THR untuk PNS Turun Duluan

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Jepara – Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pegawai Negeri Sipil di Jepara direncanakan cair pada H-10. Sementara Gaji ke-13, akan diberikan pada bulan depan. 

Hal itu dikatakan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jepara Anwar Haryono. Menurutnya, sudah ada alokasi anggaran yang tersedia, untuk kedua komponen tersebut.

Namun demikian, pencairannya masih menunggu peraturan dari pemerintah pusat.

“Sebelumnya, antara THR dan Gaji ke 13, diberikan bersamaan. Namun sesuai sosialisasi yang diterima THR akan diberikan rencananya pada H-10. Sementara Gaji ke 13 kemungkinan diberikan berbarengan pada pembayaran gaji bulan Juli,” ujarnya.

Ia memberikan kisaran, untuk alokasi THR telah tersedia anggaran sekitar Rp 20 miliar. Sementara Gaji ke 13 mencapai Rp 40 miliar.  

Anggaran sebesar itu akan diberikan pada sejumlah 8 ribu lebih PNS yang ada di Jepara. Sedangkan untuk pegawai honorer tidak mendapatkan komponen gaji tersebut.

Editor : Kholistiono

Pengusaha Bayar THR Paling Lambat H-7 Lebaran

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Jepara – Pemerintah Kabupaten Jepara mengimbau perusahaan memberikan Tunjangan Hari Raya (THR), tujuh hari sebelum lebaran. Hal itu tertuang dalam surat edaran yang dikeluarkan Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jepara. 

“Sudah mulai diedarkan kepada perusahaan baik besar, kecil, BUMN, BUMD dan swasta yang ada di wilayah Jepara,” kata Kabid Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinkopnakertrans dan UKM Jepara Edy Wijayanto, Selasa (7/6/2017). 

Selain surat edaran, pihaknya mengatakan akan melakukan pengawasan langsung pada pertengahan bulan puasa. Hal ini dilakukan tidak hanya pada perusahaan besar, namun pada perusahaan skala sedang dan kecil.  

Dirinya berharap agar semua perusahaan memberikan hak pegawai diberikan sesuai tenggat yang diberikan. Ia menegaskan THR diberikan agar karyawan dapat mempersiapkan Lebaran dengan tenang. 

“Jangan sampai ada yang telat dalam memberikan THR atau mepet. Kalaupun sudah ada kesepakatan silakan, namun sebaiknya pemberiannya seminggu sebelum hari raya,” imbuhnya. 

Untuk melindungi kepentingan pegawai, Dinkopnaker UKM Jepara akan mendirikan posko aduan THR. Di fasilitas yang ada di Jl Pesajen-Demaan itu, akan disertakan pula nomor telepon pihak berwenang, untuk menyelesaikan sengketa pemberian THR.   

Jika perusahaan nekat melanggar, maka pemkab akan memberikan peringatan. Adapun pada tahun 2016, ada sekitar 15 aduan tentang pemberian THR di Jepara. 

“Dalam memberikan pantauan THR kami akan melakukan sampling berdasarkan tipe perusahaan besar, menengah dan kecil. Adapun, jumlah perusahaan di Jepara kurang lebih ada sekitar 570,” terang Edy.

Adapun, berdasakan Permenaker RI No 6/2016, ada dua jenis karyawan yang berhak mendapatkan THR. Pertama, mereka yang bekerja selama 12 bulan (setahun) terus menerus atau lebih berhak mendapatkan satu bulan gaji. Sementara mereka yang telah mempunyai masa kerja sebulan secara terus menerus, tetapi belum setahun akan mendapat THR secara proporsional, dengan perhitungan masa kerja dibagi 12 dikali upah satu bulan kerja.

Editor : Kholistiono

Buruh Rokok PR Gentong Gotri Ini Ternyata Selalu Ditolak Ajukan PHK

Para buruh rokok kecele mendapati PR Gentong Gotri kosong Mlompong

Para buruh rokok kecele mendapati PR Gentong Gotri kosong Mlompong

KUDUS – Gonjang ganjing yang terjadi di PR Gentong Gotri yang terjadi dua tahun terakhir ini ternyata sudah membuat karyawan tak betah. Bahkan, mereka sudah sering mengajukan PHK tapi selalu ditolak.

”Kami sudah berfikir untuk di PHK saja, karena perlakuannya semacam itu. Namun perusahaan tidak pernah mengabulkan permohonan para buruh untuk memPHK mereka,” kata salah satu buruh PR Gentong Gotri, Maryanah kepada MuriaNewsCom (15/7/2015).

Ia menyebutkan, PR Gentong Gotri memang mulai kacau semenjak dua tahun lalu. Buruh yang berjumlah ribuan bahkan hanya masuk sekali dalam sepekan, yakni dibagi pada Senin dan Selasa.

Buntutnya, perusahaan mulai memperlihatkan geliat tak mau memberikan THR. Namun, perusahaan berjanji akan memberikan THR menjadi dua gelombang. Untuk karyawan yang masuk Senin diberikan THR Rabu, sedangkan untuk yang masuk selasa, diberikan THR Kamis. (FAISOL HADI/SUPRIYADI)

PR Gentong Gotri Kudus Kosong Melompong, Ribuan Demonstran Gigit Jari

Para buruh rokok kecele mendapati PR Gentong Gotri kosong Mlompong

Para buruh rokok kecele mendapati PR Gentong Gotri kosong Mlompong

KUDUS – Aksi demo yang dilakukan buruh PR Gentong Gotri di depan perusahaan berakhir dengan kekecewaan. Pasalnya, perusahaan tempat mereka bekerja sepi tanpa aktivitas apapun. Padahal pihak perusahaan berjanji akan memberikan THR menjadi dua gelombang, yakni hari ini (15/7/2015) dan besko (16/7/2015).

”Lha ini saja tidak ada orangnya, bagaimana kami dapat THR. Pokoknya kami meminta hak kami karena kami sudah bekerja selama bertahun – tahun,” kata salah satu buruh PR Gentong Gotri, Maryanah kepada MuriaNewsCom (15/7/2015).

Tindakan perusahaan, lanjut dia, memang sempat diduga sebelumnya. Karena, PR Gentong Gotri mulai kacau semenjak dua tahun lalu. Buruh yang berjumlah ribuan bahkan hanya masuk sekali dalam sepekan, yakni dibagi pada Senin dan Selasa.

Namun, perusahaan berjanji akan memberikan THR menjadi dua gelombang. Untuk karyawan yang masuk Senin diberikan THR Rabu, sedangkan untuk yang masuk selasa, diberikan THR Kamis.

”Lha kami harus minta THR kepada siapa. Kami sudah bingung. Kami minta ada tindakan tegas dari pemkab terkait tindakan perusahaan ini,” tandasnya. (FAISOL HADI/SUPRIYADI)

Mangkir Bayar THR, Ribuan Buruh Rokok Gentong Gotri Kudus Demo

Para buruh rokok kecele mendapati PR Gentong Gotri kosong Mlompong

KUDUS – Ribuan buruh rokok PR Gentong Gotri, melakukan aksi turun jalan Rabu (15/7/2015). Aksi tersebut dipicu dengan belum turunnya Tunjangan Hari Raya (THR) yang seharusnya diberikan kepada karyawan H-7. Apalagi janji perusahaan memberikan THR pada Rabu ini, tak terealisasi.

Karena alasan tersebut, ribuan buruh melakukan aksi di Depan Gedung Perusahaan PR Gentong Gotri di Desa Jetis, Kecamatan Jati. Namun bukan THR yang diterima, melainkan kantor sewa tersebut dalam keadaan sepi tanpa aktivitas sama sekali.

Maryanah, buruh PR Gentong Gotri mengatakan pihak perusahaan sebelumnya berjanji untuk memberikan THR menjadi dua gelombang. Yakni, hari Rabu dan Kamis berdasarkan shift masuk. Hanya hingga sekarang tak ada kejelasan dan justru perusahaan dalam kondisi kosong, tanpa karyawan dan aktifitas.

”Lha ini saja tidak ada orangnya, bagaimana kami dapat THR. Pokoknya kami meminta hak kami karena kami sudah bekerja selama bertahun – tahun,” katanya kepada MuriaNewsCom. (FAISOL HADI/SUPRIYADI)

 

Disnakertrans Jepara: Ada Pelanggaran THR, Adukan ke Kami

THR (e)

Kepala Disnakertrans Jepara, M Zahid. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

JEPARA – Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jepara menyatakan telah memberikan instruksi kepada semua perusahaan agar mematuhi aturan terkait dengan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR). Jika masih ada pelanggaran, termasuk soal tidak ada kesepakatan bagi perusahaan yang telat membayarkan THR, pihaknya membuka tempat aduan. Lanjutkan membaca

THR Telat, Perusahaan Wajib Ada Kesepakatan  dengan Pekerja Secara Tertulis

 

THR (e)

Kepala Disnakertrans Jepara, M Zahid. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

JEPARA – Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jepara menyatakan, perusahaan diwajibkan membayarkan tunjangan hari raya (THR) kepada semua karyawannya, paling lambat H-7 lebaran, Jumat (10/7/2015) kemarin. Jika THR belum terbayar sampai batas tersebut, maka harus ada kesepakatan dengan pekerja atau karyawan secara tertulis. Lanjutkan membaca

THR Sengaja Diberikan Lebih Awal

Buruh rokok saat menerima uang THR (MuriaNewsCom/FAISOL HADI)

Buruh rokok saat menerima uang THR (MuriaNewsCom/FAISOL HADI)

KUDUS – Sebelumnya, suasana yang sama juga dialami para buruh di pabrik rokok PT. Norojono. Pagi tadi, pabrik rokok tersebut membagikan THR kepada 4.698 orang buruh yang ada.

“Rinciannya, 1.588 orang buruh harian, 2.713 orang buruh borong, dan 397 orang karyawan yang menerima gaji bulanan,” ujar Kabag HRD PT. Norojono, T. Sugianto.

Menurut dia, tiap buruh minimal menerima THR sesuai UMK Kudus. Total uang THR yang dibagikan sebesar Rp 5,935 miliar.

Disampaikan, pihaknya memberikan THR lebih awal, dari ketetapan pemerintah, yang mengatur THR diberikan pada H-7 Lebaran.

“Sengaja kami berikan lebih awal, agar mereka nanti tak berdesakan saat berbelanja kebutuhan lebaran,” jelasnya. (FAISOL HADI/KHOLISTIONO)

Hore…Ribuan Buruh Rokok Hari Ini Terima THR

Buruh rokok saat menerima uang THR (MuriaNewsCom/FAISOL HADI)

Buruh rokok saat menerima uang THR (MuriaNewsCom/FAISOL HADI)

KUDUS – Hari ini, ribuan buruh rokok menerima Tunjangan Hari Raya (THR). Buruh, menerima THE senilai upah minimum kabupaten Kudus, yakni, sebesar Rp 1.380.000.

Manajer SKT PT Djarum Oey Riwayat Slamet mengatakan, untuk buruh yang berada di bawah perusahaan PT Djarum, tersebar di berbagai brak. Di antaranya, di Bitingan Lama ada 800 orang buruh.

Corporate Affair PT. Djarum Puwono Nugroho mengatakan, PT. Djarum memiliki 25 brak yang tersebar di empat kabupaten. Yakni di Kudus, Pati, Rembang, dan Jepara. Rinciannya, satu brak di Rembang, dua brak di Jepara, dan tiga brak di Pati. Sedangkan sisanya terdapat di Kudus.

“Pada tahun ini, perusahaan membagikan THR sebesar Rp75,8 miliar, untuk 56.961 orang buruh,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Qoriah, seorang buruh di Djarum langsung sumringah begitu mendapat pengumuman bahwa THR untuk para buruh pada hari ini. Mewakili teman kerja sekelompoknya, ia pun segera berjalan menuju salah satu ruang untuk mengambil THR.

”Pastinya senang, sudah terima THR lebih awal, jadi bisa buat kebutuhan lebaran,” kata buruh SKT PT. Djarum, di Brak Bitingan Lama usai menerima uang THR. (FAISOL HADI/KHOLISTIONO)

Agus: Tidak Boleh Ada Potongan THR

THR BURUH ROKOK (e)

Buruh rokok di salah satu pabrik rokok terbesar di Kudus, sedang menghitung besaran uang THR yang mereka terima, pada tahun 2014 lalu. Besaran THR sendiri akan berbeda antara buruh harian dengan buruh borong. (MuriaNewsCom/Merie)

KUDUS – Para buruh rokok di Kabupaten Kudus, akan menerima tunjangan hari raya (THR) yang berbeda-beda tahun ini. Ditegaskan juga bahwa tidak boleh ada potongan pada THR yang diterima buruh. Lanjutkan membaca

THR Buruh Borong Sesuai UMK

THR BURUH ROKOK (e)

Buruh rokok di salah satu pabrik rokok terbesar di Kudus, sedang menghitung besaran uang THR yang mereka terima, pada tahun 2014 lalu. Besaran THR sendiri akan berbeda antara buruh harian dengan buruh borong. (MuriaNewsCom/Merie)

KUDUS – Sebentar lagi Lebaran akan tiba. Sebagaimana kebiasaan di Indonesia, sebelum Lebaran seluruh karyawan akan menerima tunjangan hari raya (THR). Lanjutkan membaca

DPRD Jateng Gelar Sidak THR Karyawan Garuda Pati

Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah dan perwakilan PT Garudafood tengah menggelar sesi tanya jawab terkait dengan agenda sidak THR, Kamis (2/7/2015). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah dan perwakilan PT Garudafood tengah menggelar sesi tanya jawab terkait dengan agenda sidak THR, Kamis (2/7/2015). (MuriaNewsCom/Lismanto)

PATI – Komisi E DPRD Jawa Tengah menggelar sidak tunjangan hari raya (THR) di perusahaan PT Garudafood Pati, Kamis (2/7/2015). Mereka mempertanyakan soal THR yang diberikan karyawan PT Garudafood. Lanjutkan membaca

THR Jangan Berupa Barang, Dong

Para Buruh PT Djarum menerima THR, tahun lalu. (MuriaNewsCom/MERIE)

Para Buruh PT Djarum menerima THR, tahun lalu. (MuriaNewsCom/MERIE)

KUDUS – Lebaran memang selalu dinantikan. Termasuk juga oleh para buruh atau karyawan dari sebuah perusahaan. Pasalnya, saat menjelang Lebaran, akan dibagian tunjangan hari raya (THR), yang diharapkan bisa membantu memenuhi kebutuhan merayakan Lebaran. Lanjutkan membaca

Dinsosnakertrans Jepara Akan Pantau Langsung Pelaksanaan Pembayaran THR

 

f-thr (3)

Ilustrasi THR

JEPARA – Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Jepara akan melakukan pantauan secara langsung terhadap pelaksanaan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) oleh perusahaan yang ada di Jepara. Hal ini dikatakan Kepala Dinsosnakertrans Jepara M Zahid kepada murianews.com, Senin (22/6/2015). Lanjutkan membaca

H-14 Idul Fitri THR Harus Mulai Dibayar Perusahaan

THR (e)

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Jepara M Zahid.(MURIANEWS/WAHYU KZ)

JEPARA – Memasuki pekan pertama bulan suci Ramadan ini, perusahaan-perusahaan yang ada di Jepara mulai diimbau untuk memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) pada H-14 atau selambat-lambatnya pada H-7 hari raya Idul Fitri. Lanjutkan membaca

Pemkab Diminta Tegas Terhadap Perusahaan yang Bandel Tidak Bayar THR Karyawan

ILUSTRASI

ILUSTRASI

KUDUS – Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) sering kali dikesampingkan perusahaan kepada karyawan. Untuk itu, Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Kabupaten Kudus meminta kepada Pemkab Kudus dalam hal ini Dinsosnakertran untuk bersikap tegas dan melakukan pengawasan, guna mengantisipasi terjadinya penyimpangan dalam pelaksanaan pemberian THR bagi buruh.
Koordinator KSBSIKabupaten Kudus Selamet Machmudi Mengatakan, Potensi penyimpangan tidak hanya ketika perusahaan tidak memberikan THR, namun termasuk pemberian THR tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Lanjutkan membaca