Sukun Special Sabawana XC Challenge Suguhkan Pemandangan Aduhai

Tim saat melakukan sobo alas belum lama ini. (SSBC)

MuriaNewsCom, Kudus – Kegiatan Sukun Special Sabawana XC Challenge bakal digelar Minggu (8/10/2017). Dalam kegiatan tersebut, para peserta bakal dimanjakan dengan sejumlah tempat dan rute yang telah disiapkan panitia.

P Herman, panitia pelaksana mengatakan, kegiatan bakal dibuka dengan pengarahan dari panitia terlebih dahulu sekitar pukul 06.00 WIB. Setelah itu, peserta akan memulai kegiatan bersepeda di kawasan Gebog.

“Para peserta akan bersepeda puluhan kilometer. Namun jangan salah, karena sepeda ini sifatnya fun, sehingga peserta tak akan jenuh,” katanya kepada MuriaNewsCom saat dihubungi.

Menurut dia, start akan dimulai di Sukun Sport Center. Setelah itu, peserta akan mulai bersepeda ke kawasan Menawan dengan santai sambil menikmati pemandangan alam yang indah.

Sesampainya di atas, lanjut dia, peserta akan dibawa berkeliling kawasan Gebog. Panitia juga menyiapkan lokasi pemandian di sungai untuk peserta mandi atau sekadar mencicipi dinginnya air pegunungan.

Disinggung soal keamanan medan, pantia telah menyiapkan secara matang. Beberapa titik yang dianggap terjal dan agak berbahaya juga disediakan petugas khusus, guna mengarahkan peserta agar lebih waspada.

“Pokoknya semuanya sudah siap. Termasuk rute dan keamanannya. Tinggal pelaksanaan saja nanti,” imbuhnya.

Setelah puas berkeliling, ratusan peserta akan kembali lagi ke garis start, yang juga menjadi garis finish. Di sana, Sejumlah hidangan dan hiburan musik sudah menunggu sambil menanti pemutaran undian.

Editor : Akrom Hazami

Jauh-jauh Datang ke Pati, Bule Belgia Ini Ajari Anak-anak Rakit Sepeda Listrik

Cedric, pria asal Belgia mengajari anak-anak merakit sepeda listrik di Sanggar Bintang Muria, Tanjungrejo, Margoyoso, Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Pria asal Belgia, Cedric Peter Gygax rela jauh-jauh datang ke Pati untuk mengajari anak-anak merangkai sepeda listrik yang bebas polusi.

Cedric singgah di Sanggar Bintang Muria, Desa Tanjungrejo RT 14 RW 4, Margoyoso selama tiga hari. Dia sabar mengajari anak-anak bagaimana membuat sepeda listrik sendiri.

Dia juga aktif memberikan sosialisasi pentingnya menggunakan sepeda untuk mengurangi polusi udara. Jika sepeda kurang produktif untuk kerja, jawabannya menurut dia adalah sepeda listrik.

“Saya memprediksi, sepeda listrik ke depan akan diminati. Selain hemat energi, juga ramah lingkungan dan baik untuk kesehatan,” jelas Cedric, Rabu (20/9/2017).

Aktivis pemberdayaan remaja Bintang Muria, Ainul Adaniyah mengatakan, paparan yang disampaikan Cedric sangat bemanfaat bagi anak-anak Pati. Sebagai generasi emas bangsa, mereka diharapkan bisa membuat teknologi sepeda listrik sendiri.

“Kendaraan bermotor sekarang kan luar biasanya padatnya. Bukan cuma di kota-kota besar, tapi juga di daerah seperti Pati. Menurut saya, sepeda listrik menjadi jawabannya,” tutur Ainul.

Sanggar Bintang Muria sendiri merupakan wadah untuk belajar dan bermain. Namun, selama ini kerap dimanfaatkan untuk bermain anak-anak.

Karena itu, kedatangan Cedric diharapkan menjadi bekal bagi anak-anak di bidang sains dan teknologi. “Asap kendaraan berkurang, pemanasan global pun setidaknya bisa diantisipasi,” pungkasnya.

Editor: Supriyadi

Nembang di Pesta Rakyat Jateng, Siswi SMK NU Banat Kudus dapat Laptop dari Gubernur

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kanan) saat mendengarkan tembang dari salah satu peserta Pesta Rakyat Jateng 2017 di Alun-alun Jepara, Jumat (25/8/2017). (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bagi-bagi hadiah berupa sepeda dan laptop, disela pembukaan Pesta Rakyat Jateng 2017 di Alun-alun Jepara, Jumat (25/8/2017). 

“Ayo siapa siswa atau siswi di sini yang bisa nembang  macapat maju saya kasih hadiah, ayo cepat. Hadiahnya sepeda dan laptop. Satu orang saja, ayo cepat naik panggung,” kata Ganjar melalui pelantang suara.

Tawaran itu mulanya disambut dingin, namun setelah mendengar hadiah disebutkan setidaknya ada tiga orang yang merangsek menuju panggung utama. Peserta pertama kuis tersebut adalah Iko Abdullah, siswa dari SMK Islam Jepara. Namun sayang, rupanya ia tak mendengar tantangan Ganjar secara utuh. 

“Enggak saya gak bisa nyanyi macapat pak,” jawabnya menjawab pertanyaan Ganjar. 

Peserta kedua adalah siswi SMK NU Bannat Kudus Annisa Intan Barokah. Disaksikan Ganjar dan ratusan pengunjung Pesta Jateng 2017 ia menyanyikan sebuah tembang pocung. Namun hal itu tak membuat Gubernur puas. 

“Saya kok belum pernah mendengar pocung yang seperti itu ya, coba nyanyi yang lain,” ujar Ganjar. 

Annisa pun diminta untuk menyanyikan lagu lain. Kemudian siswi kelas XII jurusan fashion itu menyanyikan lagu khas Kudus yang menceritakan tentang perjuangan Sunan Muria dan lagu mars sekolahnya. Setelahnya ia pun disuruh memilih hadiah. 

“Saya mau laptop pak,” kata dia sambil tersenyum. 

Ganjar kemudian meloloskan permintaan siswi berumur 17 tahun itu.  

Editor: Supriyadi

Kejuaraan BMX MTB 4X Open Jepara Dipastikan Diserbu Calon Peserta

bmx

MuriaNewsCom, Jepara – Kejuaraan BMX MTB 4X Open Jepara 2016 yang didukung WMld, akan segera berlangsung, 17 – 18 Desember mendatang. Akan ada ratusan pebalap dari berbagai daerah di Indonesia.

Untung Prasetyo mengatakan,  sudah lebih dari 250 calon peserta yang sudah mendaftarkan diri. Tak hanya dari Jepara dan sekitarnya saja, pebalap dari luar provinsi hingga luar pulau dipastikan hadir mengikuti turnamen ini.

”Ada dari Banyuwangi, dan kota besar lain di Indonesia. Bahkan ada juga peserta yang datang dari Papua,” kata pria yang akrab dipanggil Untung MC saat dihubungi.

Pihaknya menargetkan peserta bisa tembus hingga 400 peserta. Meski baru separuh, ia yakin jumlah tersebut bisa terealisasi dalam waktu tersisa.

Selain itu, even BMX sudah dilaksanakan tiap tahun dengan skala nasional. Bahkan tiap kali pertandingan, peserta luar kota dan luar provinsi selalu hadir.

”Even kali ini, ada dua kelas yang digelar, yakni elite dan challenge. Kegiatan ini juga kami laksanakan selama dua kali dalam setahun,” ujarnya.

Selain itu, para pebalap bakal menempuh rute di Sirkuit Mbakalan Mewah, Desa Sukodono, Kecamatan Tahunan, Jepara. Dalam dua hari itu, lokasi akan dibanjiri dengan Pebalap sepeda BMX dari sejumlah tempat.

Untung menambahkan, dalam perlombaan kali ini dibagi dalam 12 kategori. Pertama adalah boys KU 5-6, 7-8, 9-10, 11-12, 13-14 dan15-16. Selain itu, panitia juga menyiapkan girls under 12, women Open, Men junior, Men Elite, BMX Begle 28 Up serta MTB 4X Open.

”Mudah-mudahan cuacanya mendukung, sehingga kegiatan berjalan dengan aman dan lancar,” harapnya.

Editor:  Akrom Hazami

Gowes Bareng, Cara Sederhana SMP 2 Jepon Blora Kembalikan Semangat Siswa Usai Ujian

Sejumlah siswa sedang mengendarai sepeda berkeliling desa. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Sejumlah siswa sedang mengendarai sepeda berkeliling desa. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Ujian sekolah memang cukup menguras konsentrasi dan pikiran bagi siswa, tak terkecuali peserta didik di SMP 2 Jepon, Blora. Namun, ada cara yang sederhana dilakukan pihak sekolah, untuk mengembalikan semangat siswa-siswi usai menempuh ujian.

Yap, sangat sederhana dan murah. Seperti yang dilakukan Sabtu (23/4/2016) pagi tadi. Ratusan siswa SMP 2 Jepon diajak berkeliling desa sekitar sekolah, dengan menggunakan sepeda. Udara pagi yang segar dan pemandangan khas desa menambah, suasana kebersamaan semakin terasa.

Terlihat, keceriaan terpancar dari wajah ratusan murid juga terpancar. Mereka seoalah sejenak melupakan kejenuhan pikiran mereka setelah berkutat dengan mata pelajaran.

“Anak-anak baru saja ikut tes dan ujian sekolah, jadi biar ada penyegaran, kami ajak refresing naik sepeda bersama. Ini semuanya, kelas satu sampai kelas tiga. Untuk kelas tiga, agar tidak tegang dan siap menghadapi ujian nasional,” ujar Wahyu, salah seorang Guru SMPN 2 Jepon yang ikut mengawal gowes bersama.

Rute yang ditempuh, dari halaman sekolah, kemudian melintas Jalan Bangsri ke arah barat, Perempatan Desa Andongrejo ke selatan dilanjutkan melintasi Jalan Desa Purworejo hingga kembali ke sekolah.
Gowes bersama juga menarik perhatian para warga sekitar.

Hal ini juga dinilai dapat mengajarkan kesederhanaan bagi siswa. Karena saat ini sudah banyak dikalangan pelajar yang pergi ke sekolah dengan mengendarai sepeda motor . “Itu sangat baik dan patut ditiru, daripada anak-anak ke sekolah pada iring-iringan naik sepeda motor,” ujar Kasiyanto, warga Bangsri.

Editor : Kholistiono

Menjelang Lebaran Penjualan Sepeda di Grobogan Naik

Penjual sepeda digrobogan melayani pembeli yang datang. Menjelang Lebaran ini penjualan sepeda mengalami kenaikan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Penjual sepeda digrobogan melayani pembeli yang datang. Menjelang Lebaran ini penjualan sepeda mengalami kenaikan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

GROBOGAN – Menjelang masuknya tahun ajaran baru tampaknya membawa berkas bagi sejumlah pedagang sepeda. Dimana, momen tahunan ini menyebabkan penjualan sepeda sedikit naik dibandingkan beberapa waktu sebelumnya.  Lanjutkan membaca

Pedagang Sepeda Wagenan Grobogan Ditertibkan

Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Parno berdialog dengan pedagang sepeda Pasar Wagenan agar tertib dan tidak memakan badan jalan saat menggelar dagangannya. (MURIA NEWS / DANI AGUS)

GROBOGAN – Untuk mengurangi kemacetan lalu lintas, Satlantas Polres Grobogan menertibkan para pedagang sepeda di depan Pasar Hewan Danyang, Purwodadi yang berjualan setiap hari pasaran Wage. Langkah itu dilakukan lantaran para penjual sepeda dan asesoris itu sudah memakan bahu jalan kala menggelar dagangan.

Lanjutkan membaca