Puluhan PK di Pati Geruduk Safin Hotel, Begini Jawaban Satpol PP

Puluhan pemandu karaoke menggeruduk Safin Hotel, Kamis (20/10/2017) malam. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Puluhan pemandu karaoke (PK) menggeruduk The Safin Hotel Pati milik Wakil Bupati Pati, Saiful Arifin, Kamis (19/10/2017) malam.

Musyafak, pengusaha karaoke menegaskan, aksi pengerahan PK bukan untuk melakukan demonstrasi. Namun, mereka ingin menyanyi bersama di Masterpiece Karaoke.

Hal itu dilakukan untuk meluapkan kekecewaannya kepada pemerintah kabupaten (pemkab) Pati yang dianggap tebang pilih dalam menegakkan Perda Karaoke. “Bukan demo, kami cuma ingin ngajak mereka untuk nyanyi bareng,” ujar Musyafak.

Suasana memanas setelah Musyafak mengamuk dan marah-marah di Hotel Safin. Namun, pihak Safin Hotel tidak menanggapinya.

Dia berteriak dan menyebut Pemkab Pati tidak adil dalam melakukan penegakan Perda. “Kalau karaoke dirazia, semuanya harus dirazia, jangan tebang pilih,” ucap dia.

Petugas Satpol PP sempat menghadang aksi mereka, sebelum satu peleton anggota kepolisian dan beberapa anggota TNI terjun untuk mengamankan situasi.

Pelaksana tugas (Plt) Kasatpol PP Pati Riyoso saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sebagai penegak perda sudah melakukan penindakan sesuai dengan peraturan daerah.

“Semuanya kami razia, tidak ada tebang pilih. Siapa yang bilang tebang pilih? Semalam saya habis melakukan penertiban di Hotel 21, langsung ke Safin,” tegas Riyoso.

Dia menegaskan, penertiban karaoke di Pati berdasarkan perda yang sudah menjadi produk hukum masyarakat Pati. Karena itu, dia akan terus melakukan penertiban sesuai dengan amanat masyarakat yang tertuang dalam perda.

Editor : Ali Muntoha

Jelang Natal, Safin Hotel Bikin Pohon Natal dari Jerami

 Sejumlah karyawan Safin Hotel tengah membuat pohon natal yang dibuat dari jerami kering. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Sejumlah karyawan Safin Hotel tengah membuat pohon natal yang dibuat dari jerami kering. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – The Safin Hotel yang berada di Jalan Diponegoro Nomor 229, Pati, membuat pohon natal untuk menyambut perayaan Natal. Bila pohon natal biasanya identik dengan cemara, The Safin Hotel membuat terobosan baru dengan membuat pohon natal dari jerami.

Manajer The Safin Hotel, Vallien Ishak mengatakan, pohon natal dari jerami tersebut dibuat untuk menarik minat pengunjung selama Natal. Terlebih, Safin Hotel kali mengusung lokalitas dalam menyambut Natal.

“Kita angkat tema lokalitas. Pati itu kan slogannya Bumi Mina Tani yang sarat dengan dunia pertanian. Pohon natal dari jerami ini hendak menyiratkan pesan kepada pengunjung, bahwa Pati kaya akan hasil pertanian yang melimpah, terutama padi,” ujar Vallien, Sabtu (10/12/2016).

Pohon tersebut ditempatkan di bagian lobi hotel supaya pengunjung yang datang bisa langsung menyaksikan pohon natal raksasa yang terbuat dari jerami. Meski warnanya tidak hijau sebagaimana cemara, tetapi pohon natal dari jerami setinggi lebih dari tiga meter tersebut terkesan cantik dan unik.

Butuh sekitar 100 kilogram jerami kering untuk membuat pohon natal berwarna coklat kekuningan ini. Dalam waktu sehari, ornamen yang menunjukkan Pati Bumi Mina Tani pada aspek pertanian tesebut akhirnya berhasil disusun.

“Butuh waktu satu hari, mulai dari pembuatan kerangka hingga menyusun jerami sedikit demi sedikit secara rapi, sampai benar-benar membentuk pohon natal. Kami tambahkan bintang di bagian atas agar kesan Natal semakin terlihat,” imbuh Vallien.

Tak tanggung-tanggung, lima karyawan dilibatkan dalam menyusun pohon natal dari bahan jerami. Dia berharap, keberadaan pohon natal jerami bisa meneguhkan kesan Safin Hotel yang selama ini mengusung konsep modernitas dan lokalitas.

Editor : Kholistiono