Pabrik Susu Etawa Aumom di Tegal Digerebek, Ini Penyebabnya

MuriaNewsCom, Tegal – Pabrik susu kambing etawa bermerk Aumom, digerebek tim gabungan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Ditreskrimsus Polda Jateng. Susu merek Aumom itu diketahui belum memiliki izin edar.

Bahkan diindikasi produk susu yang dijual secara online itu, kode produksi yang tertera dalam kemasan susu kambing yang ternyata merupakan kode produksi susu merek lain.

Penggerebekan dilakukan di sebuah rumah tempat produksi susu itu, di Desa Wangandawa, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Rabu (28/3/2018) petang. Dari penggerebekan itu, petugas mengamankan 2.800 kotak susu etawa siap edar.

Kepala BPOM Semarang, Endang Pudjiwati mengatakan, meski sekala rumahan namun produksinya cukup besar.

”Untuk skala produksi bisa mencapai 20.000 kotak. Yang diamankan di sarana produksi ada 2.800 kotak alat produksi dan kemasan pembungkus. Nilai totalnya Rp 105 juta,” ujar Endang, Kamis (29/3/2018).

Menurut dia, selain tanpa izin edar, sarana produksi juga tidak memenuhi persyaratan sanitasi dan higienitas. Sehingga dikhawatirkan berbahaya jika dikomsumsi.

Apalagi susu kemasan itu dianjurkan untuk ibu hamil dan menyusui. Padahal kondisi ibu hamil dan menyusui rentan akan mengalami keracunan jika susu tersebut tercemar bakteri.

“Coba perhatikan tempat produksinya hanya seperti ini tidak memenuhi persyaratan sanitasi. Padahal susunya adalah untuk ibu hamil. Ibu hamil sangat rentan bila ada bakteri mudah terkena keracunan. Kasihan ibu hamilnya,” terangnya.

Ia menyebut, produsen susu ibu hamil inimenggunakan nomor nomor izin produk lain dalam kemasannya. Nomor MD milik produk lain dicantumkan pada kemasan susu merek Aumom ini untuk meyakinkan calon konsumen. Sejumlah artis terkenal pun dicatut untuk mempromosikan produk ini.

“Pemasaran susu ini, dilakukan melalui media online dan melibatkan artis-artis terkenal. Itu mungkin yang membuat orang menjadi percaya, apalagi sudah ada nomor MD meskipun milik produk lain,” ungkap Endang.

Penyidik BBPOM Semarang, Firman Erry Probo menambahkan, meski tak berizin edar, susu sudah menyebar ke sejumlah daerah hingga Jawa Timur.

”Di Tegal dan Brebes juga banyak ditemukan. Di Brebes gudang penyimpanan, produksinya di Tegal,” katanya.

Editor : Ali Muntoha

Ini Manfaat Sabun Susu Kambing Etawa yang Perlu Kamu Ketahui

Nurul Azizah Khoiriyah memperlihatkan cara mencetak sabun mandi dari bahan dasar susu Kambing Etawa di rumahnya (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono).

Nurul Azizah Khoiriyah memperlihatkan cara mencetak sabun mandi dari bahan dasar susu Kambing Etawa di rumahnya (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono).

MuriaNewsCom, Rembang – Setiap wanita pastinya mengidamkan untuk memiliki kulit yang mulus, indah, dan putih bercahaya. Berbagai macam carapun dilakukan oleh wanita demi mendapatkan kulit yang diimpikan. Menggunakan kosmetik yang berbahan herbal dan alami, saat ini merupakan salah satu dari sekian banyak caya yang paling banyak digunakan.Selain aman untuk kulit juga sangat menyehatkan.

Cara alami tersebut, salah satunya adalah dengan menggunakan sabun susu Kambing Etawa, yang kandungan dalam susu Kambing Etawa dapat membantu mengahaluskan serta membuat kulit nampak putih bercahaya.

Menyadari besarnya manfaat susu kambing untuk kecantikan kulit tersebut, kemudian menggerakkan Nurul Azizah Khoiriyah (29), warga Desa Kemadu RT 3 RW 7 Kecamatan Sulang, Rembang, untuk memproduksi sabun berbahan dasar susu Kambing Etawa.

“Kebetulan suami saya kini budidaya Kambing Etawa. Selain memproduksi susu cair, kami juga mencoba memanfaatkan susu kambing tersebut untuk diproduksi dalam bentuk lain. Di antaranya ya sabun ini,” ujar Azizah kepada MuriaNewsCom.

Alumni Universitas Diponegoro (UNDIP) jurusan Kesehatan Masyarakat ini mengaku memiliki ide untuk membuat sabun berbahan dasar susu Kambing Etawa, tak lepas dari mata kuliah yang pernah dipelajarinya dulu.

“Saat melihat susu yang akan kedaluarsa,saya berpikiran untuk dijadikan produk yang bermanfaat atau diolah lagi. Yakni dijadikan sabun mandi. Produksi sabun ini sudah kami lakoni sejak tahun 2011 lalu. Ssusu Kambing Etawa ini juga sangat bermanfaat untuk kulit karena kaya akan kandungan mineral dan vitamin yang dibutuhkan untuk kulit,” katanya.

Untuk produksi sabun, katanya, dia bisa memproduksi sekitar seribu buah per bulannya. Sedangkan untuk pemasarannya, kini tidak hanya sekadar di Rembang saja, namun sudha merambah di luar daerah. Di antaranya Pati, Blora dan Kudus.

Editor : Kholistiono