Cara Warga Tionghoa Pati Pupuk Kebersamaan saat Ramadan

tionghoa e

Edi Siswanto (kedua dari kanan), umat Tionghoa yang membagikan takjil Ramadan di Jalan Pemuda Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Kabupaten Pati sudah lama dikenal sebagai daerah kecil dengan toleransi yang tinggi di tengah keberagaman pemeluk agama. Salah satunya, agenda warga Tionghoa dan umat lintas agama yang ikut bagi-bagi takjil Ramadan di Jalan Pemuda Pati, Minggu (12/6/2016).

Edi Siswanto, Ketua Gusdurian Pati yang juga warga Tionghoa mengatakan, Indonesia memang negara kaya dengan segala keberagaman etnis, budaya, dan agama. Karena itu, berbagi takjil kepada umat Muslim menjadi bagian untuk memupuk semangat toleransi dalam bingkai keberagaman.

Senada dengan itu, Bupati Pati Haryanto yang ikut membagikan takjil menuturkan, berbagi takjil umat lintas iman tersebut patut dicontoh. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu kebersamaan para pemeluk agama Islam dengan umat lainnya.

“Ini yang disebut guyub rukun, saling menghargai. Sekalipun bukan warga Muslim, tapi bisa memperhatikan masyarakat Muslim yang menunaikan ibadah puasa. Ini menjadi bukti toleransi di Pati sangat tinggi,” kata Bupati.

Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusuma memandang bagi-bagi takjil lintas iman tersebut menjadi semangat persatuan dalam keberagaman. “Warga Indonesia yang multietnis, budaya, dan agama tidak membuat untuk bercerai-berai, tetapi bersatu dalam NKRI,” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami