Dewangga Kerja Sama dengan BNI Syariah Luncurkan Program Talangan Umrah

Rombongan jemaah umrah PT Dewangga periode 4-12 Maret 2017 saat berada di Tanah Suci. (Dok. MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Pati – Biro perjalanan umrah dan haji plus PT Dewangga Lil Hajj wal Umroh bekerja sama dengan BNI Syariah meluncurkan program talangan umrah. Program itu diluncurkan untuk memudahkan masyarakat yang ingin menjalankan ibadah umrah.

“Program talangan umrah ini untuk memudahkan masyarakat dalam melaksanakan ibadah umrah. Cicilannya bervariatif, dari satu tahun hingga tiga tahun. Tidak semua biro perjalan umrah bisa bekerja sama dengan perbankan untuk memudahkan masyarakat yang ingin berangkat ke Baitullah,” ujar Direktur Dewangga, Endro Dwi Cahyono, Sabtu (18/3/2017).

Pegawai yang penggajiannya lewat rekening Bank BNI diberikan kemudahan dengan DP nol persen, pegawai yang gajiannya tidak melalui BNI dikenakan DP 15 persen, sedangkan wiraswasta dikenakan DP 30 persen. Cicilan yang bervariatif dari satu hingga tiga tahun diharapkan bisa memberikan pilihan kepada calon jemaah.

“Program talangan umrah juga berlaku hingga pemberangkatan umrah pada Ramadan. Di sana, kami sudah memberikan kesempatan kepada calon jemaah yang memungkinkan beribadah di Baitullah pada malam Lailatul Qadar, waktu di mana lebih baik daripada seribu bulan,” ucap Endro.

Calon jemaah umrah yang ikut program talangan umrah akan dilayani seperti para jemaah lainnya. Artinya, Dewangga tidak akan mengurangi fasilitas yang diberikan. Semua akan dilayani dengan baik, mulai dari penginapan di hotel yang dekat dan nyaman, makanan khas Nusantara, hingga kemudahan pelayanan dari petugas.

Dia berharap, hadirnya program talangan umrah bisa memberikan peluang kepada masyarakat yang belum memiliki dana cukup untuk berangkat ke Tanah Suci. “Sebagian masyarakat yang betul-betul ingin ke Baitullah, kita permudah dengan program talangan umrah. Meski belum punya dana cukup, mereka bisa berangkat ke Tanah Suci,” tandasnya.

Editor : Kholistiono

PT Dewangga Berikan Bantuan Logistik kepada Korban Banjir di Pati

Jajaran biro umroh dan haji plus PT Dewangga Lil Hajj wal Umroh berfoto bersama, sebelum mendistribusikan bantuan logistik kepada korban banjir di Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – PT Dewangga Lil Hajj Wal Umroh kembali memberikan bantuan logistik berupa makanan kepada korban banjir di Dukuh Biteng, Desa Banjarsari, Gabus, Pati. Hal itu sebagai bentuk kepedulian biro umroh PT Dewangga kepada korban banjir yang lebih dari dua minggu rumahnya terendam air.

Direktur PT Dewangga Lil Hajj Wal Umroh Pati, Endro Dwi Cahyono mengatakan, bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian sosial kepada korban yang terkena musibah banjir. Dalam mendistribusikan bantuan, Endro dan beberapa staf terjun ke wilayah banjir, menyisir air menggunakan perahu untuk memberikan bantuan kepada warga.

“Kami mengajak masyarakat Pati, siapa saja, bantuan apa pun semampu kita untuk korban banjir. Saya juga mengajak kawan-kawan di luar Pati agar ikut memberikan bantuan kepada korban banjir, setidaknya membantu mengurangi beban mereka,” ujar Endro.

Dia memberikan bantuan ratusan bungkus mi instan kepada ratusan kepala keluarga (KK) yang rumahnya terdampak banjir. Menurutnya, bantuan seperti itu sangat dibutuhkan masyarakat. Terlebih, korban banjir susah untuk hidup normal, karena banjir masuk ke rumah mereka setinggi satu meter.

“Saya ikut prihatin dan merasakan derita korban banjir yang masih bertahan di pemukiman. Bagaimana bisa hidup normal bila rumahnya terendam banjir. Mereka sulit tidur, MCK tidak ada, kehidupan anak-anak dan sosialnya pasti terganggu,” kata Endro.

Jika tidak segera ditangani, lanjut Endro, banyak warga yang tidak hanya kesulitan makan, tetapi juga berdampak pada wabah penyakit. Karena itu, dia berharap kepada pemerintah untuk segera menangani bencana tahunan tersebut agar tidak ada banjir lagi.

Sutiah, salah satu warga mengaku senang mendapat bantuan logistik dari PT Dewangga Lil Hajj Wal Umroh. Bantuan tersebut diakui bisa meringankan beban keluarganya. Karena itu, dia mengucapkan banyak terima kasih mengingat warga saat ini banyak yang kesulitan memasak dan mengakses air bersih.

Editor : Kholistiono