Puluhan Sopir dan Kernet di Terminal Rembang Disuruh ‘Kencing Mendadak’

Waka Polres Rembang Kompol Pranandya Subiyakto (kiri) melalukan pemantauan tes urine terhadap sopir bus di Terminal Rembang, Kamis (9/3/2017). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Rembang – Puluhan sopir dan kernet angkutan antarkota dan antarprovinsi diminta untuk buang air kecil saat harus menjalani tes urine dan pemeriksaan kesehatan di Terminal Rembang, pada Kamis (9/3/2017).

Hal itu dilakukan untuk memastikan apakah sopir maupun kernet bus tersebut terbebas dari narkoba atau tidak, serta dalam kondisi sehat atau tidak. Sehingga penumpang akan lebih nyaman untuk menggunakan kendaraan umum.

Wakapolres Rembang Kompol Pranandya Subiyakto mengatakan, bukan hanya tes urine saja, namun sopir dan kernet juga dites darah.Tes kesehatan tersebut, merupakan rangkaian dari Operasi Simpatik Candi.“Dengan kegiatan ini, diharapkan mampu memberikan rasa aman, rasa nyaman bagi penumpang bus. Terlebih yang akan melakukan perjalanan jauh,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan kesehatan tersebut, katanya, untuk sementara tidak ditemukan sopir yang terindikasi menggunakan narkoba. Petugas hanya menemukan sopir yang mempunyai tekanan tensi darah di atas normal.

“Ada yang tekanan darahnya, sekitar 200/100. Untuk tensi darah yang normal itu, kisaran 120/80. Oleh sebab itu, sopir yang mempunyai tekanan darah di atas normal, maka kita imbau untuk beristirahat. Sehingga di saat mengoperasikan bus bisa lancar dan bisa tenang,” ungkapnya.

Mistohar, Sopir Bus Indonesia mengatakan, kegiatan ini sangat bagus. Sebab, menurutnya hal itu bisa memberikan arahan dan imbauan kepada para sopir dan juga bisa mencegah adanya sopir yang mengkonsumi narkoba.”Ya tentunya itu sangat baik. Dan alhamdulillah, saya negatif dari obat-obatan terlarang tersebut,” tuturnya.

Dia menambahkan,bukan kali ini saja dirinya dites urine. Dirinya mengaku sudah sudah 3 kali melakukan tes ini. Dan hasilnya cukup baik, yakni negatif narkoba. ” 2 kali di dites di Rembang, dan satunya lagi di Terminal Bungurasih Surabaya,” imbuhnya.

Editor : Kholistiono

BK Desak Anggota DPRD Kudus Dites Urin

f-tes urin

MuriaNewsCom, Kudus – Beredarnya kabar adanya oknum anggota dewan yang digerebek saat pesta sabu, membuat Badan Kehormatan (BK) DPRD Kudus angkat bicara. Mereka mendesak agar semua anggota dewan dilakukan tes urin.

Ketua BK DPRD Kudus Setia Budi Wibowo mengatakan, tes urin perlu dilakukan agar tidak terjadi simpang siur di masyarakat terkait adanya isu narkoba di kalangan dewan. “Kita sudah siap untuk dilakukan tes urin, dan ini memang perlu dilakukan, agar benar-benar clear, apakah ada anggota dewan yang mengonsumsi narkoba atau tidak,” ujarnya.

Dirinya juga mengatakan, dari pengalamannya dari studi banding di DPRD Banjarnegara beberapa waktu lalu, di sana anggota dewan sudah dites urin oleh BNN. Bukan hanya sekali, namun sudah anggota dewan sudah dites urin dua kali.

Namun, untuk dapat mendatangkan BNN melakukan tes urin, katanya, harus dilakukan penjadwalan terlebih dahulu. Sebab, biaya proses tes urin yang dilakukan BNN sesuai pesanan.”Untuk biaya pelaksanaan tes urin ini, BK mengharapkan agar dapat dimasukan anggaran Setwan. Bisa dimasukkan di perubahan tahun ini atau juga bisa di 2017 mendatang,” ungkapnya.

 

Editor : Kholistiono