PKS Yakin Hartini-Bowo Menang di Pilkada Kudus 

MuriaNewsCom, Kudus – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kudus yakin dapat mengantarkan kadernya Setia Budi Wibowo menjadi wabup Kudus, mendampingi Sri Hartini.

Hal ini disampaikan Sayid Yunanta, Ketua DPD PKS Kabupaten Kudus saat berbicara di Rakerda, yang diselenggarakan Minggu (25/3/2018).

”Seluruh kader optimistis dan totalitas dalam memenangkan Pilkada ini. Dan kami mampu mengantarkan kader kami, Mas Bowo sebagai wakil bupati mendampingi Sri Hartini ke pendopo,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima MuriaNewsCom, Minggu malam.

Pada kesempatan itu, hadir pula Mardani Ali Sera dan Ketua DPW PKS Jateng Fikri Faqih. Kehadiran dua tokoh ini dalam rangka memberikan taujih  pmenangan Pilkada Kudus 2018 dan sharing kemenangan Pilkada DKI Jakarta. Adapun, acara tersebut dihelat di Ruang Ruby Hotel Griptha.

Yunanta menambahkan, optimisme itu kian mantap ketika Mardani yang memploklamirkan diri sebagai bakal calon Presiden RI, itu datang. Kedatangannya, bertujuan membakar semangat kader.

”Aura kemenangan itu sudah semakin dekat. Oleh karena itu kami hadirkan Pak Mardani ke Kudus untuk menggelorakan semangat perubahan dan semangat kemenangan,” tuturnya.

Editor: Supriyadi

Ketua PKS Jateng Tiba-tiba Dicopot Jelang Pilgub, Ini Alasanya

MuriaNewsCom, Semarang – Kabar mengejutkan dari internal PKS menjelang Pilgub Jateng 2018. Secara tiba-tiba, ketua DPW PKS Jateng, Kamal Fauzi dicopot dari jabatannya beberapa hari sebelum pendaftaran pasangan Sudirman Said-Ida Fauziah di KPU Jateng.

Posisi Kamal digantikan anggota DPR Ri, A Fikri Faqih, yang sebelumnya juga menjabat sebagai Ketua DPW PKS Jateng. Fikri juga yang menandatangani surat pendaftaran cagub-cawagub Jateng di KPU dari PKS sebagai salah satu parpol pengusung.

Sebelumnya juga santer dikabarkan jika Kamal Fauzi tak hanya dicopot dari jabatannya, melainkan juga dipecat dari PKS. Disebut-sebut Kamal disingkirkan sebagai upaya bersih-bersih internal PKS dari orang-orang yang loyak dengan Anis Matta (mantan Presiden PKS).

Namun kabar ini dibantah Fikri Faqih. Menurutnya, Kamal Fauzi bukan dipecat, melainkan hanya tukar posisi jabatan dengan dirinya. Saat ini menurut dia, Kamal ditugaskan sebagai Sekwilda DPP PKS wilayah Jawa yang sebelumnya dijabat Fikri.

“Gak ada pemecatan. Memang ketuanya diganti, tapi tidak ada masalah. Ini gak ada masalah promosi atau degradasi, hanya perputaran biasa,” kata Fikri.

Ia juga membantah jika pemecatan berkaitan dengan Pilgub Jateng dan pilkada serentak 2018. Bahkan menurut dia, Kamal Fauzi ikut memperkuat koalisi dan mendampingi pendaftaran pasangan calon di berbagai daerah.

“Gak bener kalau dipecat, kasihan banget. Dia (Kamal) mendampingi kita, mendampingi pendaftaran calon bupati di Kudus. Ini sekadar teknis pembagian tugas saja,” ucap Fikri.

Fikri menyebut, penggantian ketua DPW PKS Jateng sudah berjalan sekitar sepekan terakhir. Penggantian ini menurut dia, langsung dilakukan penunjukan dari DPP dan saat ini pihaknya telah menerima surat keputusan (SK).

“SK saya sudah turun, tapi belum sertijab, dan sekarang bisa disebut ketua. Namun ini berat juga karena saya harus wara-wiri Jakarta-Semarang,” tandasnya.

Editor : Ali Muntoha

PKS Siapkan 2.300 Relawan Perempuan Siaga Bencana

Ribuan perempuan PKS mengikuti pelatihan di Buper Candrabirawa. Karanggeneng, Semarang. (Istimewa)

MuriaNewsCom, Semarang – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah menyiapkan kader perempuan siaga, untuk menjadi relawan dalam penanganan bencana di provinsi ini. Sebanyak 2.300 relawan perempuan siaga PKS telah dilatih di Buper Candrabirawa, Karanggeneng, Semarang, Minggu (19/11/2017).

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jateng KH Kamal Fauzi menjelaskan, perempuan PKS seluruh Jateng disiapkan untuk menjadi perempuan siaga relawan PKS.

“Saat ini sudah masuk dalam siklus waspada bencana. Oleh karena itu, kita harus bersiap. Pelatihan perempuan siaga ini adalah bentuk persiapan kita,” kata Kamal.

Pelatihan perempuan siaga ini diikuti kader perempuan PKS dari seluruh Jawa Tengah. Termasuk beberapa anggota perempuan DPRD dari Fraksi PKS dan istri dari pejabat publik PKS.

Kamal menjelaskan, perempuan PKS disiapkan untuk membantu relawan PKS ketika bencana terjadi. Di antaranya perempuan Siaga Dapur Umum, Siaga Pemularasan Jenazah, Siaga Trauma Healing, serta siaga kecelakaan ringan dan rumah tangga.

“Mari kita disiplinkan kita, untuk selalu bersiap siaga melayani masyarakat Jateng. Selalu bersiap melakukan aktivitas-aktivitas organisasi dan mempersiapkan kegiatan sosial. Di manapun Pos kita,” ujarnya.

Editor : Ali Muntoha

PKS Bawa Pengalaman Anies-Sandi Menang di Pilgub Jateng

Presiden PKS Mohammad Sohibul Iman saat berada di Kantor DPW PKS Jateng. (Istimewa)

MuriaNewsCom, Semarang – PKS punya keyakinan akan mampu memenangkan calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung dalam Pilgub Jateng 2018 mendatang. Pengalaman memenangkan Anies-Sandi pada Pilkada DKI Jakarta menjadi inspirasi.

Presiden PKS Mohammad Sohibul Iman mengatakan, dalam Pilkada DKI Jakarta beberapa waktu lalu, PKS dan calon yang diusung banyak diremehkan, karena harus melawan Basuki Tjahja Purnama (Ahok).

“Pengalaman di Pilgub DKI Jakarta, awalnya kita memang jadi tim underdog, ibarat bola, lawan yang kita hadapi sekelas Barcelona dan Real Madrid,” katanya saat bertandang ke semarnag, baru-baru ini.

Meski jadi underdog dan dianggap remeh, kata Sohibul, berkat kerja keras dari semua tim, akhirnya PKS bersama Gerindra dan Partai Amanat Nasional (PAN) bisa mengantarkan Anies Baswedan dan Sandiaga Shalahudin Uno, menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta.

Alhamdulillah, berkat kekuatan tekad, kerja keras dari seluruh kader, termasuk dari kawan-kawan Partai Gerindra dan, juga berkat pertolongan Allah SWT, kita bisa memenangkan Anies-Sandi menjadi pemimpin,” ujarnya.

Menurutnya, kemenangan di DKI Jakarta adalah buah dari kerja keras, keseriusan dan penuh dengan kesungguhan.

Sehingga dia berharap kemenangan di Jakarta bisa ditularkan dalam momentum Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah dan Pilkada serentak di Jateng tahun 2018 mendatang.

“Tidak ada salahnya kita menambah basis kekuatan partai. Setelah di Sumatera Barat dan Jawa Barat kita bisa mengantarkan kader kita memimpin, tentu apalagi kalau Allah bisa menangkan di Jateng, kuncinya adalah bekerja dengan serius dan penuh kesungguhan,” jelas mantan Rektor Universitas Paramadina ini.

Apalagi, kata Sohibul, sesuai dengan rekomendasi dari Musyawarah Nasional (Munas), PKS menargetkan menjadi partai papan atas pada tahun 2019.

“Ketua Majelis Syuro kita Habib Salim Segaf Al Jufri menyampaikan juga amanatnya agar PKS menjadi partai papan atas, tentu hal itu semakin mudah kita wujudkan apabila kita bisa memenangkan Pilkada serentak tahun 2018, salah satunya adalah Pilgub Jateng,” tandasnya.

Untuk itu, kata Sohibul, jajaran DPW PKS Jateng diharapkan terus berkomunikasi intensif, termasuk dengan para calon internal dan eksternal, juga dengan partai politik dalam rangka menyusun strategi memenangkan Pilkada serentak Jateng 2018. “Semoga Allah SWT meridhai perjuangan kita semua,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

Seribuan Kader PKS Jateng Desak Hentikan Pembantaian Etnis Rohingya

Kader PKS Jateng menggelar aksi solidaritas aksi bela Rohingya di Masjid Baiturrahman Semarang. (Foto : Humas PKS Jateng)

MuriaNewsCom, Semarang – Seribuan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari seluruh wilayah di Jawa Tengah, Sabtu (16/9/2017) menggelar aksi solidaritas untuk etnis Rohingnya. Mereka mengecam praktik diskriminasi dan kejahatan kemanusiaan yang menimpa etnis Rohingya di Rakhine State, Myanmar.

Aksi dipusatkan di kompleks air mancur Jalan Pahlawan Kota Semarang. Sebelumnya, ribuan kader yang berasal dari 35 daerah di Jateng tersebut menggelar long march dari Masjid Baiturrahman di Simpang Lima menuju jalan Pahlawan, Kota Semarang.

Dalam aksi sejumlah sejumlah tokoh PKS Jateng juga terlihat. Di antaranya Wakil Wali Kota Salatiga Muhammad Haris, sejumlah anggota DPRD Provinsi Jateng dan anggota DPRD tingkat kota dan Kabupaten di Jateng.

Koordinator aksi, Riyono mengatakan, kekerasan terhadap warga Rohingya di Myanmar telah menciderai rasa kemanusiaan.

“Kita tidak bisa diam terhadap praktik diskriminasi genosida yang terjadi di Myanmar terhadap etnis Rohingya. Berkali-kali etnis Rohingya mengalami pengusiran, pemukiman serta rumah mereka dibakar,”kata Riyono dalam orasinya.

Yang lebih parah, kata Riyono, korban kejahatan kemanusiaan tersebut adalah anak-anak dan perempuan.” Tindakan tidak beradab yang dilakukan militer Myanmar adalah kejahatan kemanusiaan,”kata pria yang juga Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jateng ini.

Atas kondisi tersebut, Riyono mengungkapkan bahwa seluruh kader PKS, salah satunya di Jawa Tengah mengutuk sekeras-kerasnya pembersihan suku (ethnic cleansing) terhadap etnis Rohingya di Myanmar.

“Kami juga mendesak Presiden Republik Indonesia bertindak lebih nyata dalam upaya menghentikan pembersihan etnis melalui jalur bilateral dan multilateral melalui ASEAN, OKI, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB),”ujarnya.

Dalam aksi tersebut, mereka menggelar aksi solidaritas berupa pembubuhan tanda tangan mendukung penghentian tragedi kemanusiaan etnis Rohingya hingga penggalangan dana.

“Selain membentuk crisis center di tingkat pusat, sejak pekan lalu hingga hari ini kita juga terus menggelar penggalangan dana. Termasuk hari ini, seluruh kader di Jateng kita harapkan turut berdonasi untuk saudara-saudara kita di Rohingya,”pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

8 Parpol di Pati Digelontor Dana Banpol Senilai Rp 1 Miliar

Kasi Politik dan Kewaspadaan Nasional Kesbangpol Pati Cipto Subagyo. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Bantuan politik (banpol) untuk delapan partai di Kabupaten Pati tahun ini mencapai Rp 1 miliar. Hal itu dikatakan Kasi Politik dan Kewaspadaan Nasional Kesbangpol Pati Cipto Subagyo, Kamis (14/9/2017).

Delapan parpol yang mendapatkan bantuan tersebut, di antaranya Partai Demokrat, Gerindra, PDIP, Golkar, PKS, Nasdem, PPP, dan PKB. Sementara Hanura belum bisa mencairkan dana banpol karena persoalan internal.

Pada saat banpol turun, Hanura masih belum memiliki ketua definitif. Sementara Hanura saat ini masih dijabat pelaksana tugas (plt) sehingga dianggap tidak memiliki kewenangan.

“Syarat untuk menerima banpol harus punya kursi di legislatif dan ketuanya definitif. Nominal masing-masing partai berbeda sesuai dengan jumlah perolehan kursi,” kata Cipto.

Jumlah pasti dari bantuan yang diberikan senilai Rp 1.081.224.000. Sementara besaran nominal per suara sah adalah Rp 1.593.

Sesuai dengan aturan, banpol tersebut digunakan untuk pendidikan politik kepada anggota dan masyarakat, termasuk untuk menyerap aspirasi politik masyarakat dalam merumuskan dan menetapkan kebijakan negara.

“Rinciannya, 40 persen digunakan untuk administrasi partai dan 60 persen untuk pendidikan politik,” tandas Cipto.

Editor: Supriyadi

PKS Jateng Bidik Pemilih Pemula untuk Menang di Pilgub

Fris Dwi Yulianto, Ketua Gema Keadilan Jateng. (Istimewa)

MuriaNewsCom, Semarang – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan menggeber mesin politiknya untuk memenangkan calon yang bakal diusung dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2018. Terlebih pilkada serentak pada tahun itu juga akan menjadi pemanasan dalam menghadapi pemilihan umum 2019 mendatang.

Salah satu strategi yang digunakan yakni membidik para pemilih pemula dan pemuda, yang jumlahnya cukup banyak.  

Partai ini menyiapkan ruang sebagai rumah bagi para pemuda beraktualisasi dan berkarya. Hal ini ditegaskan Fris Dwi Yulianto, Ketua Gema Keadilan Jateng.

Sebagai organisasi sayap PKS, ia mengaku siap memberikan fasilitas- asilitas sebagai bentuk dorongan kepada pemuda di Jateng untuk berkarya dan mengabdi bagi Indonesia. Beberapa pelatihan penunjang dunia kreativitas, kemandirian dan jiwa sosial pemuda akan diselenggarakan Gema Keadilan Jateng.

“Selain pelatihan, kalau ada teman-teman komunitas yang hendak mengadakan agenda dan butuh ruangan. Silahkan bisa mengadakan di Rumah Khidmat, Insya Allah akan difasilitasi,” katanya dalam siaran pers yang diterima MuriaNewsCom.

Ia menyatakan, Gema Keadilan siap kawal dan amankan calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung PKS. Ia meyakini proses penentuan cagub yang dilakukan Dewan Pengurus Wilayah PKS Jateng telah sesuai dengan arahan PKS Pusat.

Serta telah memalui mekanisme demokrasi didalam dengan menyelenggarakan Pemira dan musyawarah.

Selain itu, Ketua Bidang Kepemudaan DPW PKS Jateng Ali Umar Dhani menerangkan bahwa saat ini proses penentuan cagub dan cawagub dari PKS masih dalam komunikasi serta musyawarah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada teman-teman Gema Keadilan yang telah berkomitmen untuk membantu PKS, siapapun yang maju. Proses (penentuan cagub) masih berlanjut, mohon doanya,” terangnya.

Beberapa waktu yang lalu DPW PKS Jateng telah menyelenggarakan pemilihan internal Raya (Pemira) oleh kader-kader PKS di seluruh Jateng. Saat ini, telah masuk pada tahapan musyawarah dan komunikasi dengan beberapa tokoh serta DPP untuk nantinya dimajukan sebagai cagub dan cawagub dari PKS.

Editor : Ali Muntoha

Sudirman Said Dekati Gerindra dan PKS demi Rebut Kursi Gubernur Jateng

Sudirman Said saat melakukan pertemuan dengan pengurus DPD Partai Gerindra Jateng, Sabtu (12/8/2017). (Istimewa)

MuriaNewsCom, Semarang – Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said semakin gencar melakukan pendekatan terhadap partai politik, untuk memuluskan langkahnya untuk merebut kursi gubernur dalam Pilkada Jateng 2018 mendatang. Sudirman Said, terlihat melakukan pendekatan dengan Partai Gerindra dan PKS Jateng.

Ini terlihat dalam  safari politiknya, akhir pekan kemarin (Sabtu (12/8/2017). Sudirman bersama rombongan mengunjungi Kantor DPD Partai Gerindra Jateng, dan DPW PKS Jateng.

Di kantor Partai Gerindra, Sudirman Said terlihat disambut dengan hangat. Bahkan Ketua DPD Partai Gerindra Jateng Abdul Wachid memperkenalkan Sudirman Said di depan kader Gerindra sebagai calon gubernur.

Menurutnya konsolidasi ini sudah atas persetujuan Prabowo Subianto. Karena beberapa kali sudah melakukan pertemuan.

“Ini adalah kesempatan, karena kader sudah banyak yang mendesak dan bertanya siapa yang akan diusung pada Pilgub Jateng. Nanti bisa juga Pak Sudirman bawa baliho atau gambar sehingga lebih mudah memperkenalkan,” katanya.

Sudirman Said selanjutnya diberi kesempatan untuk memperkenalkan diri dan membicarakam tentang bagaimana membangun bangsa, khususnya Jawa Tengah ke depan. Selanjutnya terjadi diskusi yang hangat antara Sudirman Said dengan pengurus DPD Gerindra Jawa Tengah dan para kader.

“Terima kasih telah diberi kesempatan, dan saya siap melakukan kompetisi!” Tegas Sudirman Said menutup sambutannya.

Sebelum ke kantor DPD Partai Gerindra Jateng, Sudirman Said juga melakukan kunjungan ke kantor DPW PKS Jateng. Di PKS Sudirman Said disambut ketua DPW PKS Jateng Kamal Fauzi, pengurus dan kader PKS.

Dalam pertemuan ini, Sudirman Said menyebut sudah membahas mengenai calon pemimpin Jateng. “Ini pertemuan reguler, untuk menyamakan persepsi dan melaporkan perkembangan di lapangan,” pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

3 Korban Kecelakaan Laut di Jepara Belum Dapat Santunan dari Pemerintah

BPN DPW PKS Jateng menggelar kunjungan dan dialog dengan para tokoh dan kelompok nelayan di Jepara dalam rangka Peringatan Hari Nelayan Nasional, (6/4/2017). (Istimewa)

MuriaNewsCom, Jepara – Pemerintah dinilai kurang tanggap menyelesaikan persoalan sosial kecelakaan laut di wilayah perairan Kabupaten Jepara, pada Jumat (17/2/2017) lalu. Saat itu, tiga nelayan mengalami kecelakaan laut setelah sebuah perahu yang ditumpangi tiga nelayan pecah karena dihantam ombak di Perairan Bondo, Kecamatan Bangsri, yang berakibat satu orang meninggal, satu selamat dan satu lagi hilang.

Hal tersebut disampaikan Nur Ali, perwakilan komunitas nelayan Kabupaten Jepara saat serap aspirasi dengan Bidang Petani dan Nelayan (BPN) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah, Kamis (6/4/2017) di Jepara.

“Saat itu ada tiga nelayan yang menjadi korban, namun hingga saat ini, pemerintah kurang tanggap, bahkan masyarakat sudah melapor ke dinas terkait, namun belum juga mendapat tanggapan dari pemerintah,” ujar Nur dalam rilis yang diterima MuriaNewsCom.

Menurut Nur Ali, tiga nelayan yang menjadi korban itu adalah Nur Hadi (65) warga Dukuh Ngrandon, Desa Bandungharjo, Kecamatan Donorojo, Hariadi (60) warga Desa Balongarto, Kecamatan Kembang dan Gisan warga Desa Kepuk, Kecamatan Bangsri.

Atas kondisi dan pembiaran selama dua bulan itu, BPN DPW PKS Jateng mengaku akan segera menindaklanjuti persoalan sosial yang menimpa nelayan di Jepara.

Suharsono, Ketua BPN DPW PKS Jateng mengatakan, pihaknya akan meneruskan kepada pemerintah kabupaten dan provinsi agar segera ditindaklanjuti, terutama terkait santunan kepada korban.

“Kita akan menyampaikan kepada pemerintah kabupaten dan provinsi. Sehingga mereka mendapat bantuan. Mereka seharusnya mendapatkan kompensasi untuk kecelakaan laut. Kasihan, ini sudah dari Februari belum mendapatkan kepastian,” katanya.

Sebagai informasi, BPN DPW PKS Jateng menggelar kunjungan dan dialog dengan para tokoh dan kelompok nelayan dalam rangka Peringatan Hari Nelayan Nasional, 6 April 2017. Selain di Jepara, BPN PKS Jateng juga menggelar kunjungan ke Kabupaten Demak.

Editor : Kholistiono

Betapa Pentingnya Anggota Patroli Keamanan Sekolah (PKS), Ini Buktinya di Grobogan

Kapolres Grobogan AKBP Satria Rizkiano memberikan pengarahan pada para juara lomba PKS tingkat SMA se-kabupaten di GOR Simpanglima Purwodadi, Rabu (29/3/2017). (MuriaNewsCom / Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Keberadaan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) dirasa masih cukup efektif untuk membantu mengurangi angka kecelakaan. Khususnya yang melibatkan anak muda atau usia produktif.

“Sebelum menjadi anggota PKS, para pelajar ini terlebih dahulu mendapat serangkaian pendidikan masalah lalu lintas serta beberapa materi pelatihan lainnya. Dengan memahami berbagai aturan berkendara ini secara tidak langsung bisa mengurangi terjadinya kecelakaan,” kata Kapolres Grobogan AKBP Satria Rizkiano didampingi Kasat Lantas AKP Panji Gedhe Prabawa dan Kasubag Humas AKP I Made Sujana, saat menyaksikan lomba PKS tingkat SMA se-kabupaten di GOR Simpanglima Purwodadi, Rabu (29/3/2017).

Menurutnya, dalam pembinaan terhadap PKS, materi yang diberikan berupa berbagai permasalah di bidang lalu lintas. Misalnya, pengenalan aturan lalu lintas, cara mengatur arus lalu lintas bagaimana mengedepankan keselamatan diri sendiri dan orang lain. Selain itu, pemahaman masalah rambu dan marka jalan juga diberikan pada anggota PKS.

Dikatakan para pelajar sejauh ini memang memiliki risiko tinggi dengan kecelakaan. Penyebabnya, mereka belum memahami dengan baik aturan berkendara di jalan raya. Selain itu tingkat emosional tinggi, kontrol terbatas, belum memiliki risiko tanggungan keluarga juga jadi faktor lainnya.

Saat ini, secara umum kesadaran tertib berlalu lintas dikalangan pelajar masih rendah. Mereka mengendarai sepeda motor atau mobil di jalan raya, hanya sekadar bisa. Akan lebih ideal, bila mereka memahami aturan berlalu lintas dan terampil dalam berkendara.

“PKS merupakan media yang efektif dalam sosialisasi dan pembinaan tertib berlalu lintas secara dini. Diharapkan, para siswa nantinya dapat menjadi pelopor tertib berlalu lintas di kalangan keluarga dan lingkungannya,” sambungnya.

Ditambahkan, dalam pembinaan terhadap PKS, materi yang diberikan berupa berbagai permasalah di bidang lalu lintas. Misalnya, pengenalan aturan lalu lintas, cara mengatur arus lalu lintas bagaimana mengedepankan keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Sementara itu, dalam lomba tersebut, tim PKS dari SMAN 1 Grobogan berhasil keluar sebagai juara. Disusul berikutnya tim SMAN 1 Purwodadi di peringkat II dan tim SMKN 2 Purwodadi dinobatkan di peringkat III.

“Setelah ini, kita akan ikut lomba tingkat Jawa Tengah. Timnya akan kita ambil dari para juara tingkat SMA ini,” imbuh Panji.

Editor : Akrom Hazami

 

Pegawai Puskesmas Ngawen Blora Kaget Komisi D DPRD Sidak

Komisi D DPRD Blora mengelar inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah puskesmas, Rabu (4/1/2017). (ISTIMEWA)

Komisi D DPRD Blora mengelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah puskesmas, Rabu (4/1/2017). (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Blora – Komisi D DPRD Blora mengelar inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah puskesmas, Rabu (4/1/2017). Tujuannya untuk memantau pelayanan dan persiapan akreditasi menuju Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Sidak yang dilakukan di antaranya di Puskesmas Ngawen. Sidak dipimpin oleh Supardi, Ketua Komisi D sempat membuat para pegawai puskesmas kaget.

Menurut Supardi kegiatan inspeksi mendadak ke puskesmas merupakan bentuk pengawasan dewan terhadap kebijakan pemerintah Kabupaten Blora terutama yang menyangkut pelayanan bidang kesehatan, sekaligus mendapatkan masukan dari bawah untuk perbaikan kebijakan mendatang.

“Kami jalankan fungsi DPRD ini dengan melakukan pengawasan kinerja eksekutif untuk memastikan sudah sesuai dengan regulasi dan harapan masyarakat apa belum” katanya.

Sementara itu Kepala Puskesmas Ngawen Dr Nur Istifah meminta dukungan kepada Komisi D dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Terima kasih kunjungan Komisi D, mohon support dan dukungan untuk  kemajuan Puskesmas Ngawen supaya bisa maksimal dalam melayani masyarakat juga mohon doa restu karena tangggl 12 Januari akan ada akreditasi, dengan target tingkat purna” terangnya.

Santoso Budi Susetyo Sekretaris Komisi D berharap bahwa akreditasi tersebut dapat meningkatkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat dapat lebih terjamin. Selain pelayanannya, fasilitas kesehatan juga perlu dimaksimalkan.

“Dengan adanya akreditasi tersebut, diharapkan dapat meningkatkan fasilitas yang ada di seluruh Puskesmas di Kabupaten Blora, termasuk dengan tenaga kesehatannya. Dengan begitu, dapat lebih menjamin kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan di Puskesmas” katanya ditemui di sela-sela sidak di Puskesmas Ngawen.

Politisi PKS dari Dapil 1 tersebut menambahkan secara umum penyelenggaraan pelayanan Puskesmas Ngawen sudah baik. Namun ada beberapa hal yang harus ditingkatkan terutama ikut peran aktif dalam sosialisasi BPJS. “Karena kami melihat masyarakat masih banyak yang belum paham detail tentang BPJS,” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami

300 Kader PKS Blora Dilantik

Pelantikan ratusan kades Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Blora, Minggu (18/12/2016). (Dok. PKS)

Pelantikan ratusan kades Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Blora, Minggu (18/12/2016). (Istimewa)

MuriaNewsCom,Blora – Sebanyak 300 kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Blora dilantik pada Minggu (18/12/2016). Acara pelantikan ini berlansung di Gedung Aula RM Mr Green.

Dalam rilis yang diterima MuriaNewsCom, pelantikan kader PKS tersebut juga dihadiri Sekretaris Umum DPW PKS Jateng Ikhsan Mustofa, anggota DRR RI Sutriyono dan ratusan kader maupun simpatisan PKS Blora.

Ketua DPD PKS Blora Santoso Budi Susetyo mengatakan, pelantikan ini untuk memperkuat eksistensi dan pengokohan soliditas kader. “Tujuan dari pelantikan ini, lebih memantapkan kader untuk berperan aktif dalam berkhidmat untuk rakyat. Artinya, bersama rakyat, mendampingi dan membantu masyarakat untuk memberikan solusi atas permasalahan yang ada” katanya.                     

Lebih lanjut ia mengatakan, PKS adalah partai yang dinamis, setiap kader selalu meningkatkan kualitas dan kapasitas diri, lalu memaksimalkan potensi yang ada untuk melayani masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Umum DPW PKS Jateng Ikhsan Mustofa dalam sambutanya menyatakan, pelantikan yang telah diucapakan tersebut, adalah dalam rangka untuk menebarkan kebaikan dan mewujudkan masyarakat sejahtera dan bermartabat bersama Partai Keadilan Sejahtera.”Maka jangan pernah terlepas dari pelantikan ini, dan kita berpangku tangan” katanya

Ia menambahkan, dalam rangka untuk menebarkan kebaikan dan mewujudkan masyarakat sejahtera dan bermartabat, maka yang harus dilakukan adalah memperbaiki diri terus menerus.

“Perlu diketahui selain mempunyai potensi baik kita juga mempuyai potensi buruk, dan selain ada ruh kita juga punya yang disebut sebagai syahwat. Pertarungan ruh dan syahwat selalu tidak pernah berhenti, tinggal dominasinya tinggian yang mana. Jika tinggian ruh, kita menjadi orang yang mulia, tetapi jika tinggian syahwat kita menjadi orang yang hina,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Biar Pengendara Beri Jalan ke Siswa, Ini yang Dilakukan di Bugel Jepara

Polisi bersama anggota Patroli Keamanan Sekolah (PKS) melakukan pengaturan siswa yang menyeberang jalan di depan Madrasah Aliyah  Matholi’ul Huda, Bugel, Kecamatan Kedung, Jepara. (Tribratanewsjepara)

Polisi bersama anggota Patroli Keamanan Sekolah (PKS) melakukan pengaturan siswa yang menyeberang jalan di depan Madrasah Aliyah  Matholi’ul Huda, Bugel, Kecamatan Kedung, Jepara. (Tribratanewsjepara)

MuriaNewsCom, Jepara – Bhabinkamtibmas Polsek Kedung Resor Jepara, Bripka Wagiran bersama anggota Patroli Keamanan Sekolah (PKS) melaksanakan pengaturan lalu lintas di depan Madrasah Aliyah Matholi’ul Huda, Bugel, Kecamatan Kedung.

PKS bersama anggota Bhabinkamtibmas Polsek Kedung membantu menyeberangkan teman- temannya yang akan masuk sekolah. PKS ini sebelumnya mendapat pelatihan dan pembinaan oleh anggota Polsek Kedung mengenai tata cara pengaturan lalu lintas seperti bagaimana melaksanakan pengaturan arus lalu lintas.

Seperti menghentikan kendaraan, menjalankan dan memperlambat kendaraan. Dalam melaksanakan pengaturan, mereka juga mendapat latihan agar tidak ragu-ragu. Karena hal demikian akan membuat bingung pengendara yang akan disetop.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin melalui Kapolsek Kedung AKP Sukarmo menjelaskan, pihaknya sangat berterima kasih atas peran serta pihak sekolah untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah, terutama pengaturan lalu lintas di depan sekolah. “Hal ini merupakan wujud kepedulian pihak sekolah terhadap keselamatan berlalu lintas anak didiknya,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

Mobil Layanan PKS Blora Siaga Tolong Korban Kecelakaan

Korban kecelakaan diangkut dengan mobil Pelayanan PKS Blora. (Istimewa)

Korban kecelakaan diangkut dengan mobil Pelayanan PKS Blora. (Istimewa)

MuriaNewsCom, Blora –  Ibu Santun, begitu akrap disapa, jatuh kecelakaan saat dalam perjalanan jarak dekat menuju Randublatung, pada Senin (31/10/2016) malam. Ibu tersebut terjatuh di daerah Klopoduwur Blora.

Korban yang merupakan warga Randublatung itu, terjatuh dari motor sepulang menghadiri acara di Blora. Korban mengalami luka ringan, lecet-lecet di kaki dan tangan dan ditangani salah seorang sopir mobil pelayanan PKS Blora,  yang tak jauh dari lokasi kejadian.

“Kebetulan mobil Pelayanan PKS selalu stanby di kantor DPD PKS Blora,  yang memang tak jauh dari lokasi kejadian. Jadi, Alhamdulillah bisa kami tangani ” tutur Sujad, sopir mobil pelayanan PKS Blora.

Sematara itu Ketua DPD PKS Blora Santoso Budi Susetyo, membenarkan adanya info kejadian kecelakaan itu, PKS Blora melalui mobil pelayanan berusaha siap menolong bagi yang membutuhkan.

“Mobil pelayanan PKS ini sudah beroperasi sejak April 2016 dan beroprasi selama 24 jam penuh sehari” katanya.

Editor : Akrom Hazami

DPD PKS Blora Gelar Training Orientasi  Partai

Suasana kegiatan TOP di Blora, yang diadakan DPD PKS Blora. (Istimewa)

Suasana kegiatan TOP di Blora, yang diadakan DPD PKS Blora. (Istimewa)

MuriaNewsCom, Blora – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Blora, menggelar Training Orientasi Partai (TOP) untuk para pendukung dan simpatisan PKS padaAhad (9/10/2016)

Ketua DPD PKS Blora, Santoso Budi Susetyo mengatakan, Training Orientasi Partai merupakan bagian dari program kerja PKS dalam melakukan pembinaan kepada para pendukung dan simpatisan yang setia terhadap PKS.

“Melaui Training Orientasi Partai ini, kami pengurus DPD PKS Blora ingin mengenalkan PKS secara menyeluruh kepada pendukung dan simpatisan bahwa PKS adalah partai yang mempunyai nilai-nilai kebaikan yang berbeda dengan partai lain” katanya dalam rilis persnya.

Lebih lanjutdia menyampaikan bahwa PKS akan berkontribusi bekerja untuk masyarakat dan terus berkhitmat untuk rakyat.

“Training OrientasiPartai, tidak hanya memberikan pengetahuan tentang politik saja, PKS juga memberikan pembinaan dalambidang Agama” ungkap Budi, sapaannya.

Editor : Akrom Hazami