Bupati Rembang Targetkan Silpa Tahun Anggaran 2016 Dapat Diminimalisasi 

 

ilustrasi

ilustrasi

MuriaNewsCom, Rembang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang mentargetkan, realisasi belanja untuk tahun anggaran 2016 ini bisa sesuai dengan rencana, sehingga adanya sisa lebih perhitungan anggaran (silpa) dapat diminimalisasi.

Bupati Rembang Abdul Hafidz mengatakan, agar silpa dapat diminimalisasi, seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan camat diminta untuk untuk memaparkan progres realisasi anggaran.

“Setiap sepekan sekali, semua SKPD dan ¬†camat saya kumpulkan dan diminta untuk melaporkan progres realisasi anggaran yang sudah ada, sampai sekarang sudah sejauh mana,” ujar Hafidz.

Dengan begitu, dirinya akan tahu bagaimana serapan anggaran di masing-masing SKPD ataupun camat. Sehingga, ketika ada kesulitan atau stagnasi serapan anggaran, maka bisa dicarikan solusi dengan segera.

Dirinya juga berharap, dengan adanya hal seperti ini, serapan anggaran di masing-masing instansi dapat terealisasi dengan maksimal serta tepat sesuai dengan tujuan yang telah direncanakan.

“Silpa untuk tahun ini tentu harus bisa berkurang dibanding tahun-tahun sebelumnya. Makanya, perkembangan di masing-masing instansi akan saya pantau terus, supaya realisasinya benar-benar jalan,” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami

 

DPRD Tak Ingin “Rekor” Silpa Rp 209 Miliar Terulang di 2015

Majid Kamil, Ketua DPRD Kabupaten Rembang. (MuriaNewsCom/AHMADFERI)

Majid Kamil, Ketua DPRD Kabupaten Rembang. (MuriaNewsCom/AHMADFERI)

REMBANG – DPRD Kabupaten Rembang mewanti-wanti kepada Pemkab setempat agar mengoptimalkan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2015. Sebab para legislator di Kota Garam tak ingin “rekor” sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) APBD 2014 yang mampu menembus Rp209.583.528.065 tidak terulang di 2015. Lanjutkan membaca

Ini 5 Pos Dana Penyebab Silpa APBD Rembang Tahun 2014 Tembus Rp 209 Miliar

Salah satu proyek pembangunan jalan di Kabupaten Rembang. Tingginya Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Rembang Tahun 2014 disebabkan oleh sejumlah faktor penyerapan dana yang rendah. (MURIANEWS/AHMADFERI)

Salah satu proyek pembangunan jalan di Kabupaten Rembang. Tingginya Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Rembang Tahun 2014 disebabkan oleh sejumlah faktor penyerapan dana yang rendah. (MURIANEWS/AHMADFERI)

REMBANG – Tingginya Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Rembang tahun 2014 disebabkan oleh sejumlah faktor penyerapan dana yang rendah. Lanjutkan membaca