Nyambi Jadi Pengedar Sabu, 2 Petugas Cleaning Service di Grobogan Dicokok Polisi

MuriaNewsCom, GroboganSelain sopir truk, ternyata ada dua tersangka lagi yang diamankan aparat Satresnarkoba Polres Grobogan pada pekan lalu. Kedua tersangka lainnya diketahui bernama Bagus Suryo (30), warga Kecamatan Purwodadi dan Yudi Priyanto (31), warga Blora.

Penangkapan kedua tersangka ini dilakukan pada lokasi berbeda. Tersangka Bagus diamankan lebih dulu di salah satu hotel di Purwodadi, Jumat (26/1/2018) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat digeledah, polisi berhasil menemukan satu paket narkoba jenis sabu-sabu yang dibawa pria beprofesi sebagai karyawan cleaning service tersebut.

”Barang bukti sabu yang kita amankan dari tersangka totalnya seberat 0,33 gram,” ungkap Wakapolres Grobogan Kompol I Wayan Tudy Subawa saat jumpa pers, Rabu (31/1/2018).

Baca: Konsumsi Sabu untuk Tambah Stamina, Sopir Truk di Grobogan Ditangkap Polisi

Setelah diinterograsi lebih lanjut, tersangka mengaku mendapatkan barang dari teman kerjanya bernama Yudi. Berbekal informasi ini, petugas kemudian bergerak memburu Yudi dan akhirnya berhasil meringkusnya.

Kasat Narkoba AKP Abdul Fatah menambahkan, pelaku sudah jadi target sejak tahun 2017. Namun, mereka berhasil lolos dari incaran hingga akhirnya berhasil diamankan pekan lalu.

Status kedua tersangka merupakan pengedar. Mereka ini mengantar narkoba dengan modus diselipkan dalam kemasan makanan dan diantarkan pada pemesannya yang sebelumnya sudah pesan kamar di hotel atau penginapan.

”Kita masih mengembangkan penyelidikan mengenai pemasok barangnya Kedua tersangka mengaku mendapatkan barang dari seseorang yang saat ini masih kita kejar,” jelas Fatah.

Editor: Supriyadi

Malam Ini, Polres Blora Gelar Doa Bersama KH Anwar Zahid untuk Pilkada 2018

MuriaNewsCom, BloraMenyambut pelaksanaan Pilkada serentak 2018, Polres Blora bakal menggelar acara pengajian akbar dan doa bersama, Selasa (30/1/2018), malam ini. Acara yang bakal dihelat dilapangan Tukbuntung, Cepu tersebut akan menghadirkan pembicara dai kondang KH Anwar Zahid dari Bojonegoro, Jatim.

Kapolres Blora AKBP Saptono mengatakan, dalam waktu dekat, akan dilangsungkan Pilkada untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa. Dengan ajang pengajian dan doa bersama diharapkan bisa menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif menghadapi Pilkada serentak di wilayah Kabupaten Blora.

Terkait dengan kegiatan itu, pihaknya mengajak semua masyarakat Blora dan sekitarnya untuk datang langsung guna menghadiri pengajian akbar dalam rangka doa bersama Pilkada damai tahun 2018.

”Pokoknya saya mengundang semua masyarakat untuk bisa datang langsung malam ini. Selain acara doa dan dzikir bersama untuk meningkatkan iman dan taqwa, kegiatan ini juga untuk mempererat tali silaturahmi terutama antara masyarakat dengan Polri,” ungkapnya.

Menurut Kapolres, dengan berdzikir pihaknya yakin sedikit demi sedikit akan segera mengubah karakter manusia untuk menuju kehidupan yang lebih baik. Selain itu, melalui dzikir dinilai akan mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

”Kita harus menjaga negara Indonesia ini, supaya tidak ada perpecahan akibat beda pilihan pemimpin, ancaman teroris, narkoba dan Intoleransi yang dapat memecah belah kerukunan antar sesama maupun umat beragama,” jelasnya.

Editor: Supriyadi

Polres Blora Gelar SIM Keliling, Ini Jadwalnya

MuriaNewsCom, BloraUpaya untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat terus dilakukan Polres Blora. Terbaru, Polres Blora meyediakan bus khusus untuk pelayanan SIM keliling. Adanya bus ini akan memudahkan masyarakan yang akan melakukan perpanjangan SIM.

Layanan SIM keliling dengan armada bus ini sudah diluncurkan sekitar seminggu lalu. Bus tersebut akan beroperasi di 16 Kecamatan sesuai jadwal.

”Layanan bus SIM keliling ini bertujuan melayani masyarakat yang akan memperpanjang SIM A dan SIM C dengan cepat, akurat dan transparan. Layanan ini sekaligus sebagai upaya memangkas praktek percaloan yang meresahkan masyarakat,” jelas Kasat Lantas Polres Blora AKP Febriyani Aer, Kamis (25/01/18).

Dia menjelaskan, terkait jadwal pelayanan, hingga kini masih dalam proses pematangan. Untuk sementara setiap hari Selasa, dan Kamis akan melakukan keliling di setiap polsek. Namun tidak menutup kemungkinan satlantas akan menambah dan memadatkan jadwal layanan SIM keliling hingga menjangkau wilayah kelurahan dan pelosok desa.

”Untuk sementara bus SIM keliling stand by di polsek-polsek dulu. Kita akan matangkan jadwalnya supaya kedepan setiap hari bisa menyasar ke seluruh wilayah Kabupaten Blora,” pungkasnya.

Pelayanan SIM keliling dibuka mulai pukul 09.00 hingga pukul 13.00. Proses perpanjangan SIM meliputi antri pendaftaran, cek kesehatan, pembayaran, dan foto berkisar 30 menit. Adapun persyaratan yang harus dibawa pemohon, yaitu SIM lama dan KTP asli yang dilengkapi fotocopi 2 lembar.

”Prosesnya cukup cepat, kira-kira sekitar 30 menit saja tergantung antrian. Kalau tidak banyak antrian maka prosesnya bisa lebih cepat,” imbuh kasatlantas.

Editor: Supriyadi

Siswa Berprestasi di SD Gayam Blora Girang dapat Bingkisan dari Polisi

MuriaNewsCom, BloraRaut gembira terlihat dari wajah sejumlah siswa SDN 1 Gayam, Kecamatan Bogorejo, Blora, Senin (22/1/2018). Hal ini terjadi setelah mereka mendapat bingkisan dari anggota Bhabinkamtibmas Polsek Bogorejo.

Bingkisan itu berisi beberapa alat tulis dan uang pembinaan dari Polsek Bogorejo sebagai bentuk Polisi Peduli Pendidikan. Bingkisan dalam rangka mendukung program Polisi Sahabat Anak itu diberikan pada sejumlah siswa yang dinilai berprestasi.

”Semoga bantuan ini bisa memberikan manfaat dan menambah semangat belajar,” kata Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Bogorejo Aiptu Mulyono, usai menyerahkan bingkisan.

Dalam kesempatan itu, sempat pula dilangsungkan penyuluhan pada para siswa. Materi penyuluhan terkait masalah kenakalan anak dan remaja serta bahaya narkoba.

Di tempat terpisah, Kapolsek Bogorejo AKP Djamrozie Ghozali menyatakan, penyuluhan diberikan sebagai upaya untuk mencegah agar para pelajar tidak terjerumus pada pergaulan bebas yang mengarah perbuatan negatif. Untuk itu, para pelajar, harus diberikan pemahaman terkait masalah tersebut supaya mengerti.

”Kita ingin berperan aktif dan peduli terhadap kemajuan dunia pendidikan serta upaya pencegahan kenakalan pergaulan bebas yang mengarah ke perbuatan negatif. Untuk itu kita berikan penyuluhan seperti ini kepada pelajar agar mereka terhindar dari segala sesuatu yang dapat merugikan mereka sendiri dan keluarga,” jelasnya.

Editor: Supriyadi

Kapolres Blora Ajak Warga Patroli, Ini Tujuannya

MuriaNewsCom, Blora – Kapolres Blora AKBP Saptono mengajak warga Kota Mustika untuk patroli keamanan. Caranya, dengan menggalakkan lagi sistem keamanan lingkungan (siskamling).

Hal itu dilakukan guna menciptakan lingkungan yang aman dari tindak kejahatan. Apalagi, ia mengakui untuk mewujudkan hal itu tidak bisa dilakukan beberapa instansi saja, melainkan butuh pula kesadaran warga.

”Siskamling ini perlu digalakkan lagi. Sebab, melalui siskamling sangat efektif meminimalisasi terjadinya tindak kejahatan,” ujar Kapolres Blora AKBP Saptono, saat meresmikan Pos Kamling di Kampung Mboyang, Kelurahan/Kecamatan Randublatung, Kamis (19/1/2018).

Kapolres mengimbau kepada seluruh camat, kepala desa dan kepala kelurahan untuk lebih peduli dengan keamanan lingkungan di wilayah tugasnya masing-masing dengan mengaktifikan kembali siskamling. Hal ini penting dilakukan dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat setempat.

Selain mengaktifkan kembali siskamling, kapolres juga meminta dukungan masyarakat dengan memberikan informasi apabila menemukan orang tidak dikenal dengan gelagat mencurigakan di sekitar tempat tinggal masing-masing.

Ia juga minta kepada aparat pemerintahan, khususnya yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, supaya bersinergi dengan babinsa dan babinkamtibmas.

”Seluruh komponen masyarakat harus selalu peka dan peduli dengan lingkungan sekitarnya. Jika melihat ada hal-hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada aparat keamanan,” pesannya.

Beberapa waktu sebelumnya, kapolres sempat melangsungkan kegiatan jagong kamtibmas di wilayah tersebut. Dari kegiatan itu, akhirnya muncul semangat warga untuk membangun pos kamling yang semua tipe C (biasa) menjadi tipe A (permanen).

”Dengan berdirinya Pos kamling baru ini, saya berharap dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin, dengan kegiatan yang bersifat positif dan membantu menjaga kamtibmas. Hal ini perlu dilakukan karena kamtibmas itu merupakan tanggung jawab kita semua,” imbuhnya.

Editor: Supriyadi

9 Kapolsek di Polres Blora Dimutasi

MuriaNewsCom, Blora – Jabatan sembilan kapolsek di lingkup Polres Blora resmi berganti wajah mulai hari ini. Hal ini terlihat menyusul adanya acara serah terima jabatan kapolsek yang dipimpin Kapolres Blora AKBP Saptono di halaman mapolres, Selasa (16/1/2018).

Dalam sambutannya kapolres mengatakan, mutasi merupakan upaya penyegaran sekaligus promosi jabatan bagi personil Polri. Karena itu, ia berharap para pejabat baru dapat segera menyesuaikan diri sehingga dapat langsung melaksanakan tugasnya.

”Jabatan bukan merupakan kekuasaan atau alat untuk memperkaya diri. Jabatan itu merupakan bentuk tanggung jawab  dan amanah terhadap organisasi, masyarakat dan Tuhan. Karena itu, jalankan dengan penuh rasa syukur dan jadilah teladan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, serah terima jabatan pada setiap organisasi merupakan hal biasa yang secara periodik selalu terjadi. Disamping upaya penyegaran organisasi, juga merupakan bagian dari pengembangan karier pejabat yang bersangkutan.

”Pada kesempatan ini saya secara pribadi selaku Kapolres Blora serta keluarga besar Polres Blora menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada pejabat lama atas pengabdiannya, loyalitas dan dedikasinya sebagai Kapolsek dalam pemeliharaan harkamtibmas diwilayah,” ujarnya.

Kapolres berpesan kepada seluruh anggotanya agar lebih bekerja keras lagi dan meningkatakan kerjasama dengan seluruh instansi terkait serta berbagai elemen masyarakat dalam menghadapi Pemilukada Jateng 2018 yang akan dilaksankan beberapa bulan lagi.

Ia berharap agar suasana aman dan kondusif selalu dijaga supaya pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur bisa berlangsung aman dan lancar.

Berikut daftar mutasi kapolsek Polres Blora :

  1. Kapolsek Blora dari AKP Sudarno kepada AKP Slamet
  2. Kapolsek Cepu dari AKP Slamet kepada AKP Slamet Riyanto
  3. Kapolsek Randublatung dari AKP Slamet Riyanto kepada AKP Supriyo
  4. Kapolsek Tunjungan dari AKP Supriyo kepada AKP Sugito
  5. Kapolsek Jati dari AKP Sugito kepada AKP Joko Priyono
  6. Kapolsek Jepon dari AKP Joko Priyono kepada AKP Sudarno
  7. Kapolsek Kunduran dari AKP Agus Budiyana kepada AKP Untung Haryadi yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbag Dal Ops Bag Ops Polres Blora.
  8. Kapolsek Japah dari Kompol Daryoto (memasuki masa pensiun) kepada AKP Agus Budiyana yang sebelumnya menjabat Kapolsek Kunduran.
  9. Kapolsek Kedungtuban dari AKP Sugiharto yang kini menjabat sebagai Kasubbag Hukum Polres Blora kepada Iptu Suharto yang sebelumnya menjabat Kaurmintu Sat Reskrim Polres Blora.

Editor: Supriyadi

Bawa Kabur Motor Tetangga, Pria di Jepon Blora Dibekuk Polisi

MuriaNewsCom, Blora – Aparat Polsek Jepon, Blora berhasil mengamankan pelaku penggelapan sepeda motor milik tetangganya. Pelaku yang diketahui bernama Ling Ngaryono (41), warga Kidangan, Kelurahan/Kecamatan Jepon itu diamankan Selasa (9/1/2018) kemarin.

Selain pelaku, barang bukti sepeda motor Honda Vario bernomor polisi K 5334 NY serta STNK milik korban juga berhasil diamankan. Motor tersebut milik Jumini (33) yang terhitung masih tetangga pelaku.

”Tersangka masih diperiksa secara intensif di Polsek Jepon untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Tersangka akan dikenakan pasal 372 KUHP jo 378 KUHP tentang penipuan dan atau penggelapan,” jelas Kapolsek Jepon AKP Joko Priyono pada wartawan, Rabu (10/1/2018).

Dia menjelaskan, kasus tersebut terjadi pada Kamis (4/1/2018) lalu. Peristiwa itu bermula saat pelaku bermaksud meminjam motor milik Jumini. Tujuannya, untuk mengambil uang di salah satu ATM.

Namun, hingga sehari semalam, motor yang dipinjam tetangganya tersebut tidak kunjung dikembalikan. Beberapa kali ia meninggalkan pesan (sms) untuk segera mengembalikan morotnya. Hanya, pesan tersebut tak dapat respon. Akhirnya, Jumini memutuskan untuk melapor ke Polsek Jepon.

Setelah dapat laporan, tim dari Polsek Jepon kemudian melakukan penyelidikan dan pengintaian terhadap pelaku selama beberapa hari. Akhirnya, pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan saat pulang ke rumahnya.

Saat diperiksa di rumahnya, sepeda motor milik tetangganya tidak ditemukan. Ketika ditanyakan, pelaku mengatakan kalau motor itu sudah digadaikan.

”Dari keterangan pelaku, motor itu digadaikan sebesar Rp 2 juta di Desa Tempel Lemah Abang. Saat kita lacak ke sana, motor itu berhasil kita temukan,” katanya.

Editor: Supriyadi

Gelar Operasi Cipta Kondisi, Satlantas Polres Blora Jaring Puluhan Kendaraan

Petugas Satlantas Polres Blora saat melakukan Operasi Cipta Kondisi di salah satu ruas jalan di Blora pada Kamis (29/12/2016) malam. (Dok. Polres Blora)

Petugas Satlantas Polres Blora saat melakukan Operasi Cipta Kondisi di salah satu ruas jalan di Blora pada Kamis (29/12/2016) malam. (Dok. Polres Blora)

MuriaNewsCom,Blora -Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Blora menggelar Operasi Cipta Kondisi menjelang Tahun Baru 2017. Operasi yang melibatkan Satgas Operasi Lilin Candi 2016 meliputi Sat Shabara, Sat Reskrim, Sat Intel, Satlantas dan Propam Polres dilakukan Kamis (30/12/2016) malam.

Operasi yang dipimpin Kabag Ops Polres Blora Kompol I Gede Arda ini tersebar di beberapa titik, yakni di Jalan A. Yani, Mr. Iskandar, Dr. Soetomo, Block T dan Alun-alun Kota Blora. Hasilnya, petugas mengamankan puluhan pengendara sepeda motor karena melanggar peraturan lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Blora, AKP Febriyani Aer mengatakan, Operasi Cipta Kondisi yang dilakukan tersebut, fokus terhadap penindakan kelengkapan pelanggaran kasat mata, seperti knalpot grong, pengendara tidak menggunakan helm serta pelanggaran tematik seperti spek kendaraan roda dua yang tidak standart lainnya.

Kegiatan ini, katanya, sesuai instruksi Polda Jawa Tengah, maupun Kapolres Blora untuk meningkatkan pengawasan dan penindakan perayaan Natal dan Tahun Baru. Hal ini karena banyak pengguna jalan roda dua yang melakukan pelanggaran lalu lintas.

“Itu rawan sekali terjadi kecelakaan lalu lintas, karena saat berkendara tidak menggunakan helm, atau spesifikasi kendaraan tidak sesuai standart. Hal itu juga, dapat mengganggu atau membahayakan pengendara. Dan itu memang penyebab utama kecalakaan,” ungkap AKP Febriyani seperti dilansir dari laman resmi polresblora.com.

Ia menjelaskan, terjadinya kecelakaan lalu lintas, disebabkan karena adanya pelanggaran. Bukan hanya kelalaian manusia, tetapi juga karena faktor kendaraan yang kurang prima. Karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tertib berlalu lintas.

Editor : Kholistiono

Polisi Sita Puluhan Liter Arak Putih dari Warung di Blora

 Polisi saat melakukan razia miras di salah satu warung di Blora, Rabu (21/12/2016). (Dok.Polres Blora)

Polisi saat melakukan razia miras di salah satu warung di Blora, Rabu (21/12/2016). (Dok.Polres Blora)

MuriaNewsCom,Blora – Jajaran kepolisian sektor Banjarejo dan Polsek Jiken, Blora melakukan Operasi Cipta Kondisi menjelang Natal dan Tahun Baru di wilayah masing-masing, Rabu (21/12/2016). Sasaran operasi kali ini adalah minuman keras (miras).

Sasaran dalam Operasi Cipta Kondisi ini, yaitu tempat-tempat yang diduga menjual minuman keras yang tidak berizin dan tidak memiliki keterangan dari Dinas Kesehatan. Dari hasil operasi miras tersebut ,anggota menyita puluhan botol ukuran 1 liter yang isinya miras jenis arak putih.

Polisi kemudian menyita arak putih tersebut dari pemiliknya dan dibawa ke mapolsek masing-masing. Dalam hal ini, polisi juga memberikan pembinaan kepada para penjual miras ilegal tersebut agar tidak berjualan minuman keras.

“Karena usaha menjual minuman keras ini sangat berisiko mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan masyarakat daan sangat berbahaya bagi para pengkonsumsi. Karena, jenis minuman arak putih ini belum teruji tes BPOM Dinas Kesehatan,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Banjarejo Iptu Sudarto.

Menurutnya, razia miras tersebut dilakukan oleh anggota  seluruh jajaran polsek di Resor Blora untuk mencegah timbulnya aksi sweeping sewenang-wenang yang kerap dilakukan organisasi masyarakat tertentu terhadap tempat-tempat yang menjual miras.

“Terlebih, kegiatan ini sebagai bentuk menciptakan situasi dan kondisi yang aman, tertib dan kondusif menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2017,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Polisi Blora Latihan Bongkar Senjata Laras Panjang

periksa-senjata

Polisi melakukan latihan bongkar pasang senjata laras panjang di Mapolres Blora. (Polres Blora)

MuriaNewsCom, Blora- Satreskrim Polres Blora dalam rangka meningkatkan kemampuan setiap personelnya, Kabag Sumda Polres Blora menggelar latihan bongkar pasang senjata laras panjang.

Sebanyak 31 personel Satreskrim Polres Blora yang terdiri dari 27 polisi laki-laki (Polki) dan 4 Polisi wanita (Polwan) mengikuti latihan bongkar pasang senjata buatan PT Pindad Indonesia yang berjenis SS2 atau V2 Shabara.

Dikutip halaman Polres Blora, Kapolres Blora AKBP Surisman melalui Kabag Sumda Polres Blora Kompol Andi Wahyono, mengatakan latihan bongkar pasang senjata ini sangat berguna untuk meningkatkan kemampuan setiap personelnya.

”Kami harap semua personel Satreskrim Polres Blora tidak hanya mahir menembak, tetapi juga terampil bongkar pasang senjata,terlebih saat menggunakan khas V2 Shabara,” ujarnya saat mengawasi anggota melakukan pelatihan bongkar pasang senjata di halaman Mapolres Blora.

Ditambahkan oleh Kabag Sumda, keterampilan bongkar pasang senjata tersebut sebenarnya telah mereka dapatkan saat menjalani pendidikan. Namun perlu diasah lagi supaya lebih mahir. Selaian meningkatkan kemampuan personel, latihan bongkar pasang senjata juga bermanfaat membersihkan senjata dan mempersiapkan senjata apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.

“Tidak menutup kemungkinan pada saat penugasan personel yang bersangkutan akan menemui kendala dalam penggunaan senjata. Untuk itu diperlukan personel yang cekatan dan terampil dalam menangani senjata tersebut,” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami

Kantor Polisi Blora Tiba-tiba Dipenuhi Anak-Anak, Ada Apa?

Polisi melantik perwakilan PKS di Mapolres Blora. (Polres Blora)

Polisi melantik perwakilan PKS di Mapolres Blora. (Polres Blora)

MuriaNewsCom, Blora – Suasana halaman Polres Blora mendadak ramai oleh anak-anak yang mengenakan seragam putih yang tergabung dalam PKS (Patroli Keamanan Sekolah) tingkat SD se-Kecamatan Blora.

Ratusan anak sangat antusias dan bersemangat mengikuti upacara pelantikan PKS yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Blora Kompol Hari Sutanto mewakili Kapolres Blora AKBP Surisman.

Sebanyak 400 orang pelajar SD dari sejumlah sekolah se-Kecamatan Blora Kota, resmi dilantik Kapolres Blora sebagai anggota PKS. Pelantikan ini dilakukan pada upacara penutupan pelatihan PKS di Mapolres Blora.

Hadir dalam pelantikan, Kadis Dikpora dan DPPKKI Blora dan beberapa tamu undangan serta jajaran pejabat Polres Blora.

Kordinator pelatihan PKS, IPDA Sri retno Yogo mengatakan, bahwa pembentukanPKS merupakan salah satu upaya pembinaan kamtibmas di lingkungan sekolah melalui pendayagunaan potensi masyarakat pelajar dan pembinaan generasi muda untuk menumbuhkan rasa disiplin, memelihara keamanan dan ketertiban, serta patuh terhadap peraturan perundang-undangan sejak usia dini.

“Maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk lebih meningkatkan peran serta pelajar dalam mewujudkan Kamseltibcar lalu lintas di jalan raya sehingga para siswa dapat memanfaatkan waktu luang dengan hal yang positif serta mendidik secara dini kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar, rasa tanggung jawab dan sadar hokum,” katanya dikutip dari halaman Polres Blora.

Pelantikan PKS tingkat SD ii di tandai dengan pemasangan PIN dan peyerahan piagam oleh Wakapolres Blora kepada beberapa siswa perwakilan pelajar SD. Orang tua yang turut hadir dan merasa bangga kepada buah hatinya yang telah dilantik dan tergabung dalam Patroli Keamanan Sekolah (PKS).

Hari Sutanto selaku Inspektur upacara mengatakan, PKS ini merupakan wadah untuk pembinaan generasi muda khususnya para pelajar mulai dari tingkat SD-SMA.

Beliau mengharapkan dengan pelatihan ini para pelajar akan menjalankan tugas-tugas yang telah diberikan untuk diaplikasikan di lingkungan sekolah. “Kami juga menginginkan para pelajar peserta pelatihan dapat mensosialisasikan dan member contoh baik di lingkungan sekolah selalu memonitoring perkembangan di sekolah sekaligus menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas untuk mewujudkan kaseltibcar lantas di sekolah,” kata Hari.

Rangkaian kegiatan upacara pelantikan PKS tingkat SD se-kecamatan Blora di akhiri dengan peragaan pertunjukan bararis berbaris (PBB), menampilkan 12 gerakan pengaturan Lalu Lintas dan menampilkan senam Polatas. Penampilan anak-anak SD sangat menghibur para tamu undangan dan seluruh personel Polres Blora yang turut menyaksikan  aksi polos lucu anak-anak SD ini.

Editor : Akrom Hazami

Perempuan Cantik dan Bandar Narkoba Dibekuk di Blora

Merpati Puji Lestari (25) dan Supinah, (46), pengedar narkoba di Blora. (Polres Blora)

Merpati Puji Lestari (25) dan Supinah, (46), pengedar narkoba di Blora. (Polres Blora)

MuriaNewsCom, Blora – Polres Blora kembali menunjukkan taringnya. Mereka tidak main-main dalam memberantas narkoba.  Tiga tersangka pun dibekuk dalam satu momen. Yaitu pada Jumat (21/10/2016) sekira pukul 14.00 WIB, berlokasi di daerah Desa Adirejo, Kecamatan Tunjungan,Kabupaten Blora.

Dikutip halaman Polres Blora, kali ini dua wanita satu paruh baya bernama Supinah, (46) warga Jalan Mr Iskandar, Kaliwangan, Blora, dan yang satu wanita muda cantik, Merpati Puji Lestari (25) asal Kota Sragen dan bertempat tinggal di Dukuh Sembung, Desa Adirejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, yang sedang melakukan transaksi narkoba.

Keduanya di tangkap dan dilakukan penggeledahan. Hasilnya, ditemukan barang bukti berupa satu paket sabu dan hasil interogasi di tempat tersangka mengatakan barang haram yang dia miliki didapat dari seorang warga, Budi Iskandar, warga setempat.

Kemudian dengan sigap Polres Blora melalui Tim Cobra melakukan investigasi dan melacak keberadaan Budi Iskandar. Selang beberapa waktu bandar narkoba Budi Iskandar dilumpuhkan tanpa perlawanan dan di temukan barang bukti lainnya.

Budi Iskandar, bandar narkoba, dibekuk berikut barang buktinya. (Polres Blora)

Budi Iskandar, bandar narkoba, dibekuk berikut barang buktinya. (Polres Blora)

Keterangan dari Kasat Narkoba AKP Soeparlan mengatakan bahwa modus Budi Iskandar ini menggunakan wanita sebagai kurir untuk transaksi narkoba. “Ini akan segera dilakukan pengembangan kasus dengan menggali informasi dan memperkecil ruang gerak peredaran narkoba di Kabupaten Blora,” katanya.

Ketiga tersangka narkoba tersebut dijerat dengan pasal 112 ayat (1) UURI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maximal 5 Tahun Penjara.

Barang bukti yang berhasil diamankan yaitu satu paket narkoba jenis sabu yang dibungkus plastik bening, uang tunai Rp 500.000 sebagai bukti transaksi, seperangkat alat hisap atau Bong, dan handphone merk 1 Blackberry, 2 Nokia.

Editor : Akrom Hazami

“Polisi Blora Latihan Beladiri Bukan untuk Berkelahi”

Polisi Blora melakukan latihan beladiri karate di mapolres setempat, Jumat. (Polres Blora)

Polisi Blora melakukan latihan beladiri karate di mapolres setempat, Jumat. (Polres Blora)

MuriaNewsCom, Blora –  Personel Sabhara Polres Blora melaksanakan latihan beladiri karate. Kegiatan dipusatkan di halaman Apel Polres Blora, Jumat (21/10/2016) pagi.

Kapolres Blora AKBP Surisman melalui Kabag Sumda Polres Blora Kompol Andi Wahyono mengatakan kegiatan dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan personel Sabhara. Dengan harapan, mereka mampu melaksanakan tugas kepolisian dengan baik.

“Apalagi personel Sat Sabhara setiap saat dituntut untuk selalu hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat. Mereka harus selalu siap dalam menghadapi gangguan keamanan ketika dibutuhkan sehingga dapat melindungi diri sendiri maupun masyarakat ketika menjalankan tugas hingga pelayanan prima kepada masyarakat,” kata Andi.

Latihan beladiri ini rutin dilaksanakan setiap Jumat.  Karena juga untuk melatih kebugaran tubuh, sekaligus juga untuk meningkatkan kemampuan. Andi yang juga pelatih karate mengatakan latihan yang diberikan kepada personel Sabhara dimulai dari Kuda-kuda (dachi) Hachiji-Dachi, Ko-Kutsu-Dachi Hangetsu-Dachi Heisoku-Dachi Oi-Zuki-Chudan   Oi-Zuki-Jodan Kisame-Zuki.

Selain itu latihan tendangan (Geri, Mae-Geri, Mawashi-Geri, Yoko-Geri-Kekome, Yoko-Geri-Keange, Usiro-Geri), Tangkisan (Uke), Gedan Barai, Soto-Ude-Uke, Uchi-Ude-Uke Agi-Uke Shuto-Uke Juji-Uke, Morote-Uke.

“Olahraga beladiri karate adalah prestasi bukan untuk berkelahi atau untuk arogansi. Jurus beladiri karate hanya dipergunakan jika memang keadaan sangat terpaksa,” ujar Andi.

Editor : Akrom Hazami

Polisi Blora Diberi Pembinaan Rohani dan Mental Agama

Polisi mengikuti pengajian ”Pembinaan Rohani dan Mental” bagi anggota Polri di Masjid Al Istiqomah, Mapolres Blora, Kamis (20/10/2016). (Polres Blora)

Polisi mengikuti pengajian ”Pembinaan Rohani dan Mental” bagi anggota Polri di Masjid Al Istiqomah, Mapolres Blora, Kamis (20/10/2016). (Polres Blora)

MuriaNewsCom, Blora – Kepolisian Blora melaksanakan kegiatan rutin berupa pengajian ”Pembinaan Rohani dan Mental” bagi anggota Polri di Masjid Al Istiqomah, Mapolres Blora, Kamis (20/10/2016). Kegiatan pengajian sekaligus pembinaan mental dilaksanakan seusai apel pagi.

Dengan pesertanya adalah anggota dan PNS yang beragama Islam. Sedangkan kegiatan Bimbingan Rohani anggota Kristen/Protestan di Aula Aryyaguna dipimpin oleh Kanit Intelkam Ipda Sulbekti.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia melalui bimbingan atau pembinaan mental agama khususnya bagi anggota Polri dan PNS di lingkungan Polres Blora.

Narasumber pengajian pada pagi hari ini adalah ustaz Abdul Halim yang merupakan pegawai negeri sipil di Kementerian Agama Kabupaten Blora.

Turut hadir dalam giat tersebut Wakapolres Blora Kompol Hari Sutanto yang diikuti oleh para Kabag, Kasat, Kapolsek, Kasi serta anggota Muslim Polres Blora.

Dengan adanya pembinaan mental agama ini diharapkan para anggota Polri serta pegawai negeri sipil bisa memperbaiki diri dari yang kurang baik menjadi baik dan yang sudah baik menjadi lebih baik lagi.

Ada 5 hal yang perlu diperhatikan dalam bekerja sebagai pelayan, pelindung serta pengayom masyarakat yaitu bekerja sebagai karunia, bekerja sebagai amanah, bekerja sebagai ibadah, bekerja adalah sebuah kehormatan dan bekerja sebagai pelayanan.

Editor : Akrom Hazami

Pengamanan Pengesahan Pendekar PSHT Blora Dikawal Banyak Polisi

Kapolres Blora AKBP Surisman menyampaikan pembahasan pada Rapat Koordinasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru Perguruan PSHT Kabupaten Blora, Selasa (18/10/2016). (Polres Blora)

Kapolres Blora AKBP Surisman menyampaikan pembahasan pada Rapat Koordinasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru Perguruan PSHT Kabupaten Blora, Selasa (18/10/2016). (Polres Blora)

MuriaNewsCom, Blora – Bertempat di Gedung Arryiaguna Polres Blora telah dilaksanakan Rapat Koordinasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru Perguruan PSHT Kabupaten Blora, Selasa (18/10/2016). Rakor tersebut diikuti sekitar 50 orang.

Sedangkan pelaksanaannya akan dilaksanakan di Padepokan Wonorejo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora pada Sabtu (22/10/2016). Hadir dalam pelaksanaan Rakorpam antara lain Kapolres Blora AKBP Surisman, Komandan Yonif 410 Alugoro diwakili Danton 2 Kapten Inf Tri Utomo, Komandan Kodim 0721 diwakili Pasi Ops Kodim 0721 Blora Kapten Inf Edy Harmanto, dan CPM Blora, Kasat Pol PP Kabupaten Blora, perwakilan Dinas Kesehatan, Para Kabag, Kasat,Kapolsek dan, Ketua Panitia Pengesahan Perguruan PSHT.

Kapolres Blora AKBP Surisman, mengatakan, pihaknya lakukan rapat koordinasi dengan para pengurus PSHT menjelang pelaksanaan pengesahan siswa PSHT, supaya kegiatan tersebut berjalan dengan tertib, aman dan lancar tanpa adanya gangguan. “Sehingga tercipta situasi yang kondusif, “ jelasnya dikutip halaman Polres Blora.

Beliau menambahkan, bahwa para kapolsek diharapkan melaksanakan pengamaman jalur dan titik rawan, melaksanakan pengawalan dan pengamanan sampai di tempat, baik rombongan peserta yang akan berangkat maupun pulang dari kegiatan tersebut.

“Para kapolsek diharapkan agar selalu koordinasi dengan Paspanter (pengamanan internal PSHT) untuk menjaga ketertiban anggota PSHT, dan para pengurus ranting diharap agar segera menyerahkan data pesilat yang akan mengikuti acara pengesahan warga baru beserta para pendamping yang mendampingi calon warga PSHT,” lanjut kapolres.

Sementara, Kabag Ops Polres Blora Kompol I Gede Arde, menambahakan bahwa untuk menjaga ketertiban di jalan pihaknya akan kawal dengan formasi depan belakang.

“Untuk kawal depan kita kawal dengan mobil patroli sedangkan di belakang kita kawal menggunakan dua kendaraan roda dua,” jelas I Gede.

Editor : Akrom Hazami

Beri Rasa Aman Warga Blora, Rakor Criminal Justice System (CJS) Digiatkan

Polisi bersama Kejaksaan Negri Blora, Pengadilan Negri Blora, Lembaga Pemasyarakat kelas tiga Blora dan Satpol PP Blora melakukan rapat koordinasi. (Polres Blora)

Polisi bersama Kejaksaan Negri Blora, Pengadilan Negri Blora, Lembaga Pemasyarakat kelas tiga Blora dan Satpol PP Blora melakukan rapat koordinasi. (Polres Blora)

MuriaNewsCom, Blora – Polres Blora melaksanakan kegiatan diskusi Criminal Justice System (CJS) di aula mapolres setempat. Kegiatan diikuti oleh Kejaksaan Negri Blora, Pengadilan Negri Blora, Lembaga Pemasyarakat kelas tiga Blora dan Satpol PP Blora.

Kegiatan dilakukan secara rutin dan berkesinambungan, untuk meningkatkan komunikasi memberikan rasa keadilan bagi masyarakat. Rakor juga diikuti Oleh Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, Kasat Sabhara, Kasat Tahti, Kanit Reskrim, staf Kejaksaan dan Pengadilan. Selain penyampaian sambutan juga diadakan tanya jawab dengan tema Dalam Rangka Mengoptimalkan Hubungan Kerjasama Guna Mewujudkan Supermasi Hukum Di Wilayah Kabupaten Blora.

Waka Polres Blora Kompol Hari Sutanto mengatakan, selaku pelaksana bidang penegakan hokum,  maka harus mempunyai komitmen dan tanggung jawab CJS.  Tanggung jawab itu di pundak Polri, Kejaksaan, Kehakiman dan Lembaga Pemasyarakatan. “Tidak bisa dipisahkan dan selalu berhubungan saat pelaksanaan menangani hokum,” kata Hari dikutip dari halaman Polres Blora.

Sementara perwakilan Kejaksaan Negeri Blora Jaksa Karyono menyampaikan bahwa koordinasi tidak selalu dilakukan secara forma. “Bisa dengan acara yang rileks dan santai namun tidak lepas dari pokok tugas, tujuan rakor untuk mempermudah kerja di bidang penegak Hukum,” katanya.

Ketua Pengadilan Negeri Blora yang diwakili Didik menerangkan bahwa koordinasi yang baik bisa berhasil menyelesaikan masalah yang muncul dalam setiap pekerjaan.

Editor : Akrom Hazami

Polisi Blora Persembahkan Nasi Tumpeng untuk TNI

Kasat Lantas AKP Febriani Aer mengatakan pemberian nasi tumpeng kepada Komandan Batalion 410 Alugoro Blora, Letkol M Heri Amrullah  yang diwakili Pasi Ops Kapten Herlianto. (Polres Blora)

Kasat Lantas AKP Febriani Aer mengatakan pemberian nasi tumpeng kepada Komandan Batalion 410 Alugoro Blora, Letkol M Heri Amrullah  yang diwakili Pasi Ops Kapten Herlianto. (Polres Blora)

MuriaNewsCom, Blora – Polres Blora memberikan nasi tumpeng sebagai bentuk sujud syukur atas Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-71 di Markas Batalion 410 Alugoro Blora.

Perayaan nasi tumpeng antara dua institusi yang dahulunya tergabung dalam Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) itu menunjukkan bahwa hubungan keduanya tetap baik.

‎Kapolres Blora AKBP Surisman melalui Kasat Lantas AKP Febriani Aer mengatakan pemberian nasi tumpeng kepada Komandan Batalion 410 Alugoro Blora, Letkol M Heri Amrullah  yang diwakili Pasi Ops Kapten Herlianto, sebagai bentuk persahabatan antaran Polisi dan TNI.

“‎Pada kesempatan pagi hari ini, tanggal 5 Oktober, perwira staf dan seluruh anggota Polres Blora mengucapkan Dirgahayu TNI yang ke-71, semoga selalu sukses dan selalu dicintai masyarakat,” ujar Febriani di Rupatama Batalion 410 Alugoro Blora.

Menurut‎ Febriani, penyerahan tumpeng yang diserahkan kepada Komandan Batalion 410 Alugoro Blora sebagai bentuk empati polisi terhadap pengabdian TNI yang diberikan untuk NKRI dan masyarakat.

“Ini juga sebagai bentuk sinergitas dan kebersamaan yang selama ini sudah terbangun dengan baik, untuk itu kita wujudkan dalam seremonial berupa penyerahan dan pemotongan tumpeng,” lanjutnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan garda bhayangkari negara ini yang paling terakhir adalah TNI dan Polri, sehingga harapannya‎ TNI dan Polri tidak boleh dipecah belah.

Usai menyerahkan tumpeng, jajaran TNI dan Polri yang mengikuti acara tersebut dengan kompak berteriak salam komando “Dirgahayu TNI Ke-71, Bersama Rakyat TNI Kuat, Hebat, Profesional, Siap Mewujudkan Indonesia yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian”.

‎Setelah mengikuti acara tersebut itu anggota Polisi dan TNI kemudian saling berfoto bersama dan saling berinteraksi dengan akrab.

Editor : Akrom Hazami

 

Polres Blora Bekuk Pelaku Narkoba

 Tersangka saat dibekuk petugas Sat Res Narkoba Polres Blora (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)


Tersangka saat dibekuk petugas Sat Res Narkoba Polres Blora (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

MuriaNewsCom, Blora – Sat Res Narkoba Polres Blora berhasil membekuk pelaku pengguna narkoba atas nama Suroso atau Cak Roso (42) warga Desa Belangit, Kecamatan Lamongan, Jawa Timur, pada Kamis (23/6/2016) sekitar pukul 16.30 WIB.

Pelaku dibekuk polisi di di Jalan Raya Lamongan-Tuban, tepatnya di Kelurahan Pucuk, Kecamatan Pucuk, Lamongan, Jawa Timur. “Penangkapan tersebut merupakan pengembangan dari tersangka yang sebelumnya sudah berhasil diciduk oleh Polres Blora,” ujar AKP Suharto, Kasubbag Bin Ops Polres Blora, Jumat (24/6/2016).

Dari penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu seberat dua gram, satu unit mobil jenis Toyota Avanza warna hitam dengan nomor polisi S 1070 HI dan satu unit handpone merek Nokia.

“Sebelumnya kami berhasil melakukan penangkapan terhadap satu pelaku bernama Eko Chrisdiantoro di Blora. Dari peangkapan itu, berhasil diamankan sejumlah barang bukti berupa paket sabu. Akhirnya kami kembangkan, dari mana tersangka memeroleh barang tersebut, yang akhirnya tersebut nama Suroso ini,” katanya.

Suharto menambahkan, bahwa sampai saat ini, pihaknya masih melakukan pengembangan atas dugaan jejaring narkoba lain yang ikut terlibat dalam puasaran pengedaran barang haram itu.

Editor : Kholistiono

2 Pengguna Sabu di Blora Dicokok Polisi

f-sabu

MuriaNewsCom, Blora – Petugas Satuan Narkoba Polres Blora kembali meringkus dua orang tersangka penyalahguna narkoba. Keduanya Teguh Prasetyo (30) warga Jalan Serayu 2, Kelurahan Kedungjenar RT 05 RW 01 Blora dan Eko Krisdiyanto (34) warga Kelurahan Tegalgunung RT 06 RW 01 Blora.

Penangkapan bermula, ketika polisi mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya transaksi narkoba di Jalan Guning Wilis, Kelurahan Kunden, Blora pada Senin (20/6/2016) sekitara pukul 12.30 WIB.

“Penangkapan pertama terhadap tersangka Teguh. Ketika itu, pelaku ini sedang mengendarai sepeda motor jenis Honda Vario dengan nomor polisi K 5804 Y,” ujar Kasubbag Bin Ops Polres Blora AKP Suharto kepada MuriaNewsCom.

Setelah itu, polisi kemudian melakukan pengembangan atas tersangka Teguh Prasetyo yang kemudian melakukan penggeledahan di rumah tersangka. Dari penggeledahan itu, polisi berhasil membekuk satu tersangka lagi atas nama Eko Krisdiyanto.

Dari tangan kedua tersangka, polisi berhasil mengamankan 9 paket narkotika jenis sabu. Selain itu polisi juga mengamankan barang bukti lain berupa 3 pcs plastik klip warna bening, uang tunai senila Rp 300 ribu, dua buah gunting, empat buah korak api gas solatip, seperangkat alat hisap dan pirek kaca. Selain itu dua ponsel milik tersangka juga diamankan dan satu buah sepeda motor juga ikut diamankan sebagai barang bukti.

Editor : Kholistiono

 

Ribuan Botol Miras Oplosan Disikat Polres Blora

 Sejumlah miras yang diamankan oleh Polres Blora (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)


Sejumlah miras yang diamankan oleh Polres Blora (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

MuriaNewsCom, Blora – Operasi penyakit masyarakat (pekat) yang dilakukan Polres Blora dalam beberapa hari ini membuahkan hasil. Setidaknya, 1.038 botol miras berhasil disita petugas kepolisian. Ribuan botol miras tersebut diamankan dari berbagai lokasi di 16 kecamatan yang ada di Blora.

Kapolres Blora AKBP Surisman mengatakan, operasi pekat tersebut, sebagai salah satu upaya untuk memberikan rasa nyaman dan aman terhadap masyarakat, khususnya pada suasana Ramadan ini. Sehingga, masyarakat bisa tenang untuk menjalankan ibadah. “Diharapkan dengan kegiatan ini, tercipta ketertiban dan keamanan di lingkungan kita,” ujarnya.

Ia katakan, ribuan botol miras yang diamankan tersebut terdiri dari berbagai merek, dan paling banyak adalah minuman keras oplosan. Dalam hal ini, dirinya juga khawatir terkait dengan kandungan miras oplosan tersebut. “Sudah banyak sekali kasus minuman  oplosan yang sampai merenggut nyawa, Sebab di dalam minuman oplosan itu sendiri tercampur bahan – bahan yang berbahaya. Saya juga prihatin, dalam razia ini juga terdapat anak-anak di bawah umur yang terjaring razia,” katanya.

Ia katakan, operasi pekat tersebut juga sebagai bagian dari upaya untuk penegakan Perda Nomor 7 Tahun 2015 yang belum lama ini mulai di terapkan. Salah satu isi Perda tersebut menyebutkan, adanya pelarangan penjualan minuman keras tanpa di sertai izin edar.

Selain minuman keras, petugas kepolisian juga berhasil mengamankan 7.658 petasan. Rencananya, semua barang bukti yang berhasil disita tersebut akan dimusnahkan pada 20 Juni mendatang. Dirinya berharap, pihaknya mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat Blora. “Ini merupakan tugas kami. Blora adalah daerah yang kondusif. Kami berharap dukungan dan kerjasama kepada semua pemangku kepentingan dan masyarakat untuk menjaga Blora tetap kondusif,” pungkas Surisman.

 

Editor : Kholistiono

Kabag dan Kasat di Polres Blora Dimutasi

 Kapolres Blora AKBP Surisman (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)


Kapolres Blora AKBP Surisman (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

  MuriaNewsCom, Blora – Sejumlah Kepala Bagian (Kabag) dan Kepala Satuan (Kasat) di lingkungan Polres Blora dimutasi, Jumat (10/6/2016). Beberapa pejabat yang dimutasi tersebut menduduki jabatan baru di Polres Blora dan juga tempat lain.

Di antaranya pejabat yang diganti yaitu, Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Kompol Wilhelmus Sareng Kelang yang digantikan Kompol I Gede Arde yang sebelumnya menjabat Kabag Perencanaan. Sedangkan Kompol Wilhelmus Sareng menjalani tugas barunya sebagai Kepala Sub Bagian Perawatan dan Tahanan (Wattah) di Polda Jateng.

Kemudian, Kabag Perencanaan sekarang diisi AKP Zuwono. Lalu, jabatan Kapolsek Ngawen sekarang dijabat AKP Yulianto yang sebelumnya merupakan Kasubbag Sarpras. Untuk jabatan Kasat Res Narkoba yang semula dijabat AKP Abdul Fatah, kini digantikan AKP Suparlan. Sementara untuk AKP Abdul Fatah, ditugaskan menjadi Kasat Res Narkoba di Polres Grobogan.

Kapolres Blora AKBP Surisman menyampaikan, bagi yang baru menjabat di beberapa posisi jabatan Polres Blora agar senantiasa menyesuaikan. Ia pun menegaskan, bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan baik. “Jabatan itu amanah, oleh karena itu, harus benar-benar dijalankan sebaik mungkin demi kepentingan semua orang,” ujar AKBP Surisman, usai acara serah terima jabatan di Aula Aryaguna Mapolres Blora.

Kapolres mengatakan, mutasi jabatan atau alih tugas jabatan merupakan bagian dari pembinaan personel dan karir anggota Polri, sebagai reward atau penghargaan kepada para pejabat selama melaksanakan tugas.

“Mutasi jabatan ini merupakan bagian integral dari pengembangan karier anggota Polri, di mana barometer utama digunakan oleh pimpinan dalam menentukan jabatan bagi setiap anggota Polri, dilakukan melalui beberapa pertimbangan, yakni kapasitas, kompetensi, dedikasi integritas, loyalitas, moralitas, serta pendidikan dan komitmen terhadap tugas-tugasnya,” ujar Kapolres.

Editor : Kholistiono

Kapolres Blora AKBP Surisman (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Sejumlah PK Cantik Dapat Pesan Khusus dari Polisi Blora

Jpeg

Sejumlah PK mendapat pembinaan dari Polres Blora (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Sejumlah perempuan Pemandu Karaoke (PK) mendapat pesan khusus dari Polisi Blora. Hal itu tampak saat razia Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat), Kamis (2/6/2016) malam.

Polisi menertibkan PK dari sejumlah tempat hiburan malam. Petugas mendata dan membina mereka. Dalam pembinaan, PK diwanti-wanti agar tidak menggunakan narkoba.

“Jangan sampai kalian menggunakan narkoba,” ujar salah satu polisi saat melakukan pembinaan.

Dalam penertiban itu, polisi menyita miras dari warung remang-remang. Mirasnya berupa 1,5 botol arak tradisional, masing-masing botol dengan ukuran 1,5 liter. Dalam operasi yang melibatkan tidak kurang dari 20 personel itu, polisi menyisir warung remang-remang yang ada di Pasar Jepon, Blora.

Selain itu, polisi juga menyisir tempat karaoke. Tiga karaoke yang menjadi sasaran yakni Embun Alam, Karisma dan Salsa. Ketiga terletak di Desa Gembong, Kecamatan Bogorejo.

Dari ketiga karaoke tersebut tak ditemukan miras yang dijual secara bebas. Dua karaoke, Karisma dan Salsa rupanya masih belum melengkapi izin usaha tempat hiburan malam. Saat dicek pihak kepolisian, pemilik karaoke tidak bisa menunjukkan dokumen.

“Segera lengkapi izinnya, nanti kalau kami kesini lagi, harus sudah berizin,” kata salah satu petugas saat razia.

Dalam kegiatan, polisi tidak menemukan miras dari tempat karaoke. “Bisa jadi operasi malam ini sudah bocor. Kami tidak menemukan miras di tempat karaoke. Mungkin sudah diamankan pemiliknya agar tak terendus petugas,” ungkap Humas Polres Blora, AKP Sularno kepada MuriaNewsCom.

Pihaknya akan gencar melakukan operasi pekat sampai 13 Juni. Dalam operasi pekat, lanjut dia, polisi akan menjaring miras yang tak berizin. Selain itu, juga akan menggasak narkoba, tempat hiburan malam yang tak berizin dan menjaring PK. “Itu upaya meminimalisasi penyakit masyarakat saat jelang dan selama Ramadan.

Editor : Akrom Hazami

Lagi, Polres Blora Bekuk Pelaku Curanmor

Ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Blora – Satuan Reserse Kriminal Polres Blora kembali membekuk pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Senin (23/5/2016) malam.

Pelaku yakni Jupriyanto alias Japrak  (22) warga Dukuh Ngumbul Tengahan RT 02/RW II Desa Ngumbul, Todanan, Blora. Pelaku berhasil ditangkap, Senin (23/5/2016), sekira pukul 20.00 WIB.

Dari keterangan yang dihimpun, pelaku ditangkap setelah dipancing untuk keluar dari kediamannya. Sesampainya di jalan Dukuh Ngumpul pelaku langsung disergap oleh kawanan petugas yang telah bersiap.

Atas penangkapan tersebut, Polisi mengamankan 1 unit sepeda motor Supra X dengan nopol B 6233 WBH sebagai barang bukti.

Sebelumnya, pelaku terbukti melakukan pencurian sepeda motor honda Supra X, Jumat (6/5/2016) yang dibawa Fernando Calvin S (15) warga Dukuh Banyuurip RT 06/RW 02 Desa Japah untuk menyaksikan orkes dangdut di kawasan pertigaan Dukuh Banyurip, Japah.

Korban memarkirkan sepeda motornya diparkir di dekat Mushola Al Ikhlas yang berjarak sekira 100 meter dari lokasi dangdutan. Sekitar pukul 22.00 WIB, Azis (15), kawan korban, melihat sepeda motor korban sedang didorong oleh tiga orang tak dikenal. Selnajutnya, Azis melapor kepada korban, dan memebritahukan bahwa sepeda motor yang ia tunggapi raib digasak maling.

Tahu kejadian tersebut, korban melapor kepada Budy Djoko Santoso, orang tua korban. Orang tua korban pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Japah.

Editor: Supriyadi

Angkut Minyak Tanah Ilegal, 3 Warga Jawa Timur Diamankan Polres Blora

Tiga pelaku beserta satu unit truk tanki yang memuat minyak tanah olahan tradisional. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Tiga pelaku beserta satu unit truk tanki yang memuat minyak tanah olahan tradisional. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Tiga pembawa dan minyak bumi jenis minyak tanah olahan tanpa izin (ilegal) diamankan tim Resmob Satreskrim Polres Blora, Minggu (22/5/2016) malam.

Ketiga pelaku yakni M Israwan (25) warga Sumbertlaseh, Kecamatan Dander, Bojonegoro, Jawa Timur, Lasiran (46) warga Desa Kapas, Kecamatan Kapas, Bojonegoro, Jawa Timur dan Anton Setyo Wahyudi (25) kernet warga  Desa Gubeng, Kecamatan Gubeng,  Kota Surabaya.

Polisi berhasil menangkap setelah mendapat laporan dari Puji Miharyanto dan Sumarjo. Keduanya  merupakan anggota Resmob Satreskrim Polres Blora.

Dari keterangan Polres Blora, sekitar pukul 19.00 WIB, Minggu (22/5/2016) malam, pelapor beserta saksi melakukan patroli ke arah Desa Nglebur, Jiken, dan melihat truk tangki dengan nopol S 9031 UB menuju arah Pos Cabak. Karena Curiga, pelapor menghentikan kendaraan truk tangki tersebut dan setelah dilakukan pemeriksaan ternyata mengangkut minyak tanah hasil olahan tradisional dari Wonocolo Bojonegoro tanpa dilengkapi surat-surat sebagai dasar legalitas dari pejabat yang berwenang.

Bersamaan dengan itu, kini kini ketiga pelaku bersamaan dengan truk tangki dengan kapasitas muat 5.000 liter beserta muatannya telah diamankan di Mapolres Blora. Dalam hal ini pelaku melanggar pasal 53 huruf b UU RI Nomor  22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi Juncto pasal 55 KUHP. Dengan ancaman hukuman penjara paling lama 4 th dan denda paling tinggi Rp 40 miliar.

Editor: Supriyadi

Dianggap Aib, Korban Pelecehan Seksual di Blora Tak Berani Lapor Polisi

Ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Blora – Kasus pelecehan seksual terhadap anak di Kabupaten Blora terbilang cukup tinggi. Meski begitu, banyak kasus yang tidak terjamah oleh hukum karena pihak keluarga enggan melaporkan ke pihak yang berwajib.

”Mayoritas dari mereka menganggap bahwa itu adalah aib, maka ketika terjadi seperti itu mereka enggan melaporkan,” kata Any Aisyah, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sahabat Perempuan Meurah Intan Blora kepada MuriaNewsCom, Kamis (18/5/2016)

Mengingat banyaknya kasus seperti itu, ia menyarankan bagi setiap keluarga yang memilki suadara untuk tidak segan melaporkan kepada pihak berwenang, yakni kepolisian. Dan tidak serta merta menyalahkan korban.

”Tak selayaknya korban disalahkan, melainkan harus di suport oleh keluarga. Itu yang terpenting,” jelasnya.

Untuk menutupi malu, lanjut Any, biasanya pihak keluarga menikahkan korban dengan pelaku. Pasalnya, dengan begitu aib akan tertutupi.

”Ada kasus anak SMP kelas IX hamil dan kasus anak kelas X SMA sampai melahirkan, yang kemudian dinikahkan,” sebutnya.

Meski begitu, ia beranggapan langkah tersebut tak sepenuhnya benar. Apalagi, berdasarkan dari Undang-undang, hubugan seksual terhadap anak di bawah umur 18 tahun tidak diperbolehkan.

”Karena itu selain mawas diri, kita juga harus sigap menyikapi hal tersebut ke ranah hukum,” tandasnya.

Editor: Supriyadi