Hadiri Dzikir Bersama, Sri Sumarni Ajak Semua Komponen Gotong Royong Bangun Grobogan

MuriaNewsCom, Grobogan – Bupati Grobogan Sri Sumarni mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama memajukan Grobogan. Ajakan itu disampaikan Sri saat menghadiri acara dzikir bersama di alun-alun Purwodadi, Minggu (25/3/2018).

“Sampai saat ini, masih cukup banyak persoalan yang harus kita selesaikan. Untuk itu, dukungan banyak pihak sangat saya butuhkan. Mari kita bergotong royong membangun Grobogan agar lebih hebat lagi,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Sri juga sempat menyatakan apresiasi atas pencapaian kinerja dalam dua tahun masa kepemimpinannya. Yakni, sudah banyak prestasi yang sudah dicapai diberbagai bidang, baik level provinsi maupun nasional.

“Apa yang sudah dicapai ini harus kita tingkatkan lagi. Ini, akan jadi tugas yang tidak mudah tentunya. Untuk itu, dukungan semua pihak sangat kita perlukan,” imbuh mantan Ketua DPRD Grobogan itu.

Acara dzikir bersama yang dilangsungkan dalam rangka peringatan HUT ke-292 Kabupaten Grobogan itu dihadiri ribuan orang. Selain bupati, hadir pula beberapa pimpinan FKPD dan pejabat Pemkab Grobogan.

Hadir pula, Pimpinan Jamaah Al Khidmah KH Munir Abdullah dari Desa Ngroto, Kecamatan Gubug dan sejumlah ulama lainnnya. Acara dzikir juga dihadiri KH Maimun Zubair dari Rembang.

Sementara itu, Kabag Humas Pemkab Grobogan Ayong Muchtarom menyatakan, acara dzikir bersama itu merupakan penutup rangkaian peringatan HUT ke-292 Kabupaten Grobogan tahun 2018. Sebelumnya, sudah banyak kegiatan yang dilangsungkan. Mulai bakti sosial, hiburan musik dan kesenian tradisional serta upacara resmi.

Editor : Supriyadi

Bupati Grobogan Terima Penghargaan Women’s Obsession Awards 2018

MuriaNewsCom, Grobogan – Sebuah penghargaan baru diterima Bupati Grobogan Sri Sumarni. Yakni, meraih predikat Women’s Obsession Awards 2018 untuk kategori Best Achiever in Women Regional Leader.

“Penghargaan ini diberikan oleh Obsession Media Group (OMG) Jakarta. Penyerahan penghargaan disampaikan oleh Direktur OMG M. Lubis pada Rabu malam kemarin di Jakarta. Malam penyerahan penghargaan juga dihadiri Menteri Kominfo Rudiantara,” ungkap Kabag Humas Pemkab Grobogan Ayong Muchtarom, Sabtu (24/3/2018).

Menurut Ayong, dalam kesempatan itu, Menkominfo sempat menyampaikan apresiasi khusus kepada Bupati Sri Sumarni. Selama dua tahun menjabat jadi bupati, Sri Sumarni dinilai sudah banyak melakukan terobosan bagi masyarakat. Mulai dari pembenahan infrastruktur, prestasi pertanian dan perternakan, kabupaten peduli HAM dan kabupaten layak anak.

“Menkominfo juga menilai juga Kabupaten Grobogan saat ini mengalami pertumbuhan secara berkelanjutan diberbagai bidang. Apresiasi juga diberikan karena Kabupaten Grobogan mampu mengelola tata administrasi dan keuangan secara baik sehingga berhasil mempertahankan penilaian wajar tanpa pengecualian (WTP) yang diberikan BPK,” kata Ayong.

Ayong menambahkan, penetapan pemenang atau penerima penghargaan dilakukan berdasarkan penjurian yang terdiri Tim OMG bekerjasama dengan Indonesia Research and survey serta lembaga konsultan komunikasi dan politik citra marketing communication. Penghargaan juga diberikan kepada 5 menteri, 4 gubernur dan 4 bupati wanita, anggota DPR RI, pengusaha, politisi, kalangan proffesional serta beberapa tokoh nasional. Diantaranya adalah Ketua Umum MUI Pusat KH Ma’ruf Amin.

Sementara itu, Bupati Grobogan Sri Sumarni menyatakan, sebelumnya sempat terkejut ketika mendapat pemberitahuan jika jadi penerima penghargaan tersebut. Ia mengaku, penghargaan itu didapat bukan karena kinerjanya sendiri. Tetapi berkat dukungan dari semua pihak, baik dari OPD maupun instansi lainnya.

“Penghargaan ini tidak boleh membuat kita merasa puas. Justru harus jadi pelecut semangat untuk meraih banyak prestasi lainnya dan meningkatkan pelayanan pada masyarakat,” katanya.

Editor: Supriyadi

Peringati 2 Tahun Memimpin Grobogan, Sri Sumarni Gelar Tasyakuran, Ini Catatanya

MuriaNewsCom, GroboganAcara tasyakuran sederhana digelar di rumah dinas Bupati Grobogan Sri Sumarni, Rabu (21/3/2018). Tasyakuran ini dilangsungkan dalam rangka memperingati dua tahun masa kepemimpinan Sri Sumarni.

Seperti diketahui, Sri Sumarni resmi dilantik Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menjadi Bupati Grobogan pada 21 Maret 2016 lalu. Pelaksanaan tasyakuran secara sederhana yang diawali dengan potong tumpeng dan makan bersama.

Acara tasyakuran juga dihadiri Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto dan para pimpinan FKPD lainnya. Hadir pula, Sekda Moh Sumarsono dan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala BUMD serta karyawan dilingkungan setda.

Dalam kesempatan itu, Sri sempat menyampaikan terimakasih kepada seluruh unsur pemerintahan yang telah setia membantu menjalankan program kerja bersama dirinya selama dua tahun ini. Ia meminta agar jalinan kerjasama yang baik dan kompak tersebut terus dipertahankan.

“Terimakasih atas dukungan dari semuanya. Mulai jajaran FKPD, Pak Sekda, Kepala OPD dan seluruh karyawan yang sudah bersama-sama membangun Kabupaten Grobogan tercinta,” cetusnya.

Sri menegaskan, dalam dua tahun ini, sudah cukup banyak prestasi yang diraih dalam level Jateng maupun nasional. Namun, keberhasilan itu hendaknya tidak boleh membuat semuanya merasa puas. Sebaliknya, keberhasilan yang sudah didapat harus dijadikan cambuk untuk meraih prestasi lebih banyak lagi.

Selama dua tahun menjabat, lanjut Sri, sudah banyak dilakukan perbaikan infrastruktur jalan maupun fasilitas publik lainnya. Meski demikan, masih banyak pula PR yang butuh perhatian untuk dituntaskan.

“Masih banyak yang perlu kita kerjakan dan selesaikan bersama. Salah satunya adalah menekan angka kemiskinan,” cetus mantan Ketua DPRD Grobogan itu.

Editor: Supriyadi

Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Pariwisata di Grobogan Jadi Prioritas Tahun 2019

MuriaNewsCom, Grobogan – Tema pembangunan di luar sektor infrastruktur mulai dipersiapkan Pemkab Grobogan pada tahun 2019. Pada tahun depan, rencana pembangunan lebih mengarah pada penguatan ekonomi kerakyatan dan pariwisata. Hal itu disampaikan Bupati Grobogan Sri Sumarni, usai membuka Bimbingan Teknis Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Grobogan 2018 di Hotel Oak Tree Semarang, Selasa (6/2/2018).

”Perlu diketahui, anggaran yang kita miliki cukup terbatas. Oleh sebab itu, kita harus pandai-pandai menyusun skala prioritas pembangunan. Semua kepala OPD kami tuntut bisa mencari terobosan dalam menjalankan program pembangunan supaya tercapai sesuai rencana,’’ ujar Sri Sumarni dalam pernyataan yang disampaikan pada wartawan.

Meski penguatan ekonomi kerakyatan dan pariwisata jadi tema utama, namun sektor lainnya tetap mendapatkan perhatian. Menurutnya, persoalan infrastruktur, penataan kota, kemiskinan, sanitasi layak, peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan serta persoalan lainnya tetap mendapat perhatian.

Terkait dengan kebijakan tersebut, Sri Sumarni meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah di Grobogan agar segera memulai perencanaan untuk pembangunan 2019. Hal itu perlu dilakukan jauh hari supaya perencanaannya bisa dilakukan lebih baik.

“Seperti kita tahu, salah satu kunci sukses pembangunan dimulai dari perencanaan yang baik. Jadi, dalam membuat perencanaan itu harus betul-betul dilakukan dengan cermat,” imbuhnya.

Editor: Supriyadi

Dilantik sebagai Ketua Mabincab, Bupati Grobogan; Jadi Pengurus Gerakan Pramuka Itu Pengabdian

MuriaNewsCom, GroboganMenjadi pengurus Gerakan Pramuka merupakan kerja pengabdian. Di mana untuk bisa mengabdi dengan baik harus dilandasi dengan sikap ikhlas. Demikian disampaikan Bupati Sri Sumarni usai dilantik jadi Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Grobogan masa bhakti 2017-2022 di pendapa kabupaten, Kamis (1/2/2018).

”Saya harapkan agar semua pengurus menjalani amanah ini dengan ikhlas. Mudah-mudahan, dengan pengabdian ikhlas ini akan membawa manfaat bagi banyak orang,” pesannya.

Sri meminta pengurus baru untuk bersama-sama membangkitkan kembali semangat berorganisasi, latihan dan kegiatan pramuka di seluruh gugus depan (Gudep) yang ada di wilayah Kwarcab Grobogan.

Hal itu perlu dilakukan mengingat tugas yang diemban dinilai cukup berat. Untuk itu, perlu adanya sinergitas, komunikasi dan koordinasi dari yang baik antara jajaran Mabicab, Mabiran, Kwarran hingga Gugus depan (Gudep).

Bupati Grobogan Sri Sumarni saat dilantik menjadi Ketua Mabicab Grobogan masa bhakti 2017-2022 di pendapa kabupaten, Kamis (1/2/2018). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Pelantikan Ketua Mabicab Grobogan dilakukan Ketua Kwarda Jateng Slamet Budi Prayitno. Setelah dilantik, Sri Sumarni kemudian gantian melangsungkan pelantikan Ketua Kwarcab Agus Siswanto dan jajaran pengurus baru untuk masa bhakti 2017-2022.

Prosesi pelantikan ditandai dengan pengucapan janji Trisatya oleh pengurus yang dilantik dengan dipandu oleh Ketua Mabicab. Kemudian, dilanjutkan dengan pengucapan ikrar dan penandatanganan berita acara pelantikan.

Acara pelantikan juga dihadiri mantan Ketua Kwarcab Grobogan Icek Baskoro. Hadir pula, Kapolres Grobogan AKBP Satria Rizkiano, Dandim 0717 Purwodadi Letkol Teguh Cahyadi, Kajari Edi Handojo, perwakilan FKPD lainnya, Sekda Moh Sumarsono serta sejumlah pejabat terkait yang juga dilantik sebagai jajaran pengurus Mabicab. (NAO)

Editor: Supriyadi

Hebat, Film Pendek Kisah Hidup Bupati Grobogan Sudah Ditonton Ribuan Orang

MuriaNewsCom, GroboganPembuatan film pendek yang mengisahkan perjalanan Bupati Grobogan Sri Sumarni ternyata mendapat respon positif. Indikasinya, film tersebut sudah ditonton 1.766 orang lewat akun youtube.

Film produksi anak muda yang tegabung dalam wadah Sabdha Langit Production (SLP) diuplod sejak 21 Desember kemarin.

Sebelumnya, film berdurasi 9 menit itu sempat diputar bersama di pendapa kabupaten, usai upacara peringatan Hari Ibu. Saat pemutaran film, Sri Sumarni bahkan sempat menangis karena merasa terharu dan teringat masa lalunya yang penuh perjuangan.

Dalam film bertitel ‘Ibu Inspirasiku’ tersebut, ada kisah ketika Sri Sumarni masih kecil hingga dewasa di tempat kelahirannya di Desa Karangsari, Kecamatan Brati. Kemudian, dirangkai dengan kisahnya ketika bekerja di sebuah KUD di Kecamatan Brati hingga terjun ke dunia politik.

Lama melintang di dunia politik, Sri Sumarni akhirnya terpilih jadi Bupati Grobogan periode 2016-2021. Di bagian akhir, ada juga slide berisi foto-foto Sri Sumarni dari kecil hingga sudah jadi bupati.

Produser SLP Andreas Nugroho menyatakan, pembuatan film dilakukan bekerjasama dengan Forum Kesetaraan dan Keadilan Gender (FKKG) dan DP3AKB Kabupaten Grobogan. Pembuatan film dilakukan sebagai hadiah kejutan dalam peringatan Hari Ibu tahun 2017.

”Waktu produksinya hanya empat hari. Dua hari untuk ambil gambar dan dua hari editing. Meski waktunya mepet, kami berupaya keras untuk bisa membuat film pendek tersebut,” jelasnya.

Pembuatan film bisa lebih mudah dikerjakan karena pemerannya mudah didapat. Yakni, para tetangga dan kerabat Sri Sumarni yang masih tinggal di Desa Karangsari dengan senang hati bersedia jadi pemerannya.

Editor: Supriyadi

7.000 Orang Tumpah Ruah di Alun-alun Purwodadi Rayakan Pergantian Tahun

MuriaNewsCom, Grobogan – Acara musik tembang kenangan di Alun-alun Purwodadi untuk menyambut pergantian tahun berlangsung meriah.

Sejak Isyak hingga hingga mendekati waktu pergantian tahun, ribuan orang berbondong-bondong memadati alun-alun. Cuaca cerah dari pagi hingga malam makin menambah animo warga untuk merayakan malam pergantian tahun.

Jumlah warga yang datang diperkirakan lebih dari 7.000 orang. Selain memenuhi lapangan, banyak juga warga yang mengambil tempat di pinggiran jalan kampung di sekitar alun-alun.

“Acara seperti ini cuma setahun sekali digelar. Makanya, saya bersama rombongan rela jauh-jauh dari Ngaringan untuk nonton keramaian di Purwodadi. Sayang sekali kalau melewatkan acara kayak gini,” kata Heriyanto, warga Kecamatan Ngaringan yang datang bersama belasan rekannya itu.

Bupati Grobogan Sri Sumarni dan jajaran FKPD serta sejumlah pejabat ikut hadir di alun-alun saat momen pergantian tahun.
(MuriaNewsCom/Dani Agus)

Menjelang pergantian tahun, Bupati Grobogan Sri Sumarni dan jajaran FKPD serta sejumlah pejabat ikut hadir di alun-alun. Rombongan pejabat tiba di lokasi perayaan sekitar pukul 23.30 WIB. Menjelang detik-detik pergantian tahun sempat dilangsungkan acara doa bersama.

“Pergantian tahun ini harus kita jadikan momen untuk intropeksi diri terhadap segala yang kita lakukan selama setahun. Selanjutnya, pada tahun 2018, kita harus bisa berbuat lebih baik lagi buat diri sendiri, keluarga, masyarakat dan bangsa,” kata Sri Sumarni dalam sambutan singkatnya.

Memasuki detik pergantian tahun, suasana alun-alun kembali semarak. Para pejabat dan penonton bersama-sama membunyikan terompet menyambut datangnya tahun baru.

Kemeriahan malam tahun baru bertambah lagi setelah itu. Hal ini menyusul adanya pesta kembang api yang dimulai tepat pukul 00.00 WIB.

Percikan kembang api di udara yang membentuk beragam konfigurasi itu selama dua menit itu bikin ribuan pasang mata terpana. “Wooow, keren banget kembang apinya. Selamat tahun baru 2018,” kata ribuan warga hampir berbarengan.

Editor : Ali Muntoha

 

Gubernur Bangga Tim DPUPR Grobogan Juarai Livoli 2017

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Bupati Grobogan Sri Sumarni berfoto bersama tim dan official tim voli putra DPUPR Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Keberhasilan tim voli putra Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Grobogan menjadi juara Kejurnas Livoli 2017 di Minahasa, mendapat sambutan hangat dari banyak pihak.

Hal itu terlihat saat rombongan tim DPUPR tiba di pendapa kabupaten Grobogan, Senin (30/10/2017) malam. Bupati Grobogan Sri Sumarni bersama pimpiman FKPD dan para pejabat menyambut kedatangan tim DPUPR yang baru kembali dari Minahasa.

Sri Sumarni dan para pejabat kemudian langsung memberikan ucapan selamat pada para pemain dan para official tim. Usai memberikan ucapan selamat, Sri Sumarni terlihat memberikan sebuah stopmap yang di dalamnya berisi uang tunai sebagai bonus buat pemain.

“Hebat. Keberhasilan menjadi juara Kejurnas Livoli 2017 sungguh membanggakan,” kata Sri Sumarni sambil mengacungkan dua jempolnya.

Setelah ramah tamah beberapa saat, para pemain dan official tim DPUPR sedianya akan berpamitan. Namun, rombongan tim akhirnya diminta tetap berada di pendapa, karena Gubernur Jateng Ganjar Pranowo tidak lama lagi akan tiba di Grobogan.

Kedatangan gubernur di Grobogan dalam rangka menghadiri acara pengajian bersama Habib Syech di Alun-alun Purwodadi yang dilangsungkan malam itu. Setelah menunggu sekitar 20 menit, Ganjar akhirnya datang.

Setelah bertemu dan memberikan ucapan selamat dengan tim DPUPR,  Ganjar menyatakan, keberhasilan menjadi juara Kejurnas Livoli 2007 membuatnya merasa bangga.

“Prestasi juara yang dicapai tim DPUPR Grobogan selaku wakil Jawa Tengah tentunya cukup membanggakan,” katanya.

Editor : Ali Muntoha

Baca : Tim DPUPR Grobogan Juarai Livoli 2017 di Minahasa

Salurkan Air Bersih, Bupati Grobogan Terkenang Perjuangan ’Ngangsu’ Ketika Masih Muda

Bupati Grobogan Sri Sumarni melangsungkan monitoring sekaligus menyalurkan bantuan air bersih di Dusun Ngambilan, Desa Rejosari, Kecamatan Grobogan, Sabtu (23/9/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Bupati Grobogan Sri Sumarni melangsungkan monitoring sekaligus menyalurkan bantuan air bersih di Dusun Ngambilan, Desa Rejosari, Kecamatan Grobogan, Sabtu (23/9/2017). Bantuan yang diberikan untuk salah satu desa terdampak kekeringan ini sebanyak enam tangki.

Datangnya bantuan air bersih langsung disambut gembira oleh ratusan warga. Sejak pagi, warga sudah menyiapkan tempat penampungan air di titik distribusi yang sudah ditentukan.

”Alhamdulillah ada bantuan air bersih. Sejak sebulan terakhir, kami kesulitan mendapatkan air bersih karena sumur sudah kering. Untuk kebutuhan sehari-hari, kami mengandalkan air dari embung pertanian dan iuran beli air,” kata Sumini, warga setempat.

Melihat antusias warga menyambut datangnya bantuan air bersih, Sri Sumarni langsung terkenang memori ketika masih muda dulu. Saat kemarau tiba, ia dan saudaranya harus ngangsu air cukup jauh dari tempat tinggalnya di Desa Karangsari, Kecamatan Brati.

Baca Juga: 86 Desa di Grobogan Kesulitan Air Bersih

Selain jauh, saat ngangsu air juga butuh waktu lama karena harus menunggu giliran. Hal itu dilakukan mengingat sumber airnya cukup terbatas, sementara orang yang membutuhkan sangat banyak.

”Kebutuhan air waktu itu sangat banyak karena satu rumah ada 12 orang. Ketika kemarau, tiap hari saya harus ngangsu air pakai klenting. Habis sekolah berangkat ngangsu, nanti pulangnya bisa menjelang petang karena harus antri lama. Kalau pas libur, ngangsu airnya bisa seharian penuh,” katanya.

Sri Sumarni menyatakan, sejak datangnya kekeringan, pihak BPBD sudah menyalurkan lebih dari 200 tangki air ke berbagai desa. Penyaluran bantuan air bersih akan terus dilakukan sampai bencana kekeringan berakhir.

”Masyarakat saya minta jangan kuatir. Kalau masih butuh bantuan air langsung hubungi BPBD. Alokasi anggaran untuk penyaluran air bersih masih mencukupi,” ujarnya.

Editor: Supriyadi

Pejabat Eselon II Pemkab Grobogan Jalani Tes Asesmen di Yogyakarta

 Bupati Grobogan Sri Sumarni. Ia mengatakan, pelaksanaan tes asesmen bagi para pejabat eselon II dalam rangka implementasi Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. (MuriaNewsCom/Dani Agus)


Bupati Grobogan Sri Sumarni. Ia mengatakan, pelaksanaan tes asesmen bagi para pejabat eselon II dalam rangka implementasi Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Para pejabat eselon II di lingkup Pemkab Grobogan sejak Rabu (05/10/2016) tidak ada satupun yang berada di kantornya. Dari informasi yang didapat, para pejabat ini ternyata sedang berada di Yogyakarta. Tujuannya, untuk mengikuti tes asesmen yang dilangsungkan selama dua hari, hingga hari ini, Kamis (06/10/2016).

“Semua pejabat eselon II wajib mengikuti tes asesmen dari Badan Kepegawaian Negara wilayah DIY. Pelaksanaan tes dilangsungkan di salah satu hotel di Yogyakarta selama dua hari,” kata sumber yang enggan ditulis namanya tersebut.

Pelaksanaan tes asesmen untuk pejabat eselon II yang baru pertama kalinya digelar itu ada kaitannya dengan sudah ditetapkannya Perda Perangkat Daerah, pada Rabu (28/09/2016) lalu.

Dengan adanya perda baru tersebut, sudah ditetapkan 29 SKPD di Kabupaten Grobogan dengan penggolongan yang disesuaikan beban kerjanya. Terdiri dari Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD, Inspektorat, 4 badan, 21 dinas, dan Satpol PP. Sebelum ditetapkan perda, jumlah SKPD ada 31.

Sementara itu, Bupati Grobogan Sri Sumarni ketika dimintai komentarnya membenarkan adanya pelaksanaan tes asesmen bagi para pejabat eselon II tersebut. Menurutnya, tes tersebut dilakukan dalam rangka implementasi Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

Tes tersebut salah satu tujuannya adalah untuk menyediakan profil kompetensi para pejabat eselon II melalui pengukuran secara sistematis. Hasil tes nanti, dapat dimanfaatkan oleh pemegang kebijakan kepegawaian sebagai bahan pertimbangan dalam pembinaan dan pengembangan aparatur di Pemkab Grobogan.“Semua pejabat eselon II ikut tes asesmen ini. Pelaksanaannya dijadwalkan selama dua hari, dari kemarin sampai hari ini,” kata Sri.

Dijelaskan, berkaitan dengan sudah ditetapkannya Perda Perangkat Daerah, maka dalam waktu dekat akan dilakukan penataan struktur organisasi tata kerja (SOTK) yang di dalamnya termasuk pengisian pimpinan SKPD. Sebelum melaksanakan kebijakan tersebut, perlu melakukan pemetaan kompetensi bagi pejabat.

“Dari hasil tes nanti akan diketahui profil lengkap kompetensi dan kemampuan tiap pejabat eselon II. Dengan data ini nanti akan kita gunakan sebagai salah satu pertimbangan dalam pengisian jabatan,” imbuhnya.

Editor : Kholistiono

Ini Pernyataan Perdana Sri Sumarni Saat Pertama Kali Jadi Pembina Upacara

Bupati Grobogan Sri Sumarni saat kali pertamanya menjadi pembina upacara bendera di halaman Setda Grobogan, Senin (28/3/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Bupati Grobogan Sri Sumarni saat kali pertamanya menjadi pembina upacara bendera di halaman Setda Grobogan, Senin (28/3/2016). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Kegiatan upacara rutin tiap Senin pagi di halaman Setda Grobogan hari ini terasa istimewa. Pasalnya, untuk kali pertamanya, Bupati Grobogan Sri Sumarni bertindak jadi pembina upacara.

Selain itu, peserta upacara benderanya juga berbeda dari biasanya. Sebelumnya, peserta upacara hanya PNS di lingkup Setda saja. Namun, kali ini PNS di semua SKPD ikut hadir dalam upacara bendera. Termasuk pula, semua pimpinan SKPD di lingkup Pemkab Grobogan.

Dalam kesempatan itu, Sri Sumarni meminta para PNS meningkatkan etos kerja dan memberikan pelayanan maksimal pada masyarakat. PNS juga diminta untuk meningkatkan sikap disiplin dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya.

”Sikap disiplin ini salah satu kunci keberhasilan dalam melaksanakan tugas. Kalau sikap kedisplinan ini terjaga dengan baik, maka pelayanan pada masyarakat bisa dilakukan pula dengan baik,” tegas Sri.

Sri juga meminta agar semua perbedaan yang terjadi kemarin agar segera dilupakan. Saat ini merupakan momen untuk memulai babak baru pemerintahannya.

Semua PNS diminta untuk siap bekerja keras. Sebab, banyak persoalan di Grobogan yang perlu diselesaikan.

”Masalah infrastruktur jalan masih perlu mendapat perhatian lebih. Kemudian, soal penurunan angka kemiskinan, pengangguran dan lainnya juga butuh penanganan. Untuk itu mari kita bersama-sama bekerja keras memajukan Grobogan,” pesannya.

Editor : Titis Ayu Winarni

Suasana Duka Meninggalnya Wabup Edy Terasa saat Sri Sumarni Terima Estafet Kepemimpinan

Bambang Pudjiono didampingi Icek Baskoro menyerahkan buku memori pada Bupati Grobogan Sri Sumarni disaksikan Asisten Pemerintahan Pemprov Jateng Siswo Laksono. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Bambang Pudjiono didampingi Icek Baskoro menyerahkan buku memori pada Bupati Grobogan Sri Sumarni disaksikan Asisten Pemerintahan Pemprov Jateng Siswo Laksono. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Rangkaian panjang perjalanan Sri Sumarni untuk menjabat sebagai Bupati Grobogan akhirnya tuntas, Kamis (24/3/2016). Hal ini seiring sudah digelarnya acara serah terima jabatan (sertijab) dari pejabat lama Bambang Pudjiono kepada Sri Sumarni.

Acara sertijab dilangsungkan di pendapa kabupaten mulai pukul 10.00 WIB. Acara sertijab ditandai dengan penandatanganan berita acara dan dilanjutkan penyerahan buku memori dari pejabat lama kepada pejabat baru. Mantan Wabup Icek Baskoro ikut mendampingi Bambang Pudjiono dalam acara sertijab tersebut.

Sertijab dari Bambang Pudjiono kepada Sri Sumarni disaksikan Asisten Pemerintahan Pemprov Jateng Siswo Laksono mewakili Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Hadir pula, para pimpinan FKPD Grobogan, pimpinan SKPD, muspika, kepala desa, ormas, tokoh masyarakat dan tim sukses Sri Sumarni saat pilkada lalu.

Dalam kesempatan itu, dilakukan pula sertijab Ketua Tim Penggerak PKK Grobogan dari pejabat sebelumnya Dyah Bambang Pudjiono pada pejabat baru Sri Hartatik Suhadi.

“Selama memimpin Grobogan sudah banyak kemajuan dan prestasi yang diraih Pak Bambang dan Pak Icek. Saya ucapkan terima kasih atas kinerja yang sudah dilakukan selama ini dalam memajukan Kabupaten Grobogan. Kepada pejabat baru Ibu Sri Sumarni, saya ucapkan selamat bertugas,” ungkap Asisten Pemerintahan Pemprov Jateng Siswo Laksono saat sertijab.

Meski dihadiri ribuan tamu undangan, acara sertijab Bupati Grobogan dilangsungkan secara sederhana. Dalam acara itu hanya ada hiburan klonengan yang berfungsi sebagai pengisi jeda waktu luang sebelum dan setelah acara sertijab.

“Acara sertijab memang dilakukan secara sederhana. Soalnya, suasana masih dalam kondisi berduka, seiring meninggalnya Wakil Bupati Grobogan terpilih Bapak Edy Maryono beberapa hari lalu,” kata Kabag Humas Pemkab Grobogan Ayong Muhtarom.

Dalam acara sertijab tersebut dihadiri 2.000 tamu undangan. Rinciannya, sebanyak 600 orang merupakan undangan dari pihak eksekutif dan legislatif. Seperti, gubernur atau yang mewakili, pejabat dari bakorwil Pati, pimpinan SKPD, camat, kepala desa, anggota DPRD Grobogan, dan tokoh masyarakat.

Kemudian, sebanyak 1.400 undangan berasal dari keluarga besar Bupati Grobogan Sri Sumarni dan tim suksesnya saat pilkada lalu.

Editor : Akrom Hazami

 

Sri Sumarni Ukir Sejarah Baru Sebagai Perempuan Pertama yang Jabat Bupati Grobogan

Sri Sumarni ketika mengikuti proses pelantikan bupati pagi tadi (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Sri Sumarni ketika mengikuti proses pelantikan bupati pagi tadi (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Hari ini, masyarakat Grobogan sudah dipastikan punya pemimpin baru, yakni Sri Sumarni. Kepastian itu didapat setelah pagi tadi sekitar pukul 10.00 WIB, Sri Sumarni menjalani proses pelantikan Bupati Grobogan yang dipimpin Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Berdasarkan data yang ada di website resmi Pemkab Grobogan, nama Sri Sumarni akan tercatat sebagai Bupati Grobogan yang ke-23. Nama pejabat Bupati Grobogan sebelumnya atau yang ke-22 diemban oleh Bambang Pudjiono. Sedangkan Bupati Grobogan pertama adalah Adipati Puger yang memerintah tahun 1726 ketika ibukotanya masih berada di Kecamatan Grobogan.

Disisi lain, keberhasilan Sri Sumarni menjadi Bupati Grobogan juga mencatatkan sejarah tersendiri. Dimana, dia tercatat menjadi perempuan pertama yang menjabat Bupati Grobogan. Sebelumnya, jabatan Bupati Grobogan selalu dipegang oleh laki-laki.

Sementara itu, usai pelantikan Sri Sumarni menyatakan, terima kasih atas dukungan yang diberikan banyak pihak, sehingga ia berhasil terpilih dan dilantik jadi Bupati Grobogan periode 2016-2021.

“Terima kasih atas dukungannya selama ini. Mohon doanya agar saya bisa mengemban amanah sebaik mungkin,” ujarnya.

Baca juga : Inilah Momen-momen Pelantikan Bupati Grobogan Sri Sumarni

Editor : Kholistiono

Ganjar Apresiasi Kinerja Bambang-Icek Selama Memimpin Grobogan

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memberikan penghargaan pada Mantan Bupati Grobogan Bambang Pudjiono dan Wakil Bupati Grobogan Icek Baskoro (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memberikan penghargaan pada Mantan Bupati Grobogan Bambang Pudjiono dan Wakil Bupati Grobogan Icek Baskoro (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Selain melantik Sri Sumarni sebagai Bupati Grobogan, ada agenda lain yang dilakukan Gubernur Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja Semarang. Yakni, memberikan penghargaan pada mantan Bupati Grobogan Bambang Pudjiono dan Wakil Bupati Grobogan Icek Baskoro.

Penghargaan itu diberikan berkaitan dengan kinerja yang dilakukan keduanya selama memimpin Grobogan periode 2011-2016.

“Selama memimpin Grobogan sudah banyak kemajuan dan prestasi yang diraih Pak Bambang dan Pak Icek. Saya ucapkan terima kasih atas kinerja yang sudah dilakukan selama ini dalam memajukan Kabupaten Grobogan,” ungkap Ganjar.

Ganjar berharap, agar Bupati Grobogan yang baru Sri Sumarni bisa meneruskan prestasi yang sudah diraih selama ini. Kemudian, beberapa hal yang belum sempat diselesaikan bupati sebelumnya harus dituntaskan oleh pemimpin yang baru.

“Perbaikan infrastruktur di Grobogan, khususnya jalan belum selesai semuanya. Salah satu PR utama bupati yang baru adalah memperbaiki infrastruktur jalan ini,” tambah Ganjar.

Selain penyerahan penghargaan pada Bambang-Icek, dalam acara pelantikan itu juga dilakukan serah terima jabatan Ketua Tim Penggerak PKK Grobogan kepada Sri Hartatik. Penyerahan jabatan Ketua TP PKK kepada istri Kepala BKD Grobogan Suhadi itu dilakukan oleh Atikoh Ganjar Pranowo.

Baca juga : Sah, Sri Sumarni Resmi Jabat Bupati Grobogan Periode 2016-2021

Editor : Kholistiono

Inilah Momen-momen Pelantikan Bupati Grobogan Sri Sumarni

foto-utama

Sri Sumarni diambil sumpah pada pelantikan bupati. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Senin (21/3/2016) sekitar pukul 10.00 WIB, Sri Sumarni resmi dilantik Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai Bupati Grobogan periode 2016-2021.

Berikut ini MuriaNewsCom sajikan foto-foto proses pelantikan yang dilakukan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang.

Editor : Kholistiono

Beberapa petugas Satpol PP dan kepolisian berjaga di luar ruangan pelantikan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Beberapa petugas Satpol PP dan kepolisian berjaga di luar ruangan pelantikan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

Tampak Sri Sumarni duduk di bangku depan bersama tamu undangan jelang pelantikan dirinya

Tampak Sri Sumarni duduk di bangku depan bersama tamu undangan jelang pelantikan dirinya (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo duduk bersama pejabat lainnya (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo duduk bersama pejabat lainnya (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

Sri Sumarni diambil sumpah jabatan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Sri Sumarni diambil sumpah jabatan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

Gubernur Jateng memasang lencana di pundak Sri Sumarni (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Gubernur Jateng memasang lencana di pundak Sri Sumarni (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

Sri Sumarni menandatangani berita acara pelantikan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Sri Sumarni menandatangani berita acara pelantikan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

Gubernur Jateng menandatangani berita acara pelantikan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Gubernur Jateng menandatangani berita acara pelantikan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

Ganjar Pranowo memberikan ucapan selamat kepada Sri Sumarni (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Ganjar Pranowo memberikan ucapan selamat kepada Sri Sumarni (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Sah, Sri Sumarni Resmi Jabat Bupati Grobogan Periode 2016-2021

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melantik Sri Sumarni sebagai Bupati Grobogan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melantik Sri Sumarni sebagai Bupati Grobogan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Perjalanan panjang Sri Sumarni sejak pelaksanaan Pilkada Grobogan 2015 tuntas sudah. Senin (2/3/2016), sekitar pukul 10.00 WIB, mantan Ketua DPRD Grobogan itu resmi dilantik Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai Bupati Grobogan periode 2016-2021.

“Saya harapkan agar bupati baru bisa segera berkerja keras. Banyak hal yang mesti diselesaikan oleh Bupati Grobogan yang baru ini,” kata Ganjar.

Dalam kesempatan itu, Ganjar mengatakan, selama ini, ia baru sekali melantik kepala daerah seorang diri. Namun, ruangan di dalam Gedung Gradhika Bhakti Praja penuh orang.

Acara pelantikan juga dihadiri mantan Bupati Grobogan Bambang Pudjiono dan Wabup Icek Baskoro. Keduanya, datang bersama istri.

Hadir pula, seluruh pimpinan FKPD, anggota DPRD dan semua pejabat Pemkab Grobogan. Acara pelantikan juga dihadiri keluarga Sri Sumarni dan tim suksesnya saat pilkada lalu.

Editor : Kholistiono

Sri Sumarni Bakal Dilantik Besok Tanpa Wakil Bupati

Sri Sumarni (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Sri Sumarni (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Bupati Grobogan terpilih Sri Sumarni, akan dilantik Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, pada Senin (21/3/2016). Sri bakal dilantik tanpa wakil bupati yang seharusnya mendampinginya. Yakni Edi Maryono, yang meninggal belum lama ini. Karenanya, Sri bakal memimpin Grobogan sendirian untuk sementara waktu.

Penantian soal kepastian pelantikan itu, tuntas pada Jumat (18/3/2016) kemarin. Dimana pada Senin (21/3/2016), perempuan yang merupakan mantan ketua DPRD Grobogan itu, bakan dilantik jadi bupati Grobogan oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Kepastian pelantikan itu disampaikan Kabag Humas Pemkab Grobogan Ayong Muchtarom, pada wartawan diruang kerjanya. ”Kabar pelantikan bupati terpilih Sri Sumarni ini sudah kita terima langsung dari Pemprov Jateng. Menurut jadwal, pelantikan akan dilangsungkan pada jam 10.00 WIB di Gedung Gradika Bakti Praja Semarang,” katanya.

Pelantikan Sri sendiri memang terbilang cukup berliku jalannya. Pertama yang bersangkutan tidak dilantik bersama dengan belasan kepala daerah yang terpilih pada pemilukada serentak pada 9 Desember 2016 lalu. Di mana pelantikan itu dilangsungkan pada Februari kemarin.

Hal ini dikarekan masa jabatan bupati dan wakil bupati Grobogan terdahulu, masih harus dilewati terlebih dahulu hingga Maret kemarin. Sehingga Sri harus menunggu hingga pasangan bupati dan wakil itu berhenti terlebih dahulu.

Pelantikan itu kemudian dijadwalkan pada 14 Maret 2016 lalu. Namun, kenyataan berkata lain. Pasalnya, pasangan Sri yakni wakil bupati terpilih Edy Maryono, meninggal dunia. Sekali lagi, Sri batal dilantik pada tanggal tersebut.

Akhirnya spekulasi mengenai kapan dilantiknya Sri terus bergulir. Pasalnya, beberapa pihak menegaskan harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk memutuskan mekanisme pelantikan dengan tidak adanya wakil saat dilantik.Hingga akhirnya, didapatkan kepastian bahwa Sri bakal dilantik pada Senin (21/3/2016).

Editor : Kholistiono

Penantian Sri Sumarni untuk Dilantik Jadi Bupati Grobogan Akhirnya Terjawab

 Sri Sumarni (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Sri Sumarni (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Simpang siur kabar pelantikan Bupati Grobogan Terpilih Sri Sumarni akhirnya tuntas. Jika tidak ada perubahan mendadak, Senin (21/3/2016), Mantan Ketua DPRD Grobogan itu bakan dilantik jadi Bupati Grobogan oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Kepastian pelantikan itu disampaikan Kabag Humas Pemkab Grobogan Ayong Muchtarom pada wartawan, Jumat (18/3/2016).

“Kabar pelantikan Bupati Terpilih Sri Sumarni ini sudah kita terima langsung dari Pemprov Jateng. Menurut jadwal, pelantikan akan dilangsungkan pada jam 10.00 WIB di Gedung Gradika Bakti Praja Semarang,” katanya.

Penegasan yang disampaikan Ayong itu sekaligus menepis banyaknya wacana soal pelantikan Sri Sumarni. Ada yang menyebutkan, jika pelantikan akan digelar akhir Maret dan muncul pula berita kalau pelantikan bakal dilangsungkan Juni.

“Sebelumnya memang muncul kabar kalau pelantikan akan dibarengkan dengan tiga kepala daerah lainnya di Jateng bulan Juni nanti. Kepastian pelantikan hari Senin itu baru saja kita terima,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ayong menyatakan, prosesi pelantikan nanti akan dihadiri sekitar 500 tamu undangan. Selain pejabat dari Pemprov Jateng, tamu undangan juga berasal dari pejabat Pemkab Grobogan, Tim Pemenangan Sri-Edy, dan keluarga bupati terlantik.

“Mantan Bupati dan Wakil Bupati Grobogan periode 2011-2016 Bambang Pudjiono dan Icek Baskoro juga diundang dalam acara itu. Mereka berdua nanti akan menerima piagam penghargaan atas jasanya selama memimpin Grobogan,” imbuh Ayong.

Mengenai proses serah terima jabatan (sertijab), Ayong menyatakan, sudah ada agendanya. Rencananya, acara sertijab dilangsungkan Kamis (24/3/2016) di Pendapa Kabupaten. Proses sertijab akan dilakukan oleh Mantan Bupati Bambang Pudjiono dengan Bupati Terlantik Sri Sumarni.

“Soal pengganti Wakil Bupati Terpilih Edy Maryono yang meninggal dunia beberapa hari lalu, akan dibahas setelah pelantikan bupati terpilih. Namun, waktu pelaksanaannya belum ditentukan,” katanya.

Editor : Kholistiono