SBY-AHY Bakal Keliling Jateng, Parpol Pengusung Ganjar-Yasin Kompak

MuriaNewsCom, Semarang – Parpol pengusung pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin terlihat kompak untuk memenangkan jagoan mereka dalam Pilgub Jateng 2018. Bahkan Partai Golkar juga menurunkan elite parpol untuk mengkampanyekan pasangan ini.

Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yodhoyono (SBY) dan anaknya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dijadwalkan akan keliling Jateng untuk berkampanye memenangkan Ganjar-Yasin. SBY dan AHY akan berkeliling Jateng pada 5 hingga 15 April 2018.

“Pak SBY dan Mas AHY akan roadshow ke Jateng 5 April sampai 15 April untuk memenangkan Ganjar Yasin,” kata Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jateng Tety Indarti.

Selain itu kader partai juga sudah bergerak di wilayahnya masing-masing. Seluruh DPC Partai Demokrat di 35 daerah di Jateng diinstruksikan bergerak menggalang dukungan.

Sementara PDI Perjuangan sudah lebih dulu bergerak menggelar rapat kerja cabang khusus di 35 daerah. “Seluruh DPC sudah rakercabsus dan dilanjutkan deklarasi, kita all out urunan untuk kemenangan Ganjar yasin,” kata Sekretaris DPD PDIP Jateng Bambang Kusriyanto.

Tak ketinggalan Ketua DPW PPP Jateng Masrukhan Syamsurie menyatakan, seluruh kader PPP tegak lurus mengawal Ganjar Yasin. Dukungan PPP tak perlu diragukan karena Taj Yasin adalah kader partai berlambang kabah tersebut.

Minggu (25/3/2018) kemarin, seluruh parpol pengusung Ganjar-Yasin juga melakukan pertemuan.Dalam pertemuan yang dilakukan secara tertutup tersebut, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang, Hendrar Prihadi (Hendi) memaparkan sejumlah analisa politik untuk memenangkan pasangan calon nomor urut 1 tersebut di Jawa Tengah, khususnya di Kota Semarang.

Hendi menyatakan optimis pasangan calon Ganjar-Yasin akan meraih 70% suara di Kota Semarang.  Hal tersebut disampaikannya dengan menghitung bahwa pada pilgub tahun 2013, Ganjar yang saat itu berstatus sebagai penantang saja sudah dapat meraih 51,26% suara di Kota Semarang.

“Padahal waktu pilgub tahun 2013 itu, hanya PDI Perjuangan yang mengusung, dan jumlah kursi di dewan pun hanya 9 kursi,” pungkas Hendi.

Editor : Ali Muntoha

Hebat, Jagung Krispi dan Kripik Bonggol Pisang Buatan Warga Pati Tarik Perhatian Ani Yudhoyono

Pelaku UMKM Pati berfoto bersama usai menjadi narasumber pelatihan terpadu Mitra Sehati di Wisma Cikopo DPR RI. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Dua produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) warga Pati, keripik jagung krispi dan keripik bonggol pisang krispi berhasil menarik perhatian Ani Yudhoyono, istri Presiden Keenam RI SBY.

Jagung krispi merupakan produksi UMKM Karya Lancar Cepat milik Muhamad Muhlasin, warga Margorejo, Pati. Sementara bonggol pisang krispi produk dari UMKM Anugerah milik Rusmini, warga Gunungsari, Tlogowungu.

Keduanya diundang sebagai narasumber dalam acara pelatihan terpadu Mitra Sehati yang diadakan Persatuan Istri Anggota (PIA) DPR RI di Wisma Cikopo DPR RI pada 20-21 November 2017. Produk mereka dinilai sangat kreatif dan menarik, sehingga layak menjadi narasumber untuk pelatihan UMKM.

Baca: Kisah Anak Pati Bernama Kristy Diangkat ke Film Layar Lebar

“Industri rumahan kripik bonggol pisang krispi merupakan buatan ranting Partai Demokrat Desa Gunungsari. Kami ucapkan terima kasih kepada Ibu Ani, Ibas, Aliya Baskoro Yudhoyono, dan anggota PIA DPR yang sudah memberikan penghargaan dengan memberikan kesempatan untuk ikut membagikan ilmu ekonomi kreatif,” ujar Ketua Partai Demokrat Pati Joni Kurnianto, Selasa (21/11/2017).

Joni mengatakan, produk UMKM lokal sudah saatnya ikut bersaing dengan produk-produk yang dijual di swalayan modern. Selain kualitasnya yang tidak kalah, produk UMKM cenderung lebih sehat dan bisa memberdayakan pelaku ekonomi rakyat.

Baca: Ini Sosok Kristy, Perempuan Pati yang Kisahnya Akan Diangkat Film Layar Lebar

Karena itu, dia mendorong warga Pati untuk membangun masyarakat tanggap ekonomi kreatif. “Kami siap ikut memfasilitasi, karena Demokrat selalu peduli, serap aspirasi dan memberikan solusi,” imbuh Joni.

Sementara itu, Ani Yudhoyono menyampaikan, bila anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI bisa menyertakan perwakilan UMKM binaannya dari daerah pemilihannya ke acara Mitra Sehati secara rutin, Indonesia akan maju.

“Partai Demokrat akan berjaya kembali bila ikut aktif memberdayakan UMKM di dapil masing-masing. Semuanya kembali kepada slogan Demokrat yang ingin memberikan solusi untuk rakyat,” pungkas Ani.

Editor: Supriyadi

Rinto Subekti Pimpin DPD Demokrat Jateng, Ini Sosoknya

Rinto Subekti, figur muda yang menjadi Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Tengah. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Semarang – Rinto Subekti terpilih sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Tengah periode 2017-2022. Anggota DPR RI ini terpilih dalam Musda II DPD Partai Demokrat Jateng di Hotel Patra Jasa Semarang, Jumat (15/9/2017).

Rinto ditetapkan sebagai ketua setelah terpilih secara aklamasi dengan mendapatkan suara penuh dari 34 dewan pimpinan cabang (DPC) di seluruh Jawa Tengah.

“Kami segera bergerak cepat dalam menjalankan amanah dan tugas besar sebagai ketua di tingkat provinsi, terutama menghadapi Pilgub 2018 dan Pileg 2019,” ujar Rinto.

Ke depan, Rinto menargetkan akan memenangkan 40 persen pada Pilgub dan Pileg. Upaya itu diakui cukup berat, tetapi ia mengaku akan berusaha untuk mencapai target yang sudah menjadi amanat DPP Demokrat.

Terobosan yang akan dilakukan dengan cara berkomunikasi intens bersama partai politik lain. Meski saat ini hanya memiliki sembilan kursi di DPRD Jateng, tapi ia tetap berupaya memunculkan figur untuk berkoalisi dengan partai lain.

Salah satu Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat, Joni Kurnianto mengaku optimistis bila Rinto bisa membawa Demokrat menuju pintu kemenangan pada ajang Pilgub dan Pileg. Sebab, Joni tahu betul figur Rinto sebagai pemimpin yang bisa diandalkan.

“Bersama Bapak Rinto, kami optimistis bisa meraih kemenangan pada pentas Pilgub dan Pileg nanti. Beliau yang bertugas di Komisi X DPR RI sudah dikenal sangat mumpuni dalam menangani masalah pendidikan, olahraga, wisata, kesenian dan budaya,” ungkap Joni.

Selain itu, Rinto dikenal sebagai sosok yang mudah membaur dengan kader partai dan masyarakat. Karenanya, Joni yakin bila Rinto yang semula menjabat sebagai Ketua DPC Demokrat Karanganyar bisa membawa angin segar bagi partai besutan SBY tersebut.

Editor : Ali Muntoha

Musda Partai Demokrat Jateng Kritisi Aturan Pilpres

Ilustrasi

MuriaNewsCom, Semarang – Setelah sekian lama tertunda-tunda, Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat, akhirnya digelar Jumat (15/9/2017) hari ini. Musda digelar di Hotel Patrajasa, dengan agenda pemilihan ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jateng yang baru.

Selain pemilihan struktur partai baru, dalam musda ini juga dibahas tentang persoalan pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019. Terutama untuk mengkritisi kebijakan Undang-undang Pemilu yang baru.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Demokrat Jateng, Pramono Edhie Wibowo mengatakan, isu pilpres diangkat lantaran dianggap adanya ketidakadilan. Ia menyebut, meski masih dalam pengawasan judicial review di Mahkamah Konstitusi (MK), pihaknya mengaku UU Pilpres tersebut memiliki banyak kekurangan.

Ketua Badan Pembinaan, Organisasi, Keangotaan dan Kaderisasi (BPOKK) Partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo menyebut, acuan hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) yang masih mengacu pada hasil Pileg 2014.

Pasalnya, Pileg-Pilpres 2019 dilaksanakan ditanggal yang sama. Tak hanya itu, para partai baru pun akan dirugikan lantaran mutlak tidak bisa mengusung, termasuk partai lama yang memiliki potensi peningkatan suara dalam Pileg 2019.

“Soal pilpres masih terkendala karena undang-undang yang baru menyebut minimal prosentase suara dalam Pileg minimal suara 20 persen mencalonkan. Kalau saya inginnya semua partai bisa mencalonkan,” katanya.

Ketidakadilan tersebut dianggap Partai Demokrat membendung potensi partai dan calon menjadi lebih sempit dan terbatas. “Demokrasi harusnya jangan membodohkan, tapi mencerdaskan masyarakat. Soal siapa calon dari Demokrat (untuk Pilpres) kami usahakan usung dari internal partai,” paparnya.

Partai Demokrat Jateng baru dua kali menggelar musda sejak 2005. Pada musda pertama, Sukawi Sutarip terpilih sebagai ketua. Beberapa kali musda direncanakan digelar, namun selalu batal.

“Karena perkembangan politik yang cukup tinggi, saya ditunjuk sebagai pelaksana tugas pada April 2016, tujuannya biar fair,” terangnya.

pemilihan dalam Musda ke-II Demokrat Jateng menyebutkan akan dipilih oleh 37 suara. Suara tersebut berasal dari 35 DPC, satu DPD, dan satu DPP. “Kalau bisa siapa yang terpilih nanti melalui musyawarah mufakat,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

HUT ke-16, Demokrat Siap “Birukan” Pati pada Pileg 2019

Ketua DPC Demokrat Pati Joni Kurnianto (kanan) memotong tumpeng HUT Demokrat ke-16, Jumat (8/9/2017) malam. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Pati memperingati HUT ke-16 dengan menggelar prosesi manakiban dan doa bersama di Jalan Dr Wahidin Pati, Jumat (8/9/2017) malam.

Berbagai kader Demokrat ikut menyemarakkan prosesi tersebut dari anggota DPRD, pengurus DPC, pimpinan anak cabang (PAC), ranting sekitar kantor, Perempuan Demokrat Republik Indonesia (PDRI), satgas, hingga kepala desa.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pati Joni Kurnianto mengatakan, HUT ke-16  Partai Demokrat menjadi momentum untuk terus berbenah dan mengepakkan sayapnya. Karena itu, prosesi doa bersama dilakukan dengan sungguh-sungguh.

“Kami berharap, Demokrat akan terus berkembang, jaya dan semakin berbakti kepada masyarakat. Melalui prosesi ini, kader Demokrat juga diharapkan selalu dilindungi Allah,” kata Joni.

Selain itu, Joni mendoakan agar pendiri Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diberikan panjang umur, kesehatan dan kesuksesan. Sebab, HUT Demokrat bertepatan dengan hari ulang tahun mantan presiden dua periode tersebut.

“Dari Pati, kami ucapkan selamat ulang tahun untuk Bapak SBY. Semoga diberikan kesehatan, umur panjang dan sukses selalu agar bisa terus berkiprah untuk membangun negeri,” ucap Joni.

Terkait dengan figur calon legislatif pada 2019 mendatang, Joni sangat optimistis. Pasalnya, animo masyarakat untuk maju sebagai caleg melalui Demokrat sangat tinggi, termasuk para pemuda yang ingin perubahan Pati menjadi lebih baik.

Melihat animo tersebut, Joni mengaku siap “membirukan” Kabupaten Pati. Ia sadar, kemajuan Demokrat berawal dari peran masyarakat. Karenanya, pihaknya juga meminta doa restu kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pati.

Saat ini, Demokrat konsen pada pengembangan kualitas kader dan pengabdian kepada masyarakat. Berbagai aksi kemanusiaan sudah dilakukan untuk memperingati HUT Demokrat ke-16, seperti donor darah dan pengobatan gratis.

Editor : Ali Muntoha

Ibas Sebut Masyarakat Rindu Indonesia Dipimpin SBY

Edhie Baskoro Yudhoyono (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Edhie Baskoro Yudhoyono (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Edhie Baskoro Yudhoyono, putra bungsu Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, dari rangkaian kegiatan Tour de Java yang sudah dilakukan ke beberapa daerah, masyarakat merindukan Indonesia dipimpin SBY.

“Tour de Java ini merupakan bagian dari cara untuk menyerap aspirasi masyarakat yang kita sambangi. Dalam berbagai kesempatan, masyarakat menyampaikan kepada kita yang rindu akan sosok SBY untuk memimpin negeri ini. Sebab, selama 10 tahun kepemimpinan SBY, banyak program kerakyatan yang sudah dirasakan masyarakat, baik itu dibidang pendidikan, kesehatan, pembangunan daerah, keamanan dalam demokrasi dan lainnya,” Kata Edhie Baskoro, kepada awak media di Hotel Griptha Kudus, Rabu (16/3/2016).

Ia katakan, rangkaian Tour de Java yang dilakukan SBY dan rombongan juga sebagai cara untuk silaturrahmi, menjalin tali asuh dan mendengarkan aspirasi masyarakat secara dekat. Dengan begitu, katanya, suara warga dapat didengar secara tepat.

Tak hanya di Jawa saja, katanya, SBY juga berencana bakal menggelar road show ke beberapa daerah lainnya di Indonesia, seperti halnya ke Sumatera.

“Kita lihat apakah waktu yang dimiliki Pak SBY ada untuk melakukan kegiatan ini. Yang jelas, kita menyesuaikan dengan jadwal yang dimiliki Pak SBY,” katanya.

Dia menambhakn, suatu saat pihaknya juga ingin menjadi bagian solusi untuk permasalahan bangsa. Sebab, saat ini ada permasalahan bangsa yang belum dipecahkan. Sehingga nantinya permasalahan itu dapat dipecahkan secara bersama-sama.

Baca juga : Demi Dapat Foto SBY, Warga Kudus Ini Rela Nunggu Berjam-jam

Editor : Kholistiono

SBY Dengarkan Curhatan Warga Pati

SBY bersama Ani Yudhoyono tengah mendegarkan curhatan warga Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

SBY bersama Ani Yudhoyono tengah mendegarkan curhatan warga Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Susilo Bambang Yudhoyono mendengarkan curhatan warga Pati saat singgah di Waroeng Pati, Rabu (16/3/2016). Agenda serap aspirasi rakyat itu menjadi bagian dari acara “Tour de Java” yang digelar SBY dan petinggi Partai Demokrat.

Ada empat warga yang curhat kepada SBY, yakni dari kalangan perajin kuningan, nelayan, kepala desa, dan mantan guru. Setiap kali ditanya, SBY langsung menjawabnya satu persatu.

Nabiyanto, Kepala Desa Margorejo yang banyak mendengarkan keluhan petani mengusulkan kepada SBY supaya bisa mendesak kalangan DPR terkait dengan subsidi pestisida. Karena, selama ini subsidi untuk petani hanya berlaku untuk pupuk.

Menjawab hal itu, SBY meminta kepada kalangan DPR RI untuk menampung dan melakukan kajian terkait dengan usulan tersebut. “Subsidi itu kalau untuk kepentingan yang baik, menolong rakyat kecil, itu tidak dilarang. Namun, saya bukan presiden lagi. Silahkan coba sampaikan kepada menteri dan presiden supaya bisa mikir,” kata SBY.

Usai mendengar curhatan perwakilan warga Pati, SBY kemudian bergegas menuju Lasem. Sebelum berangkat, ratusan warga tak henti-hentinya minta foto bersama. Bahkan, ada salah seorang yang nekat selfie kendati SBY dikawal pasukan pengaman presiden (Paspampres) saat hendak pulang.

Editor : Kholistiono

SBY: Produk Ukir Jepara Makin Bagus dan Siap Bersaing di MEA

SBY memeluk Bupati Jepara Ahmad Marzuqi saat tiba di sentra ukir dan patung Mulyoharjo Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

SBY memeluk Bupati Jepara Ahmad Marzuqi saat tiba di sentra ukir dan patung Mulyoharjo Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Mantan Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono rombongan termasuk istri Ani Yudhoyono, dan putranya Edy Baskoro Yudhoyono mendatangi Kabupaten Jepara. Tempat yang pertama dikunjungi adalah sentra kerajinan ukir dan patung Desa Mulyoharjo, Kecamatan Kota, Jepara, kemudian ke salah satu rumah makan yang berada di area Kota Jepara.

Kedatangan SBY bersama rombongan disambut antusias warga setempat. Turun dari bus, SBY langsung menuju salah satu showroom mebel ukir dan patung. Di dalam showroom, selain melihat-lihat produk ukir, patung, dan mebel, SBY juga menyempatkan melihat proses memahat patung.

”Produk ukir Jepara semakin bagus dan sudah berani bersaing di era MEA. Produk ukir Jepara tidak kalah dengan negara lain,” kata SBY, yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Umum partai Demokrat disela-sela kunjungannya, Selasa (15/3/2016) sore tadi.

Tak hanya melihat mebel, relief, dan patung, SBY juga membeli sejumlah mebel, yaitu set meja-kursi. Kekaguman sosok yang pernah menjabat sebagai presiden RI selama dua periode ini juga disampaikan kepada sejumlah rombongan.

Sementara itu, pemilik showroom mebel Rimba Lestari, Sahal Mafud mengaku senang toko mebelnya jadi ampiran rombongan mantan Presiden RI. Di toko miliknya, SBY berbelanja mebel senilai lebih Rp 30 juta.

”Tadi yang dibeli seperangkat meja kurisi isi delapan harganya Rp 20 juta dan set meja kursi isi empat. Kemudian pengikutnya ada yang membeli patung kecil-kecil,” katanya.

Editor : Titis Ayu Winarni

SBY Disambut Antusias Warga Jepara

Warga sambut antusias kedatangan SBY di Jepara (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

Warga sambut antusias kedatangan SBY di Jepara (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Mantan Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono mendatangi Kabupaten Jepara. Tempat yang pertama dikunjungi adalah sentra kerajinan ukir dan patung Desa Mulyoharjo, Kecamatan Kota Jepara, Selasa (15/3/2016).

Kedatangan SBY bersama rombongan termasuk Ani Yudhoyono dan putranya Edy Baskoro Yudhoyono disambut antusias warga setempat. Rombongan menggunakan sejumlah kendaraan dikawal mobil polisi dan turun di showroom Mebel Rimba Lestari.

Antusiasme warga terlihat dari banyaknya warga yang menyambut SBY bersama rombongan. Selain itu juga, ada banyak tulisan ucapan terima kasih dan kebanggaan warga kepada Ketua Umum Partai Demokrat ini.

Tak hanya warga, sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Jepara beserta instansi lain juga menyambut. Seperti Bupati dan Wakil Bupati Jepara, Kapolres Jepara, dan pejabat lainnya.

 

SBY saat berkunjung ke sentra patung di Desa Mulyoharjo, Jepara (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

SBY saat berkunjung ke sentra patung di Desa Mulyoharjo, Jepara (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

 

“Kami bangga dan kangen dengan Pak SBY, beliau ganteng, pinter, dan membuat kebijakan yang meringankan rakyat, seperti menurunkan harga BBM, memberi bantuan kepada rakyat miskin dan yang lainnya,” kata salah seorang warga, Solehah kepada MuriaNewsCom.

Tanggapan positif juga disampaikan Wakil Bupati Jepara Subroto. Menurut dia, SBY yang kali pertama menyetujui peningkatan status jalan di Kabupaten Jepara, sehingga kini Jepara memiliki jalan yang berstatus jalan nasional.

Usai beberapa menit di showroom pusat kerajinan ukir dan patung di Jepara itu. Rombongan langsung menuju ke salah satu rumah makan. Nantinya dijadwalkan menuju Kabupaten Kudus dan melakukan pertemuan dengan kader Partai Demokrat.

Editor : Kholistiono