tanda keprajuritan dan surat jalan. Selain itu, atribut TNI yang acapkali digunakan warga sipil juga disita.

“Anggota TNI di Pati sudah patuh pada aturan. Dari hasil razia, semua kelengkapan sudah dipenuhi. Hanya saja, ada beberapa warga sipil yang memakai atribut TNI dan kami amankan. Atribut TNI itu khusus dikenakan prajurit, bukan warga,” katanya. (LISMANTO/KHOLISTIONO)

Denpom IV Pati Razia Atribut TNI

aju bertuliskan Kopassus milik warga sipil dirazia petugas Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/3-2 Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

aju bertuliskan Kopassus milik warga sipil dirazia petugas Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/3-2 Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Petugas Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/3-2 Pati menggelar razia penertiban atribut TNI yang dilakukan di Jalan Pati-Tlogowungu, Depan Stadion Joyokusumo, Kamis (17/9/2015).

Dari razia tersebut, sedikitnya tiga baju doreng mirip TNI yang dikenakan warga sipil disita petugas. Sementara itu, sejumlah stiker satuan TNI yang dipasang di kendaraan bermotor diminta untuk dilepas.

“Dari razia ini, kami mendapatkan tiga baju doreng. Semuanya kami sita. Selain itu, puluhan stiker satuan TNI yang dipasang di kendaraan bermotor kami minta untuk dilepas. Ini bentuk tindak lanjut dari operasi tahap kedua yang kami lakukan seminggu yang lalu,” ujar Dansub Denpom IV/3-2 Pati Lettu Corps Polisi Militer (CPM) Aji Prasetya.

Ia mengatakan, atribut TNI mestinya tidak boleh digunakan orang selain anggota TNI. Karena itu, warga sipil juga diimbau agar tidak menggunakan atribut TNI, baik baju maupun stiker biasa dipasang di plat kendaraan bermotor. (LISMANTO/KHOLISTIONO)

Babinsa Koramil 11/Jati dan PPL Tanam Jagung

TNI Ulur Kacang (e)

Sejumlah Babinsa Koramil 11/Jati saat ikut terjun langsung menanam jagung di area persawahan di Blora. (MURIA NEWS/PRIYO)

BLORA – Sesuai dengan MoU yang disepakati antara TNI dan pemerintah pusat, seluruh Babinsa wajib terjun ke masyarakat bersama petani. Hal ini dilakukan untuk mendukung dan mewujudkan program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional dengan menanam jagung. Di Blora, anggota Babinsa telah aktif membantu petani, termasuk membantu menanam jagung di sawah. Lanjutkan membaca

TNI Harus Bangun Negara dan Bangun Desa

Dengan adanya tentara manunggal membangun desa (TMMD) secara otomatis dapat memberikan kontribusi bagi warga dan pembangunan desa. (MURIANEWS / EDY SUTRIYONO)

KUDUS – Selain mengemban tugas utama dalam peperangan, Tentara Nasional Indonesia (TNI) juga mempunyai peran penting dalam masyarakat. Di antaranya ialah ikut serta dalam pembangunan di desa.

Lanjutkan membaca

Gultor TNI Dikerahkan Sebagai Antisipasi Teror Pemilu 2014

JAKARTA-TNI menyiapkan Satuan Penanggulangan Teror (Satgultor) untuk pengamanan Pemilu 2014. Tim Gultor dari berbagai matra di TNI itu, Jumat (24/1) mulai menggelar latihan dengan sandi ”Waspada Nusa V”.
”Latihan ini untuk meningkatkan kesiapsiagaan operasional dan menjawab permasalahan terkait aksi teroris di objek vital strategis,” kata Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Marsekal Madya TNI Boy Syahrir Qamar saat membuka Latgultor itu di Lapangan Batalyon 461 D Jati Kuncoto, Halim Perdanakusuma, kemarin.

Lanjutkan membaca