Larissa Bocorkan Trik Hadapi Dunia Kerja kepada Pelajar SMK Taman Siswa

uplod larissa (E)

Kegiatan pembekalan yang dilakukan Larissa Aesthetic Center kepada siswa SMK Taman Siswa Kudus. (MuriaNewsCom)

 

MuriaNewsCom, Kudus – SMK Taman Siswa memberikan pembekalan kepada anak didiknya yang telah selesai menempuh Ujian Nasional (UN) supaya mempunyai nilai tambah di dunia kerja. Di antaranya, sekolah menggandeng Larissa Aesthetic Center Kudus.

Pihak sekolah berharap kepada klinik kecantikan estetika itu memberikan kualitas terhadap lulusan SMK. Sehingga, klinik yang mengusung konsep natural ingredients with high technology treatment, di bawah naungan PT Larissa Karunia Sejahtera, bisa menjadikan siswa mempunyai nilai lebih. Khususnya saat bersaing di dunia kerja. Larissa memberikan pembekalan mengenai tips menghadapi tes psikologi , wawancara kerja dan etikanya.

Arstyarini, salah satu guru BK SMK Taman siswa menjelaskan bahwa ilmu ini tidak di dapat saat di sekolah sehingga mengundang pihak luar untuk membantu mengisi. Sehingga anak didik mempunyai daya saing nantinya. “Terutama saat mereka hendak mencari pekerjaan, khususnya saat interview lebih percaya diri,” katanya.

Andriya Riana J, selaku Branch Manager Larissa Aesthetic Center, mengatakan,Larissa adalah klinik kecantikan, tetapi ruang lingkupnya lebih luas.  Karena penampilan juga merupakan salah satu poin utama saat wawancara.

“Perlu untuk selalu memperhatikan kebersihan dan kesehatan kulit terutama kulit wajah untuk menunjang penampilan,” kata Andriya.

Editor : Akrom Hazami

 

SMK di Kudus Ini Patut Diacungi Jempol

Kegiatan ekstrakurikuler SMK Taman Siswa Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Kegiatan ekstrakurikuler SMK Taman Siswa Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Bagi siswa yang mendapatkan juara tingkat nasional di SMK Taman Siswa Kudus akan mendapatkan bantuan keringanan 100 persen biaya sekolah.

Hal tersebut merupakan cara sekolah guna menghargai jerih payah anak didiknya yang sudah mengharumkan nama baik sekolah.

Kepala SMK Taman Siswa Untung Sutrisno menjelaskan, pihaknya akan menggratiskan secara penuh bagi siswa yang sudah berjasa bisa meraih juara perlombaan di tingkat nasional.

Biaya penggratisan yang dimaksud oleh pihak sekolah ialah dibebaskan dari segala pungutan administrasi sekolah setiap bulannya sebesar Rp160 ribu.

“Meskipun setiap sekolah baik negeri maupun swasta sudah mendapatkan BOS, namun kami sebagai swasta memang masih mengenai biaya administrasi sekolah. Sebab biaya itu merupakan untuk kegiatan siswa,” ujarnya.

Selain tu, lanjut Untung, untuk saat ini siswa yang dibebaskan dari segala administrasi sekolah ialah Antonio Valyant Santoso. Sebab siswa tersebut di bulan agustus 2015 ini telah berhasil meraih kejuaraan nasional di Makasar dalam bidang olahraga badminton.

Dengan begitu, sekolah yang bersiswakan sebanyak 609 anak serta terdiri dari 20 kelas dan 41 tenaga kependidikan tersebut secara otomatis bisa mendongkrak semangat tersendiri bagi siswanya.

“Memang kita akui untuk prestasi di tingkat provinsi atau nasional nonakademik tersebut lebih mudah diraih di banding bidang akademik. Bila di bidang akademik, memang kita masih standar.Oleh karenanya kita selalu mengedepankan target kejuaraan di bidang nonakademik. Sepertihalnya judo, gulat,badminton dan lainnya. Sebab dengan kejuaran itu bisa mendongkrak SMK ini,” paparnya.

Menurutnya, dengan ditetapkannya target prestasi semacam itu, maka secara tidak langsung dapat memberikan acuan kepada laju perkembangan prestasi ke depannya. Sehinggga sekolah ini bisa semakin maju.

Dia menambahkan, selain Antonio Valyant Santoso, pihaknya di tahun 2014-2015 juga telah menggratiskan beberapa siswa lainnya. Yaitu Suhartatik dan Rina Winarning Tyas. Sebab keduanya juara nasional gulat. (Edy Sutriyono/AKROM HAZAMI)

Si Cantik Rockita Ini Rela Bergelut dengan Sampah, Hayo Ngapain?

Rockita Melodya, siswi SMK Taman Siswa Kudus dengan hasil karyanya (MuriaNewsCom/ Edy Sutriyono)

Rockita Melodya, siswi SMK Taman Siswa Kudus dengan hasil karyanya (MuriaNewsCom/ Edy Sutriyono)

 

KUDUS – Sebagian besar orang masih menganggap sampah hanya sebagai barang yang tak ada gunanya dan hanya dibuang begitu saja. Namun, bagi dara cantik yang satu ini, justru sampah menjadi sebuah karya seni yang luar biasa.

Adalah Rockita Melodya, siswi SMK Taman Siswa Kudus yang memanfaatkan sampah untuk dijadikan sebagai busana. Dengan kreatifitas yang dimiliki, sampah-sampah atau barang bekas disulapnya menjadi sebuah busana yang memiliki nilai seni tinggi.

Menurut desainer muda ini, banyak barang-barang bekas yang bisa dimanfaatkan dengan baik. Namun, tak banyak orang yang mau dan peduli dengan barang bekas tersebut menjadi karya dan menjadi peluang bisnis.

”Jika setiap orang mau untuk melihat peluang, tentunya banyak barang-barang yang tak berguna bisa dimanfaatkan sebagai karya inovatif. Misalnya saja, bungkus minuman, bungkus jajanan yang terbuat dari plastik dan lain sebagainya,” katanya.

Dirinya mengatakan, semangat untuk mengolah dan berkreasi melalui barang-barang bekas tersebut, mencoba ditularkan kepada teman-teman di sekolah. Sehingga, ke depan banyak generasi muda yang semakin kreatif.

Untuk di sekolah, katanya, dirinya beberapa kali juga pernah mengikuti perlombaan daur ulang sampah. Dari kegiatan tersebut, dirinya pernah menyabet juara satu. Bahkan, beberapa even lain, busana hasil karyanya pernah ikut ditampilkan. (EDY SUTRIYONO/KHOLISTIONO)