PTM Sukun Boyong 9 Medali di Kejuaraan Piala Rektor USM

MuriaNewsCom, Kudus – Tim PTM Sukun berhasil mendulang prestasi di ajang Piala Rektor Universitas Semarang (USM). Tak tanggung-tanggung, tim yang berdomisili di Kudus ini berhasil membawa pulang sembilan medali.

Sembilan medali tersebut terdiri dari empat medali emas, satu perak, dan empat perunggu. Dengan hasil itu, PTM Sukun berhasil membuktikan diri sebagai tim terkuat di ajang tersebut.

Ketua Pelaksana PTM Sukun M Koesrin mengatakan, empat medali emas tersebut disumbang oleh Hafid (tunggal kadet putra), Dwi Okta (tunggal kadet putri), Ridho (tunggal senior Non PON putra), dan Hafid (tunggal junior ptra). Sementara untuk medali perak disumbang Neni yang bermain di tunggal junior putri).

”Kalau yang perunggu ada Safira di tunggal junior putri, Zidna di tunggal senior Non PON, dan Aminah yang bermain di tunggal junior putri dan tunggal senior non PON,” ujarnya.

Hasil itu, lanjut Koesrin, semakin menambah rentetan prestasi yang ditorehkan para pemain PTM Sukun. Hanya, ia berharap prestasi tersebut akan semakin bertambah di kejuaran-kejuaraan yang akan diikuti mendatang.

Editor: Supriyadi

PTM Sukun Petik Hasil Memuaskan di Hari Pertama Wartono Cup

MuriaNewsCom, Kudus – Persatuan Tenis Meja (PTM) Sukun Kudus memeroleh hasil bagus pada hari pertama pelaksanaan Wartono Cup 2018, Jumat (16/2/2018). Pada dua kategori yakni Yunior dan Pemula, tim ini menang telak 5-0 atas lawannya Binora Klaten.

Pada pertandingan beregu di kelas Pemula A, pukul 14.00 WIB, yang mempertemukan PTM Sukun Kudus dan PTM Binora Klaten, tim asal Kota Kretek menang telak, 5-0.  Pun demikian halnya dengan pertandingan di kelas Yunior, Sukun Kudus lagi-lagi membungkam perjuangan anak-anak Klaten dengan skor 5-0.

Hal serupa juga terjadi pada pertandingan melawan DB Shiamiq Solo. Sukun Kudus lagi-lagi menang telah 5-0.

“Hari ini Sukun masih berjaya dengan memenangkan pertendingan beregu ini secara telak. Dimungkinkan karena belum bertemu dengan lawan yang berat,” kata Farid Muhammad sebagai ketua pertandingan.

Ia memperkirakan, lawan berat bagi tuan rumah akan dihadapi pada pertandingan hari kedua, Sabtu (17/2/2018). “Lawan berat diperkirakan berasal dari tim Jakarta,” tuturnya.

Pada pertandingan lainnya, tim beregu katagori Pemula A dari Jakarta, PTM Ancol Barat, menang 5-0 atas lawannya PTM Binora Klaten. Pada katagori Yunior, tim tersebut menang 3-2 atas lawannya DB Shiamiq Solo.

Editor: Supriyadi

Ketua PP PTMSI Ajak Peserta Wartono Cup Junjung Sportivitas

MuriaNewsCom, Kudus – Pembukaan Kejuaraan Nasional (kejurnas) beregu bertajuk Wartono Cup di Sukun Sport Center, Jumat (16/2/2018) berlangsung meriah. Ketua PP PTMSI Komjen Pol (purn) Oegroseno yang didapuk untuk membuka acara menambah antusias para peserta.

Orang nomor satu di dunia Tenis Meja tersebut mengatakan, ajang Wartono Cup diharapkan bisa menjadi ajang untuk pembinaan. Apalagi saat ini kejuaraan dilangsungkan secara beregu. Praktis, hampir semua tim yang bergabung wajib membawa atlet mulai dari junior.

“Ini pembinaan bagus. Kami harap Wartono Cup bisa menjadi ajang pembinaan yang bagus,” katanya.

Selain pembinaan, kejuaraan yang diikuti enam tim itu juga diharapkan bisa saling menjaga sportivitas. Dengan begitu, kejuaraan yang dilakukan dengan sistem semi kompetisi itu hasilnya bisa maksimal.

Terlebih lagi, ada kejuaraan yang akan menyongsong para atlet di tahun 2018 mendatang. “Sportivitas itu sangat penting. Ajang ini akan menjadi tolok ukur dalam melangsungkan kejuaraan yang akan datang. Baik itu even nasional ataupun internasional,” tegasnya.

Editor: Supriyadi

Tim Jakarta dan Temanggung Jadi Pesaing Berat Tuan Rumah di Wartono Cup 2018

MuriaNewsCom, Kudus – Ajang Wartono Cup 2018 menjadi kompetisi bergengsi yang memperebutkan hadiah puluhan juta rupiah. Tuan rumah, Persatuan Tenis Meja (PTM) Sukun Kudus mewaspadai tim dari Jakarta dan Temanggung, pada ajang Wartono Cup 2018.

“Semua tim kita waspadai, namun tim-tim dari Jakarta dan Temanggung patut kita waspadai. Karena beberapa kali pertemuan, ketat dalam perolehan angka,” ujar Ketua Pelatih PTM Sukun Edi Pramuji, Rabu (14/2/2018).

Adapun, tim yang ikut serta dalam pertandingan ini adalah ‎PTM Binora Klaten, PTM Sukun Kudus, PTM Punglor Sleman DIY, PTM Ancol Barat Jakarta, PTM Dwi Bengawan Solo dan PTM YP Temanggung Jakarta‎.

Selain itu, pada ajang ini akan ikut beberapa nama atlet yang telah malang melintang di dunia tenis meja. Seperti Adelia, Siti Aminah, Faisol Rendy Wardana asal Kudus dan Fernando asal Jakarta.

“Nama-nama tersebut sudah pernah malang melintang di berbagai kejuaraan tingkat internasional seperti Singapura,” imbuhnya.

Meskipun demikian, pihaknya optimistis dapat bermain apik pada kejuaraan beregu yang diselenggarakan pada 16-18 Februari 2018. Bahkan pihaknya berusaha akan mempertahankan juara umum yang sempat diraih pada ajang serupa tahun 2016.

“Kami akan maksimal mengikuti ajang ini. Sebagai tuan rumah kami akan mengirimkan 24 pemain (untuk tiga nomor pertandingan),” tuturnya.

Adapun, kejuaraan tenis meja nasional beregu tersebut diselenggarakan pada 16-18 Februari 2018. Mengambil tempat di Sukun Sport Center, Gondosari, Gebog, kegiatan tersebut diikuti enam tim dari, Jakarta, Yogyakarta, Solo, Temanggung, Klaten dan Kudus dan memperebutkan total hadiah Rp 70 juta‎.

Editor: Supriyadi

Kejurnas Tenis Meja Wartono Cup 2018 Akan Dibuka Oegroseno

MuriaNewsCom, Kudus – Kejuaraan Tenis Meja Nasional Terbuka bertajuk Wartono Cup 2018 kembali bergulir. Pada tahun ini, ajang tersebut dihelat dari tanggal 16-18 Februari di  GOR Sport Center Sukun Kudus, Gondosari, Gebog. Acara itu rencananya dibuka oleh Ketua PP PTMSI Komjen Pol (purn) Oegroseno.

Hal itu disampaikan oleh Edi Pramuji, Ketua Pelatih Persatuan Tenis Meja (PTM) Sukun Kudus, saat jumpa pers, di United Futsal, Singocandi, Rabu (14/2/2018). Menurutnya, ajang ini merupakan kompetisi ini cukup bergengsi dan dinantikan oleh klub maupun PTM yang ada di Indonesia.

“Pak Oegroseno rencananya akan membuka pertandingan ini pada Sabtu (16/2/2018) pagi,” ujarnya.

Dikatakannya, pada event ini akan melombakan tiga nomor yakni pemula, kadet dan yunior. Adapun ajang ini akan mempertandingkan lima kelas yakni tunggal puteri, ganda putera, ganda campuran dan tunggal putera serta ganda puteri.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, pada kegiatan tersebut diikuti oleh enam peserta yang berasal dari, Jakarta, Solo, Temanggung, Klaten, DI Yogyakarta dan Kudus.

“Total atlet yang mengikuti ajang ini berjumlah 115 orang. Mereka berasal dari PTM Binora Klaten, PTM Sukun Kudus, PTM Punglor Sleman DIY, PTM Ancol Barat Jakarta, PTM Dwi Bengawan Solo dan PTM YP Temanggung Jakarta,” jelas Edi.

Disinggung mengenai hadiah, Edi menyebut total hadiah yang disediakan adalah Rp 70 juta rupiah. Hal itu masih ditambah dengan seluruh akomodasi yang ditanggung penuh oleh pihak panitia.

Wartono Cup 2018, lanjut Edi, merupakan kompetisi yang melombakan kelompok usia mulai 13 tahun hingga 18 tahun. Menurutnya, perlombaan ini bertujuan pula untuk menggenjot pembinaan usia dini.

“Masing-masing PTM ataupun Klub harus mengirimkan atletnya ketiga nomor yakni pemula, kadet dan yunior. Selain itu, mereka wajib ikut dalam lima kelas yang dilombakan,” pungkas Edi.

Editor: Supriyadi

Enam Tim Siap Bejibaku di Wartono Cup 2018

MuriaNewsCom, Kudus – Enam tim akan meramaikan turnamen tenis meja beregu Wartono Cup 2018, pada 16-18 Februari 2018. Ajang tersebut, akan mengambil tempat di Sukun Sport Center, Gondosari, Gebog, Kudus. ‎

Edi Pramuji Ketua Pelatih Persatuan Tenis Meja (PTM) Sukun Kudus mengatakan, enam tim tersebut berasal dari PTM Jakarta, Jabar, DI Yogyakarta, Solo, Bogor dan Kudus, sebagai tuan rumah.

“Nanti yang ikut adalah dari Ancol Barat Jakarta, PTMSI Jawa Barat, Dwi Bengawan Solo, Punglor Sleman, Stoni Bogor dan PTM Sukun Kudus,” tuturnya, Sabtu (3/2/2018).

Enam klub dan PTM yang akan berlaga, wajib mengikuti tiga kelas yakni, kelas Beregu Pemula, Beregu Kadet dan Beregu Yunior. Nantinya, masing-masing kelas terdiri atas 7-8 pemain.

Adapun untuk kelas pemula adalah mereka yang berusia 13 tahun atau U-13, sementara kelompok umur Kadet adalah 15 tahun atau yang lahir per 1 Januari 2003 dan setelahnya. Terakhir untuk kelompok Yunior adalah mereka yang berusia 18 tahun.

Sementara itu, dari sisi hadiah panitia menyediakan hadiah sebesar Rp 70 juta. Besaran hadiah ini menurut Edi disesuaikan dengan umur PR Sukun, yang pada tahun ini mencapai umur tersebut.

“Kami sendiri dari Sukun nantinya akan maksimal mengikuti ajang ini. Kami akan mengirimkan 24 pemain, bahkan mungkin lebih,” pungkas Edi.

Editor: Supriyadi

Panitia Kejurnas Tenis Meja Sukun Siapkan Hadiah Puluhan Juta

MuriaNewsCom, Kudus – Kejuaraan Tenis Meja Nasional Terbuka beregu bertajuk Sukun Sport Cup IV 2018 dengan title Wartono Cup dipastikan meriah. Pasalnya, pihak panitia tengah menyiapkan hadiah puluhan juta rupiah untuk menyemarakkan even bergengsi tersebut.

Ketua Pelatih Persatuan Tenis Meja (PTM) Sukun Kudus Edi Pramuji mengatakan, untuk hadiah setiap tahunnya selalu bertambah. Untuk saat ini, total hadiah juga disamakan dengan HUT PR Sukun Group yang ke-70.

“Hadiah tentu saja meningkat dibandingkan pertandingan tahun lalu. Sekarang memeringati HUT PR Sukun Group yang ke-70, hadiah totalnya pun berjumlah 70 juta rupiah,” kata Edi Pramuji, Jumat (2/2/2018).

Selain menawarkan hadiah yang besar, ajang kejuaraan ping-pong itu juga dianggap kawah candradimuka bagi atlet muda usia. Lantaran, tim yang ikut serta dalam kompetisi ini wajib mengikuti ketiga kelas yang dipertandingkan.

Adapun, kelas yang dipertandingkan dalam kejuaraan ini adalah Beregu Pemula, Beregu Kadet dan Beregu Yunior.

“Kalau pada tahun ini setiap regu wajib mengikuti seluruh kelas. Kalau dulu kan bisa memilih, misalnya mau ikut kelas pemula saja. Namun untuk kali ini harus diikuti semuanya,” jelas Edi.

Kegiatan itu akan mengambil tempat di GOR Sport Center Sukun Kudus, Gondosari, Gebog, dan berlangsung dari tanggal 16-18 Februari 2018.

Editor: Supriyadi

Sukun Gelar Kejuaraan Tenis Meja Nasional Terbuka

MuriaNewsCom, Kudus – Kejuaraan Tenis Meja Nasional Terbuka beregu, bertajuk Sukun Sport Cup IV 2018 dengan title Wartono Cup kembali digelar. Mengambil tempat di GOR Sport Center Sukun Kudus, Gondosari, Gebog event itu akan berlangsung dari tanggal 16-18 Februari 2018.

Ketua Pelatih Persatuan Tenis Meja (PTM) Sukun Kudus Edi Pramuji mengatakan, kejuaraan ini mempertandingkan tiga kelas. Pertama kelas Beregu Pemula, Beregu Kadet dan Beregu Yunior.

“Dari ketiga kelas tersebut, masing-masing regu minimal diperkuat tujuh orang dan maksimal 8 orang pemain tenis meja,” katanya, Kamis (1/2/2018).

Adapun untuk kelas pemula adalah mereka yang berusia 13 tahun atau U-13, sementara kelompok umur Kadet adalah 15 tahun atau yang lahir per 1 Januari 2003 dan setelahnya. Terakhir untuk kelompok Yunior adalah mereka yang berusia 18 tahun.

Dikatakan Edi, ajang ini bisa diikuti oleh PTM atau klub tenis meja yang ada di seluruh Indonesia.

“Kalau untuk ajang ini setiap PTM atau klub harus mengirimkan atlet untuk mengikuti setiap kelas (Pemula, Kadet dan Yunior),” jelasnya.

Editor: Supriyadi

PTM Sukun Borong 9 Medali di Jakarta Open Table Tennis Championship 2017

Tim PTM Sukun berfoto bersama usai memborong sembilan medali di ajang Jakarta Open Table Tennis Championship 2017. (PTM Sukun)

MuriaNewsCom, Kudus – PTM Sukun kembali mengukir prestasi di even nasional. Tak tanggung-tanggung tim asal Kota Kretek berhasil memborong sembilan medali di ajang Jakarta Open Table Tennis Championship 2017 yang dihelat 27-30 November 2017.

Kesembilan medali tersebut terdiri dari satu medali emas yang dipersembahkan Aminah yang bermain di kedet putri, satu medali perak dari Neha (pemula putri), dan tujuh medali perunggu.

”Untuk perunggu dipersembahkan Hafid di kadet putra, Zidna di kadet putri, Vita di kadet putri, Anggi di junior putri, Yovia di junior putri, Doni PA di senior putra, dan kelompok beregu,” kata Ketua pelaksana PTM Sukun H Koesrin melalui rilisnya, Jumat (8/12/2017).

Atas perolehan tersebut, pihaknya pun mengapresiasi kerja keras para pemain. Terlebih lagi, dalam laga tersebut, para pemain sudah bermain mati-matian untuk meraih kemenangan.

”Di laga itu ada 10 kategori. Mayoritas pemain (PTM Sukun) berhasil menyabet medali,” ungkapnya.

Editor: Supriyadi

Sekolah dari Karangrayung Dominasi Cabor Tenis Meja pada Even Popda

Tenis meja, salah satu cabor yang dipertandingkan dalam Popda SMP dan SMA se-Kabupaten Grobogan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Tenis meja, salah satu cabor yang dipertandingkan dalam Popda SMP dan SMA se-Kabupaten Grobogan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Pelaksanaan even Popda SMP/SMA se-Kabupaten Grobogan yang sudah berlangsung sejak Senin (14/3/2016) memunculkan kejutan, khususnya dalam cabang olahraga (cabor) tenis meja. Dimana, sekolah-sekolah yang ada di Kecamatan Karangrayung berhasil mendominasi juara.

Di kelompok SMP, juara I tenis meja putra diraih siswa MTs Al Hidayah, Karangrayung. Sementara, dibagian putri, juara I disabet SMPN 1 Karangrayung. Untuk kelompok SMA, baik putra maupun putri, juara I berhasil diborong MA Al Hidayah Karangrayung.

Dominasi sekolah di wilayah Karangrayung dalam cabor tenis meja itu memang cukup mengejutkan. Sebab, selama ini keberadaan atlet tenis meja di wilayah tersebut belum begitu dikenal.

“Untuk cabor tenis meja ini memang cukup mengejutkan. Ternyata, Kecamatan Karangrayung punya potensi besar dalam tenis meja ini,” kata Kasi Pembinaan Olahraga Disporabudpar Grobogan Eko Priyono.

Sementara itu, sehari sebelumnya, dalam cabor sepak bola SMA, tim dari SMAN 1 Grobogan berhasil jadi juara I. Dalam laga final, mereka berhasil menang atas SMK Pembnas melalui adu pinalti. Untuk peringkat III bersama diraihSMAN 1 Wirosari dan SMAN 1 Purwodadi.

Menurut Eko, dalam Popda tingkat SMP dan SMA ini ada 11 cabang olahraga yang dipertandingkan. Yakni, atletik, senam, renang, tenis meja, tenis lapangan, bola voli, basket, sepak takraw, bulutangkis, taekwondo, dan sepakbola.

Mengingat banyaknya cabor yang dipertandingkan, ada beberapa lokasi yang dijadikan tempat menggelar pertandingan. Antara lain, di Gedung Wisuda Budaya, GOR Simpang Lima, Stadion Krida Bakti, dan lapangan basket SMPN 1 Purwodadi.

“Sampai hari ketiga ini, sudah ada 10 cabor yang dipertandingkan. Untuk hari terakhir, Minggu (20/3/2016), cabor taekwondo yang akan kita pertandingkan,” katanya.

Editor : Kholistiono

Selamat! Tenis Meja Kudus Sabet 6 Medali di Bandung

Atlet tenis Meja Kudus berfoto bersama dalam turnamet di ITB Open, Bandung, Jabar.

Atlet tenis Meja Kudus berfoto bersama dalam turnamet di ITB Open, Bandung, Jabar.

 

KUDUS – Kejuaraan Tenis Meja ITB Open 2015 di Bandung, Jabar telah berakhir. 29 atlet tenis meja Kudus yang mengikuti kejuaraan tersebut berhasil membawa pulang 3 perak dan 3 perunggu.

Heni Sandra Nurwati, Ketua Pengkab PTMSI Kudus mengatakan dengan susah payah dan kelelahan atlet Sukun akhirnya membuahkan hasil. Serta mampu membawa nama tenis meja Kudus dari Sukun di kejuaran besar tersebut.

“Meski belum berhasil menyumbang emas namun kami bisa mengumpulkan 6 medali di ITB Open dari berbagai kategori permainan, ” ujarnya pada MuriaNewsCom.

Heni melanjutkan, ada kejutan di kelas Veteran atas nama Bambang Sutidjo yang sangat luar biasa bisa mengalahkan banyak jagoan veteran. Terutama dari Bandung, Jakarta dan Jawa Timur.

Melihat prestasi tersebut, dirinya merasa bangga karena atlet di usia 50 tahun keatas dengan semangat yang luar biasa masih bisa mengukir prestasi. “Semoga kami bisa mencontoh beliau agar bisa terus mengasah dan mengukir prestasi, ” imbuhnya.

Berikut hasil pertandingan dan rincian medali yang diperoleh atlet tenis meja Kudus.

Indri peringkat 2 Kelas Mahasiswi, Noni peringkat 3 kelas Mahasiswi, Doni peringkat 3 kelas Mahasiswa dan peringkat 2 kelas umum. Kadet putri juara 3, dan Bambang Sutidjo peringkat 2 kelas Veteran. (AYU KHAZMI/AKROM HAZAMI)

Tenis Meja Kudus, Berhasil Dapatkan Poin di ITB Open

Foto bersama atlet Kudus dengan juri di ITB Open. (Foto: Heni Sandra Nurwati)

Foto bersama atlet Kudus dengan juri di ITB Open. (Foto: Heni Sandra Nurwati)

 

KUDUS – Diajang kejuaraan ITB Open yang masih berlangsung hingga hari ini, tim tenis meja Kudus mulai mengumpulkan poin. Setelah persaingan sengit dikelas mahasiswa, akhirnya Kudus membawa perak dan perunggu.

”Di kelas mahasiswa kita berhasil meraih perak dan perunggu dikategori putri oleh Indri dan Noni. Sementara di kelas mahasiswa putra, berhasil meraih perunggu juga yang didapatkan Doni,” ujar Heni Sandra Nurwati, Ketua pengurus PTMSI Kudus.

Hingga saat ini beberapa kategori masih dipertandingkan seperti di kadet putra dan putri. Heni menambahkan, untuk hasil akhirnya nanti belum dapat diprediksikan. Melihat begitu banyak atlet yang terjun serta banyak kelas yang dipertandingkan.

”Kudus sendiri mengirimkan 29 atlet. Belum dengan perwakilan dari atlet lain yang jumlahnya ratusan,” jelasnya pada MuriaNewsCom.

Pertandingan yang dijadwalkan dari pagi hingga malam tersebut juga masih menunggu dua hari kedepan agar dapat melihat hasil pertandingan. Namun dirinya memastikan untuk dapat berjuang semaksimal mungkin untuk sisa set pertandingan. Agar mampu meraih poin banyak sehingga mampu membawa nama Kudus keberbagai kejuaraan. (AYU KHAZMI/TITIS W)

Ini Hasil Pertandingan Tenis Meja Jateng di Pomnas

Penyerahan medali pada tim beregu Jateng yang berhasil memperoleh peringkat pertama

Penyerahan medali pada tim beregu Jateng yang berhasil memperoleh peringkat pertama

 

KUDUS – Lima kategori pertandingan yang berhasil diselesaikan tim tenis meja Jateng cukup membanggakan. Pada kelima kategori tersebut pihaknya berhasil mendapatkan poin. Berikut perolehan medali sementara.

Beregu putra, DKI Jakarta menempati posisi pertama, disusul Jateng. Dan tiga bersama ditempati Jatim dan Jabar. Beregu putri posisi pertama juga ditempati DKI Jakarta dan kembali Jateng pada posisi kedua disusul Jatim dan DIY di tiga bersama.

Mix double atau ganda campuran, peringkat pertama diisi Rocky/Stela dari DKI Jakarta, disusul Arda/Gustin dari Jatim dan Indri/Donny perwakilan Jateng dengan Lucky/Ade Karisma Jabar menempati tiga bersama.

Untuk Ganda putra, Jateng menempati peringkat pertama yang diwakili Donny /Danang, selanjutnya Syafii/Arda dari Jatim tim 1 mengisi posisi kedua dan Arif/Bima dari DKI Jakarta serta Nazarudin/Rangga dari Jatim tim 2 menempati tiga bersama.
Sementara ganda putri Gustin/aalfia Jatim berhasil.menempati peringkat pertama disusul Jateng Noni/Indri diposisi kedua dan Stela/Mira DKI Jakarta serta Ade karisma/Tantri Jabar di posisi tiga bersama.

“Selanjutnya kami berjuang di tunggal putra dan putri. Saat ini masih bermain, semoga kami bisa maksimal disini, ” jelasnya. (AYU KHAZMI/AKROM HAZAMI)

4 Atlet Tenis Meja Kudus Dikirim ke POMNAS

Atlet tenis meja Kudus saat melakukan pertandingan. (MuriaNewsCom)

Atlet tenis meja Kudus saat melakukan pertandingan. (MuriaNewsCom)

 

KUDUS – POMNAS merupakan ajang olahraga antar provinsi untuk mahasiswa perguruan tinggi tingkat sarjana dan diploma di Indonesia. Akan ada 14 cabang olahraga yang dilombakan termasuk salah satunya tenis meja. Agenda yang diselenggarakan di Aceh di Hall Abulyatama tersebut juga diikuti oleh atlet tenis meja binaan Sukun Kudus.

“Hari ini, ada 4 atlet yang berangkat ke Aceh yaitu Doni, Indri, Noni dan Danang untuk POMNAS,” ujar Heni Sandra Nurwati ketua Pengkab PTMSI Kudus.

Keempat atlet tersebut akan mewakili provinsi Jawa Tengah dalam kejuaraan yang diselenggarakan dari tanggal 14-21 November 2015 mendatang. Atlet Kudus diharapkan mampu meraih hasil bagus dan maksimal. (AYU KHAZMI/AKROM HAZAMI)

Bangga, 2 Atlet Tenis Meja Binaan Sukun Borong Juara

Tenis Meja (e)

Foto bersama ketua Pengkab PTMSI Kudus bersama atletnya Doni Prasetyo dan Lilis. (ISTIMEWA)

 

KUDUS – Kejuaraan terbuka IPB Open telah berakhir. Dihelat pada 4 November 2015 lalu di Gor Gymnasium kampus IPB Bogor, Kudus berhasil menjuarai dibeberapa kategori. Nama Doni Prasetyo dan Lilis mendominasi Kejuaraan tersebut.

”Sebenarnya ada beberapa atlet yang diterjunkan, namun karena kejuaraan terbuka untuk umum jadi banyak sekali pesaingnya. Dan untuk atlet binaan Sukun Kudus berhasil meraih juara dibeberapa kategori,” ujar Heni Sandra Nurwati ketua Pengkab PTMSI Kudus.

Berikut hasil perolehan peringkat di IPB Open. Doni Prasetyo, juara kelas mahasiswa dan 3 bersama kelas senior putra. Nurul masuk 8 besar kelas non pon, serta Nilasari 8 besar senior putri. Dan Lilis Mahasiswa yang berhasil memborong juara di kelas mahasiswi, 3 bersama dikelas senior putri dan 3 bersama dikelas U21 putri. (AYU KHAZMI/TITIS AYU W)

Kudus Masuk Semifinal di 3 Kategori pada Kejuaraan Terbuka Tenis Meja Internasional 2015 di IPB

Foto bersama Ketua Pengkab PTMSI Kudus dan atlet di Kejuaraan  Terbuka Tenis Meja  IPB (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

Foto bersama Ketua Pengkab PTMSI Kudus dan atlet di Kejuaraan  Terbuka Tenis Meja  IPB (MuriaNewsCom/Ayu Khazmi)

 

KUDUS – Kejuaraan Terbuka Tenis Meja Internasional 2015 yang diadakan Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA-IPB) yang bekerjasama dengan IPB, hari ini sudah memasuki hari terakhir. Dalam ajang ini, Kudus juga mengikutsertakan atletnya.

Sampai saat ini, pertandingan sudah memasuki babak semifinal, dan atlet Kudus tersisa di tiga kategori, yakni Kelas U-21, Tunggal Mahasiswa dan Senior Putri.

“Saat ini Kudus sudah masuk di semifinal. Ada tiga kategori yang bakal diperjuangkan atlet kita, dan tiga kategori itu semuanya diwakili oleh Indri,” ujar  Heni Sandra Nurwati Ketua Pengkab PTMSI Kudus kepada MuriaNewsCom.

Sementara untuk kelas lain, Kudus harus kalah sebelum masuk semifinal. Terakhir pertandingan, dikelas Non Pon, Kudus harus kalah di 8 besar dengan skor tipis 2-3.

Sambil menunggu hasil pertandingan lanjutan, untuk hari ini juga akan dilanjutkan dengan Kelas Eksekutif Dewasa. (AYU KHAZMI/KHOLISTIONO)

Atlet Tenis Meja Kudus Berburu Juara lagi di Kejurprov di Karanganyar

Bersama atlet tenis meja Jateng di Kerjurnas. Selanjutnya atlet Kudus akan berlaga di Kejurprov Karanganyar. (MuriaNewCom/Ayu Khazmi)

Bersama atlet tenis meja Jateng di Kerjurnas. Selanjutnya atlet Kudus akan berlaga di Kejurprov Karanganyar. (MuriaNewCom/Ayu Khazmi)

 

KUDUS – Pengkab Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI ) Kudus baru saja menyelesaikan Kejuaraan Nasional (kejurnas) dengan raihan berupa juara umum.Kini, para atletnya kembali menggeber kemampuan di kompetis lain.

Ya, mereka aan langsung bertolak ke Kejuaraan Provinsi. Hari ini, Rabu (28/10/2015) Kejurprov mulai berlangsung di Karanganyar.

Heni Sandra Nurwati ketua Pengkab PTMSI Kudus mengatakan setelah dari Kejurnas pihaknya langsung berkonsentrasi ke kejuaraan selanjutnya. “Mulai hari ini hingga 1 November 2015 mendatang akan mulai pertandingan di Karanganyar,” ujarnya pada MuriaNewsCom.

Dirinya juga menambahkan alan membawa 40 atlet untuk berjuang membela mewakili Kabupaten Kudus di beberapa kategori. “Mohon doanya agar kami tetap bisa mempersembahkan yang terbaik untuk Kudus,” ungkapnya. (AYU KHAZMI/AKROM HAZAMI)

Mendebarkan, Putra Putri Jateng Masuk Final di Kerjurnas Tenis Meja

Final tim putra Jateng yang diwakili oleh Fredi berhadapan dengan lawannya dari Jawa Timur saat ini. (Dok. Heni Sandra Nurwati)

Final tim putra Jateng yang diwakili oleh Fredi berhadapan dengan lawannya dari Jawa Timur saat ini. (Dok. Heni Sandra Nurwati)

 

KUDUS – Akhirnya, setelah memenangkan pertandingan selama dua hari ini, tenis meja putra putri perwakilan Jateng berhasil sampai ke tahap final. Hingga malam ini, Kamis (22/10/2015) pertandingan final masih berlangsung di Gor Lila Bhuana Denpasar Bali.

”Malam ini tim putra putri Jateng tengah berjuang di final kejuaraan nasional tenis meja. Kedua tim akan sama-sama melawan dari tim Jawa Timur,” ujar Heni Sandra Nurwati ketua Pengkab PTMSI Kudus.

Heni berharap bantuan doa dari segenap masyarakat Jawa Tengah dan Kudus agar para atlet mampu menorehkan prestasi yang lebih membanggakan di ajang Kejurnas kali ini. (AYU KHAZMI/TITIS W)

Putra Putri Jateng, Menang Materi Dari Lawan

Heni Sandra Nurwati ketua Pengkab PTMSI Kudus foto bersama atlet tenis meja putra putri terbaik Jateng usai berhasil duduki 4 besar sementara pada Kejurnas. (Dok. Heni Sandra Nurwati)

Heni Sandra Nurwati ketua Pengkab PTMSI Kudus foto bersama atlet tenis meja putra putri terbaik Jateng usai berhasil duduki 4 besar sementara pada Kejurnas. (Dok. Heni Sandra Nurwati)

 

KUDUS – Kejuaraan Nasional tenis meja yang masih berlangsung di Bali hingga saat ini menyisakan calon-calon juara untuk merebut peringkat juara umum. Hingga saat ini tim tenis meja Jawa Tengah yang diwakili oleh putra putri terbaik, berhasil menduduki 4 besar.

Heni Sandra Nurwati ketua Pengkab PTMSI Kudus mengatakan, atlet Jateng bisa dibanggakan dalam kejuaraan. ”Dalam beberapa pertandingan kami memperoleh kemenangan sempurna 3-0. Seperti pertandingan yang baru saja selesai dari tim putra Jateng lawan NTB,” ungkapnya.

Menurutnya, dalam hal materi tim dari Jawa Tengah lebih unggul. Sehingga sampai sekarang mampu menyelesaikan pertandingan dengan mudah. (AYU KHAZMI/TITIS W)

Akan Ada 40 Atlet yang Turun di Kejurprov

Kategori: Gelanggang

Ilustrasi

Ilustrasi

 

KUDUS – Agenda Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) akhir Oktober mendatang, tim tenis meja Kudus juga akan turut andil. Rencananya Kudus mengirimkan 40 atlet di kejuaraan bergengsi tersebut.

Heni Sandra Nurwati ketua Pengkab PTMSI Kudus menjelaskan para atlet akan dijaring dan harus menjalani serangkaian latihan, dan tentunya seleksi yang ketat. ”Jadi ke 40 atlet tersebut merupakan atlet pilihan yang sudah matang untuk mewakili Kudus,” ungkapnya.

Atlet yang berlaga di Kejurprov, masing-masing akan mewakili setiap kategori yang dipertandingkan. Kategori dimulai dari usia dini, pemula, kadet, junior, remaja yang terbagi menjadi tim beregu dan tunggal.

Dirinya menambahkan, bersama para atlet dan pelatih untuk kejuaraan nanti akan berusaha sekuat tenaga. ”Meskipun kami sudah berhasil mengirimkan delegasi ke Kejuaraan Dunia, namun kami tetap berusaha untuk ikut dan memenangkan setiap even kejuaraan yang diselenggarakan,” imbuhnya. (AYU KHAZMI/TITIS W)

Tenis Meja Kudus, Siapkan Kejuaraan Provinsi

Ilustrasi

Ilustrasi

 

KUDUS – Pasca pulang dari Thailand pekan lalu, tak lantas membuat para atlet tenis meja untuk beristirahat lama. Kini atlet tenis meja Kudus langsung bersiap untuk menghadapi seleksi Kejuaraan Provinsi akhir Oktober mendatang.

Heni Sandra Nurwati, ketua pengurus kabupaten Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kudus mengatakan persiapan atlet sudah mulai sejak pulang dari Thailand pekan lalu. ”Karena sudah mepet jadi persiapan sudah dilakukan secepat mungkin agar latihan dapat lebih maksimal,” ujarnya.

Rencananya kegiatan tersebut dihelat pada 29 Oktober hingga 1 November 2015 mendatang di Karanganyar, Jawa Tengah. Dirinya menambahkan sebelum nanti mendekati waktu penyelenggaraan, sudah ada hasil seleksi untuk atlet yang akan mewakili Kudus di Kejurprov. (AYU KHAZMI/TITIS W)

PTMSI Kudus, Fix Kirimkan Atlet ke Kejuaraan Dunia

Tim Pelatih PTM Sukun tengah memberi arahan kepada atlet sebelum sesi latihan di GOR Sukun, Gondosari Kudus. (MuriaNewsCom)

Tim Pelatih PTM Sukun tengah memberi arahan kepada atlet sebelum sesi latihan di GOR Sukun, Gondosari Kudus. (MuriaNewsCom)

 

KUDUS – Pasca latihan keras beberapa waktu terakhir dengan segudang aktivitas, akhirnya Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kudus berhasil melaksanakan tugas di Thailand. Dalam kesempatan tersebut, diwakili oleh tiga petenis meja PTM Sukun bersama tujuh atlet tenis meja lain.

Sepulang dari Thailand kemarin, Heni Sandra Nurwati ketua Pengkab PTMSI Kudus mengatakan tugas sudah terlaksana dengan cukup baik. ”Kita dapat sedikit naik peringkat dan yang terpenting fix masuk qualifikasi untuk bisa ikut ikut di Kejuaraan Dunia,” ujarnya.

Kejuaraan tingkat Dunia tersebut akan dihelat di Kuala Lumpur, Malaysia pada Februari 2016 mendatang.

Heni menjelaskan, untuk hasil pertandingan tim putra dikelompok 1 urutan 10, sementara tim putri berada pada urutan ke 14 dari 38 negara yang bertanding.

”Ada 14 negara Asia yang tidak “qualified” untuk ikut Kejuaraan Dunia. Jadi dengan hasil yang didapat saat ini kami sudah cukup berbangga hati,” imbuhnya. Untuk selanjutnya, dirinya bersama atlet akan terus bergerak dan kerja keras untuk persiapkan diri dan menoreh prestasi lebih membanggakan lagi. (AYU KHAZMI/TITIS W)

Duduki Peringkat Empat, Heni Puas dengan Penampilan Atlet

Heni bersama atlet putri tenis meja Jawa Tengah usai pertandingan Popnas 2015 di Hall Telkom Geger Kalong, Bandung.  (Dokumentasi Heni Sandra pelatih tim tenis meja Jawa Tengah)

Heni bersama atlet putri tenis meja Jawa Tengah usai pertandingan Popnas 2015 di Hall Telkom Geger Kalong, Bandung.  (Dokumentasi Heni Sandra pelatih tim tenis meja Jawa Tengah)

 

KUDUS – Pelatih tim tenis meja Jawa Tengah Heni Sandra mengaku puas dengan hasil yang didapat di gelaran Popnas 2015. Setelah menyelesaikan partai terakhir pada Jumat (18/9/2015) siang, Jawa Tengah akhirnya menempati posisi akhir di peringkat 4.

Meski gagal masuk tiga besar, Heni menyebut pencapaian tim Popnas Jawa Tengah kali ini justru mengalami peningkatan dari edisi sebelumnya.

”Secara total, para atlet sumbang 1 emas, 2 perak, dan 4 perunggu. Lebih baik dari yang sebelum ini, jadi ada peningkatan,” tukas Heni pada MuriaNewsCom.

Medali terakhir disumbangkan oleh Ridho yang keluar sebagai juara tiga bersama di kategori tunggal putra. Jateng pun harus puas berada dibawah DKI (juara umum), Jawa Timur, dan Jawa Barat.

Jika tunggal putra mampu sumbang medali, lain halnya dengan tunggal putra yang tak sampai empat besar. ”Ya, Anggi tersingkir di babak 8 besar jadi tidak ada medali dari kategori tunggal putri,” imbuh Heni.

Pasca usainya Popnas cabor tenis meja, Heni berpesan kepada para atlet agar jangan terlalu berpuas diri dengan hasil yang didapat kali ini. ”Namun kami dari jajaran pelatih juga patut memberikan apresiasi, berkat peningkatan yang lebih baik dari Popnas edisi sebelumnya ini,” sambung Heni.

Segera pada sore harinya, kontingen tenis meja Jawa Tengah kembali ke kediaman masing-masing, sementara sebagian besar penggawa kembali ke markas PTM Sukun yang berada di Gondosari, Kudus. (IQBAL NA’IMY/TITIS W)

Gagal Tambah Emas, Jateng Harus Puas Jadi Runner Up

Suasana pertandingan di Kejurnas Tenis Meja Kelompok Usia (KU) Klaten 2015. (ISTIMEWA)

Suasana pertandingan di Kejurnas Tenis Meja Kelompok Usia (KU) Klaten 2015. (ISTIMEWA)

 

KUDUS – Tim tenis meja Jawa Tengah harus puas keluar sebagai runner up di Kejurnas Tenis Meja Kelompok Usia (KU) Klaten 2015. Hal itu terjadi setelah Fivy dan kawan-kawan gagal menambah pundi medali di hari terakhir even, Jumat (28/8/2015) malam.

Ketua PTMSI Kudus Heni Sandra yang bertindak sebagai pelatih mengabarkan kepada MuriaNewsCom. ”Kami punya kesempatan tambah medali setelah Anggi masuk final di kategori junior putri. Namun sayang, di partai puncak dia harus mengakui keunggulan Oni dari DKI dengan skor 0-3,” ujar Heni.

Jawa Tengah berada di peringkat kedua dibawah Jawa Timur yang sukses merengkuh 3 emas, 1 perak, dan 4 perunggu. Rendy dan kawan-kawan hanya mampu mengumpulkan 1 emas, 1 perak, dan 4 perunggu.

Berkaca dari hasil ini, Heni menekankan atlet Jawa Tengah, khususnya yang berasal PTM Sukun agar berlatih lebih giat lagi untuk mengejar ketertinggalan dari Jawa Timur. ”Sekaligus memperbaiki teknik bertanding, ya,” sambung Heni.

Dia tak menampik, Jawa Tengah yang diisi oleh sekitar 20 atlet PTM Sukun mengalami kelelahan fisik yang luar biasa. Beberapa waktu lalu mereka baru saja tampil di dua even, Sukun Cup 2015 di Yogyakarta dan Tugu Muda Cup 2015 di Semarang.

”Oleh karena itu, disamping kembali mengikuti latihan rutin saya berencana mengajak mereka untuk refreshing sekaligus mengalihkan pikiran yang penat, akibat keseringan bertanding,” tutup Heni. (IQBAL NA’IMY/TITIS W)

Jateng Tambah 5 Nama di Semifinal Kejurnas KU Klaten 2015

 

Kategori: Gelanggang Jateng Tambah 5 Nama di Semifinal Kejurnas KU Klaten 2015 KUDUS - Pada sejumlah pertandingan yang berhasil dimenangkan oleh atlet-atlet perwakilan tim tenis meja Jawa Tengah di Kejurnas Kelompok Usia (KU) Klaten 2015, mereka mampu menambah lima nama di babak semifinal di sejumlah kategori berbeda. Kamis (27/8/2015) malam, tim tenis meja Jawa Tengah melangsungkan sejumlah pertandingan. Ketua PTMSI Kudus yang sekaligus menjabat pelatih di kontingen tim Jawa Tengah, Heni Sandra menginformasikan hasil yang diraih kepada MuriaNewsCom. ”Berjalan lumayan baik hingga saat ini. Ada 5 anak yang berhasil menembus empat besar,” beber Heni. Kelima anak tersebut adalah Rendi (kadet putra), Cahyo (junior putra), Putri (kadet putri), Yovia dan Anggi (junior putri). Yang menarik adalah laga semifinal di kategori junior putri, dimana wakil Jawa Tengah akan saling berhadapan, yaitu Yovia dan Anggi. ”Mereka bukan hanya sama-sama berasal dari Jawa Tengah, tapi juga sama-sama atlet didikan PTM Sukun,” cetus Heni bangga. Namun jika merunut hasil pertandingan yang pernah dilakukan, kemenangan lebih condong berpihak kepada Anggi ketimbang Yovia. Hanya, Heni berpendapat jika di pertandingan nanti keduanya punya kualitas relatif sama. ”Apalagi bola itu bundar ya. Jadi saya rasa nanti atlet terbaik lah yang akan menang,” kata Heni. Selain kedua putri terbaik Jawa Tengah itu, Heni masih memiliki Rendi, Cahyo dan Putri. Di semifinal kategori kadet putra, Rendi akan berhadapan dengan I Wayan dari Bali. ”Lalu Cahyo melawan Arda (Jatim) dan Putri akan bertemu Sahira (Jatim),” ujar Heni. (IQBAL NA'IMY/TITIS W) Caption: Anggi, Heni dan Yovia berpose pada jeda pertandingan. (MuriaNewsCom/Iqbal Na'imy)

Anggi, Heni dan Yovia berpose pada jeda pertandingan. (MuriaNewsCom/Iqbal Na’imy)

 

KUDUS – Pada sejumlah pertandingan yang berhasil dimenangkan oleh atlet-atlet perwakilan tim tenis meja Jawa Tengah di Kejurnas Kelompok Usia (KU) Klaten 2015, mereka mampu menambah lima nama di babak semifinal di sejumlah kategori berbeda. Kamis (27/8/2015) malam, tim tenis meja Jawa Tengah melangsungkan sejumlah pertandingan.

Ketua PTMSI Kudus yang sekaligus menjabat pelatih di kontingen tim Jawa Tengah, Heni Sandra menginformasikan hasil yang diraih kepada MuriaNewsCom. ”Berjalan lumayan baik hingga saat ini. Ada 5 anak yang berhasil menembus empat besar,” beber Heni.

Kelima anak tersebut adalah Rendi (kadet putra), Cahyo (junior putra), Putri (kadet putri), Yovia dan Anggi (junior putri). Yang menarik adalah laga semifinal di kategori junior putri, dimana wakil Jawa Tengah akan saling berhadapan, yaitu Yovia dan Anggi.

”Mereka bukan hanya sama-sama berasal dari Jawa Tengah, tapi juga sama-sama atlet didikan PTM Sukun,” cetus Heni bangga.

Namun jika merunut hasil pertandingan yang pernah dilakukan, kemenangan lebih condong berpihak kepada Anggi ketimbang Yovia. Hanya, Heni berpendapat jika di pertandingan nanti keduanya punya kualitas relatif sama.

”Apalagi bola itu bundar ya. Jadi saya rasa nanti atlet terbaik lah yang akan menang,” kata Heni.

Selain kedua putri terbaik Jawa Tengah itu, Heni masih memiliki Rendi, Cahyo dan Putri. Di semifinal kategori kadet putra, Rendi akan berhadapan dengan I Wayan dari Bali. ”Lalu Cahyo melawan Arda (Jatim) dan Putri akan bertemu Sahira (Jatim),” ujar Heni. (IQBAL NA’IMY/TITIS W)