Gadis Penunggang Vario Disruduk Truk, Motor Terlindas Orangnya Terpental ke Sawah Hingga Tewas

MuriaNewsCom, Grobogan – Peristiwa kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan raya Godong-Semarang, Jumat (19/1/2018). Kecelakaan yang terjadi di depan Pasar Hewan Godong melibatkan sebuah truk dan motor Vario.

Kecelakaan yang berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB itu mengakibatkan pengendara motor mengalami luka parah. Korban tercatat bernama Fina Nihayatul (24), seorang tenaga kontrak kantor Disperindag Grobogan yang bertugas di UPTD Pasar Godong.

Informasi yang didapat menyebutkan, peristiwa itu terjadi saat kendaraan truk dengan nopol K 1459 QF melaju dari arah barat (Semarang) menuju arah Purwodadi dengan kecepatan sedang. Saat sampai di lokasi kejadian, truk mengalami pecah ban depan sebelah kanan.

Akibat peristiwa itu, sopir truk bernama Sunaryo (39), warga Kecamatan Gabus tidak bisa mengendalikan kendaraannya hingga oleng ke kanan melewati marka jalan. Dalam waktu bersamaan, melaju sepeda motor Vario pelat merah dengan nopol K 9624 EF dari arah berlawanan.

Mengingat jarak sudah dekat, kedua kendaraan akhirnya bertabrakan cukup keras. Tabrakan ini menyebabkan pengendara motor terpental dari kendaraannya hingga ke areal persawahan. Sementara motor yang dikendarai korban terperosok dan tergencet di bawah bodi truk.

“Tadi sempat terdengar ada suara letusan saat ban truk meletus. Setelah itu, truk terlihat seperti melaju tanpa kendali dan akhirnya nabrak motor dari arah berlawanan,” kata Sungkono, saksi.

Tak lama kemudian, polisi sudah tiba di lokasi dan segera mengevakuasi korban ke rumah sakit Yakkum Purwodadi. Namun, setelah dirawat sekitar satu jam, nyawa korban yang beralamat di Desa Harjowinangun, Kecamatan Godong itu tidak berhasil diselamatkan.

Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Panji Gedhe Prabawa saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tersebut. Menurutnya, kecelakaan terjadi berawal dari meletusnya ban truk.

“Ban pecah membuat sopir truk tidak bisa menguasai kendaraan dan akhirnya menyebabkan kecelakaan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Grobogan Karsono juga membenarkan jika korban kecelakaan tersebut adalah salah satu anak buahnya.

“Iya, yang kecelakaan tadi adalah tenaga kontrak yang tugasnya di Pasar Godong. Tadi, orangnya dalam perjalanan pulang dari tempat kerja dan di tengah jalan mengalami musibah,” terangnya.

Editor : Ali Muntoha

Pulang Sekolah, Siswa SMPN 3 Jekulo Kudus Tewas Terlindas Trailer

MuriaNewsCom, Kudus – Dimas Anang Prasetyo (14) warga Desa Terban RT 2 RW 3, Kecamatan Jekulo dijemput ajal saat pulang sekolah, Senin (8/1/2018). Pelajar SMP N 3 Jekulo itu tewas setelah tubuhnya masuk ke kolong trailer dan terlindas, di sekitar Jembatan Blimbing Kembar, Gondoharum, Jekulo, pukul 14.30 WIB.

Kapolsek Jekulo AKP Subakri menuturkan, kejadian bermula saat Dimas pulang sekolah. Ketika itu ia menunggang motor bernopol K 6726 FR, dengan tidak menggunakan helm.

“Saat itu ia mau pulang menuju arah barat (dari timur). Kondisi saat itu hujan, lalu ia (Anang) dengan motornya hendak menaiki aspal. Diduga licin dan tak menguasai keadaan, ia terpeleset dan masuk ke kolong trailer yang juga berjalan dari timur,” tuturnya, dihubungi MuriaNewsCom melalui telepon.

Sementara itu, supir trailer Edy Suroyo (44) awalnya tidak mengetahui adanya kendaraan yang masuk ke dalam kolong kendaraan yang ia kemudian. Namun kemudian, ia lantas memberhentikan trailernya dan menepi.

Adapun, Trailer bernopol H 1450 BG, sedianya hendak menuju ke Semarang setelah menurunkan muatan semen. Saat ini warga Kendal itu, diamankan di Mapolres Kudus untuk dimintai keterangan.

“Untuk korban, sudah dilakukan visum di rumah sakit, untuk kemudian diserahkan kepada keluarga. Adapun luka yang dialami ada di bagian kepala dan cukup parah,” tuturnya.

Editor: Supriyadi

Hindari Kubangan Air, Warga Senenan Jepara Tewas Terlindas Truk Dam

Evakuasi korban meninggal dunia yang terjadi di ruas Jl Jepara Kudus KM 10, Senin (4/12/2017). (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Berniat mengantarkan istrinya bekerja, Agus Kristanto (35) warga Dukuh Krajan, Desa Senenan, RT 01 RW 01, Kecamatan Tahunan harus kehilangan belahan jiwanya Prapti Handayani.

Perempuan 35 tahun itu tewas setelah terlindas truk di Jl Jepara-Kudus KM 10, Desa Rengging, Kecamatan Pecangaan, Senin (4/12/2017). Sementara Agus, kini dalam perawatan di RSUD Kartini karena menderita luka-luka. 

Harsono (45) yang saat itu berada ditempat kejadian mengatakan, saat itu suami istri tersebut menaiki motor Vario K 6546 AEC. Mereka berangkat dari Jepara hendak menuju Kudus ke tempat kerja Prapti yang bekerja di RS Mardi Rahayu, sekitar pukul 06.00 WIB. 

Setelah melewati jembatan yang ada di depan Jepara Trade Center,  Agus menghindari genangan akibat air hujan, yang berada di sisi kiri. Namun dari arah yang sama, ada sebuah mobil yang juga menghindari genangan dan mencoba menyalip motor yang dikendarai keduanya. 

Namun, mobil yang belum diketahui identitasnya ini, kurang sigap saat menyalip pasangan suami istri tersebut. Hingga akhirnya menyenggol kemudi Vario. 

“Setelah jatuh ada truk dam yang menabrak korban (Prapti). Truknya langsung lari, sementara yang bersangkutan meninggal ditempat kejadian. Korban dan suaminya dibawa ke RSUD Kartini,” ucap dia. 

Sementara itu, Kasatlantas Polres Jepara AKP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. Hal itu untuk memastikan kronologi kejadian. 

Namun berdasarkan keterangan sementara, memang benar yang bersangkutan menghindari kubangan air lalu bersenggolan dengan mobil. Setelah jatuh ada pengendara kendaraan lain yang menabrak warga Dukuh Krajan, Desa Senenan, RT 01 RW 01, Kecamatan Tahunan itu.

Oleh karenanya, pihaknya akan melakukan pendalaman terhadap keterangan Agus, begitu ia bisa dimintai konfirmasi.

Editor: Supriyadi

Begini Kronologi Kecelakaan Maut Sepeda Listrik VS Truk Dam di Pati

Polisi melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan yang menewaskan pengendara sepeda listrik, Senin (2/10/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Kecelakaan maut yang melibatkan sepeda listrik dan truk dam bernopol K 1619 LP terjadi di pertigaan tugu tani Jalan P Sudirman Pati, Desa Puri, Pati, Senin (2/10/2017) sore.

Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda listrik yang diketahui bernama Rita Prihadi (50), warga Bendan, Kelurahan Pati Kidul, meningggal di lokasi kejadian.

Sementara pengemudi truk dam, Muhammad Rosidi (34), warga Boloagung RT 17 RW 3, Kecamatan Kayen diamankan petugas kepolisian untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Baca Juga: Emak-emak Pengedara Sepeda Listrik di Pati Tewas Dihantam Truk

Kasatlantas Polres Pati AKP Ikrar Potawari mengatakan, kecelakaan terjadi saat pengendara sepeda listrik berjalan searah di bagian depan truk dam. Sesampainya di barat pertigaan tugu tani, pengendara sepeda listrik tersenggol badan truk dan terjatuh.

Nahas, pengendara sepeda listrik terjatuh dan terlindas ban truk bagian belakang. Kepala korban mengalami cedera yang sangat parah dan mengenaskan, sehingga meninggal di lokasi.

Dia mengimbau kepada pengendara untuk berhati-hati dalam berkendara di jalan raya. Terlebih, sepeda listrik cenderung senyap dan tidak bersuara sehingga berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Editor: Supriyadi