Belasan Vocal Group Pramuka di Grobogan Berebut Juara di Ajang Lomba, Begini Suasananya

MuriaNewsCom, GroboganPramuka penegak di Grobogan ternyata punya kemampuan dalam bidang olah vocal. Hal ini terlihat dalam perhelatan Festival Vocal Group untuk pramuka penegak yang dilangsungkan di gedung Riptaloka, Setda Grobogan, Rabu (21/3/2018).

Festival bertajuk Tembang Grobogan Bersemi itu diikuti 18 vocal group. Terdiri 14 peserta dari utusan kwarran, 3 dari sekolahan, dan 1 perguruan tinggi.

Dalam lomba tersebut, para peserta terlihat sangat bersemangat untuk menampilkan kebolehannya membawakan lagu yang diselingi dengan gerakan-gerakan atraktif. Ratusan penonton yang hadir tampak terhibur dengan jalannya lomba tersebut.

Bahkan, Bupati Grobogan Sri Sumarni dan Ketua Kwarcab Agus Siswanto juga terlihat cukup senang saat melihat beberapa peserta naik panggung. Sebelumnya, Sri sempat didaulat untuk membuka festival vocal group yang baru pertama kali digelar ini.

Sri menyatakan, penyelenggaraan kegiatan itu merupakan upaya yang positif dalam menumbuhkan partisipasi generasi muda khususnya anggota Pramuka terhadap Kabupaten Grobogan.

“Kegiatan ini perlu diapresiasi dan nantinya akan jadi agenda rutin tahunan. Perlu diketahui, tembang Grobogan Bersemi adalah sebuah karya seni yang didalamnya berisi semangat untuk membangun Grobogan yang kita cintai ini. Kalau bukan kita siapa lagi yang akan membangun Kabupaten Grobogan,” cetusnya.

Editor: Supriyadi

32 Barung se-Kabupaten Blora Berebut Jadi yang Tergiat dalam Ajang Pesta Siaga

MuriaNewsCom, Blora – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Blora menggelar ajang pesta siaga 2018, Kamis (22/2/2018). Peserta pesta siaga tingkat kabupaten atau kwarcab ada 32 tim atau barung. Masing-masing terdiri dari 16 barung putra da 16 barung putri yang merupakan perwakilan dari 16 Kwarran/Kecamatan se-Kabupaten Blora.

Pesta Siaga 2018 yang ditempatkan di SMPN 1 Bogorejo dibuka langsung oleh Bunda Umi Kulsum bersama Bupati Djoko Nugroho yang menjabat Kamabicab dan Wakil Bupati Arief Rohman selaku Ketua Kwarcab Blora.

Umi Kulsum yang juga bertindak sebagai pembina upacara Pesta Siaga 2018 mengucapkan selamat berlomba kepada para peserta. Ia berpesan agar para pramuka selalu berani untuk tampil meraih prestasi demi kemajuan bersama.

”Bunda sangat bahagia bisa hadir di tengah adik-adik semua. Kalian semua adalah anak-anak pilihan dari 16 Kwarran untuk tampil disini dalam Pesta Siaga. Jangan takut, jangan minder. Kalian harus berani mempertunjukkan kemampuan kalian,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Umi Kulsum yang tidak lain adalah istri Bupati Djoko Nugroho tersebut juga berpesan kepada adik-adik pramuka untuk ikut menjaga dan menyayangi lingkungan. Terlebih saat musim hujan seperti ini kerap terjadi banjir dan tanah longsor.

”Ayo kita tanam pohon sebanyak-banyaknya di sekitar kita agar alam tidak rusak. Sehingga saat musim hujan seperti ini tidak terjadi banjir dan tanah longsor. Selain merawat lingkungan, harus taat beribadah dan patuh kepada orang tua,” lanjutnya.

Bupati Djoko Nugroho mengapresiasi diadakannya event tahunan Pesta Siaga oleh Kwarcab Blora. Menurutnya, dengan pesta siaga, anak-anak bisa melatih dan mengasah kemampuan diri dalam hal pengetahuan, keberanian, kekompakan dan rasa percaya diri.

”Ini acara yang sangat bagus dalam membangun karakter anak. Disini mereka dilatih kerjasama, saling menolong, kekompakan dan keberanian. Mereka semua adalah bibit unggul, generasi Blora yang pintar dan berani dari seluruh wilayah berkumpul bersama,” tegasnya.

Selain upacara, pembukaan Pesta Siaga juga dimeriahkan dengan serangkaian acara. Antara lain, kuis pengetahuan, tari gambyong, kesenian barongan, pencak silat, penanaman pohon, pelepasan balon dan burung merpati, serta senam bersama goyang Maumere.

Terpisah, Ketua Kwarcab Blora Arief Rohman mengatakan, kegiatan Pesta Siaga tahun 2018 ini dilaksanakan bersamaan dengan hari lahirnya Bapak Pandu Dunia Boden Powell.

”Di sini anak-anak akan berlomba menunjukkan keahlian di bidang pengetahuan, kekompakan, seni budaya dan ketangkasan lainnya yang memuat nilai kemandirian, kerjasama, nasionalisme, tolong menolong dan kebernian. Setidaknya ada 11 pos penilaian yang didirikan panitia untuk menilai kemampuan masing-masing tim. Semoga ini bisa mewujudkan generasi penerus yang kuat,” terangnya.

Editor: Supriyadi

Anggota Ubaloka Kwarcab Grobogan Dilarang Cuek Saat Ada Bencana

MuriaNewsCom, GroboganAnggota pramuka Kwarcab Grobogan diminta selalu tanggap ketika mendengar maupun melihat ada bencana alam disekitarnya. Khususnya bagi mereka yang tergabung dalam Unit Bantu Pertolongan Pramuka (Ubaloka).

Pernyataan ini ditegaskan Ketua Pramuka Peduli Kwarcab Grobogan Lulun Surono saat memantau kegiatan Gladi Tangguh Ubaloka di Bumi Perkemahan Kalacakra Waduk Sanggeh, Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kamis (15/2/2018).

”Pramuka harus punya jiwa penolong dan tabah serta tanggap terhadap segala macam bencana khususnya yang terjadi di Kabupaten Grobogan. Kalau melihat bencana alam maka pramuka tidak boleh berpangku tangan apalagi sampai bersikap cuek,” tegasnya.

Menurut Lulun, untuk bisa berbuat sesuatu ketika terjadi bencana maka anggota Ubaloka terlebih dahulu akan mendapat pembekalan khusus. Dengan mengikuti pelatihan, mereka nantinya keahlian sehingga bisa membantu menangani bencana alam yang terjadi.

Pelaksanaan gladi tangguh akan dilangsungkan selama sepekan. Selama kegiatan berlangsung, peserta gladi akan mendapatkan beragam materi yang terkait penanganan bencana.

Salah seorang istruktur pelatihan Parjiyo menambahkan, peserta gladi sebanyak 60 orang. Peserta ini berasal dari unsur Pramuka Penegak dan Pandega dari berbagai utusan Gugusdepan SLTA dan Satuan Karya di Kwarcab Grobogan. Para peserta ini merupakan peserta yang terseleksi dan lolos mengikuti kegiatan Pra Gladi Tangguh yang diselenggarkan beberapa bulan lalu.

Dalam kegiatan itu, peserta mendapat serangkaian pelatihan. Antara lain, materi  pembinaan fisik dan mental, pertolongan pertama pada gawat darurat, pembuatan dapur umum, pemadaman kebakaran, teknik pencarian dan evakuasi korban di darat dan penyelamatan air atau water rescue.

”Untuk instruktur pelatihan melibatkan dinas instansi terkait dengan materi yang disampaikan. Seperti dari PMI, Kodim 0717 Purwodadi, BPBD dan Orari,” terangnya.

Editor: Supriyadi

Dilantik sebagai Ketua Mabincab, Bupati Grobogan; Jadi Pengurus Gerakan Pramuka Itu Pengabdian

MuriaNewsCom, GroboganMenjadi pengurus Gerakan Pramuka merupakan kerja pengabdian. Di mana untuk bisa mengabdi dengan baik harus dilandasi dengan sikap ikhlas. Demikian disampaikan Bupati Sri Sumarni usai dilantik jadi Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Grobogan masa bhakti 2017-2022 di pendapa kabupaten, Kamis (1/2/2018).

”Saya harapkan agar semua pengurus menjalani amanah ini dengan ikhlas. Mudah-mudahan, dengan pengabdian ikhlas ini akan membawa manfaat bagi banyak orang,” pesannya.

Sri meminta pengurus baru untuk bersama-sama membangkitkan kembali semangat berorganisasi, latihan dan kegiatan pramuka di seluruh gugus depan (Gudep) yang ada di wilayah Kwarcab Grobogan.

Hal itu perlu dilakukan mengingat tugas yang diemban dinilai cukup berat. Untuk itu, perlu adanya sinergitas, komunikasi dan koordinasi dari yang baik antara jajaran Mabicab, Mabiran, Kwarran hingga Gugus depan (Gudep).

Bupati Grobogan Sri Sumarni saat dilantik menjadi Ketua Mabicab Grobogan masa bhakti 2017-2022 di pendapa kabupaten, Kamis (1/2/2018). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Pelantikan Ketua Mabicab Grobogan dilakukan Ketua Kwarda Jateng Slamet Budi Prayitno. Setelah dilantik, Sri Sumarni kemudian gantian melangsungkan pelantikan Ketua Kwarcab Agus Siswanto dan jajaran pengurus baru untuk masa bhakti 2017-2022.

Prosesi pelantikan ditandai dengan pengucapan janji Trisatya oleh pengurus yang dilantik dengan dipandu oleh Ketua Mabicab. Kemudian, dilanjutkan dengan pengucapan ikrar dan penandatanganan berita acara pelantikan.

Acara pelantikan juga dihadiri mantan Ketua Kwarcab Grobogan Icek Baskoro. Hadir pula, Kapolres Grobogan AKBP Satria Rizkiano, Dandim 0717 Purwodadi Letkol Teguh Cahyadi, Kajari Edi Handojo, perwakilan FKPD lainnya, Sekda Moh Sumarsono serta sejumlah pejabat terkait yang juga dilantik sebagai jajaran pengurus Mabicab. (NAO)

Editor: Supriyadi

Pramuka Penggalang di Jepara Bersemangat Ikut Gelar Ketrampilan


Sejumlah siswa mengikuti lomba pioneering dengan bersemangat meskipun ditengah guyuran hujan, Rabu (20/12/2017) di Alun-alun Jepara. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Anggota Praja Muda Karana (Pramuka) tingkat Penggalang di Jepara, beradu trampil dalam ajang Gelar Ketrampilan. Dalam acara yang berlangsung selama dua hari (Rabu-Kamis, 20-21/12/2017) itu di pusatkan di seputaran Alun-alun Kabupaten Jepara.

Sudarwanto Ketua Panitia Gelar Ketrampilan Pramuka berujar, ajang ini telah tiga kali dilaksanakan. Pesertanya dari 30 gugus depan (gudep) tingkat SMP/MTS yang ada di Jepara. 

“Ada tiga lomba yang dipertandingkan, yakni Lomba Cerdas Cermat di aula Kodim 0719/ Jepara, Lomba Baris Berbaris Bertongkat di depan Museum Kartini dan Aula SMA 1 Jepara serta pioneering yang dilaksanakan di alun-alun,” katanya. 

Meskipun cuaca sedang tak bersahabat, Sudarwanto menyebut hal itu tak menyurutkan semangat anggota Pramuka mengikuti lomba. 

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jepara Sholih mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya,  ketrampilan yang didapatkan pada kegiatan pramuka sangat berguna di masa depan.

“Tentu saja (pramuka) bermanfaat untuk meningkatkan sumber daya manusia,” ujarnya. 

Editor: Supriyadi

Mantap! Anggota Pramuka Grobogan Ikut Urunan Buat Perbaikan Jalan Saat Kemah Bakti

Anggota Kwarcab Grobogan ikut mendukung perbaikan jalan menuju makam saat menggelar Kemah Bakti Pramuka Peduli di Desa Ledokdawan, Kecamatan Geyer, 15-17 Desember 2017. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, GroboganRatusan anggota Kwarcab Grobogan menggelar kegiatan bakti sosial di Desa Ledokdawan, Kecamatan Geyer. Acara itu dilakukan berkaitan dengan kegiatan Kemah Bakti Pramuka Peduli (KBPP) yang dilangsungkan selama tiga hari, 15-17 Desember kemarin.

Sedikitnya, ada 250 orang pramuka penegak dan pendega yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Selama tiga hari para peserta melaksakan kegiatan bakti secara bergotong royong dan membaur dengan masyarakat yang tinggal di Dusun Krajan. Peserta kemah berbaur dengan masyarakat dengan sistem home stay di 26 rumah penduduk.

Selama tiga hari, ada banyak kegiatan yang telah dilakukan anggota Pramuka bersama warga setempat. Antara lain, pengecatan gapura pemakaman umum,  pembuatan dan pengecatan tempat sampah,  pembuatan zona selamat pada jalan raya di depan SDN 1 dan SDN 2 Ledokdawan, dan kebersihan lingkungan.  

Selain itu, peserta KBPP juga mendukung kegiatan pengurugan dan pengecoran jalan menuju makam. Dalam kegiatan ini, peserta kemah juga secara sukarela ikut urunan atau iuran untuk membantu perbaikan jalan sepanjang 90 meter tersebut.

“Kami sempat mengumpulkan iuran sukarela untuk mendukung perbaikan jalan. Hasil iuran bisa dibelikan semen sekitar 20 sak,” kata Humas Kwarcab Grobogan Agus Winarno, Senin (18/12/21017).

Selain kegiatan bakti,  selama dua malam juga digelar pentas seni. Selama kemah, ada juga kegiatan sosialisasi yang melibatkan sejumlah instansi pemerintahan. Yakni, sosialisasi tentang pangan aman dari Dinas Ketahanan Pangan, sosialisasi bahaya AIDS dari PKBI, dan sosialisasi pemilu oleh KPU.

Sementara itu Kepala Desa Ledokdawan Budiyono menyatakan, pihaknya merasa senang dengan adanya kegiatan kemar pramuka di desanya selama tiga hari. Selama mengadakan kegiatan, warganya ikut memberikan dukungan penuh dengan menyediakan rumahnya sebagai home stay maupun saat pramuka melakukan kegiatan sosial. (NAK)

Editor: Supriyadi

Agus Siswanto Terpilih Jadi Ketua Kwarcab Grobogan Periode 2017-2022

Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto yang terpiluh sebagai Ketua Kwarcab Grobogan periode 2017-2022 melakukan salam komando dengan ketua sebelumnya Icek Baskoro. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, GroboganSatu tugas baru bakal diemban Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto. Yakni, menjabat sebagai Ketua Kwarcab Grobogan periode 2017-2022.

Kak Agus Siswanto terpilih jadi ketua baru dalam Muscab yang dilangsungkan di ruang rapat Paripurna II DPRD Grobogan, Rabu (22/11/2017). Dalam muscab tersebut, Agus terpilih secara aklamasi untuk menggantikan Icek Baskoro yang sudah tidak bersedia dicalonkan lagi sebagai Ketua Kwarcab Grobogan.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan pada saya untuk mengemban tugas sebagai Ketua Kwarcab Grobogan. Semoga saya bisa mengemban tugas dengan baik selama lima tahun kedepan,” kata Agus Siswanto pada wartawan, usai pelaksanaan muscab.

Agus menyatakan, satu tugas penting setelah terpilih adalah mempersiapkan susunan kepengurusan baru bersama tim formatur yang sudah terbentuk. Ditargetkan, kepengurusan baru sudah terbentuk maksimal satu bulan kedepan.

Dalam kesempatan itu, Agus juga sempat melontarkan pujian terhadap kinerja Kwarcab Grobogan dibawah kepemimpinan Icek Baskoro. Yakni, banyak prestasi yang didapat baik tingkat Jateng maupun nasional dalam kurun lima tahun terakhir.

“Ini merupakan sebuah tantangan bagi saya dan pengurus baru untuk mempertahankan atau bahkan meningkatkan prestasi sebelumnya,” tegasnya.

Sementara itu, Icek Baskoro berharap agar penggantinya bisa lebih memajukan bidang kepramukaan di Grobogan. Meski sudah tidak menjabat, namun Icek tetap bersedia menyumbangkan pikiran untuk kemajuan pramuka di Grobogan.

“Selama menjadi Ketua Kwarcab Grobogan, banyak pengalaman baru yang saya dapatkan. Saya berharap, kinerja Kwarcab Grobogan bisa makin bagus dan banyak prestasi yang diraih dimasa mendatang. Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan selama ini dan mohon maaf jika ada kekurangan selama menjabat jadi Ketua Kwarcab Grobogan,” katanya.

Muscab ke X itu dibuka Kabag Kesra Moh Arifin mewakili Bupati. Dalam muscab ini dihadiri Sekretaris Kwarda Jateng Agung Suparyoko dan perwakilan FKPD Grobogan. Hadir pula, 19 utusan kwartir ranting, dan pimpinan saka yang ada di Grobogan.

Editor: Supriyadi

Kepengurusan Lama Berakhir, Kwarcab Grobogan Gelar Muscab

Pengurus Kwarcab Grobogan melangsungkan acara musyawarah cabang (Muscab) di ruang rapat paripurna dewan, Rabu (22/11/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, GroboganPengurus Kwarcab Grobogan melangsungkan acara musyawarah cabang (Muscab), Rabu (22/11/2017). Muscab yang dilangsungkan di ruang rapat Paripurna II DPRD Grobogan itu dibuka Kabag Kesra Moh Arifin.

Muscab dilangsungkan seiring berakhirnya kepengurusan lama periode 2012-2017. Dalam muscab ini dihadiri Sekretaris Kwarda Jateng Agung Suparyoko dan perwakilan FKPD. Hadir pula, 19 utusan kwartir ranting, dan pimpinan saka yang ada di Grobogan.

Humas Kwarcab Agus Winarno menyatakan, dalam muscab ini ada beberapa agenda. Yakni, penyampaikan laporan pertanggungjawaban masa bhakti 2012-2017. Kemudian, penyusunan rencana kerja periode mendatang (2017-2022).

”Puncak acara berupa pemilihan Ketua Kwarcab Grobogan secara langsung. Ketua baru dipilih 19 utusan kwartir dan utusan cabang,” jelasnya.

Sementara itu, Kabag Kesra Moh Arifin menyatakan, kegiatan Muscab adalah kesempatan yang baik untuk melakukan evaluasi kinerja gerakan Pramuka dalam menjalankan misi yang telah ditempuh selama ini. Ia juga meminta agar momentum Muscab ini digunakan semaksimal mungkin guna merumuskan langkah-langkah strategi bagi panduan di masa yang akan datang.

”Kami meminta Ketua Kwartir Ranting di masing-masing kecamatan bertanggung jawab membantu Kwartir Cabang untuk menggerakkan kegiatan-kegiatan Pramuka. Jika ini dilakukan maka kuantitas gerakan pramuka pasti jadi semakin baik,” kata Arifin yang membuka muscab mewakili bupati tersebut. (NAK)

Editor: Supriyadi

Puluhan Anggota Pramuka Grobogan Diajari Cara Bijak Gunakan Medsos 

Paur Humas Polres Grobogan Aiptu Teddy Hernomo saat memberikan pembekalan cara bijak gunakan medsos pada anggota baru Pramuka Kwarcab Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Anggota Pramuka Kwarcab Grobogan diharapkan agar bisa bersikap bijak dalam memanfaatkan media sosial. Hal itu disampaikan Paur Humas Polres Grobogan Aiptu Teddy Hernomo saat diminta pengurus kwarcab untuk memberikan pembekalan pada anggota baru Pramuka Peduli.

“Seperti kita ketahui, medsos ini sudah digunakan oleh berbagai kalangan. Mulai anak-anak sampai orang tua sudah akrab dengan dunia medsos. Termasuk didalamnya adalah adik-adik pramuka ini. Untuk itu perlu dilakukan berbagai pemahaman supaya bisa menggunakan medsos dengan bijak,” katanya, Senin (6/11/2017).

Menurut Teddy, hadirnya medos disatu sisi memang banyak sekali manfaatnya. Seperti menambah teman, memperluas jaringan, dan mencari berbagai informasi.

Namun, disisi lain, banyak pula hal-hal negatif yang ada dibalik medsos tersebut. Misalnya, banyak berita tidak benar atau hoax yang sering muncul dalam medsos.

“Keberadaan medsos memang seperti dua mata pisau. Banyak manfaat dan juga ada dampak negatifnya. Hal inilah yang harus jadi perhatian kita bersama,” jelasnya.

Untuk menekan dampak negatif, salah satu hal yang perlu dilakukan adalah memberikan pemahaman tentang keberadaan media sosial tersebut. Termasuk peraturan perundangan yang mengatur masalah tersebut.

Kemudian, hal-hal yang perlu dihindari dalam penggunaan media sosial juga perlu disampaikan. Misalnya, hati-hati berteman dengan akun atau grup yang tidak dikenal, menampilkan konten yang tidak sesuai dengan etika, dan menghujat seseorang.

Selain itu, butuh pula dukungan pengawasan dari orang tua terhadap aktivitas yang dilakukan anaknya menggunakan fasilitas internet. Baik lewat komputer, laptop atau smartphone.

“Penting bagi orangtua untuk dapat memastikan keamanan anak-anaknya saat berinteraksi di media sosial. Jangan biarkan begitu saja ketika anak sudah asik main internetan,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua Pramuka Peduli Kwarcab Grobogan Lulun Surono menyatakan, pihaknya merasa senang dengan adanya pembekalan dengan materi seputar penggunaan medsos tersebut. Diharapkan, dengan pelatihan itu bisa menambah wawasan pada para pramuka dan dampak selanjutnya mereka tidak sembarangan memanfaatkan medos.

Editor: Supriyadi

Digembleng Pelatihan, Anggota Pramuka Peduli Grobogan Siap Diperbantukan Atasi Bencana

Puluhan anggota baru pramuka peduli Kwarcab Grobogan mendapat pelatihan pendirian tenda pengungsi di Alun-alun. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Para anggota baru Pramuka Peduli Kwarcab Grobogan saat ini sudah siap dikerahkan guna membantu penanggulangan bencana. Soalnya, anggota baru ini sudah dibekali dengan serangkaian pelatihan selama beberapa hari.

“Pelatihan anggota baru pramuka peduli kita langsungkan selama tiga hari. Setelah dapat pelatihan, anggota baru ini siap mendukung dan diperbantukan untuk mengatasi bencana,” kata Ketua Kwarcab Grobogan Icek Baskoro, Sabtu (4/11/2017).

Menurutnya, ada beberapa materi yang disampaikan pada anggota pramuka peduli tersebut. Untuk narasumber pelatihan berasal dari beberapa instansi. Seperti, BPBD dan Polres Grobogan serta dari Kwarda Jawa Tengah.

Sementara itu, Ketua Pramuka Peduli Kwarcab Grobogan Surono menambahkan, jumlah anggota baru yang mendapat pelatihan sebanyak 56 orang. Mereka ini berasal dari , Satuan Karya Pramuka dan Gugus depan SLTA se-Kabupaten Grobogan.

Dalam pelatihan itu, para peserta mendapatkan pembekalan tentang dapur umum dan 

manajemen bencana, pelatihan pendirian tenda bencana dari pihak BPBD. Kemudian, ada materi pelatihan pengaturan arus lalu lintas yang disampaikan instruktur dari Satlantas Polres Grobogan.

“Bekal pelatihan yang kita berikan pada adik-adik pramuka peduli sudah lumayan banyak. Sehingga, mereka nantinya bisa kita kerahkan untuk membantu penanganan bencana. Adik-adik ini juga bisa membantu mengatur lalu lintas pada hari-hari besar seperti lebaran,” imbuhnya. (NAK)

Editor: Supriyadi

Pelatih Pembina Pramuka di Grobogan Meninggal saat Isi Materi KML

Pelatih Pembina Pramuka Kwarcab Grobogan Kak Ganeca Gaharu saat mengisi materi pelatihan dihadapan 84 peserta KML di SMPN 1 Pulokulon, Kamis (12/10/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, GroboganSuasana duka menyelimuti kegiatan Kursus Mahir Pembina Pramuka Tingkat Lanjutan (KML) yang dilangsungkan di SMPN 1 Pulokulon, Kamis (12/10/2017) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Hal ini menyusul meninggalnya salah seorang pelatih pembina bernama Kak Ganeca Gaharu (57), saat mengisi materi pelatihan dihadapan 84 peserta KML.

Ketua Kwarcab Grobogan Icek Baskoro menyatakan, Kak Ganeca malam itu ikut memberikan materi pelatihan administrasi dalam pasukan penggalang. Ditengah menyampaikan materi pelatihan, Kak Ganeca mendadak terjatuh.

“Setelah itu, beberapa peserta KML dan pembina lainnya melarikan Kak Ganeca ke Puskesmas Pulokulon. Namun, setelah sampai di puskesmas, beliau dinyatakan sudah meninggal dunia. Diperkirakan, mengalami serangan jantung,” kata Icek.

Menurut Icek, seluruh pengurus dan jajaran Kwarcab Grobogan merasa sangat kehilangan dengan meninggalnya Kak Ganeca yang kesehariannya menjabat guru SMPN 1 Klambu itu. Selama ini, ia dikenal sebagai sosok yang sangat peduli terhadap kemajuan Kwarcab Grobogan.

“Dedikasinya untuk pramuka sangat luar biasa. Kami merasa sangat kehilangan dengan meninggalnya beliau,” kata Icek, usai melayat dari rumah duka.

Almarhum dimakamkan di pemakaman umum di belakang Perumahan Grobogan Asri, Kelurahan/Kecamatan Grobogan, Jumat (13/10/2017) pagi. Hampir semua pengurus Kwarcab Grobogan dan ribuan anggota pramuka hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.

Icek menyatakan, rencananya ia akan mengusulkan Kak Ganeca sebagai Pahlawan Pramuka melalui Kwarnas. Alasannya, selain dedikasinya yang tinggi, Kak Ganeca meninggalnya ketika sedang menjalankan tugas dan mengenakan pakaian pramuka lengkap.

“Dalam waktu dekat, akan kita usulkan ke Kwarnas. Sebelumnya, Kak Ganeca ini sering bilang kalau berkeinginan meninggal dalam kondisi menjalankan tugas dan mengenakan pakaian pramuka lengkap,” jelasnya. 

Editor: Supriyadi

Pembina Pramuka Harus Paham Karakter Anak Didik dan Bisa Jadi Panutan

Ketua Kwarcab Grobogan Icek Baskoro mengalungkan tanda peserta Kursus Mahir Pembina Pramuka Tingkat Lanjutan (KML) yang dilangsungkan di SMPN 1 Pulokulon, Rabu (11/10/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Ketua Kwarcab Grobogan Icek Baskoro menegaskan, seorang pembina pramuka saat ini dituntut memiliki peran lebih. Yakni, tidak sekedar jadi pengajar tetapi juga dituntut bisa menjadi teladan anak didiknya. Oleh sebab itu, para pembina dituntut untuk bisa bersikap dan berkepribadian yang baik dalam setiap aktivitasnya.

“Kalau hanya sekedar mengajar atau melatih itu mudah sekali dilakukan. Tetapi untuk bisa jadi teladan atau panutan ini tidak bisa dilakukan semua orang dan kami harapkan para pembina pramuka bisa melakukan hal ini,” ujar Icek saat membuka acara Kursus Mahir Pembina Pramuka Tingkat Lanjutan (KML) yang dilangsungkan di SMPN 1 Pulokulon, Rabu (11/10/2017).

Dalam KML ini ada 84 pembina pramuka penggalang dari berbagai pangkalan gugus depan di Pulokulon dan beberapa utusan Kwaran lain di Grobogan yang ikut ambil bagian. Kegiatan KML ini rencananya akan digelar selama sepekan.

Icek menyatakan, selain memberikan teladan, agar anak didik bisa punya kepribadian yang baik maka harus ditanamkan nilai-nilai luhur dan budi pekerti. Baik berupa teori maupun aplikasi langsung dengan praktek di lapangan. Dengan cara ini, kelak bisa menjadi bekal yang positif bagi pramuka jika sudah terjun dalam masyarakat.

Selain itu, pembina juga dituntut untuk bisa memahami jiwa peserta didiknya dengan cermat. Sebab, masing-masing individu itu punya karakter berbeda serta memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Dengan mengetahui jiwa anak didik maka pembina akan bisa mengangkat potensi serta menutup kekurangan yang dimiliki.

Icek menambahkan, dengan adanya KML itu bisa meningkatkan kualitas dan ilmu para pembina. Sehingga nantinya, proses pembinaan generasi muda Indonesia melalui wadah Gerakan Pramuka dapat terlaksana dengan baik. Dia juga meminta agar pembina untuk selalu menyesuaikan diri terhadap perkembangan pengetahuan dan teknologi yang mengalir dengan cepat.

“Metode pendekatan terhadap anak didik ini harus benar-benar diperhatikan. Sebab, dengan masuknya era globalisasi maka motode pembinaan ini juga harus mengikuti perkembangan zaman,” cetus mantan Wakil Bupati Grobogan itu. (NAO)

Editor: Supriyadi

Mantap! 13 Pramuka di Grobogan Sandang Predikat Pramuka Garuda

Sekretaris Kwarcab Grobogan Sarwijanto mengalungkan tanda Pramuka Garuda pada para penerima.(MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, GroboganSetelah melalui serangkaian penilaian yang cukup ketat, sebanyak 13 pramuka ditetapkan sebagai Pramuka Garuda. Penetapan dan pemberian tanda Pramuka Garuda dilangsungkan bersamaan dengan pembukaan Jambore XII Kwartir Ranting Toroh di Bumi Perkemahan Kalacakra Desa Tambirejo Kecamatan Toroh, Kamis (5/10/2017).

Mereka yang sudah berhak memakai tanda atau lencana Pramuka Garuda itu berasal dari berbagai golongan. Yakni, Wiwit Murdiyanto Pamungkas, Hilda Arifin Firmansyah, Siti Fatimah, Kamilatu Sa’diyah, Leni Novita Sari, Putri Rahayu, Dwiani Putri Handayani, Ajeng Rahmawati, dan Tri Setyo Rini yang merupakan Pramuka Penggalang dari Gugusdepan SMP Negeri 1 Toroh.

Kemudian, Pramuka Siaga dari SDN 1 Depok, Toroh Putri Mahpudzah Ridho, Pramuka Penegak dari SMAN 1 Gabus Erwin Efendi, Pramuka Penegak dari MAN Purwodadi Khoirul Anwar danKhoerunisa.

Sebelum mendapatkan tanda Parmuka Garuda, para penerima diwajibkan membaca ulang janji Dwisatya bagi Pramuka Siaga serta janji Trisatya bagi Pramuka Penggalang dan Penegak dengan dipandu oleh pembina upacara.

Sekretaris Kwarcab Grobogan Sarwijanto menyatakan, Pramuka Garuda adalah tingkatan tertinggi dalam golongan kepramukaan. Baik Siaga, Penggalang, Penegak dan Pandega.

Untuk menyandang predikat pramuka garuda harus menjalani serangkaian ujian yang cukup berat.  Selain dinilai kemampuan dibidang kepramukaan, ada penilaian materi lainnya. Seperti kepribadian, kecakapan, lingkungan, jasmani dan rohani.

“Pramuka Garuda adalah orang-orang yang pilihan dan mempunyai ketrampilan yang bisa diandalkan. Pramuka garuda ini nantinya akan menjadi teladan dan motivator bagi teman sebayanya maupun lingkungannya,” cetusnya. 

Selain penghargaan Pramuka Garuda, dalam kesempatan itu juga dilakukan penyematan tanda penghargaan Lencana Pancawarsa dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka kepada 17 orang anggota dewasa Gerakan Pramuka yang ada di Kwartir Ranting Toroh. 

Lencana Pancawarsa diberikan kepada anggota dewasa Gerakan Pramuka, sebagai penghargaan atas kesetiaannya kepada organisasi dan keaktifannya melakukan kegiatan Pramuka selama lima tahun atau kelipatannya secara terus menerus. (NAO)

Editor: Supriyadi

10 Anak Muda Grobogan Bersaing Jadi Duta Jambore Pemuda Indonesia

Calon peserta jambore pemuda Indonesia dan bhakti pemuda antar provinsi sedang mengikuti tahapan seleksi yang digelar Disporabudpar Grobogan, Rabu (20/9/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Sebanyak 10 anak muda dari beberapa kecamatan ikut ambil bagian dalam seleksi calon peserta jambore pemuda Indonesia dan bhakti pemuda antar-provinsi, Rabu (20/9/2017).

Pelaksanaan seleksi dilangsungkan di Aula kantor Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Grobogan.

Dalam proses seleksi, para peserta harus menjalani serangkaian tes. Mulai dari pengetahuan umum, ketrampilan yang dikuasai, seni budaya dan kebugaran.

Untuk tes kebugaran dilakukan di trotoar alun-alun yang lokasinya diseberang kantor Disporabudpar. Dalam tes kebugaran ini, peserta diminta lari bolak-balik dalam jarak 50 meter selama beberapa menit.

Kasi Infrastruktur dan Kemitraan Disporabudpar Grobogan Usman menjelaskan, peserta yang ikut seleksi dibatasi usia. Yakni, usia 18-25 tahun. Dalam seleksi ada beberapa tahapan yang harus dilalui calon peserta.

”Tes yang dijalani ada beberapa macam. Mulai pengetahuan umum, ketrampilan, seni budaya dan kebugaran. Paling berat memang tes kebugaran,” ungkapnya.

Setelah semua tahapan dijalani, calon peserta yang memenuhi ketentuan akan langsung diumumkan. Calon peserta nanti akan menjalani lagi proses seleksi serupa di tingkat provinsi.

Dalam seleksi di provinsi nantinya akan diambil 12 orang, (6 pria dan 6 perempuan) yang akan ditetapkan jadi peserta jambore mewakili Jateng.

”Pelaksanaan Jambore Pemuda Indonesia akan dilangsungkan 15-21 November mendatang. Tempat penyelengaraannya ada di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Kita harapkan, peserta dari Grobogan nanti ada yang lolos ikut jambore,” katanya

Editor: Supriyadi

Presiden Bahas Media Sosial pada Perkemahan Wirakarya Pramuka Ma’aruf NU Nasional di Magelang

Presiden Joko Widodo saat membuka kegiatan Perkemahan Wirakarya Pramuka Ma’aruf NU Nasional (PERWIMANAS) II di Magelang, Senin (18/9/2017). (Polres Magelang)

MuriaNewsCom, Magelang – Presiden RI Joko Widodo membuka acara Perkemahan Wirakarya Pramuka Ma’aruf NU Nasional (PERWIMANAS) II di Lapangan Tembak Akademi Militer Magelang, Senin (18/9/2017).

Dalam acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Tatang Sulaiman dan para peserta kemah SD, SMP dan SMA perwakilan NU dari seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan dinamika perkembangan media sosial di Indonesia. “Media sosial saat ini sangat terbuka semua orang boleh mengabarkan apa saja banyak saat ini media sosial banyak yang menjelek-jelekkan, banyak yang fitnah,” ucap Presiden.

Presiden juga mengajak seluruh  komponen bangsa untuk lebih kreatif supaya tidak tertinggal dengan negara lain. “Saya mengajak kita semuanya untuk menyadari banyak tantangan- tantangan ada di depan kita perbanyak ide-ide kreatif perbanyak inovasi- inovasi baru dan bekerja secara cepat supaya tidak tertinggal oleh negara-negara lain,”ungkap Jokowi.

Presiden mengingatkan agar warga bersiap diri karena tantangan perubahan begitu cepat setiap detik, serta setiap menit perubahan begitu cepat. Menurutnya, jangan pernah merasa puas diri oleh apa yang  diperoleh terus tingkatkan supaya bisa bersaing dengan negara-negara lain.

Kegiatan ini juga dimeriahkan oleh pertunjukan silat dari PBNU dan Marching band dari Taruna dan Taruni Akademi militer. Presiden juga hadir menyerahkan sertifikat tanah kepada masyarakat wilayah Magelang di lapangan Drh Soepardi. Presiden berharap semua pihak untuk mendukung program sertifikat tanah.

Presiden juga berpesan dalam pengurusan serifikat ini harus dipercepat “Saya berharap para Kanwil BPN agar urusan yang berkaitan dengan sertifikat dipercepat supaya tidak ada sengketa di kemudian hari dan memiliki status hak hukum tanah yang dimiliki jelas,” ujarnya..

Sebelumnya sebanyak 4.212 menerima sertifikat se-kota dan kabupaten Magelang guna mempertahankan kepemilikan hak tanah yang dimilikinya.

Editor : Akrom Hazami

Mantap, Kwarcab Grobogan Raih 3 Penghargaan Tingkat Jawa Tengah

Ketua Kwarcab Grobogan Icek Baskoro saat menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Banyumas, Kamis (24/8/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Prestasi mengesankan berhasil diraih Kwarcab Grobogan pada tahun 2017 ini. Yakni, mendapat tiga predikat juara atau tergiat tingkat Jawa Tengah.

Ketiga penghargaan yang diterima masing-masing adalah juara III bidang Keuangan, Sarana dan Prasarana. Kemudian Juara I Pramuka Peduli Award. Dua prestasi ini merupakan penilaian kinerja Kwarcab Grobogan yang dilakukan pada tahun 2016 lalu.

Sedangkan satu prestasi lagi adalah Juara 1 Garuda Berprestasi Golongan Siaga Putri. Peraih prestasi ini adalah Sinta Riski Nursafira dari SDN 1 Nambuhan, Kecamatan Purwodadi.

Penghargaan untuk Kwarcab Grobogan diserahkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Banyumas, Kamis (24/8/2017). Penyerahan penghargaan dirangkai dengan upacara puncak peringatan HUT ke-56 Pramuka tingkat Jawa Tengah.

Ketua Kwarcab Grobogan Icek Baskoro menyatakan, penghargaan yang diraih dinilai sangat membanggakan. Sebab, dalam beberapa tahun terakhir, Kwarcab Grobogan selalu bisa meraih penghargaan tingkat Jawa Tengah.

”Saya bangga dengan prestasi ini. Apa yang kita dapat adalah hasil kerja dan dukungan banyak pihak. Semoga prestasi yang kita dapat bisa terus meningkat pada tahun-tahun mendatang,” kata Icek.

Icek menyatakan, sesuai pesan dari Gubernur, pramuka merupakan sebuah pendidikan karakter. Dengan demikian, semua anggota Pramuka harus ikut ambil bagian dalam menangkal hal hal yang negative.

”Pramuka harus waspada dan menjadi tameng terhadap ujaran kebencian, dan penangkal radikalisme. Pramuka harus punya semangat yang luar biasa untuk ikut andil membangun negeri dan ikut serta mengatasi persoalan bangsa,” pesannya. 

Editor: Supriyadi

Puluhan Anggota Pramuka di Grobogan Gelar Aksi Bedah Rumah Tak Layak Huni

Anggota pramuka melakukan kegiatan bakti sosial bedah rumah di Desa Karanganyar, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Sabtu. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Kegiatan bakti sosial bedah rumah tidak layak huni dilakukan puluhan pramuka Kwarcab Grobogan, Sabtu (12/8/2017). Rumah yang dipugar para pramuka itu milik Mbah Ngadiyem, warga Dusun Brangkal, Desa Karangranyar, Kecamatan Purwodadi.

“Aksi sosial ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Pramuka yang jatuh 14 Agustus mendatang. Ada banyak kegiatan yang kita lakukan. Salah satunya adalah bedah rumah ini,” ungkap Humas Kwarcab Grobogan Agus Winarno.

Dipilihnya acara bedah rumah itu dilakukan secara spontan. Beberapa hari lalu, pihaknya mendapat informasi ada rumah warga di Desa Karanganyar tersebut yang kondisinya nyaris ambruk dan butuh uluran tangan dari banyak pihak. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan kunjungan ke tempat tinggal perempuan berusia 73 tahun tersebut.

“Setelah kita cek, kondisi rumah Mbah Ngadiyem memang sangat mengenaskan dan membikin trenyuh saat melihatnya. Selama ini, Mbah Ngadiyem tinggal seorang diri,” jelasnya.

Pascameninjau lokasi itulah akhirnya diputuskan untuk membuat aksi bedah rumah. Setelah rencanya itu menyebar, banyak pihak di luar Kwarcab Grobogan yang memberikan dukungan. Termasuk dari kerabat, tetangga dan pemerintahan desa setempat.

“Setelah semuanya siap, hari ini kita mulai acara bedah rumah. Targetnya, bedah rumah sudah selesai pas peringatan Hari Pramuka nanti. Kami mengucapkan banyak terima kasih pada semua pihak yang mendukung kegiatan sosial ini,” jelasnya.

Editor : Akrom Hazami

Duta Kwarcab Grobogan Juara di Ajang Pramuka Garuda Berprestasi Jateng

Prestasi membanggakan berhasil diraih utusan Kwarcab Grobogan dalam Ajang Pramuka Garuda Berprestasi Jateng. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Deretan prestasi yang diraih Kwarcab Grobogan bertambah lagi. Prestasi terbaru adalah keberhasilan meraih juara dalam ajang Pramuka Garuda Berprestasi tingkat Jawa Tengah akhir pekan lalu.

Peraih prestasi tercatat atas nama Sinta Riski Nursafira yang meraih juara Pramuka Garuda Berprestasi golongan siaga putri. Kemudian, satu duta lainnya Latifatur Roziqoh meraih Juara III golongan penegak putri.

“Prestasi yang didapat di even Pramuka Garuda Berprestasi atau “Eagle Scout Award” ini sungguh mengejutkan. Ini adalah prestasi perdana di even Pramuka Garuda,” kata Ketua Kwarcab Grobogan Icek Baskoro, Senin (7/8/2017).

Menurut Icek, dalam even itu ada enam orang yang dikirim jadi duta Kwarcab Grobogan. Masing-masing, Nazil M S dari MI Sunniyyah Selo Tawangharjo dan Sinta Riski Nursafira dari SD Negeri Nambuhan Purwodadi yang mewakili golongan siaga.

Kemudian, Zaidaan Zahir B dari SMPN 1 Tanggungharjo dan Uthama Riri I dari SMPN 1 Kedungjati mewakili golongan penggalang. Dua orang lagi, yakni M. Rizal Akbar dan Latifatur Roziqoh  dari gugus depan MA Sunniyyah Selo Tawangharjo mewakili golongan penegak.

Keenam orang yang dikirim ke tingkat Kwartir Daerah adalah Pramuka pilihan. Mereka sebelumnya telah lolos seleksi Pramuka Garuda Berprestasi di tingkat kabupaten yang digelar akhir Juli lalu.

“Keenam orang tersebut merupakan juara satu Garuda Berprestasi masing-masing golongan kwarcab. Jadi, kemampuannya sudah diuji dulu sebelum dikirimkan ke level provinsi,” jelasnya.

Editor : Ali Muntoha

Pramuka Jepara Tak Terpengaruh Isu Penundaan Pencairan Dana 

Sejumlah siswa memakai seragam pramuka,melintasi Jl Kartini Jepara.(MuriaNewsCom/Padhang Pranoto) 

MuriaNewsCom, Jepara – Gerakan Praja Muda Karana (Pramuka) di Jepara tak terpengaruh adanya isu penundaan pencairan dana bagi Kwartir Nasional Pramuka, oleh Kemenpora. Hingga saat ini kegiatan kepanduan di Bumi Kartini masih kondusif dan berjalan sebagaimana khittahnya. 

Hal itu disampaikan Ketua Harian Gerakan Pramuka Jepara Suliyono, Sabtu (29/7/2017). Menurutnya, terkait berita tersebut sudah diketahuinya dari informasi surat kabar. 

“Kegiatan pramuka di Jepara tak ada pengaruhnya dengan berita tersebut. Dan nuwun sewu kami mendapatkan dana operasional dari APBD (Jepara) untuk menjalankan semua kegiatan pramuka di daerah,” tuturnya. 

Ia menyebut, sokongan dana dari pusat (Kwarnas) tidak secara langsung diberikan untuk operasional semua kegiatan di daerah. Suliyono menyebut, bantuan dari Pramuka pusat baru didapat jika ada kegiatan berskala nasional. 

“Untuk sokongan dana pramuka lebih besar kami dapatkan dari APBD, kalau dari pusat nuwun sewu tidak mendapatkan, kecuali untuk kegiatan skala nasional. Pada tanggal 13 ini (Agustus 2017) akan ada kegiatan Raimuna nasional pertemuan penegak pandega seluruh Indonesia. Nah dari situ mungkin akan diberikan bantuan berupa logistik selama kegiatan berjalan,” tutur dia. 

Disinggung mengenai informasi dugaan keterlibatan Ketua Kwarnas Nasional Adhiyaksa Dault dengan ormas HTI, Suliyono enggan berkomentar lebih lanjut. Namun demikian, hal itu tak ada kaitannya dengan kegiatan pramuka di Jepara. 

Suliyono menegaskan, hal itu tak terkait dengan gerakan yang dilakukan oleh pramuka. 

“Pramuka di Jepara masih wajar-wajar saja, masih menjunjung tinggi Pancasila sebagai pilar negara serta menjaga persatuan dan kesatuan NKRI,” ungkapnya. 

Editor : Kholistiono

Pramuka Kudus Siap Ukir Prestasi di Pesta Siaga di Rembang

Siswa SD N 1 Gondosari saat menampilkan Tari Jaranan di Pesta Siaga Kwarda Jateng se Korwil Pati di  Balai Seni Rembang, Sabtu (25/3/2017) siang. (MuriaNewsCom/ Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Pramuka Kwartir cabang Kudus siap memboyong kategori tim tergiat di Pesta Siaga Tingkat Kwartir Daerah se-Korwil Pati di Rembang, Sabtu (25/3/2017). Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua Kwarcab Kudus Bidang Humas Abdi Masyarakat Kartono Ridnoyuwono saat menemani anggota pramuka yang tengah berlomba.

“Kita tentunya siap memboyong kategori tergiat, baik putra dan putri. Sebab anggota pramuka yang kita delegasikan ke sini memang sudah terlatih semuanya,” kata Kartono di Rembang.

Dari 60 anggota pramuka siaga tersebut terdiri dari 30 tim putra dan 30 tim putri. Selain itu, ke-60 anggota pramuka tersebut berasal dari 6 sekolah yang memang menjadi juara di tingkat kabupaten melalui berbagai seleksi. Baik mulai dari tingkat kwarran hingga kwarcab ini.

“Keenam sekolah yang menjadi juara di tingkat Kwarcab itu yakni SD N 1 Gondosari Kecamatan Gebog, SD Nganguk Kecamatan Kota, MI Pendidikan Islam Gondang Manis Kecamatan Bae, SD N 4 Cendono Kecamatan Dawe, SD N 1 Barongan Kecamatan Kota serta MI Negeri Prambatan Kidul kaliwungu Kudus,” bebernya.

Sementara itu, Kepala SD N 1 Gondosari Gebog Sudiyarto mengatakan, siswa ini sudah berlatih selama dua bulan. Mereka sudah siap secara mental, dan siap bersaing dengan siswa lainya.

“Mereka didukung penuh oleh orang tuanya. Sebab di kalangan kami (SD N 1 Gondosari) wali murid sudah membentuk paguyuban,” pungkasnya. 

Tim tergiat akan mewakili Korwil Pati menuju Kwarda Jateng di Gunung Karang Geneng Semarang April mendatang.

Editor : Akrom Hazami

Ratusan Anggota Pramuka Ikuti Pesta Siaga di Rembang

Anggota pramuka  mengikuti Pesta Siaga Kwarda Jawa Tengah di Rembang, Sabtu (25/3/2017. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Sekitar 335 anggota pramuka dari Kwartir Cabang se-Korwil Pati tengah mengikuti Pesta Siaga Kwarda Jawa Tengah di Rembang, Sabtu (25/3/2017).

Pesta siaga tingkatan SD/ MI sederajat ini nantinya akan menyuguhkan delapan kegiatan. Di antaranya yakni  ketakwaan kepada Tuhan yang maha esa, toleransi, yel yel, pengetahuan, simpul dan kompas, bola, budaya serta PBB.

Ketua pesta Siaga Kwarda Jawa Tengah se-Korwil Pati Warnu Pranoto mengatakan, setiap kwarcab mengirimkan atau mendelegasikan peserta sebanyak 67 anak. “Sehingga total pesertanya ada sekitaran 335 anak,” katanya.

Dari informasi yang dihimpun MuriaNewsCom, bagi peserta atau kelompok yang tergiat, maka akan diikutsertakan dalam acara pertemuan satu hari (persari) tingkat kwarda di Gunung Karang Geneng Semarang, April mendatang.

“Bagi tim terbaik 1,2, dan 3 putra putri, maka nantinya akan diikutsertakan persari tingkat kwarda,” ujarnya.

Sementara itu, Kamabicab Rembang Abdul Hafidz mengaku optimistis bila nantinya anggota pramuka siaga asal Rembang akan bisa meraih tim tergiat.

“Tentunya kita sebagai tuan rumah akan optimistis dan bisa meraih tim tergiat. Supaya bisa mewakili Korwil Pati dan mewakili anggota pramuka asal Rembang,” kata Hafidz.

Editor : Akrom Hazami

Lihat Film di Layar Tancap, Puluhan Anggota Pramuka Grobogan Terharu

Anggota pramuka menikmati tontonan film layar tancap di lapangan Dusun Sarip, Desa Karangasem, Kecamatan Wirosari. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Acara perkemahan dalam rangka pelantikan pramuka penegak bantara dari pangkalan MA Al Azhar Wirosari Grobogan sempat diwarnai suasana haru. Hal ini terjadi saat puluhan anggota pramuka itu diajak nonton film layar tancap yang dilangsungkan di lapangan Dusun Sarip, Desa Karangasem Kecamatan Wirosari. 

Film yang diputar judulnya ‘Merah Putih’. Film yang diproduksi tahun 2009 itu mengisahkan perjuangan merebut kemerdekaan dari tangan penjajah. Dalam film berdurasi sekitar 1 jam banyak terdapat adegan heroik yang cukup menyentuh perasaan.

“Sengaja dalam acara pelantikan kita selingi pemutaran film. Kita pilih film Merah Putih dengan tujuan untuk menggugah semangat nasionalisme,” kata Kepala Sekolah MA Al Azhar Hadi Mulyo.

Menurutnya, melalui film tersebut, para anggota pramuka diharapkan bisa memetik pelajaran betapa sulitnya meraih kemerdekaan. Banyak harta dan jiwa yang dikorbankan untuk mengusir penjajah dari bumi pertiwi.

“Kemerdekaan yang kita dapat tidak dicapai dengan mudah. Oleh sebab itu, para pramuka wajib meneruskan perjuangan dengan mengisi kemerdekaan dengan mengerjakan hal-hal yang positif bagi masyarakat,” jelasnya.

Pembina Gugus Depan MA Al Azhar Susilo Utomo menambahkan, acara kemah dilangsungkan selama tiga hari, dari tanggal 15-17 Maret. Pesertanya ada 64 calon penegak bantara dan 38 orang dari sangga pelaksana kegiatan.

Selain pemutaran film, peserta juga dibekali berbagai pengetahuan. Seperti masalah lingkungan, dan penanganan bencana. Kemudian, ada pula acara pemberian santunan bagi anak kurang mampu.

Editor : Akrom Hazami

Anggota Pramuka Grobogan Bantu Bersihkan Puing Rumah Roboh Korban Angin Kencang

Puluhan anggota pramuka Kwarcab Grobogan membersihkan puing rumah warga yang roboh akibat terjangan angin kencang di Desa Pilangpayung, Kecamatan Toroh. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Puluhan anggota pramuka Kwarcab Grobogan melangsungkan aksi sosial dengan membantu membersihkan puing rumah warga yang roboh akibat terjangan angin kencang. Salah satu lokasi aksi sosial ini dilakukan di Desa Pilangpayung, Kecamatan Toroh.

Di desa ini, ada satu rumah milik Ruswanto, warga RT 01 RW 03 yang roboh diterjang angin dua hari lalu. Selain itu, satu rumah lagi yang rusak milik Supardi yang tinggal di wilayah RT 02 RW 05.

“Dalam aksi sosial ini ada 20 pramuka yang kita terjunkan untuk membantu membersihkan puing rumah bersama masyarakat dan instansi lainnya,” ungkap Humas Kwarcab Grobogan Agus Winarno.

Dalam dua hari terakhir, hembusan angin kencang saat hujan lebat menyebabkan banyak rumah rusak. Beberapa di antaranya roboh dan lainnya rusak sedang hingga ringan.

Musibah rumah roboh terbaru terjadi di Dusun Pulo, Desa Karanggeneng, Kecamatan Godong, Jumat (3/3/2017). Angin kencang yang berhembus sekitar pukul 18.00 WIB itu menyebabkan satu rumah kayu jati berbentuk joglo milik Sunoto roboh.

Dalam waktu bersamaan, hembusan angin kencang juga melanda Desa Karanganyar, Kecamatan Godong. Meski tidak ada rumah roboh, namun belasan rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan sedang.

Sehari sebelumnya, hujan deras disertai angin kencang Kamis (2/3/2017) siang hingga malam menyebabkan tiga rumah warga di Kecamatan Toroh mengalami kerusakan. Satu rumah rusak milik warga Dusun Krajan, Desa Genengsari. Rumah milik Marno rusak dibagian belakang karena tertimpa pohon mindik tumbang. Kemudian dua rumah rusak lagi ada di Desa Pilangpayung. 

Editor : Akrom Hazami

Peringati Boden Powell Day, Pramuka Grobogan “Panen” Paku Bekas 5 Kg

Anggota Pramuka Kwarcab Grobogan mencabuti paku dari pohon di sekitar kawasan Alun-alun Purwodadi, Rabu (22/2/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Puluhan anggota Pramuka Kwarcab Grobogan berhasil mengumpulkan paku bekas sekitar 5 kilogram (Kg). Paku sebanyak itu didapat saat mereka menggelar aksi peduli lingkungan di sekitar kawasan Alun-alun Purwodadi, Rabu (22/2/2017). Aksi dilakukan dengan mencabuti paku yang menancap pada pohon penghijauan,

Meski dengan alat sederhana, seperti tang dan catut, para pramuka terlihat sangat bersemangat dan sekuat tenaga mencongkel paku-paku itu. Beberapa orang terpaksa naik ke punggung temannya untuk mencabut paku yang posisinya agak tinggi.

“Kurang lebih ada 5 kilogram paku bekas yang didapat dalam aksi tadi. Total ada 80 orang yang terlibat dalam kegiatan tadi,” kata Ketua Pramuka Peduli Kwarcab Grobogan Lulun Surono.

Menurutnya, aksi peduli lingkungan tersebut dilangsungkan dalam rangka memperingati Hari Boden Powell yang jatuh pada hari ini. Kegiatan itu merupakan kerja sama antara Kwarcab Grobogan dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan. Aksi peduli juga diikuti oleh 80 orang peserta anggota Pramuka Penegak dari anggota Pramuka Satuan Karya Wanabakti, Saka Wirakartika, Saka Kalpataru, UBALOKA, DKC Grobogan dan Pramuka SMA PGRI Purwodadi.

Humas Kwarcab Agus Winarno menambahkan, aksi peduli itu juga dimaksudkan jadi sarana edukasi kepada masyarakat supaya ikut peduli terhadap fungsi serta manfaat pohon penghijauan. Dengan adanya pemasangan baliho atau poster iklan di pohon dengan menggunakan paku akan membuat pohon jadi rusak, stres dan kehilangan fungsinya semula.

“Aksi yang kita lakukan memang hanya sederhana. Namun, kami berharap aksi ini membuat fungsi pohon bisa kembali normal,” tegasnya.

Sementara itu, Kasi Pemeliharaan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Grobogan Lilik Uniarto mengaku salut dengan kepedulian anggota pramuka untuk ikut memelihara pohon penghijauan yang ada di Purwodadi. Dia berharap, dari aksi ini bisa muncul kepedulian dari banyak pihak untuk ikut menjaga lingkungan.

Editor : Akrom Hazami

 

2 Madrasah Aliyah di Tawangharjo Grobogan Salurkan Bantuan ke Korban Kebakaran

Kades Godan Suwardi mengucapkan terima kasih pada anggota Pramuka Peduli yang menyalurkan bantuan bagi warganya yang jadi korban kebakaran. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Selain dari Pramuka Peduli Kwarran Tawanghajo, penyaluran bantuan untuk korban kebakaran di Dusun Godan Timur, Desa Godan, juga dilakukan dua sekolah Madrasah Aliyah (MA). Yakni, MA Nuril Huda dan Sunniyyah Selo.

Penyerahan bantuan dari dua MA dilakukan bersamaan dengan kegiatan yang dilangsungkan Pramuka Peduli. Selain itu, bantuan berikutnya juga akan disalurkan pada Sutik selaku korban bencana. Bentuk bantuan akan diwujudkan dalam bentuk rumah sederhana.

Kades Godan Suwardi menyatakan, terkait musibah yang menimpa Sutik, pihaknya sudah melakukan penggalangan dana sukarela pada masyarakat. Dari penggalangan dana terkumpul uang sekitar Rp 12 juta.

“Dana yang terkumpul kita belikan rumah kayu sederhana. Rencananya, besok hari Minggu tanggal 18 Februari rumah yang kita beli akan didirikan di sini. Nanti, masyarakat akan gotong royong,” kata Suwardi saat mendampingi penyerahan bantuan dari Kwarran Tawangharjo dan dua sekolahan MA di rumah Sutik, Selasa (14/2/2017).

Menurut Suwardi, rumah yang ditempati Sutik dan keluarganya saat ini memang masih bersifat darurat. Bahan-bahannya didapat dari sisa bangunan rumahnya yang terbakar beberapa hari lalu. “Bangunan sementara ini kita dirikan darurat sekadar untuk tempat berteduh pemilik rumah dan keluarganya. Nanti akan kita bongkar dan diganti rumah baru yang lebih permanen dan layak,” jelasnya.

Seperti diberitakan, peristiwa kebakaran yang menimpa Sutik (45), terjadi pada Selasa (7/2/2017) malam. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 21.30 WIB itu menyebabkan rumah milik Sutik ludes terbakar beserta barang berharga yang ada di dalamnya. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah tersebut. Beberapa jam sebelum kejadian, aliran listrik di desa itu padam usai turun hujan. Lantaran gelap, pemilik rumah kemudian menyalakan beberapa batang lilin untuk penerangan.

Tidak lama kemudian, Sutik mendapat kabar kalau neneknya yang tinggal di Desa Tarub sakit. Mendengar kabar ini, Sutik dan anggota keluarganya kemudian bergegas meluncur kesana untuk menengok kondisi neneknya. Tidak lama setelah pemilik rumah pergi, terjadilah peristiwa kebakaran tersebut. Kebakaran itu baru diketahui warga sekitar ketika nyala api sudah membesar. Adanya kebakaran ini menyebabkan puluhan warga setempat segera berhamburan keluar rumah dan berupaya memadamkan api.

Namun, upaya ini terkendala cuaca gelap akibat padamnya listrik. Terbatasnya penerangan yang mengandalkan nyala senter dan lampu handphone menyebabkan warga kesulitan mencari air.

Editor : Akrom Hazami