Bandel Tak Tertib Lalu Lintas, Prajurit TNI Akan Diamankan

Petugas Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/3-2 Pati menunjukkan baju bertuliskan Kopassus milik warga Sipil yang diamankan petugas. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Petugas Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/3-2 Pati menunjukkan baju bertuliskan Kopassus milik warga Sipil yang diamankan petugas. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Selain merazia warga sipil yang mengenakan atribut TNI, Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/3-2 Pati juga menjaring prajurit TNI yang kedapatan tidak membawa surat-surat kendaraan. Penertiban prajurit TNI itu dilakukan di Jalan Pati-Tlogowungu, Depan Stadion Joyokusumo Pati, Kamis (17/9/2015).

Razia ini digelar sebagai salah satu rangkaian kegiatan untuk menertibkan anggota TNI, mulai dari Senin (14/9/2015) hingga hari ini. “Kami periksa surat-surat kendaraan dan identitas keanggotaan TNI. Jika tidak mengantongi surat-surat kendaraan, kami sita,” ujar Dansub Denpom IV/3-2 Pati Lettu Corps Polisi Militer Wawan Aji Prasetyo.

Sasaran dalam operasi tersebut adalah prajurit TNI, mulai dari kelengkapan tanda keprajuritan dan surat jalan. Selain itu, atribut TNI yang acapkali digunakan warga sipil juga disita.

“Anggota TNI di Pati sudah patuh pada aturan. Dari hasil razia, semua kelengkapan sudah dipenuhi. Hanya saja, ada beberapa warga sipil yang memakai atribut TNI dan kami amankan. Atribut TNI itu khusus dikenakan prajurit, bukan warga,” katanya. (LISMANTO/KHOLISTIONO)

Denpom IV Pati Razia Atribut TNI

aju bertuliskan Kopassus milik warga sipil dirazia petugas Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/3-2 Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

aju bertuliskan Kopassus milik warga sipil dirazia petugas Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/3-2 Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Petugas Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/3-2 Pati menggelar razia penertiban atribut TNI yang dilakukan di Jalan Pati-Tlogowungu, Depan Stadion Joyokusumo, Kamis (17/9/2015).

Dari razia tersebut, sedikitnya tiga baju doreng mirip TNI yang dikenakan warga sipil disita petugas. Sementara itu, sejumlah stiker satuan TNI yang dipasang di kendaraan bermotor diminta untuk dilepas.

“Dari razia ini, kami mendapatkan tiga baju doreng. Semuanya kami sita. Selain itu, puluhan stiker satuan TNI yang dipasang di kendaraan bermotor kami minta untuk dilepas. Ini bentuk tindak lanjut dari operasi tahap kedua yang kami lakukan seminggu yang lalu,” ujar Dansub Denpom IV/3-2 Pati Lettu Corps Polisi Militer (CPM) Aji Prasetya.

Ia mengatakan, atribut TNI mestinya tidak boleh digunakan orang selain anggota TNI. Karena itu, warga sipil juga diimbau agar tidak menggunakan atribut TNI, baik baju maupun stiker biasa dipasang di plat kendaraan bermotor. (LISMANTO/KHOLISTIONO)