Ini Khasiat Rica-rica Lele Madu Buatan Warga Pati

Neni, pelanggan rica-rica lele madu menunjukkan menu baru buatan warga Desa Kedungbulus, Gembong yang dijual di Pasar Pragola. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Neni, pelanggan rica-rica lele madu menunjukkan menu baru buatan warga Desa Kedungbulus, Gembong yang dijual di Pasar Pragola. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Inovasi baru di dunia kuliner tidak semata berasal kreativitas semata, tetapi juga melihat peluang yang ada di sekitar kita. Di Desa Kedungbulus, Kecamatan Gembong, misalnya.

Muryati, istri dari petani lele memanfaatkan ikan lele yang dipanennya untuk membuat rica-rica berbahan lele. Keunikan rica-rica ini berasal dari dua bahan yang tak sewajarnya ditemukan pada kuliner rica-rica, yaitu lele dan madu.

“Saya jual rica-rica bebek di warung makan Mahakarya Mulya yang ada di Pasar Pragola Pati. Saat melihat lele-lele yang dipanen di belakang rumah, kenapa tidak membuat terobosan rica-rica dari lele?” ungkap Muryati kepada MuriaNewsCom, Kamis (5/5/2016).

Ia mengatakan, madu hutan yang digunakan sebagai bumbu rica-rica lele bisa meningkatkan stamina tubuh. Selain itu, lele mengandung protein hewani yang bagus untuk tubuh. Bahkan, beberapa pelanggan mengatakan bila rica-rica lele madu buatan Muryati bisa meningkatkan vitalitas tubuh. Satu porsi menu itu bisa dinikmati cukup dengan kocek Rp 7 ribu.

“Satu menu yang terdiri dari dua lele cukup dengan Rp 7 ribu. Kita buka dari pukul 09.00 hingga 21.00 WIB, cocok untuk sarapan, makan siang, atau bahkan makan malam,” tuturnya.

Sementara itu, Neni, pelanggan asal Pati mengaku sensasinya beda dengan rica-rica pada umumnya. Menu baru buatan Muryati itu diakui punya cita rasa pedas yang nendang, gurih, dan manis khas madu.

Editor : Akrom Hazami

Warga Pati Manfaatkan Liburan Bikin Rica-rica Lele Madu

Neni, penggemar rica-rica lele madu asal Pati melihatkan menu kesukaannya. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Neni, penggemar rica-rica lele madu asal Pati melihatkan menu kesukaannya. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Ada saja bagi warga untuk menghabiskan waktu liburannya. Muryati, misalnya. Warga Desa Kedungbulus, Gembong ini lebih memilih memasak kuliner di rumah sendiri ketimbang liburan ke sejumlah destinasi wisata.

Menu yang dibuat pun terbilang cukup unik, yakni rica-rica lele madu. Selama ini, rica-rica dibuat menggunakan bahan ayam atau bebek. Namun, Muryati memanfaatkan budidaya lele yang ada di rumahnya untuk membuat rica-rica.

Hasilnya pun mak nyus. Cita rasa khas lele berbalut dengan sensasi pedas, asin, dan manis menjadi satu. Terlebih, salah satu bahannya menggunakan madu hutan yang bisa meningkatkan vitalitas tubuh.

“Selama ini, rica-rica menggunakan bahan ayam atau bebek. Berhubung saya membudidayakan lele, saya mencoba inovasi baru dengan memasak rica-rica lele madu,” ujar Muryati kepada MuriaNewsCom, Kamis (5/5/2016).

Alih-alih untuk konsumsi sendiri, rica-rica lele madu juga dijual di warung miliknya yang ada di Pasar Pragola Pati. Warung Makan Mahakarya Mulya namanya.

Rica-rica lele madu buatannya pun selalu ludes dan menjadi buruan pembeli. “Saya memang punya banyak menu di sana. Salah satu yang paling banyak diburu, rica-rica lele madu,” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami