Gus Yasin Janjikan Dana Rp 331 M untuk Guru Madin dan Pesantren

MuriaNewsCom, Solo – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Ganjar Pranowo-Taj Yasin kembali menegaskan keberpihakan mereka pada madrasah diniah (madin) dan pondok pesantren. Komitmen itu akan ditandai dengan program kesejahteraan guru madin, TPQ dan ponpes.

Taj Yasin menyatakan, pihaknya akan menyiapkan dana sebesar Rp 331 miliar untuk program ini. Menurutnya, program itu akan langsung dimasukkan dalam APBD Pemprov Jateng 2019 atau setelah dilantik menjadi gubernur dan wakil gubernur.

Gus Yasin menyebut, program kesejahteraan guru di sejumlah lembaga pendidikan Islam sudah diperhitungkan secara matang. Pihaknya menghitung secara rinci, mempertimbangkan jumlah guru dan kekuatan anggaran Pemprov Jateng.

“Kami akan siapkan dana dalam APBD untuk madin dan pesantren. Tepatnya Rp 331 miliar,” katanya, di Konsolidasi Pemenangan Ganjar-Yasin DPC PPP se-Solo Raya di Hotel Sahid,Surakarta, Jumat (30/3/2018).

Dalam membuat program ini pihaknya sudah berdiskusi dengan pakar hukum tata negara. Sebab selama ini untuk lembaga pendidikan Islam sudah menjadi kewenangan Kementerian Agama.

Maka ketika Pemprov Jateng akan memberikan bantuan, harus dicarikan program yang cocok dan tidak menyalahi ketentuan.

“Kami sudah  memanggil dan mengajak musyawarah pakar hukum tata negara. Bertanyan boleh gak ini dibiayai pemerintah daerah? Alhamdulillah semua sepakat bisa dibiayai pemerintah daerah,” ujarnya.

Selain itu, politisi muda PPP itu juga  memikirkan santri-santri dan anak-anak penghafal kitab suci Alquran. Pihaknya sangat mengapresiasi para penghafal Alquran.

Dalam konsolidasi itu, Gus Yasin berjanji memikirkan para penghafal alquran. Ia sering mendengar penghargaan untum siswa beprestasi menonjol di sekolah formal,  tapi perhatian untuk penghafal Quran masih kurang.

“Pada 2109  insyaallah akan kami pikirkan (para santri atau siswa penghafal Alqrua ) dan bantu beasiswa,” tuturnya.

Ia menyatakan bahwa PPP adalah partai yang memikirkan pendidikan keagamaan. Ia ingin seluruh kader PPP menjunjung kembali ke masjid waktu maghrib untuk mengaji bersama-sama. Hal itu merupakan salah satu cara mendidik karakter masyarakat Jawa Tengah.

Ketua DPW PPP Jawa Tengah, Masrukhan Samsurie memyatakan PPP Solo Raya siap merapatkan barisan tidak sekadar memenangkan Ganjar-Yasin, tapi juga bertekad melawan black campaign seperti hoax.

“Jangan sampai kemenangan Ganjar-Yasin dinodai dengan cara-cara yang tidak ber martabat dan merusak persatuan bangsa,” ujarnya.

Ia mengajak semua kader dan Pimpinan PPP se Jateng untuk berusaha memenangkan Ganjar-Yasin dengan semangat menjaga persaudaraan dan menghargai perbedaan pilihan.

Editor : Ali Muntoha

Berkunjung ke Ponpes Alhamdulillah Rembang, Gus Yasin Tak Minta, Tapi Minta Ini

MuriaNewsCom, Rembang – Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin melakukan kunjungan ke komplek makam Mbah Syahid di Pondok Pesantren Alhamdulillah, Kemadu, Sulang, Kabupaten Rembang, Minggu (25/3/2018).

Di sana pria yang akrab disapa Gus Yasin bertemu dengan seratusan orang yang sedang melaksanakan suluk iktikaf selama 10 hari. Mereka terdiri atas perempuan dan pria paruh baya yang melaksanakan suluk iktikaf selama 10 hari. Selama itu, para peziarah beribadah dengan khusyuk mulai dari puasa hingga membaca Alquran.

“Pertemuan menika sonten (sore ini) kita syukuri, semoga dapat rahmat dan barokah,” kata Yasin.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengenalkan dirinya sebagai calon wakil Gubernur Jawa Tengah yang mendampingi Ganjar Pranowo. Tapi, ia tidak meminta para jemaah memilihnya, melainkan para jemaah harus mendekatkan diri pada ulama.

“Saya minta jenengan (kalian), ngajak tetangganya disuruh dekat dengan kiai dan ulama,” kata politisi PPP itu.

Ia menjelaskan, Nabi Muhammad SAW pernah bersabda akan datang kaum yang lari dari ulama. Kaum itu akan mendapat tiga musibah yaitu, pertama berusaha seperti apapun, rezeki tidak akan barokah. Nomor dua akan dipimpin orang yang dzalim. Dan, terakhir, matinya tidak akan dianggap sebagai orang islam.

Almarhum KH Syahid adalah ulama kharismatik pada masanya dan murid dari kakek Gus Yasin.  Selain ziarah, Gus Yasin juga bersilaturrahim ke kediaman  KH Najib Leran di  Sluke, KH Ahmad Najib (Rois JATMAn Syu’biyyah), Kh Mundzir bin Khoiri Gegersimo, KH Hazhim Mabrur Asawahan R dan  sejumlah ulama lain di Kabupaten Rembang.

Editor: Supriyadi

Temui Taj Yasin, Ulama Besar Syiria Cerita Kisah Hijrah Nabi Muhammad

MuriaNewsCom, Semarang – Rektor Universitas Ahmad Kaftaro Damascus, Syaikh Muhammad Syarif As Showaf, mengunjungi posko Santri Gayeng di Semarang, Rabu (14/3/2018).

Kedatangan Syarif bertepatan dengan acara Silaturahmi Alumni Syiria di SMA Semesta hari ini. Usai acara, Syeikh menyempatkan mengunjungi posko Santri Gayeng di Jalan Sumbing Nomor 1 Gajahmungkur, Kota Semarang.

Ulama berpengaruh Syiria itu mendoakan agar pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jateng Ganjar Pranowo-Taj Yasin menjadi pemersatu umat.

Pertemuan diawali dengan melantunkan shalawat Badar bersama-sama. Dilanjutkan dengan Syarif yang bercerita perihal Nabi Muhammad SAW ketika hijrah ke Madinah. Saat itu Madinah terdiri dari berbagai macam suku dan golongan. Dari umat Islam, Yahudi hingga kaum kafir.

“Islam adalah agama yang rahmatan lil alamin. Islam bukan hanya untuk satu golongan, melainkan untuk seluruh umat manusia. Maka Nabi menyatukan semua golongan itu, semua diberikan hak yang sama sebagai warga negara,” katanya.

Maka, Syarif mendukung para pemimpin yang menyatukan seluruh umat. Termasuk para politikus yang harus menyatukan seluruh warga negara, demi kebesaran dan kekuatan bangsa itu sendiri.

Secara khusus, Syarif mendoakan Yasin agar sukses dalam perhelatan Pilgub Jateng mendampingi Ganjar Pranowo. Apalagi Yasin pernah menjadi salah satu mahasiswanya ketika kuliah di Universiats Ahmad Kaftaro Damscus.

“Dan saudara saya Taj Yasin adalah kandidat wakil gubernur Jawa Tengah. Insyallah diberi keberkahan dan kesuksesan. Beliau insyalaah akan menjadi wakil gubernur yg terpuji dan mulia, mengangkat provinsi Jateng menjadi provinsi maju dan sejahtera,” doanya.

Gus Yasin yang didampingi Al Qaid (Panglima) Santri Gayeng Muchlisin mendengarkan pesan dan doa Syarif dengan seksama. Berulang kali ia mengucap “amin” begitu mendengar doa Syarif terucap.

Menurutnya doa dari gurunya itu menambah keyakinan dan kekuatannya untuk berjuang di Pilgub Jateng.

“Alhamdulillah kedatangan beliau memberikan kekuatan untuk Ganjar-Yasin. Pesan beliau bahwa harus dikumpulkan umat Islam dan umat lain bersatu, memadukan. Jangan sampai negara kita dipecah dan diadum domba. Islam diutus sebagai rahmatan lilalamin. Ini doa, insyaaallah,” paparnya.

Editor : Ali Muntoha

Harlah NU di Alun-alun Purwodadi Dihadiri Taj Yasin, Begini Sikap Panwaslu Grobogan

MuriaNewsCom, GroboganPeringatan Harlah ke-92 Nahdlatul Ulama (NU) yang dilangsungkan di alun-alun Purwodadi sempat diwarnai sedikit kejutan, Rabu (28/2/2018) malam. Hal ini terkait kedatangan Taj Yasin, salah satu calon Wakil Gubernur Jateng dalam Pilkada mendatang.

Yasin tiba di lokasi acara hampir bersamaan dengan saat Bupati Grobogan Sri Sumarni hendak menyampaikan sambutan di panggung timur (khusus putri). Politisi asal Rembang ini kemudian dipersilahkan naik ke atas paggung tengah (khusus putra) yang ditempati para pejabat dan ulama.

Sebelum duduk dilantai panggung, Yasin sempat menempelkan kedua telapak tangannya didepan wajah sebagai bentuk penghormatan pada ribuan jamaah yang hadir dalam acara tersebut. Yasin berada di lokasi acara sekitar 30 menit saja.

Begitu bupati meninggalkan lokasi usai menyampaikan sambutan, Yasin juga ikut turun panggung. Setelah itu, Yasin berjalan beriringan dengan Sri Sumarni menuju pendapa kabupaten. Sri Sumarni sempat berbincang-bincang sejenak dengan Yasin di ruang transit kantor bupati. Setelah itu, Yasin kemudian mohon diri.

Sebelum meninggalkan kawasan pendapa dengan mobil Inova hitam bernomor polisi H 7898 XY, Yasin sempat dicegah wartawan yang meminta statmen soal kehadirannya dalam acara peringatan harlah tersebut. Dihadapan wartawan, Yasin menyatakan, kehadirannya dalam acara harlah tidak ada kaitannya dengan politik tetapi dalam kapasitasnya sebagai warga NU.

”Saya justru menghendaki agar NU tidak berpolitik. Tetapi, NU harus dibiarkan sebagai orang tua kami semua serta orang tua partai-partai. NU itu tidak dimana-mana, tapi ada dimana. Partai-partai harus menghormati NU,” cetusnya.

Sementara itu, komisioner Panwaslu Kabupaten Grobogan Sahirul Alim menegaskan, pihaknya tidak menemukan adanya unsur pelanggaran soal kehadiran Taj Yasin. Meski Yasin sempat berada di atas panggung, namun tidak ada unsur kampanye yang dilakukan.

”Kami tidak menemukan adanya unsur kampanye yang dilakukan. Saat ada di panggung, ia (Taj Yasin) hanya diam saja,” kata Sahirul yang ikut memantau acara peringatan harlah hingga selesai itu.

Editor: Supriyadi

KPU Tagih Pengunduran Diri Taj Yasin dan Ida Fauziyah dari Legislatif

MuriaNewsCom, Semarang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah meminta calon wakil gubernur Taj Yasin maupun Ida Fauziyah untuk segera mengurus pengunduran diri sebagai anggota dewan. Pasalnya, keduanya sejak Senin (12/2/2018) hari ini telah resmi ditetapkan sebagai kandidat di Pilgub Jateng 2018.

Seperti diketahui Taj Yasin yang menjadi cawagub gubernur petahana Ganjar Pranowo menjabat sebagai anggota DPRD Jateng. Sementara Ida Fauziyah yang menjadi cawagub Sudirman Said tercatat sebagai anggota DPR RI.

Ketua KPU Jateng, Joko Purnomo mengatakan, masih ada syarat adminsitrasi yang harus dilengkapi Taj Yasin dan Ida Fauziyah, yakni surat pengunduran diri. Menurutnya, kedua calon ini diberi waktu selama beberapa hari untuk melengkapi syarat ini.

“Surat pengunduran diri, tanda terima surat pengunduran dari sekretariat DPRD Jateng atau sekjen DPR dan surat yang menyatakan pengunduran dirinya tengah diproses, kami tunggu sampai tanggal 16 Februari,” kata Joko.

Ia menjelaskan pengajuan surat pengunduran diri bisa diurus setelah pengambilan nomor urut paslon yang akan dilakukan pihaknya pada besok malam. Rencananya pengundian nomor urut akan dilakukan di Hotel Patra Jasa Semarang, pukul 19.00 WIB.

Sedangkan bagi calon gubernur petahana Ganjar Pranowo juga diminta mengurus surat cutinya sebagai Gubernur Jateng. Surat pengajuan cuti ini telah diterima KPU Jateng, yang mulai 15 Februari Ganjar sudah cuti untuk mengikuti kampanye.

Selama mengikuti mengambil cuti dan kampanye, Ganjar harus melepas semua atribut kedinasan termasuk keluar dari rumah dinas sebelum kampanye dimulai.

“Pada saat sudah ditetapkan, seluruh hak yang melekat, contoh petahana misalnya, pengawal dan mobil pengawalan diganti Polda Jateng. Sampai tanggal 14 (Februari) beliau masih aktif sebagai gubernur,” terangnya.

Sekretaris DPD Gerindra Jateng, Sriyanto mengklaim sedang memproses pengunduran diri Ida Fauziyah demi mentaati aturan-aturan dari KPU. “Semuanya harus clear saat kampanye,” bebernya.

Abdul Syukur, Sekretaris DPW PPP Jateng mengaku sudah menerbitkan PAW (pergantian antarwaktu) untuk mengganti posisi Taj Yasin sebagai anggota DPRD Jateng. Ia menyebut, surat pengunduran dirinya sedang diproses.

Editor : Ali Muntoha