Kakek Ini Dikeroyok Pemuda Begajulan Gara-gara Masalah Sepele

MuriaNewsCom, Pekalongan – Nasib nahas menimpa seorang kakek berumur 70 tahun bernama Mustajab. Warga Desa Kedungpatangewu, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, dihajar dan dikeroyok hingga babak belur oleh tiga pemuda begajulan.

Penyebabnya, sang kakek yang baru pulang berjualan menegur tiga pemuda itu yang tengah bertengkar dengan dua perempuan.

Kapolres Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, melalui Kasubbag Humas Bag Ops Polres Pekalongan AKP M Dahyar mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (3/1/2018) sekitar pukul 21.30 WIB.

Saat itu korban tengah pulang berjualan melewati Jalan Desa Kedungpatangewu, melihat tiga pemuda dan dua perempuan sedang bertengkar di tepi jalan. Korban menegur dan mengatakan apabila hendak bertengkar jangan di lingkungan desa itu.

Kemudian korban melanjutkan perjalanan untuk pulang ke rumah. Karena lelah korban berhenti di depan rumah warga untuk istirahat.

Namun tiba-tiba tiga pemuda itu datang dan langsung memukuli korban. Mendengar ada keributan, pemilik rumah keluar dan menolong korban. Tiga pemuda itu pun lari terbirit-birit.

”Atas kejadian tersebut korban menderita luka robek pada pelipis sebelah kiri, memar dan lebam pada mata sebelah kiri, mulut berdarah hingga 2 buah gigi bagian depan copot,” katanya.

Kasus itu pun langsung dilaporkan ke kepolisian, dan pihaknya masih melakukan penyelidikan identitas para pelaku. Meski demikian, ia mengimbau kepada para pelaku untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatanya.

“Pelaku bisa dijerat dengan pasal 351 dengan ancaman hukuman maksimal dua tahun delapan bulan,” tegasnya.

Editor : Ali Muntoha