Mayor Ganteng Asal Jepara Ini Hobi Memasak 

Mayor Laut (T) Dian Sasongko. (dok pribadi)

MuriaNewsCom, Jepara – Menjadi perwira Angkatan Laut bukan hanya dituntut pandai navigasi atau berperang. Namun mereka juga dituntut untuk pandai membaur.

Seperti yang dialami oleh Mayor Laut (T) Dian Sasongko (44). Pria asal Desa Geneng, Kecamatan Batealit, Jeparam itu mengaku hobi memasak sejak bergabung dengan TNI AL. 

“Fungsi TNI AL satu di antaranya adalah diplomasi. Kita ditugaskan untuk mengenalkan adat dan budaya serta kekuatan militer kita ke dunia luar. Dari situ saya mengenal berbagai budaya dan masakan dari negera lain. Dari sebuah acara coctail party saya malah ketagihan belajar masak. Sampai pada suatu hari martabak buatan saya dibawa komandan perang Australia,” kata dia dengan senyum tersungging, Kamis (10/8/2017). 

Alumni SMA Negeri Pecangaan tahun 1992 ini menjelaskan, ada tiga fungsi dari TNI AL yakni militeristik, polisionil dan diplomasi.

Selama 18 tahun berkarier di dunia kemaritiman, Dian mengaku telah sering berkeliling di perairan Indonesia maupun luar negeri. Ia juga sering mengikuti latihan gabungan antarmiliter Indonesia dan luar negeri.

Satu di antaranya adalah latihan bersama antara Indonesia dan Singapura atau IMDEX 2017.

Mayor Dian Sasongko saat menunjukkan keahliannya dalam memasak. (dok pribadi)

Awal pekan ini, ia berkesempatan berlatih dengan militer Thailand di Pulau Gundul Karimunjawa. TNI AL mengirimkan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Diponegoro 365 dan KRI Sultan Hassanudin 366. Sementara itu Thailand mengirimkan Her Thailand Majesti Ship (HTMS) Khirarat 432 dan HTMS Sukhotai 442.

Setelah berlatih, keempat kapal itu kemudian bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang untuk selanjutnya bertolak ke Surabaya.

“Rasanya senang bisa melakukan latihan di dekat tempat kelahiran saya, kini saya sedang merapat di Semarang dan bisa menengok orang tua di Jepara,” urai dia.

Editor : Ali Muntoha

Seharian, Belasan Taruna Akmil Bersihkan Lingkungan Masjid Agung Purwodadi

 Sejumlah taruna Akmil yang sedang mengikuti praja bakti ikut membersihkan kawasan Masjid Agung Purwodadi. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Sejumlah taruna Akmil yang sedang mengikuti praja bakti ikut membersihkan kawasan Masjid Agung Purwodadi. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Pemandangan berbeda terlihat di kawasan Masjid Agung Baitul Makmur Purwodadi, Selasa (1/3/2016). Dimana, ada belasan orang berseragam tentara yang sedang bersih-bersih di lingkungan masjid di sebelah barat Alun-alun Purwodadi tersebut.

”Sejak pagi tadi, memang ada banyak tentara yang ikut membersihkan lingkungan masjid,” ungkap Fahri, salah seorang PKL yang biasa berjualan di dekat masjid itu.

Selain membersihkan halaman, kegiatan bersih-bersih yang dilakukan bersama marbot masjid itu juga dilakukan di bagian dalam. Sejumlah taruna, ada yang sibuk menyapu dan mengepel lantai. Beberapa orang taruna lainnya terlihat tengah mengecat dinding masjid.

Acara bakti sosial itu merupakan rangkaian kegiatan praja bakti yang dilakukan taruna Akmil di Grobogan mulai 29 Februari kemarin sampai 5 Maret mendatang.

Wakil Gubernur Akmil Brigjen Dudung Abdul Rahman saat pembukaan praja bakti, menyatakan, latihan praja bakti dilakukan untuk menanamkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kegiatan ini, para taruna bisa melihat gambaran langsung kondisi masyarakat.

”Banyak sekali manfaat yang akan didapat para taruna melalui kegiatan praja bakti. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pembinaan bidang teritorial dalam menjaga keutuhan NKRI,” jelasnya.

Dalam praja bakti, ada banyak kegiatan yang dilakukan para taruna. Seperti bakti sosial, penyuluhan, dan pengenalan Akmil pada siswa sekolah. Jumlah taruna yang mengikuti kegiatan praja bakti di Grobogan sebanyak 459 orang. Terdiri dari 230 orang taruna tingkat II dan 229 orang taruna tingkat III.

Kegiatan praja bakti di Grobogan ditempatkan di 19 desa yang ada di empat kecamatan. Masing-masing, Kecamatan Purwodadi 5 desa, Kecamatan Toroh 6 desa, Kecamatan Penawangan 3 desa dan Kecamatan Godong 5 desa.

Editor : Titis Ayu Winarni