Angin Puting Beliung Hantam 17 Rumah di Prawoto Pati dan Robohkan Sejumlah Pohon

Petugas melakukan evakuasi dan pemotongan pohon tumbang yang menimpa rumah warga, Senin (13/3/2017) malam. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Angin puting beliung menghantam sedikitnya 17 rumah di Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Pati, Senin (13/3/2017) sore.

Tidak ada korban jiwa maupun ternak dalam bencana angin puting beliung tersebut. Namun, tingkat kerusakan parah dan ringan di sejumlah rumah mengakibatkan kerugian material diperkirakan mencapai Rp 50 juta.

Informasi yang dihimpun dari kepolisian menyebutkan, 17 korban yang rumahnya rusak akibat angin puting beliung, antara lain Madeka, Suli, Sri Winarsih, Madkan, Makam, Dalyono, Hyro Fachrus, Kusnanto, Eni, Sulhadi, Makam Sunan Prawoto, Purwono, Madrasah Ibtidaiyah (MI), Suwarno, dan Siti Aminah.

Dari sejumlah bangunan yang rusak, rumah milik Madeka mengalami rusak berat karena tertimpa pohon randu. Makam Sunan Prawoto, rumah Nor Rochmat, dan rumah Madkan juga rusak. “Anginnya cukup kencang yang mengakibatkan pohon tumbang dan genteng rumah pecah, karena berjatuhan,” ujar Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo.

Sejak bencana tersebut hingga sekarang, Selasa (14/3/2017), masyarakat setempat, pemerintah desa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati, Koramil dan Polsek Sukolilo dibantuk relawan melakukan evakuasi, termasuk penebangan pohon yang tumbang menimpa rumah warga. “PLN sudah mengamankan jalur utama listrik untuk keselamatan warga,” tandasnya.

Editor : Kholistiono

Ratusan Rumah di Desa Kudur Pati Dihantam Angin Kencang

Polisi, TNI dan warga melaksanakan kerja bakti di Desa Kudur, Winong, Pati, Rabu (22/2/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Ratusan rumah di Desa Kudur, Kecamatan Winong, Pati dihantam angin kencang, Selasa (21/2/2017). Pada saat yang sama, angin puting beliung menerpa puluhan rumah di Desa Kepohkencono, Pucakwangi.

Angin kencang di Desa Kudur menyebabkan 95 rumah mengalami rusak ringan, lima rumah rusak sedang, satu kandang peternakan ayam roboh, dan satu jaringan PLN tertimpa pohon. Kerusakan tersebar di rukun warga (RW) 1, RW 2, dan RW 3.

Dari pantauan hingga Rabu (22/2/2017), aliran listrik di desa tersebut diputus karena jaringan tertimpa pohon. “Kami masih bersyukur, karena tidak ada korban jiwa dalam bencana angin puting beliung tersebut,” ucap Kapolsek Winong AKP Purwito yang ikut kerja bakti bersama dengan anggotanya.

Polisi, tentara, relawan dan warga berbondong-bondong menyulam genteng yang jatuh beterbangan disapu angin. Beberapa rumah yang dindingnya semipermanen mengalami kerusakan disulam menggunakan anyaman bambu.

Baca juga : Puluhan Rumah di Desa Kepohkencono Pati Diterjang Angin Puting Beliung

Beberapa pohon yang tumbang menutup akses jalan dipotong dan dibersihkan. “Angin kemarin memang membuat atap rumah rusak, pohon bertumbangan di beberapa titik lokasi, termasuk menimpa jaringan listrik sehingga saluran listrik di sana diputus untuk sementara waktu demi keselamatan,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Puluhan Polisi dan TNI Kerja Bakti Benahi Rumah Rusak Akibat Puting Beliung di Pati

Petugas sedang memperbaiki rumah yang rusak akibat diterjang angin puting beliung di Desa Bringinwareng, Winong, Pati, Selasa (10/1/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Petugas sedang memperbaiki rumah yang rusak akibat diterjang angin puting beliung di Desa Bringinwareng, Winong, Pati, Selasa (10/1/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Puluhan polisi dan TNI menggelar kerja bakti untuk membenahi rumah yang rusak akibat diterjang angin puting beliung di Desa Bringinwareng, Kecamatan Winong, Pati, Selasa (10/1/2017).

Sebanyak 55 personel gabungan yang ikut kerja bakti, terdiri dari 20 personel Polsek Winong, 20 personel Koramil Winong, lima orang dari pemerintah kecamatan dan 10 orang dari Pemerintah Desa Bringinwareng. Kegiatan gotong royong diprioritaskan kepada korban puting beliung yang tidak mampu.

“Bencana angin puting beliung yang terjadi kemarin sore merupakan musibah yang tidak bisa dihindari lagi. Banyak rumah yang atapnya rusak dan genteng berjatuhan, satu di antaranya roboh. Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu dengan bergotong royong,” kata kepala desa setempat, Mashudi.

Dalam kegiatan gotong royong tersebut, dia memprioritaskan kepada warga yang tidak mampu. Setelah itu, semua rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung dibenahi. Sebelumnya, petugas gabungan dari polisi, TNI, relawan dan warga sudah melakukan evakuasi terhadap rumah yang darurat dan pohon yang bertumbangan.

Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati, Kodim 0718/Pati dan Satuan Sabhara Polres Pati juga terjun di lapangan untuk ikut kerja bakti. Mereka yang dipimpin Kasat Sabhara Polres Pati AKP Amlis Chaniago tampak bersemangat membantu rumah warga yang rusak.

Belum diketahui secara pasti kerugian material akibat puluhan rumah yang rusak diterjang angin puting beliung. Namun, sejumlah pihak memperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Beruntung, angin yang mengamuk Senin sore tersebut tidak menyebabkan korban jiwa.

Editor : Kholistiono

Mapolres Pati Diterjang Angin Puting Beliung, 1 Mobil Tertimpa Pohon

Satu mobil milik anggota Polres Pati tertimpa pohon yang tumbang akibat diterjang angin puting beliung di halaman belakang Mapolres Pati, Selasa (15/11/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Satu mobil milik anggota Polres Pati tertimpa pohon yang tumbang akibat diterjang angin puting beliung di halaman belakang Mapolres Pati, Selasa (15/11/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Hujan deras disertai angin melanda sejumlah daerah di Kabupaten Pati, Selasa (15/11/2016). Hujan disertai angin berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB hingga 15.10 WIB.

Di Markas Polres Pati, Jalan Ahmad Yani Nomor 1, hujan disertai dengan putaran angin menerjang sejumlah pohon hingga menyebabkan satu pohon tumbang. Nahas, satu mobil Ayla warna putih milik anggota polisi tertimpa pohon hingga ringsek pada bagian atas.

Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo mengatakan, halaman belakang Mapolres Pati tersebut memang digunakan untuk parkir anggota polisi. Saat hujan disertai angin ribut berlangsung, hanya ada satu mobil milik anggota polisi yang masih terparkir dan tertimpa pohon yang tumbang diterjang angin ribut.

“Mobil Ayla warna putih yang tertimpa pohon milik anggota Bag Ren Polres Pati Brigagir Sukendro. Setelah kejadian angin ribut sudah berhenti, mobil yang tertimpa pohon berhasil dievakuasi anggota Buser Polres Pati,” kata Kompol Sundoyo.

Saat dikonfirmasi, Brigadir Sukendro mengaku kaget dengan peristiwa mendadak tersebut. Setahu dia, hujan mengguyur deras disertai angin ribut berlangsung cepat. Tiba-tiba terdengar suara pohon jatuh yang cukup keras.

Begitu dilihat, ternyata satu pohon tercerabut dari akarnya, tumbang dan menimpa mobilnya. Mobil berhasil dievakuasi, setelah angin ribut reda. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, karena pemilik mobil masih bekerja di kantor. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 2 juta. “Beruntung, saya tidak dalam mobil sehingga selamat,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Relawan Benahi Puluhan Rumah di Desa Baturejo Pati yang Rusak Dihantam Puting Beliung

Sejumlah personel siaga bencana alam dari Kodim 0718/Pati gotong royong membantu warga membenahi genteng yang berjatuhan akibat diterjang angin puting beliung. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Sejumlah personel siaga bencana alam dari Kodim 0718/Pati gotong royong membantu warga membenahi genteng yang berjatuhan akibat diterjang angin puting beliung. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Sejumlah relawan dari berbagai organisasi membantu membenahi puluhan rumah warga Desa Baturejo, Kecamatan Sukolilo, Pati yang dihantam angin puting beliung, Kamis (10/11/2016). Mereka berasal dari relawan sekitar 32 orang, 28 personel siaga bencana alam dari Kodim 0718/Pati dibantu koramil setempat, 18 personel anggota BPBD, dan 65 masyarakat setempat.

Kepala Desa Baturejo, Nur Subiakto menuturkan, sedikitnya 73 rumah warga yang rusak dengan genteng berjatuhan, sedangkan 15 rumah di antaranya mengalami rusak parah. “Hari ini, warga bersama dengan BPBD dan relawan bersama-sama memperbaiki kondisi rumah warga yang rusak,” kata Subiakto, Jumat (11/11/2016).

Selain merusak puluhan rumah warga, angin puting beliung juga menumbangkan sejumah pohon jati milik warga setempat. “Peristiwanya sangat mendadak. Hujan turun disertai angin gemuruh. Kami sempat panik ketika tiba-tiba pusaran angin datang berputar-putar dan menghantam rumah-rumah warga,” tuturnya.

Warga yang panik sempat keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri. Beruntung, angin yang mengamuk tidak sampai memakan korban. Hanya saja, puluhan rumah warga sempat rusak karena genteng banyak yang berjatuhan hingga menyebabkan kerugian material mencapai puluhan juta rupiah.

Untuk meringankan beban warga, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati datang untuk menyalurkan bantuan berupa makanan dan uang tunai untuk mengganti genteng yang rusak. Bantuan tersebut diharapkan bisa meringankan beban masyarakat yang tertimpa bencana angin puting beliung.

“Bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah. Kami imbau kepada warga untuk selalu waspada terhadap kemungkinan bencana yang bisa datang sewaktu-waktu. Sebab, cuaca saat ini cenderung ekstrem dan susah ditebak,” ucap Ketua PMI Pati, Haryanto.

Editor : Kholistiono