Panitia Kejurnas Tenis Meja Sukun Siapkan Hadiah Puluhan Juta

MuriaNewsCom, Kudus – Kejuaraan Tenis Meja Nasional Terbuka beregu bertajuk Sukun Sport Cup IV 2018 dengan title Wartono Cup dipastikan meriah. Pasalnya, pihak panitia tengah menyiapkan hadiah puluhan juta rupiah untuk menyemarakkan even bergengsi tersebut.

Ketua Pelatih Persatuan Tenis Meja (PTM) Sukun Kudus Edi Pramuji mengatakan, untuk hadiah setiap tahunnya selalu bertambah. Untuk saat ini, total hadiah juga disamakan dengan HUT PR Sukun Group yang ke-70.

“Hadiah tentu saja meningkat dibandingkan pertandingan tahun lalu. Sekarang memeringati HUT PR Sukun Group yang ke-70, hadiah totalnya pun berjumlah 70 juta rupiah,” kata Edi Pramuji, Jumat (2/2/2018).

Selain menawarkan hadiah yang besar, ajang kejuaraan ping-pong itu juga dianggap kawah candradimuka bagi atlet muda usia. Lantaran, tim yang ikut serta dalam kompetisi ini wajib mengikuti ketiga kelas yang dipertandingkan.

Adapun, kelas yang dipertandingkan dalam kejuaraan ini adalah Beregu Pemula, Beregu Kadet dan Beregu Yunior.

“Kalau pada tahun ini setiap regu wajib mengikuti seluruh kelas. Kalau dulu kan bisa memilih, misalnya mau ikut kelas pemula saja. Namun untuk kali ini harus diikuti semuanya,” jelas Edi.

Kegiatan itu akan mengambil tempat di GOR Sport Center Sukun Kudus, Gondosari, Gebog, dan berlangsung dari tanggal 16-18 Februari 2018.

Editor: Supriyadi

Bondan Maknyus: Es Puter Sukun Ini, Out of the Box

– Pakar kuliner Indonesia, Bondan “Maknyus” Winarno bersama dewan juri lainnya saat mencicipi es puter sukun, Jumat (8/9/2017). (MuriaNewsCom/Merie)

MuriaNewsCom, Kudus – Pakar kuliner Indonesia, Bondan “Maknyus” Winarno dikejutkan dengan aneka menu yang bisa dibuat dari bahan baku buah sukun. Salah satunya adalah es puter sukun.

“Saya harus akui, bahwa hasil kreasi es serut sukun ini luar biasa. Kreativitasnya sangat bagus. Istilahnya out of the box,” katanya dalam lomba masak buah sukun dalam rangka HUT ke-70 Sukun, di Sukun Sport Centre, Jumat (8/9/2017).

Menurutnya, menjadikan buah sukun sebagai bahan es puter, belum terpikirkan sebelumnya. Namun ada satu yang kemudian membuat masakan penutup tersebut istimewa.

“Karena, rasa sukunnya masih ada. Itu yang istimewa. Tidak tercampur dengan lainnya. Masih dominan rasanya,” katanya.

Ya, es puter sukun menjadi satu dari sekian banyak menu makanan yang berhasil dibuat dalam lomba tersebut. Kelima belas peserta memang menampilkan menu yang khas.

Sebut saja puding sukun, nasi uduk, pastel, risoles, galantin, sayur lodeh, dan lainnya.

Kesemuanya mendapat apresiasi dari Bondan dan tim juri lainnya. Meski ada juga ketidaksesuaian antara nama dan hasil jadi menu. Namun, semua masakan memang enak untuk dicoba.

“Memang menu yang ditampilkan berbahan utama buah sukun. Kita ingin ada berbagai menu yang bisa dihasilkan dari buah yang banyak manfaat ini,” kata Armnima YW, salah satu dewan juri lainnya.

Editor: Supriyadi

Kompetisi Memanas, Pak Bondan Ingatkan Peserta Lomba Masakan Serba Sukun Utamakan Rasa

Bondan Winarno, juri utama Lomba Memasak Serba Sukun berkeliling untuk melakukan penjurian di Sukun Sport Center, Jumat O8/9/2017). (MuriaNewsCom/Merie)

MuriaNewsCom, Kudus – Lomba masakan serba sukun yang digelar PR Sukun di Sukun Sport Centre semakin memanas. Sebanyak 15 tim saling berlomba untuk memberikan hidangan terbaik dengan rasa yang membuat lidah termanjakan.

Ke-15 tim tersebut adalah Rumah Barat (Tbk & Lab), Rumah Barat (kantor), Rumah Timur, Rumah Besar, Rumah Tengah, Sukuntex 1, Sukuntex 2, Produksi SKT 1, Produksi SKT 2, Produksi SKM, Sukun Druck, Sukun Transport, Satpam, Kantor Pusat, dan Pergud Tbk dan Garasi Utara.

Bondan Winarno selaku juri utama mengakui aroma kompetisi ke-15 peserta sudah sangat terasa. Hanya, ia sering mengingatkan kepada para peserta untuk mempertahankan cita rasa sukun supaya tidak hilang.

”Rasa adalah yang paling penting dari sebuah masakan. Karena itu semua peserta harus memperhatikannya betul-betul. Percuma tampilan bagus kalau rasanya hancur,” kata Pak Bondan di sela-sela aktivitas penjurian, Jumat (8/9/2017).

Baca Juga: Peringati HUT ke-70, PR Sukun Gelar Lomba Masakan Serba Buah Sukun

Pak Bondan menjelaskan, untuk mendapatkan nilai maksimal, penampilan juga tak bisa dikesampingkan. Bagi dia, masakan yang enak adalah ketika penampilan dan rasa sama enaknya dan klop saat dipandang.

”Kalau rasanya tepat dan bentuknya (penampilan makanan) cantik, tentu banyak orang yang terpikat. Itu yang sedang kami cari di sini,” ungkapnya.

Meski begitu, Pak Bondan tak melulu berdiam diri dan hanya melakukan penjurian. Sambil keliling, pria yang dikenal dengan jargon ’Mak Nyus’ ini juga sering berbagi ilmu. Ia bahkan sering memberikan tips kepada semua peserta supaya enak dilihat dan dimakan.

Editor: Supriyadi

Peringati HUT ke-70, PR Sukun Gelar Lomba Masakan Serba Buah Sukun

Sejumlah peserta bersiap mengikuti lomba memasak serba sukun dalam rangka peringatan HUT ke-70 PR Sukun, Jumat (8/9/2017). (MurianewsCom/Merie)

MuriaNewsCom, Kudus – Pohon sukun adalah sejarah yang menyatukan Indonesia. Di bawah pohon sukun, Soekarno sang pendiri bangsa, menuliskan satu persatu kalimat yang berakhir dengan kata Pancasila, yang menjadi dasar negara kita.

Bukan hanya pohonnya yang menyatukan Indonesia, namun buah sukun memiliki seribu manfaat, selain tentu saja bercitarasa lezat. Aneka menu dari buah sukun, mewarna meja makan masyarakat Indonesia.

Buah sukun menjadi begitu istimewa dalam perayaan HUT ke 70 Sukun. Manfaat hebat dari buah satu ini, menginspirasi perusahaan tersebut untuk makin mengeksplorasi citarasa sukun dalam berbagai menu masakan khas.

”Kita melihat jika buah sukun ini luar biasa. Banyak sekali manfaatnya, dan rasanya sangat lezat jika diolah ke dalam berbagai masakan. Sehingga, kita memang mengadakan lomba memasak dengan bahan utamanya adalah buah sukun,” jelas Bintarno, koordinator pelaksana lomba masak dalam rangkaian peringatan ulang tahun ke-70 PR Sukun.

Juri utama lomba memasak serba sukun Bondan Winarno melihat cara peserta memasak, Jumat (8/9/2017). (MuriaNewsCom/Merie)

Dan istimewanya lagi, lomba masak ini menghadirkan pakar kuliner Indonesia yang terkenal dengan jargon ”maknyus”-nya, Bondan Winarno. Ia akan menjadi juri bersama Oemi Belinda Tazan Wartono, Burhamsyah Rindho Wartono, dan Armnima Yusuf Wartono.

”Pak Bondan akan menjadi juri utama dalam lomba masak buah sukun ini. Kita memang sengaja menghadirkan beliau, karena selain memang beliau adalah pakar kuliner Indonesia, kita ingin supaya buah sukun ini benar-benar dikenal luas di seluruh Indonesia,” terangnya.

Lomba sendiri akan dilaksanakan hari ini Jumat (8/9/2017), di Sukun Sport Centre, mulai pukul 13.00 WIB. Akan ada 15 tim yang merupakan perwakilan dari masing-masing divisi dari PR Sukun.

Ke-15 tim tersebut adalah Rumah Barat (Tbk & Lab), Rumah Barat (kantor), Rumah Timur, Rumah Besar, Rumah Tengah, Sukuntex 1, Sukuntex 2, Produksi SKT 1, Produksi SKT 2, Produksi SKM, Sukun Druck, Sukun Transport, Satpam, Kantor Pusat, dan Pergud Tbk dan Garasi Utara.

Editor: Supriyadi

Resmi Dikukuhkan, MACI Purwodadi Diminta Bersinergi dengan Program Pemerintah

Kabag Ops Polres Grobogan Kompol Parno melakukan penyematan rompi saat menghadiri acara pengukuhan pengurus MACI Purwodadi di GOR Simpanglima, Sabtu (11/3/2017) malam. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Para anggota Motor Antique Club Indonesia (MACI) diminta untuk ikut mendukung program pemerintah. Hal itu disampaikan Dandim 0717 Purwodadi Letkol Jan Piter Gurning saat menghadiri acara pengukuhan pengurus MACI Purwodadi di GOR Simpanglima, Sabtu (11/3/2017) malam.

“Saya minta anggota MACI tidak hanya berkutat dengan masalah otomotif saja. Tetapi bisa bersinergi dengan program pemerintah. Misalnya, dalam bidang sosial kemasyarakatan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Jan Piter sempat menyatakan kalau dirinya sedikit malu ketika diminta hadir dalam acara pengukuhan pengurus MACI Purwodadi. Sebab, ia tidak memiliki motor kuno sehingga kehadirannya terasa kurang lengkap.

“Sebenarnya, saya punya motor kuno jenis CB di kampung tetapi kondisinya sudah tidak bisa hidup. Nanti akan coba saya hidupkan dan dibawa kesini biar kalau kumpul dengan rekan-rekan MACI bisa lebih enak,” kata Jan Piter yang disambut tepuk tangan meriah.

Selain dandim, hadir pula Kabag Ops Polres Grobogan Kompol Parno dalam acara itu. Parno berpesan agar anggota MACI juga bisa berkontribusi dalam menciptakan kamtibmas serta menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

Pengukuhan pengurus MACI Purwodadi dilakukan Bendahara II MACI Pusat Prabandono Budi S atau lebih akrab disapa Dandung. Pengukuhan ditandai dengan pembacaan surat keputusan atas terbentuknya pengurus MACI Purwodadi.

“Dengan ini, kami lakukan pengukuhan secara resmi kepengurusan MACI Purwodadi. Ini adalah cabang MACI yang ke-65,” katanya.

Acara pengukuhan tersebut juga dihadiri ratusan anggota MACI dari berbagai kota di Jawa Tengah hadir. Selain itu, ada pula anggota MACI dari luar Jateng yang sudah berdatangan di Purwodadi. Antara lain dari Lampung, Surabaya, Jakarta, Jogja dan Bandung.

Dandim 0717 Purwodadi Letkol Jan Piter Gurning melakukan pemotongan tumpeng saat menghadiri acara pengukuhan pengurus MACI Purwodadi di GOR Simpanglima, Sabtu (11/3/2017) malam.

Editor: Supriyadi

Street Soccer Bersama Sukun di CFD Kudus Berlangsung Seru

Dua tim bertanding dalam street soccer yang digelar SMPN 3 Kudus bersama Sukun Spirit of Sport, Minggu (26/2/2017). (istimewa)

MuriaNewsCom, Kudus – Even Street Soccer bertajuk “I Love Street Soccer Spegaku Competition” yang digelar SMPN 3 Kudus bersama Sukun Spirit of Sport di arena car free day (CFD) Kudus, Minggu (26/2/2017) pagi tadi berlangsung seru. Empat tim bertanding dengan suka cita di hadapan ratusan warga yang memadati Alun-alun Simpang Tujuh Kudus.

Empat tim yang bertanding yakni SMP 1 Kudus, SMP 2 Kudus, SMP 1 Gebog, dan SMP 2 Jati. Antusias warga menyaksikan even yang sangat jarang digelar itu juga cukup tinggi.

Sejak dimulai pertandingan hingga akhir, ratusan warga tak beranjak. Apalagi tiap tim juga membawa supporer mereka, sehingga suasana semakin semarak.

Panitia kegiatan, Cucun Sulistya mengatakan, even street soccer pagi tadi berlangsung sangat sukses. Animo masyarakat sangat tinggi, bahkan penonton mendesak agar kegiatan seperti ini sering digelar.

“Tadi banyak yang meminta agar even seperti ini juga digelar untuk tingkat lebih tinggi. Misal untuk tingkat SMA dan masyarakat umum. Animo masyarakat tadi cukup besar,” katanya.

Ia mengatakan, digelarnya even ini memang ditujukan untuk memasyarakatkan street soccer ke masyarakat Kudus, selain untuk mengenalkan kelas olahraga SMPN 3 Kudus. Beberapa waktu lalu even yang sama juga digelar bahkan menghadirkan bintang sepak bola nasional Cristian Gonzale, Ferry A Saragih, dan Esteban Viscarra.

Sementara itu dalam turnamen perdana street soccer di arena CFD pagi tadi, tim SMP 1 Gebog keluar sebagai juara. Sementara peringkat kedua diraih SMP 2 Jati, dan peringkat ketiga SMP 2 Kudus. Dalam even ini juga dipilih best suporter yang diraih SMP 1 Gebog.

“Pemenang mendapat trophy dan uang pembinaan. Juara mendapat pembinaan Rp 300 ribu, peringkat 2 Rp 200 ribu, peringkat 3 Rp 100 ribu, dan best supporter mendapat uang pembinaan Rp 200 ribu,” ujarnya.

Cucun meyebut, melihat antusias dan animo masyarakat yang sangat tinggi teradap street soccer, ke depan pihaknya juga berkeinginan untuk menyelenggarakan even seperti ini lagi.

Editor : Ali Muntoha

Panitia Khitanan Massal di Ponpes Al Kaukabus Sathi’ Rembang Masih Buka Pendaftaran

Panitia Khitan Massal Ponpes Al Kaukabus Sathi' Desa Karas, Kecamatan Sedan, Rembang, sedang foto bersama. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Spanduk pengumuman tentang kegiatan khitanan massal di depan Pondok Pesantren Al Kaukabus Sathi’ Desa Karas, Sedan.Hingga saat ini panitia masih membuka pendaftaran. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Dalam rangka memperingati Maulud Nabi Muhammad SAW, Pondok Pesantren Al Kaukabus Sathi’ Desa Karas, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang, bakal mengadakan khitan massal. Kegiatan ini didukung oleh PR Sukun.

Muhammad Ainur Ridlo, panitia pelaksana mengatakan, untuk saat ini, panitia pelaksana masih membuka pendaftaran bagi anak-anak yang ingin ikut khitanan massal. “Pelaksanaan khitan massal ini bakal diselenggarakan pada Sabtu (17/12/2016) pagi di Ponpes Al Kaukabus Sathi’,” ujarnya.

Dirinya menyatakan, bagi orang tua yang ingin anaknya diikutkan untuk khitan massal, pihaknya tidak memungut biaya alias gratis. Panitia juga membuka kesempatan, peserta tidak hanya berasal dari sekitar pondok pesantren, namun juga dari luar desa.

“Untuk pendaftarannya sendiri bisa datang langsung ke Kantor  Ponpes Al Kaukabus Sathi’, atau juga bisa menghubungi panitianya. Adapun panitia yang dapat dihubungi yakni A Nasikhun  (0852 3039 9956) Muhammad Ainur Ridlo (0852 5900 6046) dan Ahmad Muwasa’ (0856 4189 3802),” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Kepergian Direksi PR Sukun H Rindho Wartono Dilepas Ribuan Orang

 Ribuan warga mengiringi kepergian Direksi PR Sukun H Rindho Wartono ke pemakaman, Rabu (16/11/2016). (ISTIMEWA)

Ribuan warga mengiringi kepergian Direksi PR Sukun H Rindho Wartono ke pemakaman, Rabu (16/11/2016). (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Kudus – Ribuan warga Kudus dan sekitarnya mengantar jenazah salah satu direksi PR Sukun Group, H Rindho Wartono, menuju makam keluarga, Ngemplak Gondosari, Gebog, Rabu (16/11/2016).

Almarhum meninggal dunia, pada Rabu.  Salah satu sosok tokoh masyarakat Kudus itu meninggal dunia di rumah duka kompleks PR Sukun Pusat Kudus.

Adapun acara pemberangkatan jenazah, didahului dengan qiroatil quran. Dilanjutkan sambutan dari keluarga yang disampaikan oleh KH Mohamad Fais Syafiq Nas’an. Inti sambutan itu memohon kepada warga, sudilah kiranya memberikan maaf kepada almarhum.

”Apabila almarhum semasa hidupnya masih mempunyai hutang-piutang maliyah mohon berhubungan dengan keluarga untuk diselesaikan,” katanya.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Kudus, Kapolres Kudus, Ketua DPRD Kudus, Ketua PN, Kejaksaan, Dandim 0722/Kudus, Danramil se-Kabupaten Kudus, Mantan Bupati Kudus HM Tamsil dan Soedarsono, GM Angkasa Pura Prio Djatmiko, Anggota DPRD Kabupaten Kudus, dan pejabat teras pemkab setempat. Selain itu hadir pula kerabat, sahabat, pengurus IPHI JHK, dan tokoh-tokoh masyarakat.

Jenazah kemudian disalatkan di masjid Sukun Ngemplak. Selanjutnya, almarhum dikebumikan di makam keluarga Sukun Ngemplak.

Editor : Akrom Hazami

Lomba Gowes Tanjakan 200 Meter Berlangsung Meriah

Peserta Lomba Gowes berusaha keras menaklukkan tanjakan 200 meter di Gebog, Kudus. (SSBC)

Peserta Lomba Gowes berusaha keras menaklukkan tanjakan 200 meter di Gebog, Kudus. (SSBC)

MuriaNewsCom, Kudus – Sukun Spesial Bicycle Comnunity (SSBC) Kudus menggelar Lomba Gowes tanjakan 200 meter, di Dukuh Mojo Agung, Desa Kedungsari, Kecamatan Gebog, Kudus, Minggu (18/9/2016). Sekitar 80 orang anggota ikut serta dalam even tersebut. Mereka berlomba cepat agar bisa melewati lintasan tersebut.

Pengurus SSBC Kudus Sukaryono mengatakan, peserta tersebut dibagi menjadi empat kategori sesuai kelompok usia. Yakni, kelompok usia 0-30 tahun, 31-40 tahun, 41-50 tahun, dan 51 – 75 tahun. ”Empat katagori ini untuk mempermudah perlombaan. Selain itu juga supaya adil sesuai jenjang usia masing-masing,” ujar Sukaryono.

Ia menyebutkan, meski dibagi menjadi empat kelompok, panitia juga menetapkan pembalap tercepat. Penentuan tersebut ditetapkan berdasarkan waktu yang diperoleh para peserta selama menaklukkan lintasan. “Untuk yang tercepat diraih Feri dengan catatan waktu 39 menit 22 detik,” sebutnya.

Selain Feri, di kelompok usia 0-30 tahun Selamet juga berhasil menyabet gelar tercepat. Disusul Rosyid di tempat kedua dan Wiwik di tempat ketiga. Sedangkan di kelompok usia 31-40 tahun peringkat pertama diraih Feri, disusul Japung sebagai runner up, dan Is Haryanto di peringkat tiga. “Sementara di kelompok usia 41-50 tahun, juaranya diraih Ulil. Sedangkan di tempat kedua diraih Rofiq, dan B Atiyanto di peringkat tiga,” ungkapnya.

Kelompok usia 51-75 tahun gelar juara disematkan kepada Rozi (53). Ia berhasil mengalahkan Malkan (52) yang harus puas di peringkat dua dan Galeh (60) yang berada di peringkat ketiga. “Dari panitia juga menyiapkan hadiah uang tunai untuk para pemenang di masing-masing kelompok. Meski jumlahnya tak berapa, kami berharap bisa menambah kebersamaan antar anggota,” pungkasnya.

 

3 Besar Tercepat Lomba Gowes Menanjak 200 Meter

Kelompok 0-30 Tahun    Selamet, 20 tahun (juara)

Rosyid, 21 tahun (runner up)

WIwit, 29 tahun (peringkat tiga)

 

Kelompok 0-30 Tahun    Feri, 31 tahun (juara)

Japung, 33 tahun (runner up)

Is Haryanto, 36 tahun (peringkat tiga)

Kelompok 41-50 tahun  Ulil, 49 tahun (juara)

Rofiq, 45 tahun (runner up)

B Atiyanto, 49 tahun (peringkat tiga)

 

Kelompok 51-75 tahun Rozi, 53 tahun (juara)

Malkan, 52 tahun (runner up)

Galeh, 60 tahun (peringkat tiga)

Foto selengkapnya di FB SSBC Sepeda Kudus

Editor : Akrom Hazami

Majelis Tabligh Muhammadiyah Kudus Gelar Pengajian Ahad Pon

pengajian

MuriaNewsCom, Kudus – PR Sukun bersama Majelis Tabligh Muhammadiyah Kudus akan menggelar Pengajian Ahad Pon, Minggu (25/9/2016).

Kegiatan pengajian yang dimulai pukul 06.00 WIB. Pengajian akan digelar di Gedung JHK Kudus, Jalan R Agil Kusumadya.

Ketua Majelis Tabligh Muhammadiyah Kudus, Umar Sidiq mengatakan, kegiatan pengajian merupakan rutinitas yang dilakukan setiap Ahad Pon. “Pengajian kali ini akan diampu oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah Ustadz Dr Agung Danarto,” kata Umar.

Nantinya, sesuai rencana, kegiatan akan dihadiri masyarakat Muhammadiyah se-Kudus. Hanya, tak menutup kemungkinan pengajian juga dihadiri jamaah luar kota.

Targetnya memang jamaah Muhammadiyah di Kabupaten Kudus. “Tapi kalau ada jamaah dari luar kota kami persilakan,” ungkapnya.

Editor : Akrom Hazami

Sukun Group Berkurban Puluhan  Ekor Kerbau

Sejumlah petugas yang siaga dalam penyembelihan dan pendistribusian daging kurban dari perusahaan Sukun Group. (MuriaNewsCewsCom/Faisol Hadi)

Sejumlah petugas yang siaga dalam penyembelihan dan pendistribusian daging kurban dari perusahaan Sukun Group. (MuriaNewsCewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Perusahaan Sukun Group, berkurban puluhan ekor kerbau, pada Hari Raya Idul Adha tahun ini.

Kartono, ketua panitia kurban Sukun Group mengatakan, puluhan ekor kerbau itu di antaranya disembelih di Masjid Al Muttaqin, Gondosari. Rencananya, daging hasil kurban akan dibagikan untuk warga Gondosari, Gebog dan karyawan Sukun.

“Ada sekitar 6 ribu bungkus daging kurban. Tiap bungkus ditimbang dengan berat tiga ons dan dibungkus plastik putih,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Soal tenaga yang siaga mencapai ratusan orang. Semuanya terdiri dari perwakilan warga, remaja masjid dan juga karyawan Sukun. Banyaknya jumlah warga bertujuan untuk mempercepat proses sembelih hingga distribusi. Mengingat banyaknya hewan kurban yang disembelih.

Penyembelihan mulai dilakukan pukul 06.30 WIB. Sedangkan pendistribusian daging dillakukan sekitar pukul 16.00 WIB. Dia menambahkan, tiap tahun Sukun Group selalu mengagendakan kurban di masjid tersebut.

Editor : Akrom Hazami

Akhirnya, Hanya 20 Band Ini yang Lolos Grand Final WavesTones 2016

sukun

Salah satu band yang tampil dalam live audisi di Hypermart Kudus, Minggu. (Sukun)

MuriaNewsCom, Kudus – Akhirnya ada 20 band yang terpilih pada even yang diselenggarkan Kudus Indienesia bersama W Mld. Seluruh band akan maju ke grand final WavesTones 2016, Sabtu (17/9/2016).

Band tersebut lolos setelah dewan juri melakukan seleksi live audisi di lantai I Hypermart Kudus, Minggu (4/9/2016).

Ketua Kudus Indienesia Doni PM mengatakan, dewan juri telah melakukan seleksi ketat terhadap band yang tampil. Hasilnya, ada 20 peserta lolos. Dewan juri menilai konsep lagu, lirik, aransemen, teknik, dan performance band tersebut lebih baik daripada lainnya.

”Aspek-aspek tersebutlah yang menentukan band tersebut lolos audisi. Apalagi, dewan juri yang kami libatkan juga sangat profesional di bidang musik,” katanya.

Untuk dewan juri, lanjutnya, terdiri dari tiga musisi. Mereka adalah Almando Charles (gitaris band Sunday Sad Story sekaligus music director), Adi Uban seorang music director dan sound director asal Semarang, dan Yusuf Saputra Sianturi keyboardist (pelaku indie band jazz experiental).

”Ketiganya kemarin (saat penilaian) juga sempat alot. Ini karena band-band yang mengikuti audisi memiliki karya-karyanya sangat bagus. Tapi, namanya audis, tetap harus ada pemenangnya,” ungkapnya.

Doni menyebutkan, sesuai rencana, ke-20 band yang terpilih akan mengikuti audisi kembali (grand final) untuk menentukan 10 band terbaik. Mereka yang terpilih akan bakal mengikuti rekaman gratis dalam album kompilasi kudusindienesia#2.

”Dari jadwal yang ada, grand final akan dilakukan di lantai 2 gedung parkir Hypermart Kudus pada 17 September mendatang. Di acara tersebut, kami juga akan menentukan tiga besar yang berhak mendapatkan hadiah uang  jutaan rupiah,” terangnya.

Berikut 20 band terpilih:

1.Black Notes
2. Fatal Distract
3. Sick Mayer
4. Out For Fun
5. Float Cassava
6. Disket
7. Eastern Cinema
8. ID Card
9. Ska_ratt
10. Jozzie Blues
11. Fresh Medicine
12. Rhyme
13. Hope For Better Place
14. Sweety Days
15. Kretek Rasta
16. Manasye
17. Tanpa Spasi
18. Barodal
19. D’limakustik
20. Candi Colek

Editor : Akrom Hazami

Sukun Cup Tahun Depan Diharapkan Tambah Meriah

sukun lg

Suasana malam penutupan turnamen Sukun Cup 2016, di Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Turnamen voli Sukun Cup 2016, telah berakhir, Kamis (18/82016) malam. Turnamen diharapkan menjadi agenda tahunan dan dapat ditingkatkan

Hal itu diungkapkan penonton pertandingan yang juga Kades Piji, Kecamatan Dawe, Nurul Mustain. Menurutnya pertandingan semacam itu sangat positif. Bahkan perlu sering-sering dilaksanakan.

“Sangat ramai pertandingannya, mudah mudahan tahun depan bisa dilaksanakan pertandingan semacam ini lagi. Bahkan kalau bisa tim yang ikut bisa ditambah,” katanya.

Menurutnya, selain keinginan jumlah tim yang ditambah. Hal lain juga yang diinginkan adalah pelebaran stadion. Sebab meski sudah luas namun masih kurang dalam menampung penonton.

“Mungkin bisa dilebarkan, biar makin banyak penonton yang dapat lihat langsung. Meskipun sudah ada layarnya,” ujarnya.

Dalam Sukun Cup 2016, Central Jaya Kartika (CJK) keluar sebagai pemenang mengalahkan Sukun di babak final dengan skor 4-1.

Kemenangan CJK, sekaligus menjadi juara dan mendapatkan trofi bergilir. CJK sebagai juara juga mendapatkan uang pembinaan Rp 20 juta.

Editor : Akrom Hazami

 

 

Japan Pati Mundur, Surya Muda Duduki Peringkat III Sukun Cup

japan

Tim Japan saat melawan Porvit pada Sukun Cup di Kudus. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Kudus – Panitia kegiatan Sukun Cup 2016, batal menyelengarakan pertandingan perebutan peringkat III. Batalnya pertandingan, disebabkan satu dari dua kandidat yang bertandingan memilih mundur.

Tim tersebut adalah Japan Pati. Tim kuat asal Pati itu, diketahui secara tiba-tiba memilih mengundurkan diri sebelum perebutan peringkat tiga dilaksanakan.

“Kami baru saja mendapatkan kabar mundurnya Japan siang ini. Jadi tiba-tiba saja merek mengundurkan diri dari peserta perebutan tiga besar,” kata Ketua Pelaksana Sukun Cup Sugiyono, saat dihubungi MuriaNewsCom.

Menurutnya dengan mundurnya Japan, maka lawan mereka, Surya Muda dinobatkan menjadi pemegang peringkat tiga. Hal itu,merupakan sebuah kebijakan lantaran Surya Muda masih melanjutkan pertandingan dengan hadir ke lokasi.

“Dengan demikian, lawannya yang menduduki peringkat tiga, sedangkan Japan menduduki peringkat empat karena tidak hadir dan memilih mundur,” ungkapnya.

Menurut jadwal, seharusnya pertandingan seru akan berlangsung sore ini sekitar pukul 15.30 WIB. Japan Pati yang tumbang oleh C7k dijadwalkan bertanding dengan Surya Muda, yang kalah dengan Sukun.

Editor : Akrom Hazami

 

 

Porvit Kudus Akui Kehebatan Japan Pati di Sukun Cup

pertandingan 3

Pemain Porvit melayani aksi pemain Japan Pati, di Sukun Cup. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi).

MuriaNewsCom, Kudus – Pertandingan kedua di hari pertama turnameen voli, Sukun Cup, mempertemukan tim Porvit Kudus melawan Japan Pati. Dalam pertandingan itu, Porvit kalah telak, 3-0.

Di laga awal pertandingan, Porvit harus mengakui ketangkasan Japan dengan kekalahan skor 25 – 22. Porvit yang dipimpin oleh Rois, pemain nomor punggung 7 sebagai kapten harus mengakui kehebatan lawan di babak pertama.

Dalam babak kedua, Porvit mencoba untuk bangkit. Porvit berusaha keras mengalahkan lawan. Namun, usaha Porvit di babak kedua belum membuahkan hasil, dan kembali kalah dengan skor 25 – 21.

Pertandingan belum selesai, Porvit kembali melakukan perlawanan di babak ketiga. Hasilnya, Porvit kembali kalah dengan skor 25 -19

Kalah tiga set sekaligus dianggap bukan menjadi hal yang serius bagi Porvit. Sebab pemain dianggap telah memaksimalkan kemampuannya.

Pelatih Porvit Kudus Agung Pribadi mengatakan, kalau para pemain di Porvit merupakan pemain asli binaan. Mereka mengandalkan pemain asli.

“Kami murni pemain Porvit, sebab kami mengandalkan pembinaan,” kata Agung.

Sedangkan lawannya, Japan, diisi pemain hebat, termasuk diisi pemain nasional. Agung mengaku jika kualitas pemain lawan lebih bagus.

Editor : Akrom Hazami

 

Surya Muda jadi Pemenang Pertama Voli Sukun Cup

pertandingan 2

Pertandingan Surya Muda melawan Bank Jateng Semarang, Selasa. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Pertandingan pembuka voli Sukun Cup sangat meriah, Selasa (16/8/2016). Pertandingan yang dimulai pukul 15.00 WIB itu, mempertemukan Surya Muda Salatiga melawan Bank Jateng Semarang.

Dalam pertandingan itu dimenangkan Surya Muda Semarang dengan skor akhir 3- 2. Surya Muda mampu mengakhiri pertandingan sengitnya.

Pada pertandingan, Surya Muda Salatiga sudah unggul dari Bank Jateng Semarang dengan skor 25 – 18.

Mendapatkan tekanan pada pertandingan awal, Bank Jateng Semarang tertantang. Hasilnya sangat memuaskan. Bank Jateng unggul dari Surya Muda dengan skor akhir 25 – 16.

Pertandingan dilanjutkan dengan laga ketiga. Pada pertandingan penentu ini berlangsung makin sengit. Kedua tim tidak ada yang mengalah dan kejar-kejaran skor juga terjadi. Pada pertandingan ketiga, dimenangkan oleh Bank Jateng Semarang dengan skor 25 – 14.

Pada pertandingan keempat, Surya Muda tidak mau kalah. Dengan usaha yang keras, Surya Muda mampu memenangkan pertandingan dengan skor 25 – 22.

Dengan skor tersebut, pertandingan dilanjutkan dengan pertandingan kelima. Dalam pertandingan penentu itu, berhasil dimenangkan Surya Muda Salatiga dengan skor 17 – 15.

Dengan demikian, Surya muda berhasil masuk dalam pertandingan berikutnya yang akan berlangsung besok.

Panitia Pertandingan Sugiyono mengatakan laga pertama merupakan pertandingan seru. Postur pemain yang tinggi dan smash yang keras membuat suasana pertandingan makin seru.

Editor : Akrom Hazami

 

 

Pemain di Sukun Cup Bisa Manfaatkan Tempat Transit Nyaman

sukun

Tempat transit yang disiapkan pemain saat Sukun Cup.

 

MuriaNewsCom, Kudus – Pemain di Sukun Cup 2016 bisa memanfaatkan tempat transit nyaman. Terutama bagi mereka yang hendak beristirahat.

Panitia menyediakan delapan tempat transit ber-ac untuk istirahat pemain usai bertanding.

Salah satu panitia Sukun Cup 2016, Hasanudin mengatakan, fasilitas pendingin udara sengaja diberikan untuk tempat transit pemain di dalam area Sukun Sport Center. Tujuannya pemain bisa merenggangkan otot setelah ataupun sebelum bertanding.

”Tempat transit ini berupa tenda dengan ukuran cukup besar. Panjangnya sekitar enam meter. Di tenda ini selain dilengkapi ac juga dilengkapi kursi untuk beristirahat,” katanya.

Faslitas tersebut, lanjutnya, diperuntukkan khusus pemain dan ofisial tim. Jumlahnya juga disesuaikan dengan tim yang diundang, yakni delapan tenda. Tiap tenda, fasilitas yang diberikan juga sama.

”Fasilitasnya sama. Tak ada perbedaan. Baik yang berasal dari Salatiga, Jepara, Pati hingga Kudus sama semuanya,” tegasnya.

Ia menyebutkan, delapan tenda tersebut juga sudah diplotkan untuk masing-masing tim. Yakni Bank Jateng, PU Pengairan Purwodadi, C7K Kudus, Gapsty Jepara, Porvit Kudus, Surya Muda Salatiga, Japan Pati, serta PBV Sukun.

“Semua peserta juga sudah kami beritahu. Selain itu tenda juga ada papan namanya,” terangnya.

Ia berharap dengan adanya tenda ini semua pemain dari masing-masing tim bisa maksimal saat bertanding. Sehingga penonton yang datang bisa menikmati jalannya laga.

“Hari ini merupakan babak penyisihan. Karena itu, masing-masing tim bakal menunjukkan kekuatannya,” tandasnya.

Editor : Akrom Hazami

 

 

 

Khusyuknya Pengajian Ahbabul Musthofa di Kudus

sukun ngaji 1

Suasana pengajian Ahbabul Musthofa yang dilangsungkan di Masjid Agung Kudus, Selasa (9/8/2016) . (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Pengajian Ahbabul Musthofa yang dilangsungkan di Masjid Agung Kudus, Selasa (9/8/2016)  malam berlangsung khusyuk. Ratusan jemaah datang hanya untuk melantunkan selawat bersama, di kegiatan yang didukung PR Sukun tersebut.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 21.00 WIB itu, semakin malam semakin ramai. Terlihat masih banyaknya jemaah yang datang. Hingga akhirnya lokasi di bagian depan masjid penuh sesak.

Dalam pengajian rutin yang diasuh oleh Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf langsung itu, memang mengundang banyak Jemaah.

Mereka tidak hanya di Kudus, melainkan di luar daerah yang ingin menikmati simtudurror tersebut.

Ahmad Hasan, peserta pengajian asal Kecamatan Kota, menegaskan kalau dia berusaha untuk tidak absen tiap pengajian dihelat. Sebab, dia merasa tentram dan lebih nyaman.

“Rasanya senang sekali dengan pengajian. Apalagi alunan musik rebana dan selawatan yang dibawakan bagus, sehingga makin membuat tenteram,” katanya.

Dia mengaku datang bersama dengan teman mengenakan. Kedatangan teman membuatnya lebih bersemangat mengikuti pengajian.

Dalam pengajian turut hadir Habis Hulmy, Habib Abu Bakar Baagil, Habib Umar asal Purwokerto dan KH Achmad Asnawi asal Kudus.

Editor : Akrom Hazami

 

Album Kompilasi WaveTones Sampai di Tangan Grup Band Nasional

f-pr sukun

MuriaNewsCom, Kudus – Kudus Indienesia bersama WMld  semakin gencar mempromosikan gelaran WavesTones 2016. Hal ini sebagai ajang untuk mencari bakat band-band lokal di eks-Karesidenan Pati.

Bahkan, beberapa band nasional, seperti Ungu, Souljah, ADA Band, Shaggy Dog hingga Last Child pun diberi hasil album kompilasi WaveTones pertama tahun 2014 sebagai gambaran umum skill para band lokal. Langkah itu dilakukan guna mengenalkan bakat-bakat putra daerah dalam hal bermusik.

Ketua Kudus Indienesia Doni PM mengatakan, sejauh ini para band papan atas tersebut menyambut positif adanya WavesTones. Terlebih kesempatan para band lokal dikancah nasional masih terbuka lebar.

”Langkah ini juga sebagai bukti kalau di Kudus tak hanya dikenal dengan religinya, tapi juga dikenal sebagai Kudus Kota Kreatif. Terutama pemudanya yang sangat bertalenta dalam hal seni musik,” ungkapnya.

Karena itu, lanjutnya, kesuksesan WavesTones 2014 menjadi gerbang untuk mengenalkan musisi di eks Karesidenan Pati ke tingkat nasional. Apalagi, album kompilasi WavesTones 2014 sudah digandakan ribuan dan disebar ke kota-kota besar di Indonesia.”Kami juga sudah menyebarkan album kompilasi WavesTones yang pertama ke radio-radio di kota-kota besar di Indonesia. Tanggapannya pun bagus,” imbuhnya.

Sebelumnya, Doni juga sudah bergerilya ke beberapa Coffee Shop, Angkringan, dan band ternama di eks-Karesidenan Pati untuk melakukan testimoni terkait keberadaan WavesTones tahun ini.

Dari testimoni yang dilakukan, semua Coffee Shop ataupun angkringan siap membantu jalannya acara. Baik menjadi outlet untuk penyerahan formulir peserta ataupun pemutaran album kompilasi.”Hasilnya sangat bagus. Hampir semua yang di testimoni menyambut positif acara WavesTones. Mereka juga bersedia memutar album kompilasi yang akan dibuat,” kata Doni.

Selain itu, tambah Doni, mereka juga mengapresiasi keberadaan WavesTones. Apalagi, di eks-Karesidenan Pati WavesTones diharapkan bisa menjadi pelopor kebangkitan band lokal untuk merambah belantika musik Tanah Air.

Editor : Kholistiono

Pencinta Motor Antik, MACI Jombang, Saling Temu Kangen

MACI

Anggota MACI foto bersama pada kegiatan Halal Bihalal di Jombang, Jawa Timur.

 

MuriaNewsCom, Kudus – Para pencinta motor antik yang tergabung di Motor Antique Club Indonesia (MACI) Jombang, Jatim, saling temu kangen di acara yang digelar bersama Sukun Premiere, Sabtu (30/7/2016).

Hal itu dilakukan saat kegiatan Halalbihalal MACI Jombang. Di momen itu, ratusan anggota MACI, baik dari dalam kota, atau luar kota, hadir. Seperti dari Kudus, Semarang, Yogyakarta, hingga Makassar dan Samarinda, di acara yang digelar di Gedung Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) Jombang, Jawa Timur.

Ketua MACI Jombang Dwi Ardyanto mengatakan, kehadiran anggota MACI dari seluruh wilayah jadi hal istimewa. Selain membuat acara tambah meriah, juga tambah hangat.

”Ini juga menjadi surprise bagi panitia dan MACI Korwil Timur. Semula kami tidak tahu kalau sedulur dari Makassar dan Samarinda akan hadir,” katanya.

Padahal, lanjutnya, cuaca pas acara digelar kurang bersahabat. Kala itu, Kota Jombang tengah hujan lebat hingga beberapa jam. Meski begitu, sedikitnya 700 anggota tak surut untuk melakukan silaturahmi dan Halalbihalal.

”Kalau dari catatan panitia, acara Halalbihalal dihadiri 700 anggota dan tamu undangan,” ujarnya.

Disinggung terkait kedatangan Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko, Dadang mengaku, orang nomor satu di Jombang tersebut belum bisa datang langsung karena ada tugas ke luar.

”Beliau (Bupati Jombang) memang belum bisa hadir. Tapi ada perwakilan yang datang,” ungkapnya.

Meski begitu, acara Halalbihalal tetap berjalan meriah. Para tamu undangan dan anggota MACI larut dalam hingar-bingar acara yang disuguhkan panitia.

”Kami juga mengucapkan terimakasih kepada semua anggota MACI yang sudah menyempatkan diri hadir. Termasuk PR Sukun yang menjadi sponsor. Selain itu, kami minta maaf jika ada ketidaknyamanan, baik dari tempat ataupun pelayanan,” imbuhnya.

Editor : Akrom Hazami

 

 

Ribuan Tiket Last Child dan Souljah di Kudus Laris Manis

sukun e

 

MuriaNewsCom, Kudus – Kegiatan konser yang mendatangkan bintang tamu Last Child dan Souljah yang diselenggarakan KNPI bersama WMld, bakal meraih. Hal itu terlihat dari penjualan tiket awal konser, yang sudah terbeli hingga 1500 lembar

Panitia kegiatan Ahmad Amir Faishol mengatakan, awal pembukaan penjualan tiket hingga kemarin sudah sekitar 1.500 terjual.

“Konser akan diselenggarakan di lapangan Hawe, Jember. Bagi yang belum memiliki tiket, dapat membelinya di lokasi” katanya saat ditemui MuriaNewsCom, Jumat (29/7/2016).

Menurutnya, tiket yang dibeli di tempat konser dengan sebelumnya berbeda. Jika sebelum hanya seharga Rp 20 ribu, maka saat konser berlangsung,harganya Rp 25 ribu.

Untuk berjalannya konser, panitia menyiapkan 14 ribu lembar tiket. Panitia optimistis tiket akan terjual. Meski memiliki perbedaan harga, semuanya berkesempatan mendapatkan hadiah. Sebab, panitia menyiapkan doorprize yang akan diundi saat kegiatan konser berlangsung.

Model undian,yakni dengan tiket yang dibeli. Tiket bakal disobek untuk masuk kotak undian. Kemudian, undian akan dilakukan dengan mengambil sobekan tiket yang dibeli.

“Beberapa hadiah pasti akan diundi. Jadi selain terhibur oleh band nasional, hadiah juga sudah menanti untuk dibawa pulang oleh penonton,” ujarnya.

Kegiatan konser yang berlangsung pada 31 Juli, juga termasuk dengan memperingati HUT ke-43 KNPI. Kegiatan ini dinilai bakal sukses lantaran banyaknya peminat.

Editor : Akrom Hazami

 

Ribuan Warga Meriahkan Pentas Dangdut New Pallapa di Desa Bendar Pati

Ribuan warga padati pentas dangdut New Pallapa di Bendar (MuriaNewsCom/Lismanto)

Ribuan warga padati pentas dangdut New Pallapa di Bendar (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Ribuan warga dari berbagai desa di Pati tumpah ruah memeriahkan pentas dangdut New Pallapa di Lapangan Kendali Sodo, Desa Bendar, Kecamatan Juwana, Pati, Selasa (19/7/2016).

Pentas dangdut yang digelar Paguyuban Pacing Rukun Sejahtera Desa Bendar bekerja sama dengan PR Sukun tersebut menjadi bagian dari tradisi gebyar sedekah laut dan bumi yang diadakan setiap tahun. Saudara New Pallapa dan penonton tampak melambaikan tangan, bersorak ketika lagu yang lagi ngehits, Tum Hi Ho dibawakan Dwi Ratna.

Sontak, lapangan Kendali Sodo Desa Bendar menjadi lautan manusia yang dimabuk dengan kendangan kondang Cak Selamet. Sementara itu, sejumlah personel dari kepolisian dan TNI tampak berjaga-jaga di berbagai sudut untuk melakukan pengamanan penuh.

f-sukun (e)

Ketua Panitia Gebyar Sedekah Laut dan Bumi Desa Bendar, Jamari kepada MuriaNewsCom mengatakan, pentas dangdut di desanya menjadi salah satu cara bagi warga untuk bersyukur kepada Tuhan, karena diberikan rezeki dan keselamatan dalam melaut. “Dangdut New Pallapa merupakan salah satu serangkaian gebyar sedekah laut dan bumi yang biasanya diadakan setiap setahun sekali,” tutur Jamari.

Ia mengaku, 90 persen warga Desa Bendar sebagian besar berprofesi sebagai nelayan. Karena itu, ia berharap agar berbagai rangkaian acara sedekah bumi dan laut bisa membawa berkah dan keselamatan bagi warganya.

Uniknya, hampir semua nelayan di Bendar menggunakan produk Sukun sebagai rokok favorit. “Rokok Sukun memang favoritnya masyarakat nelayan di Pati, termasuk Bendar. Karena itu, kami berharap agar Sukun bisa kembali bekerja sama tahun depan,” harap Jamari.

Sementara, salah satu penyanyi New Pallapa, Wiwik Sagita mengaku senang bisa pentas di Kabupaten Pati usai Lebaran. “Orang Pati royal, suka dengan hiburan terutama dangdut. Luar biasa,” ungkapnya.

 Editor : Kholistiono

WavesTones 2016 Banjir Dukungan

f-sukun

MuriaNewsCom, Kudus – Gelaran WavesTones 2016 bersama WMld yang digelar Kudus Indienesia sepertinya tak mau tanggung dalam berekspresi. Mereka sengaja gerilya ke beberapa coffee shop, angkringan, dan band ternama di eks-Karesidenan Pati untuk melakukan testimoni terkait acara WavesTones.

Ketua Kudus Indienesia Doni PM mengatakan, dari semua testimoni yang dilakukan, semua coffee shop ataupun angkringan siap membantu jalannya acara. Baik menjadi outlet untuk penyerahan formulir peserta ataupun pemutaran album kompilasi.

“Sudah beberapa hari ini kami melakukan testimoni. Hasilnya sangat bagus. Hampir semua yang di testimoni menyambut positif acara WavesTones. Mereka juga bersedia memutar album kompilasi yang akan dibuat,” kata Doni.

Selain itu, lanjut Doni, mereka juga mengapresiasi keberadaan WavesTones. Apalagi, di eks-Karesidenan Pati WavesTones diharapkan bisa menjadi pelopor kebangkitan band lokal untuk merambah belantika musik Tanah Air.

“Para band-band lokal yang sudah dikenal juga menyambut baik. Mereka menilai sudah saatnya band lokal dimunculkan ke permukaan. Terlebih kualitas mereka juga tak kalah bagus, ujarnya.

Dengan banyaknya dukungan tersebut, Doni semakin yakin WavesTones tahun ini akan lebih sukses dibandingkan tahun 2014 lalu. Terlebih, tahun ini antusias para peserta jauh lebih banyak dibandingkan tahun lalu.

“Kami yakin WavesTones tahun ini bisa lebih meriah dan bagus. Selain kualitas para peserta, support dari luar sudah mengalir. Tinggal pelaksanaannya saja,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

 

Halalbihalal yang Digelar Warga di Pinggiran Rel Kereta Api Tegowanu Berlangsung Meriah

Pentas dangdut yang digelar Ampera pada acara halalbihalal (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Pentas dangdut yang digelar Ampera pada acara halalbihalal (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Acara halalbihalal yang dilangsungkan di Desa Tegowanu Kulon RT 06 RW 03, Kecamatan Tegowanu, Grobogan berlangsung meriah. Ratusan warga setempat kompak hadir dalam acara yang digelar di  pekarangan warga yang ada di sebelah utara rel kereta, pada Sabtu (16/7/2016) malam.

Acara yang disupport PR Sukun ini digagas oleh Anak Muda Pinggir Rel Kereta (Ampera). Sekedar diketahui, wilayah  RT 06 tersebut memang berada di pinggiran rel kereta jalur Surabaya-Jakarta. Selama acara yang dimulai pukul 19.30 WIB tersebut beberapa kali terlihat kereta melintas. Baik dari arah Jakarta maupun Surabaya. “Acara halal bi halal secara meriah seperti ini baru pertama dilakukan. Penggagasnya adalah anak muda yang menamakan Ampera,” kata Ketua RT Yuliadi.

Perayaan halalbihalal diawali dengan tahlilan dan doa bersama. Kemudian dirangkai dengan pengajian singkat dengan pembicara Kiai Hisyam, salah seorang tokoh masyarakat setempat.

Halal bihalal yang digelar Ampera (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Halal bihalal yang digelar Ampera (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Setelah warga saling bersalaman untuk bermaafan, dilanjutkan acara hiburan. Yakni, pertunjukan Orkes Dangdut TA and TA. Ribuan warga ikut larut dalam hiburan yang berlangsung ramai dan meriah tersebut.

Kepala Desa Tegowanu Kulon Dwi Ningsih mengaku cukup salut dengan upaya kawula muda atau karang taruna untuk menggelar acara tersebut. Diharapkan, melalui kegiatan ini bisa makin merekatkan kerukunan warga Tegowanu Kulon.

“Selama ini kondisi di Tegowanu Kulon selalu kondusif dan hal ini harus terus kita pertahankan. Terima kasih pada Ampera dan PR Sukun yang sudah banyak membantu hingga acara ini bisa terselenggara dengan baik,” katanya.

Editor : Kholistiono

 

Sengitnya Persaingan di Turnamen Voli Andescot Semi Open Cup Wonogiri

iklan-sukun-res voli

 

MuriaNewsCom, Kudus – Suasana sengit antartim terus terjadi di turnamen voli Andescot Semi Open Cup 2016 yang digelar Sukun Premiere di Dusun Turi, Pucung Eromoko, Wonogiri, 9-14 Juli 2016.

Meski tak diikuti juara bertahan Meteor Ngraci, turnamen yang diikuti 12 tim tersebut cukup seru. Seperti berseterunya dua tim yang sudah menjadi musuh bebuyutan, yakni Tim Uniantoro dan Tambakromo.

Panitia Turnamen Andescot Semi Open Cup 2016 Marji mengatakan, kedua tim tersebut saat ini sudah lolos dari babak penyisihan. Keduanya memiliki gengsi karena selalu bentrok dalam turnamen tahunan tersebut.

”Keduanya tim kuat. Baik tim puti ataupun putra selalu bertemu di semifinal,” katanya.

Hal tersebut, lanjutnya, juga terjadi di tahun ini. Di tim putra, keduanya kembali bertemu di Babak Empat Besar. Itu terjadi setelah mereka berhasil mengalahkan lawan pertamanya.

”Turnamen Andescot tahun ini memang lebih sedikit. Dari 12 tim yang berpartisipasi, hanya ada delapan tim putra. Jadi mereka akan melaju ke semifinal setelah mengalahkan lawan di awal laga,” ujarnya.

Sementara, di tim putri hanya diikuti empat tim. Dengan jumlah tersebut, Tim Uniantoro langsung berhadapan dengan Tambakromo di laga awal. ”Karena langsung bertemu di laga pembuka, tentunya pertandingan akan langsung sengit. Apalagi keduanya sama kuat,” terangnya.

Marji menambahkan, sesuai rencana, turnamen akan berlangsung hingga 14 Juli mendatang di lapangan voli Dusun Turi, Pucung Eromoko, Wonogiri setiap pukul 19.00 WIB hingga selesai. Acara tersebut sekaligus menjadi perekat para pemuda terutama para pencinta voli.

”Semoga saja pertandingan tak ada kendala dan bisa berjalan lancar sesuai rencana,” harapnya.

Editor : Akrom Hazami