Begini Suasana Rumah Duka Brigadir Budi Wibowo di Sugihrejo Pati

Suasana rumah duka Brigadir Budi Wibowo di Sugihrejo, Gabus, Pati, Rabu (11/10/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Suasana duka menyelimuti keluarga Brigadir Budi Wibowo, anggota Brimob yang tewas usai terlibat baku tembak di kawasan Desa Trembul, Kecamatan Ngawen, Blora, Selasa (10/10/2017) malam.

Di rumah duka, Desa Sugihrejo, Kecamatan Gabus, Pati, Rabu (11/10/2017), anggota polisi dan masyarakat tampak memadati halaman rumah sejak pukul 09.30 WIB.

Baca: 3 Anggota Brimob Tewas Usai Saling Baku Tembak di Blora

Sejumlah karangan bunga terlihat menghiasi pekarangan dan jalan rumah duka. Salah satu ucapan duka berasal dari Kasat Brimob Polda Jateng Kombes Pol Anis Victor Brugman, Kasubden 4 Den A Por Nur Alfian, dan Jajaran Polres Pati.

Puluhan anggota polisi bersenjata laras panjang terlihat bersiap menyambut upacara pemakaman korban. Mereka berbaris di depan rumah duka.

Baca: Pemakaman 3 Brimob yang Tewas Baku Tembak di Blora Tunggu Proses Autopsi

Di mata keluarga, Brigadir Budi merupakan kepala keluarga yang baik. Dia sosok yang bertanggung jawab menafkahi istri dan dua orang anaknya.

Anak pertamanya masih sekolah di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), sedangkan anak keduanya masih kecil. Brigadir Budi sendiri usianya masih sangat muda, yaitu 30 tahun.

Dikabarkan sebelumnya, Brigadir Budi bersama satu rekan dan satu komandannya tewas dalam insiden baku tembak di Blora. Pelaku diduga Brigadir Bambang Tejo yang kemudian bunuh diri usai menewaskan dua anggotanya.

Editor: Supriyadi

Baca: Begini Kronologi Baku Tembak yang Menewaskan 3 Brimob di Blora

Pemakaman 3 Brimob yang Tewas Baku Tembak di Blora Tunggu Proses Autopsi

Kondisi tiga anggota Brimob yang tewas setelah baku tembak di Blora. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Blora – Proses autopsi ketiga jenazah anggota Brimob yang tewas di Blora hingga pukul 10.30 WIB masih menjalani autopsi di RSUD Dr R Soetijono Blora. Sejumlah anggota keluarga bahkan sudah menunggu sejak pagi untuk segera melangsungkan pemakaman.

Mulyono, kakak ipar dari Brigadir Bambang Tejo mengatakan, saat ini pihak keluarga sudah menunggu jenazah adiknya untuk dimakamkan. Rencananya, pemakaman akan dilakukan di pemakaman keluarga yang nerada di Desa Jetis, Kecamatan kota Blora.

Baca: 3 Anggota Brimob Tewas Usai Saling Baku Tembak di Blora

”Sepulang dari sini, langsung ke rumah duka. Setelah itu langsung disambung dengan pemakaman,” katanya seperti dikutip detik.com, Rabu (11/10/2017).

Ia menjelaskan, saat ini pemakaman belum bisa dilakukan karena proses autopsi masih berlangsung. Hanya, dari penjelasan pihak RSUD, jenazah akan langsung diantar ke alamat rumah masing-masing setelah autopsi selesai.

Baca: Begini Kronologi Baku Tembak yang Menewaskan 3 Brimob di Blora

Meski begitu, ia bersama keluarga tak mau terlewatkan. Sejak pukul 03.00 WIB, ia sudah menunggu di RSUD untuk menunggu autopsi selesai.

”Dari keluarga dapat info meninggalnya Bambang ini sekitar jam 3 pagi, kemudian saya yang diminta untuk menjemput jenazahnya di RSUD,” tutur Mulyono.

Baca : Bripka Tejo Bunuh Diri Setelah Tembak Mati 2 Rekannya Sesama Brimob di Blora

Disinggung terkait penyebab kematian adik iparnya tersebut, ia mengaku belum mengetahui secara pasti. Bahkan, ia pun belum sampai melihat kondisi terkini jenazah Bambang.

Namun, ia mendapat info jika sang adik jadi korban insiden di tempat kerjanya. ”Ada juga yang bilang dia tertembak. Soal kondisinya saya malah belum sampai melihat, karena tidak boleh masuk,” imbuhnya.

Editor: Supriyadi

Baca: Ini Spesifikasi Senjata Serbu yang Digunakan Brimob untuk Nembak Mati Rekannya di Blora

DOR, 1 Orang Tewas Ditembak, dan 1 Luka di Halaman Hotel di Tegal

Lokasi penembakan yang terjadi di halaman Hotel Karlita Kota Tegal, Kamis. (panturapost)

MuriaNewsCom, Tegal – Satu orang tewas ditembak di halaman Hotel Karlita, Kota Tegal, Kamis (28/9/2017). Satu lainnya mengalami luka dan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat. Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan aksi koboi berujung nyawa melayang tersebut.

Korban tewas bernama Ragiman (48) warga Jalan Blanak, Tegalsari, Kota Tegal. Sedangkan korban luka yakni Dedy Setyo Utomo (30) warga Dukuhturi, Kabupaten Tegal.

BacaSendang Doro Grobogan Telan Korban, Warga Terpaksa Menguras Sendang untuk Cari Mayat

Info yang beredar, kejadian bermula dari keributan antara pelaku dan korban. Tiba-tiba pelaku mengeluarkan senjata api. Tak berlama-lama, pelaku menembak korban sampai tewas. Peluru juga menyasar ke korban lainnya.  Akibatnya, Ragiman seketika terjatuh. Melihat korban jatuh, pelaku langsung tancap gas melarikan diri dengan mobilnya.

“Saya masih duduk di warung. Saya lihat keributan. Ada yang mengeluarkan senjata dan menembaknya,” kata salah satu saksi, Kliwon.

BacaPemuda 22 Tahun di Kudus Tewas Gantung Diri di Kamar Tidur

Warga yang ada di lokasi segera melarikan korban ke rumah sakit. Ragiman tak tertolong. Sedangkan Dedy menjalani perawatan di rumah sakit.

Petugas kepolisian dari Polres Tegal Kota tiba di lokasi dan melakukan olah TKP. Saat ini, di lokasi telah dipasangi garis polisi. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan kasus penembakan ini.

BacaMemilukan! Seorang Nenek di Godong Grobogan Tewas Terbakar Saat Terlelap Tidur

Sejumlah barang bukti di lokasi telah disita polisi. Berikut pula, kamera CCTV Hotel Karlita juga diambil polisi guna penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu, Kapolres Tegal Kota, AKBP Semmy Ronny Thabaa mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan kasusu. “Kami masih dalami. Nanti wartawan akan dikumpulkan untuk keterangan lebih lanjut,” kata Semmy.

Editor : Akrom Hazami

Anggota Ukir Prestasi, Kapolres Grobogan Gelontorkan Bonus

Kapolres Grobogan AKBP Satria Rizkiano memberikan penghargaan dan bonus khusus pada anggotanya meraih prestasi juara II dalam ajang lomba menembak Piala Kapolda Jateng. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Prestasi membanggakan yang diraih sejumlah anggota Polres Grobogan dalam lomba menembak di Piala Kapolda Jateng di Semarang, akhir pekan lalu mendapat perhatian khusus dari Kapolres Grobogan AKBP Satria Rizkiano.

Perhatian tersebut dituangkan dalam bentuk penghargaan dan bonus khusus pada sejumlah anggotanya yang berhasil meraih medali perak (juara II) di ajang bergengsi tersebut. Bonus tersebut bahkan diberikan langsung usai memimpin apel, Selasa (8/8/2017).

”Alhamdulillah, seluruh keluarga besar Polres Grobogan bangga dengan prestasi ini. Semoga prestasi kedepan terus ditingkatkan,” kata Satria.

Menurut Satria, dalam lomba menembak menyemarakkan Hari Bhayangkara itu tidak ada target juara yang dibebankan pada anak buahnya. Saat berangkat, tim dari Polres Grobogan diharapkan bisa masuk 10 besar saja.

”Tetapi hasil yang didapat malah jadi juara II kelas tembak reaksi revolver. Atas prestasi ini, mereka layak dapat reward,” jelasnya.

Kasat Sabhara AKP Lamsir yang juga bertindak selaku pimpinan tim lomba menembak dari Polres Grobogan menambahkan, persaingan dalam lomba itu dinilai sangat ketat. Sebab,sebanyak 45 tim dari Satker jajaran Polda Jateng dan atlet tembak reaksi Jateng-DIY ikut ambil bagian dalam even itu.

”Menghadapi kejuaraan kemarin, kami hanya mempunyai kesempatan berlatih selama tiga hari saja. Namun saya mencoba untuk menanamkan rasa percaya kepada anggota tim, bahwa kita bisa unjuk kemampuan,” tegasnya. 

Editor: Supriyadi