Sanksi Sudah Menunggu Anggota TNI yang Tidak Netral Dalam Pilkada

Danrem 073/Makutarama Kolonel Kav Prantara Santosa saat tiba di Makodim 0717/Purwodadi (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Danrem 073/Makutarama Kolonel Kav Prantara Santosa saat tiba di Makodim 0717/Purwodadi (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

GROBOGAN – Komandan Korem (Danrem) 073/Makutarama Kolonel Kav Prantara Santosa mengingatkan semua anggota TNI agar bersikap netral dalam pelaksanaan Pilkada.

Hal itu dilontarkan Danrem saat melangsungkan kunjungan ke Makodim 0717/ Purwodadi untuk memberikan pengarahan sekaligus memperkenalkan diri.

”Anggota harus bersikap netral. Tugas mereka hanya mengamankan jalannya Pilkada serentak nanti. Kalau ada anggota yang tidak netral, pasti akan ada sanksi berat,” tegasnya.

Sejumlah pejabat hadir menyambut kunjungan Danrem. Antara lain, Wakil Bupati Grobogan Icek Baskoro, Kapolres Grobogan AKBP Indra Darmawan Iriyanto dan pimpinan SKPD lainnya serta sejumlah pejabat.

Sementara itu, Dandim 0717/Purwodadi Letkol Arh Jan Piter Parningotan Gurning menambahkan, dalam pengamanan Pilkada nanti, pihaknya mengerahkan 130 anggota. Mereka nantinya akan membantu petugas pengamanan dari Polres Grobogan.
“Anggota nanti ada yang membantu pengamanan di tempat pemungutan suara, Kantor KPU Grobogan maupun tempat-tempat rawan terjadinya gesekan. Kami minta semua pasukan fokus melakukan pengamanan,” jelasnya. (DANI AGUS/KHOLISTIONO)

Bandel Tak Tertib Lalu Lintas, Prajurit TNI Akan Diamankan

Petugas Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/3-2 Pati menunjukkan baju bertuliskan Kopassus milik warga Sipil yang diamankan petugas. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Petugas Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/3-2 Pati menunjukkan baju bertuliskan Kopassus milik warga Sipil yang diamankan petugas. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Selain merazia warga sipil yang mengenakan atribut TNI, Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/3-2 Pati juga menjaring prajurit TNI yang kedapatan tidak membawa surat-surat kendaraan. Penertiban prajurit TNI itu dilakukan di Jalan Pati-Tlogowungu, Depan Stadion Joyokusumo Pati, Kamis (17/9/2015).

Razia ini digelar sebagai salah satu rangkaian kegiatan untuk menertibkan anggota TNI, mulai dari Senin (14/9/2015) hingga hari ini. “Kami periksa surat-surat kendaraan dan identitas keanggotaan TNI. Jika tidak mengantongi surat-surat kendaraan, kami sita,” ujar Dansub Denpom IV/3-2 Pati Lettu Corps Polisi Militer Wawan Aji Prasetyo.

Sasaran dalam operasi tersebut adalah prajurit TNI, mulai dari kelengkapan tanda keprajuritan dan surat jalan. Selain itu, atribut TNI yang acapkali digunakan warga sipil juga disita.

“Anggota TNI di Pati sudah patuh pada aturan. Dari hasil razia, semua kelengkapan sudah dipenuhi. Hanya saja, ada beberapa warga sipil yang memakai atribut TNI dan kami amankan. Atribut TNI itu khusus dikenakan prajurit, bukan warga,” katanya. (LISMANTO/KHOLISTIONO)

Denpom IV Pati Razia Atribut TNI

aju bertuliskan Kopassus milik warga sipil dirazia petugas Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/3-2 Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

aju bertuliskan Kopassus milik warga sipil dirazia petugas Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/3-2 Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Petugas Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/3-2 Pati menggelar razia penertiban atribut TNI yang dilakukan di Jalan Pati-Tlogowungu, Depan Stadion Joyokusumo, Kamis (17/9/2015).

Dari razia tersebut, sedikitnya tiga baju doreng mirip TNI yang dikenakan warga sipil disita petugas. Sementara itu, sejumlah stiker satuan TNI yang dipasang di kendaraan bermotor diminta untuk dilepas.

“Dari razia ini, kami mendapatkan tiga baju doreng. Semuanya kami sita. Selain itu, puluhan stiker satuan TNI yang dipasang di kendaraan bermotor kami minta untuk dilepas. Ini bentuk tindak lanjut dari operasi tahap kedua yang kami lakukan seminggu yang lalu,” ujar Dansub Denpom IV/3-2 Pati Lettu Corps Polisi Militer (CPM) Aji Prasetya.

Ia mengatakan, atribut TNI mestinya tidak boleh digunakan orang selain anggota TNI. Karena itu, warga sipil juga diimbau agar tidak menggunakan atribut TNI, baik baju maupun stiker biasa dipasang di plat kendaraan bermotor. (LISMANTO/KHOLISTIONO)

Babinsa Koramil 11/Jati dan PPL Tanam Jagung

TNI Ulur Kacang (e)

Sejumlah Babinsa Koramil 11/Jati saat ikut terjun langsung menanam jagung di area persawahan di Blora. (MURIA NEWS/PRIYO)

BLORA – Sesuai dengan MoU yang disepakati antara TNI dan pemerintah pusat, seluruh Babinsa wajib terjun ke masyarakat bersama petani. Hal ini dilakukan untuk mendukung dan mewujudkan program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional dengan menanam jagung. Di Blora, anggota Babinsa telah aktif membantu petani, termasuk membantu menanam jagung di sawah. Lanjutkan membaca

TNI Harus Bangun Negara dan Bangun Desa

Dengan adanya tentara manunggal membangun desa (TMMD) secara otomatis dapat memberikan kontribusi bagi warga dan pembangunan desa. (MURIANEWS / EDY SUTRIYONO)

KUDUS – Selain mengemban tugas utama dalam peperangan, Tentara Nasional Indonesia (TNI) juga mempunyai peran penting dalam masyarakat. Di antaranya ialah ikut serta dalam pembangunan di desa.

Lanjutkan membaca

Gultor TNI Dikerahkan Sebagai Antisipasi Teror Pemilu 2014

JAKARTA-TNI menyiapkan Satuan Penanggulangan Teror (Satgultor) untuk pengamanan Pemilu 2014. Tim Gultor dari berbagai matra di TNI itu, Jumat (24/1) mulai menggelar latihan dengan sandi ”Waspada Nusa V”.
”Latihan ini untuk meningkatkan kesiapsiagaan operasional dan menjawab permasalahan terkait aksi teroris di objek vital strategis,” kata Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Marsekal Madya TNI Boy Syahrir Qamar saat membuka Latgultor itu di Lapangan Batalyon 461 D Jati Kuncoto, Halim Perdanakusuma, kemarin.

Lanjutkan membaca