Struktur Konstruksi Tenda SCJ Batal Diganti Baja, Ini Alasannya

Tenda PKL di SCJ jepara (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Tenda PKL di SCJ jepara (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Rencana awal, perbaikan dan renovasi tenda pedagang kaki lima (PKL) yang ada di Shoping Center Jepara (SCJ) akan mengubah struktur konstruksi tenda tersebut menjadi struktur baja. Namun, realisasinya pihak terkait membatalkan rencana tersebut.

“Perbaikan dan renovasi mulai dilaksanakan. Tapi tidak mengubah kerangka konstruksi. Nanti masih sama dengan tenda yang sudah ada,” ujar Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Pengelolaan Pasar Jepara Dwi Riyanto melalui Kabid Pengelolaan Pasar Mustakhim kepada MuriaNewsCom, Kamis (1/10/2015).

Menurutnya, perubahan dari rencana awal tersebut sebagaimana keputusan dalam rapat yang telah dilakukan dengan pihak-pihak terkait beberapa waktu lalu. Yang jadi pertimbangan utama adalah ciri khas dari SCJ yang menggunakan tenda.

“Pengennya tidak menghilangkan karakter SCJ yang sudah terkenal dengan bentuk tendanya,” katanya.

Dia menambahkan, konstruksi yang ada selama ini berbentuk tenda besar memang mempertimbangkan aspek estetis. Tapi karena berada di pesisir dan tiap hari terkena angin laut, maka cepat rusak.
“Untuk mengurangi resiko cepat rusak, dari tim sudah memberikan alternatif lain,” katanya. (WAHYU KZ/KHOLISTIONO)

Alasan Lama di Proses Lelang, Perbaikan Tenda SCJ Baru Dilaksanakan

Tenda PKL di SCJ yang memang kondisinya sudah rusak. Dinas terkait di Kabupaten Jepara mulai melakukan perbaikan dan renovasi. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Tenda PKL di SCJ yang memang kondisinya sudah rusak. Dinas terkait di Kabupaten Jepara mulai melakukan perbaikan dan renovasi. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Perbaikan tenda Shoping Center Jepara (SCJ) yang sebelumnya dijadwalkan dilaksanakan pada bulan Mei lalu, baru kali ini direalisasikan. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Pengelolaan Pasar Jepara Dwi Riyanto melalui Kabid Pengelolaan Pasar Mustakhim.

Menurutnya, realisasi dari rencana tersebut diakuinya molor lantaran lama di proses lelang. Pihaknya mengklaim realisasi telah dimulai sejak beberapa hari yang lalu. Diperkirakan akan selesai selama satu sampai satu setengah bulan ke depan.

“Perbaikan sudah dimulai. Kami akui memang sedikit molor karena proses lelang lama. Sebab, proses lelang sudah menggunakan e-proc,” ujar Mustakhim kepada MuriaNewsCom, Kamis (1/10/2015).

Lebih lanjut dia mengatakan, untuk anggaran sendiri masih sama seperti rencana awal, yakni sekitar Rp 600 juta untuk perbaikan dan renovasi tenda Pedagang Kaki Lima (PKL) di SCJ tersebut. (WAHYU KZ/KHOLISTIONO)