Intip Resep Rujak Bandeng Ala Warung BKJ Pati

 Penikmat kuliner tengah mencicipi menu rujak bandeng bakar tanpa duri. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Penikmat kuliner tengah mencicipi menu rujak bandeng bakar tanpa duri. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Rujak bandeng bakar tanpa duri yang merupakan menu andalan warung Bandeng Krisna Juwana (BKJ) Pati memiliki resep yang tak biasa. Kendati sebetulnya rahasia, tetapi pemilik BKJ tak segan membeberkan resepnya.

“Kalau bandeng bakar cabut durinya sudah biasa, karena bandengnya hanya dibakar dengan diolesi kecap, bumbu cair, dan marganin. Yang beda adalah sambal rujaknya. Itu  yang membuat menu ini sangat khas dan berbeda dengan menu lainnya,” kata pemilik BKJ, Sugiharto, sabtu (05/11/2016).

Bahan untuk membuat bumbu rujak, di antaranya cabe setan, cabe merah, bawang merah, bawah putih, terasi Juwana, serai, daun jeruk, ketumbar, tepung beras, santan, tomat dan mentimun. Semua rempah-rempah diuleg hingga halus, kemudian ditumis hingga berbau harum.

“Kalau bumbu rujak selesai, bandeng cabut duri cukup dibakar di atas kompor sekitar tiga hingga lima menit sembari diolesi kecap, sebelumnya diolesi margarin biar tidak lengket. Bila semuanya sudah, tambahkan irisan tomat dan mentimun sebagai pelengkap,” tutur Sugiharto.

Satu porsi rusak bandeng bakar cabut duri dibanderol dengan harga Rp 15 ribu, belum termasuk nasi. Dengan harga yang cukup terjangkau, menu ini menjadi buruan para penikmat kuliner hingga menghabiskan 30 hingga 50 porsi setiap hari.

Zuraida, salah satu penikmat rujak bandeng mengaku suka dengan cita rasanya dengan perpaduan gurih asli dari bandeng dengan bumbu rujak yang rasanya manis dan dominan lebih gurih. Bahkan, dia seringkali berlanggganan makan sore untuk menikmati rujak bandeng.

Baca juga :Mencicipi Nikmatnya Rujak Bandeng Tanpa Duri di Pati

Editor : Kholistiono

Mencicipi Nikmatnya Rujak Bandeng Tanpa Duri di Pati

Pengunjung tengah mencicipi rujak bandeng bakar tanpa duri, menu andalan warung makan di Jalan Kyai Saleh Nomor 20 Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Pengunjung tengah mencicipi rujak bandeng bakar tanpa duri, menu andalan warung makan di Jalan Kyai Saleh Nomor 20 Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Ada menu unik dari warung makan yang terletak di Jalan Kyai Saleh Nomor 20 Pati. Di sini, penikmat kuliner bisa mencicipi rujak bandeng bakar tanpa duri.

Bingung, bukan? Rujak sudah lama dikenal sebagai makanan yang berisi irisan beragam buah dengan sambal pedas dari gula merah. Namun, pemilik warung memiliki ide dan kreativitas untuk menggabungkan antara rujak dan bandeng.

Sugiharto, pemilik warung mengaku memiliki ide tersebut berawal dari pemanfaatan potensi bandeng yang melimpah di bumi mina tani. Warga biasanya mengolahnya menjadi beragam kuliner, termasuk bandeng cabut duri.

Banyaknya industri rumahan pengolah bandeng cabut duri di Pati menginspirasi Sugiharto untuk membuat menu unik dari bandeng tanpa duri. Bila bandeng selama ini diolah dengan cara dibakar, digoreng, krispi atau dibuat pepes bandeng, pemilik warung mencoba untuk membuat bumbu yang berbeda.

“Menu ini cukup banyak dicari penikmat kuliner. Dalam sehari, ada sekitar 30 hingga 50 orang yang memesan menu ini secara khusus. Kami hanya ingin membuat menu yang unik dan berbeda dari bahan bandeng. Ternyata responnya luar biasa,” kata Sugiharto, Sabtu (05/11/2016).

Endang Suci Nartati, salah satu penikmat rujak bandeng bakar tanpa duri mengaku cocok dengan menu tersebut. Selain pedas, rujak bandeng memiliki perpaduan rasa yang bervariasi, yakni gurih, manis, sedap, dan nikmat.

“Bandengnya juga empuk, sudah tidak ada durinya. Jadi, nggak khawatir kalau pas makan takut menelan duri. Rasanya pas, perpaduan pedas, manis, gurih dan sedap,” tandas Suci.

Editor : Kholistiono