Artis Adly Fairuz Nyaleg DPR RI Lewat PKS Jateng

MuriaNewsCom, Semarang – Pesinetron muda Aldy Fairuz tampaknya makin semangat unuk terjun di dunia politik. Setelah gagal melaju dalam Pilkada Kabupaten Bandung Barat melalui jalur independen, Aldy mencoba peruntungan untuk merebut kursi legislatif.

Mantan kekasih Shireen Sungkar itu mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) DPR RI untuk wilayah Jawa Tengah. Pemeran Aldo dalam sinetron Cintra Fitri ini maju di kontestasi Pileg 2019 melalui PKS.

Hal ini dibenarkan Ketua DPW PKS Jawa Tengah, Abdul Fikri Faqih. Ia menyatakan, Aldy Fairuz bersama bakal caleg untuk DPRD/DPR RI dari PKS Jateng akan dilaunching pada Minggu (25/2/2018) besok. Launching akan digelar di Hotel Patrajasa Semarang.

“Kami akan umumkan ke masyarakat calon anggota DPR yang akan kami usung, salah satunya adalah artis muda Adly Fairuz,” katanya, Sabtu (24/2/2018).

Launching tersebut, kata Fikri, sebagai bentuk kesiapan PKS dalam menyongsong Pemilu 2019 dan peluang akomodasi masukan masyarakat.

“Kami sampaikan lebih awal kepada masyarakat. Agar masih ada waktu untuk memberikan masukan terutama rekam jejak terhadap calon wakil rakyat. Kami ingin tumbuh dari usulan rakyat,” ujarnya.

Fikri mengungkapkan, selain Adly Fairuz, ada nama- nama lain yang akan mengisi kursi bakal caleg DPR RI dari PKS Jateng. Di antaranya mantan menteri Pertanian era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Dr Suswono, Mantan Wakil Bupati Banjarnegara Hadi Supeno.

Selain itu juga ada, istri wakil wali kota Salatiga Ida Nur Farida, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Ahmadi dan Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Agung Budi Margono.

“Untuk DPR RI kami targetkan semua dapil (daerah pemiluhan) dapat (kursi). PKS akan all out untuk kembali dapat kursi di setiap dapil,” kata Wakil Ketua Komisi X DPR RI ini.

Untuk target sendiri, imbuh Fikri, partainya menargetkan 10 kursi DPR RI dan 13 kursi DPRD Jateng. Target tersebut menurut dia, cukup realistis dengan estimasi memperoleh 1 kursi di masing-masing Dapil di seluruh Jateng.

Target kursi untuk DPRD Jateng ada penambahan, menurut Fikri, karena pertimbangan jumlah Dapil wilayah Jateng akan ditambah semula 10 menjadi 13 Dapil. PKS juga sudah melakukan persiapan untuk pemilihan di 3 Dapil baru.

“Kesiapan kita cukup untuk menghadapi Pileg. Secara umum di Jateng kita sudah mengukuhkan 10 manager untuk perolehan Dapil pusat. Target kita minimum seluruh Dapil dapat terisi yakni DPR Pusat 10 kursi, DPRD Jateng 13 kursi,” pungkas Fikri.

Editor : Ali Muntoha

PKS Jateng Sebut Trump Blunder Akui Yerusalem Ibukota Israel

Kamal Fauzi, Ketua DPW PKS Jateng. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Semarang – Kebijakan Amerika Serikat yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel mendapat kecamatan dari banyak pihak. PKS Jawa Tengah bahkan menyebut, kebijakan yang dikeluarkan Presiden Donald Trump itu blunder.

Hal ini dikatakan Ketua DPW PKS Jateng, Kamal Fauzi, Jumat (8/12/2017). Ia menyebut, PKS sangat mengecam pernyataan sepihak tersebut.

“Apa yang dilakukan Presiden Trump yang secara sepihak mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel merupakan blunder politik Pemerintahan AS,”katanya dalam keterangan tertulisnya.

Dia menuturkan bahwa pernyataan kontroversi Trump tersebut telah melukai 1,7 miliar umat Islam dan umat-umat lain yang cinta perdamaian dan kedamaian dunia. Dikatakan Kamal, Indonesia sendiri memiliki posisi diplomasi yang jelas dan tegas atas Palestina.

“PKS Jateng mendukung penuh protes keras Pemerintah RI atas pengakuan sepihak Yerusalem sebagai Ibukota Israel atas dasar amanat konstitusi, solidaritas sebagai negara muslim terbesar dunia. Serta atas dasar kecintaan pada perdamaian dunia dan antipenjajahan,” ujarnya.

Atas dasar tersebut, imbuh Kamal, PKS Jateng  mengutuk dan menolak keputusan tersebut yang merupakan bentuk agresi, provokasi, dan perbuatan terorisme yang sebenarnya.

“Menolak standard ganda Amerika Serikat yang tidak ada kesungguhan dalam menyelesaikan permasalahan Palestina-Israel yang sudah bertahun tahun,” terangnya.

PKS, kata Kamal, juga mendesak OKI untuk melakukan langkah politik dan diplomatik yang tegas dan nyata agar mengabaikan keputusan tersebut.

Pihaknya juga mendesak pemerintah Indonesia agar segera memberi tekanan kepada pemerintah Amerika supaya mencabut keputusan tersebut.

Sebagai bentuk protes atas pernyataan tersebut, ribuan kader PKS Jateng juga menggelar aksi damai bela Palestina yang digelar Jumat siang di Kota Semarang.

Editor : Ali Muntoha

PKS Siapkan 2.300 Relawan Perempuan Siaga Bencana

Ribuan perempuan PKS mengikuti pelatihan di Buper Candrabirawa. Karanggeneng, Semarang. (Istimewa)

MuriaNewsCom, Semarang – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah menyiapkan kader perempuan siaga, untuk menjadi relawan dalam penanganan bencana di provinsi ini. Sebanyak 2.300 relawan perempuan siaga PKS telah dilatih di Buper Candrabirawa, Karanggeneng, Semarang, Minggu (19/11/2017).

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jateng KH Kamal Fauzi menjelaskan, perempuan PKS seluruh Jateng disiapkan untuk menjadi perempuan siaga relawan PKS.

“Saat ini sudah masuk dalam siklus waspada bencana. Oleh karena itu, kita harus bersiap. Pelatihan perempuan siaga ini adalah bentuk persiapan kita,” kata Kamal.

Pelatihan perempuan siaga ini diikuti kader perempuan PKS dari seluruh Jawa Tengah. Termasuk beberapa anggota perempuan DPRD dari Fraksi PKS dan istri dari pejabat publik PKS.

Kamal menjelaskan, perempuan PKS disiapkan untuk membantu relawan PKS ketika bencana terjadi. Di antaranya perempuan Siaga Dapur Umum, Siaga Pemularasan Jenazah, Siaga Trauma Healing, serta siaga kecelakaan ringan dan rumah tangga.

“Mari kita disiplinkan kita, untuk selalu bersiap siaga melayani masyarakat Jateng. Selalu bersiap melakukan aktivitas-aktivitas organisasi dan mempersiapkan kegiatan sosial. Di manapun Pos kita,” ujarnya.

Editor : Ali Muntoha

Pilgub Jateng 2018 : Sudirman Said Kian Mesra dengan PKS

Sudirman Said berfoto bersama Presiden PKS Moh Sohibul Iman saat bertemu di kantor DPW PKS Jateng, Rabu (8/11/2017) kemarin. (Istimewa)

MuriaNewsCom, Semarang – Bakal calon gubernur Jawa Tengah Sudirman Said terlihat semakin mesra dengan PKS. Bahkan Presiden PKS Moh Sohibul Iman memberikan lampu hijau kepada untuk mantan Menteri ESDM itu menjalin komunikasi yang lebih erat dengan struktural PKS di Jateng.

Ia juga mempersilahkan Sudirman Said untuk mengikuti mekanisme penjaringan calon gubernur dan wakil gubernur yang dilakukan PKS Jateng.

“Silahkan Pak Sudirman Said berkomunikasi dengan struktur PKS di tingkat wilayah untuk ikut mekanisme yang ada. Kami terbuka, karena di PKS keputusan terbesar dari bawah, kalau Jateng berarti DPW PKS Jateng,” katanya.

Iman menjelaskan, PKS membuka diri untuk berkomunikasi lebih lanjut dengan siapa pun apakah itu internal PKS maupun dari luar PKS.

“DPW PKS Jateng akan terus berkomunikasi intensif dengan para calon gubernur dari internal PKS maupun eksternal. Kami terbuka, masih fleksibel,” ujarnya.

Ia juga menargetkan dalam pelaksnaan pilkada serentak di Jateng 2018 mendatang, pihaknya menargetkan 5 kemenangan dari 8 pilkada.

“Ya target kita untuk Jawa Tengah dari 8 pemilukada, kita menang 5. Kalau bisa salah satunya adalah pemilihan gubernur Jateng,” terangnya.

Sesuai dengan rekomendasi dari Musyawarah Nasional (Munas), PKS menargetkan menjadi partai papan atas pada tahun 2019. Sehingga untuk menyongsong amanat itu, PKS harus memenuhi target pemenangan pemilukada sebelum 2019.

Lebih lanjut Sohibul Iman mengajak seluruh pengurus partai di tingkat wilayah hingga daerah untuk membuka komunikasi dengan pihak manapun.

“Struktur silahkan buka komunikasi dengan siapapun. DPW PKS Jateng diharapkan terus berkomunikasi intensif dengan para calon gubernur dari internal PKS maupun eksternal,” paparnya.

Ketua DPW PKS Jateng KH Kamal Fauzi menjelaskan, pihaknya kini telah bersiap menghadapi pemilukada serentak 2018 mendatang.

Ia juga mengaku siap memenangkan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jateng 2018 mendatang. Pihaknya kini tengah melakukan komunikasi dengan semua pihak dan melakukan penjaringan sesuai dengan mekanisme yang ada di PKS.

Selain itu, PKS juga optimis menangi 5 pemilihan kota / kabupaten yaitu kota tegal, Kabupaten Kudus, kabupaten Banyumas, Kabupaten Magelang, dan mempertahankan Kabupaten Karanganyar.

“Insya Allah kita siap di Kota Tegal, Kudus, Banyumas, Magelang. Kemudian mempertahankan Karanganyar serta merebut gubernur atau wakil gubernur Jateng. Kami mohon doa dan dukungannya,” ungkap Kamal Fauzi.

Editor : Ali Muntoha

Santri Ponpes Al-Munawar Pati Juara Lomba Kitab Kuning

Jauharul In’am santri dari Ponpes Al-Munawar Pati menerima trophy juara dalam lomba kitab kuning yang digelar PKS Jateng. (Istimewa)

MuriaNewsCom, Semarang – Salah satu santri dari Pondok Pesantren Al-Munawar, di Desa Langenharjo, Kecamatan Juwana, Pati, berhasil menjuarai lomba kitab kuning yang digelar Fraksi PKS DPRD Jateng dan DPW PKS Jateng, Minggu (15/10/2017).

Santri tersebut yakni Jauharul In’am, dan berhasil menyisihkan 119 peserta lain dari seluruh Jawa Tengah. Setelah berhasil menjuarai lomba kitab kuning edisi kedua ini, santri tersebut akan dikirim untuk mengikuti lomba serupa di tingkat nasional Sabtu (21/10/2017) mendatang.

Jauharul berhasil mengalahkan peserta lain dalam kompetisi membaca Kitab Fathul Mu’in karangan Syaikh Zainudin Al-Malibari. Sementara, juara II diperoleh santri atas nama Sidik Nur Toha dari PP Roudlotul Mufatihin Purbalingga, juara III diperoleh oleh Ahmad Najib dari PP Al Hikmah, Benda Brebes.

Sementara juara harapan I diperoleh Muhammad Riyan. L. Hanif dari PP Fadlul Wahid, juara harapan II diperoleh Zuhdi Efianto dari PP Al Irsyad Tengaran, dan juara harapan III diperoleh oleh santriwati atas nama Nur Aini Putri dari PP Al Huda Wonogiri.

Dalam lomba bertemakan “Melestarikan Dakwah Wali Songo” ini pihak yang menjadi juri yakni KH Bimo dari Pondok Hadil Iman Solo, KH Chakim dari Pondok Sabilul Khoirot, KH Ahmad Kasban dari Pondok Ihsanul Fikri Magelang, KH Muhtadi Kadi dari Pondok Nurul Ulum Demak dan KH Kamal Fauzi dari Pondok Pesantren Maahid Kudus.

Panitia pengarah Lomba Kitab Kuning, Muhammad Rodhi berharap dengan adanya lomba edisi kedua ini, bisa mendorong semangat belajar santri, dan juga terus melestarikan ajaran wali.

“Kami, fraksi PKS membuka diri Bagi semuanya, termasuk para santri, kita bersama memperjuangkan aspirasi siapapun. Silahkan kalau teman – teman santri bermaksud untuk menyampaikan aspirasi, kita terbuka,” kata Ketua Fraksi PKS DPRD Jateng tersebut.

Lomba ini sendiri diikuti oleh 120 peserta yang berasal dari berbagai pondok pesantren di Jateng, seperti Kabupaten Cilacap, Kabupaten Rembang dan Blora.

Ketua Umum DPW PKS Jateng KH Kamal Fauzi menuturkan, pihaknya berharap pemerintah lebih perhatian terhadap pesantren dan juga upaya peningkatan pendidikan agama di berbagai institusi pendidikan.

Saat ini, menurutnya, sudah menggejala kehidupan masyarakat yang semakin sekuler, semakin materialis, juga semakin individualis.

“Solusi kondisi tersebut adalah dengan menjadi masyarakat yang agamis. Agamis adalah identitas bangsa Indonesia sebagaimana amanah Sila Pertama Pancasila,” terangnya.

Editor : Ali Muntoha

Ribuan Kader PKS Jateng Tak Diberi Makan 3 Hari, dan Ini yang Terjadi

Kader PKS Jateng saat mengikuti kegiatan Kembara di Pantai Laguna, Kebumen. (Istimewa)

MuriaNewsCom, Kebumen – Ribuan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah, selama tiga hari mengikuti kegiatan di Pantai Laguna, Kebumen. Mereka juga iharuskan berjalan kaki selama 24 jam. Namun selama waktu itu, mereka tak diberi makan, minum, ataupun bekal uang.

Bukan tanpa sebab panitia sengaja tak memberi mereka makan dan minum. Sebanyak 1.468 kader PKS ini tengah digembleng survival dalam agenda Kemah Bakti Nusantara (Kembara) Menengah I DPW PKS Jateng yang digelar selama tiga hari mulai Jumat (6/10/2017) hingga Minggu (8/10/2017) kemarin.

Mereka harus bisa bertahan di tengah guyuran hujan dan gerimis selama Kembara. Lalu bagaimana mereka mengatasi kelaparan dan haus?

Menurut Ketua Panitia Kembara, Amir Darmanto, mereka tak diberi bekal makanan dan minuman. Tapi mereka diberi bekal alat untuk bertahan hidup selama tiga hari.

“Mereka hanya dibekali peralatan survival. Seperti alat pancing dan lain sebagainya, untuk mencari makan dari hasil bumi,” katanya.

Namun di akhir acara, panitia memberi mereka hadiah. Hadiahnya berupa singkong rebus dan beragam hasil bumi lainnya.

Menurut amir, panitia yang dikelola Korps Satuan Tugas Keadilan (KORSAD) sengaja melatih mental dan fisik para kader tersebut, untuk melatih kesiap siagaan. Terutama dalam penanganan bencana yang sering terjadi di Jateng.

Ketua DPW PKS Jateng KH Kamal Fauzi menuturkan, agenda Kembara ini diharapkan menjadi momentum pelatihan relawan kemanusiaan kader PKS, terutama saat terjadi bencana alam.

“Acara ini adalah untuk para relawan kemanusiaan yang biasa diterjunkan saat bencana, kita ingin terdepan membantu TNI dan pemerintah dalam relawan kemanusiaan seperti bencana,”katanya.

Kader PKS Jateng melakukan koreografi 1.000 bendera merah putih di Pantai Laguna, Kebumen. (Istimewa)

Dalam kegiatan itu ribuan kader tersebut membuat koreografi 1000 bendera merah putih di sepanjang Pantai Laguna. Mereka melakukan mozaik PKS cinta NKRI dan pembentangan bendera 1,5 km Merah Putih di sepanjang pantai Laguna.

Sebanyak 1.000 bendera dibentuk dari mozaik manusia bertuliskan PKS Love NKRI dikelilingi border yang mengelilingi tulisan itu, tiga lapis berbaris manusia, salah satunya Ketua DPW PKS Jateng KH Kamal Fauzi.

Pembantu Letna Satu (Peltu) Rizki yang menjadi pemateri wawasan kebangsaan dalam Kembara menyebut cukup terkesan terhadap kesigapan relawan PKS.

Ia menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme seluruh peserta Kembara PKS Jateng. Menurut Peltu Rizki, relawan PKS adalah salah satu yang membantu TNI, terutama dalam penanganan bencana alam.

“Saya menjadi saksi bahwa ketika TNI datang, relawan PKS lah yang pertama menemani TNI mengevakuasi banjir dan longsor Purworejo lalu,” terangnya.

Saat itu, peristiwa bencana alam tanah longsor pada Sabtu (18/6/2016) tahun lalu merenggut nyawa 46 warga di Kabupaten Purworejo.

Bencana tersebut adalah bencana alam terparah di Jateng pada tahun 2016. TNI dan sejumlah relawan Basarnas, BPBD, TNI, lembaga sosial diterjunkan ke lokasi bencana longsor dan banjir di Jateng. Setidaknya, relawan gabungan PKS, saat bencana tersebut fokus di tiga kabupaten yakni Purworejo, Kebumen dan Banjarnegara.

Editor : Ali Muntoha

Seribuan Kader PKS Jateng Desak Hentikan Pembantaian Etnis Rohingya

Kader PKS Jateng menggelar aksi solidaritas aksi bela Rohingya di Masjid Baiturrahman Semarang. (Foto : Humas PKS Jateng)

MuriaNewsCom, Semarang – Seribuan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari seluruh wilayah di Jawa Tengah, Sabtu (16/9/2017) menggelar aksi solidaritas untuk etnis Rohingnya. Mereka mengecam praktik diskriminasi dan kejahatan kemanusiaan yang menimpa etnis Rohingya di Rakhine State, Myanmar.

Aksi dipusatkan di kompleks air mancur Jalan Pahlawan Kota Semarang. Sebelumnya, ribuan kader yang berasal dari 35 daerah di Jateng tersebut menggelar long march dari Masjid Baiturrahman di Simpang Lima menuju jalan Pahlawan, Kota Semarang.

Dalam aksi sejumlah sejumlah tokoh PKS Jateng juga terlihat. Di antaranya Wakil Wali Kota Salatiga Muhammad Haris, sejumlah anggota DPRD Provinsi Jateng dan anggota DPRD tingkat kota dan Kabupaten di Jateng.

Koordinator aksi, Riyono mengatakan, kekerasan terhadap warga Rohingya di Myanmar telah menciderai rasa kemanusiaan.

“Kita tidak bisa diam terhadap praktik diskriminasi genosida yang terjadi di Myanmar terhadap etnis Rohingya. Berkali-kali etnis Rohingya mengalami pengusiran, pemukiman serta rumah mereka dibakar,”kata Riyono dalam orasinya.

Yang lebih parah, kata Riyono, korban kejahatan kemanusiaan tersebut adalah anak-anak dan perempuan.” Tindakan tidak beradab yang dilakukan militer Myanmar adalah kejahatan kemanusiaan,”kata pria yang juga Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jateng ini.

Atas kondisi tersebut, Riyono mengungkapkan bahwa seluruh kader PKS, salah satunya di Jawa Tengah mengutuk sekeras-kerasnya pembersihan suku (ethnic cleansing) terhadap etnis Rohingya di Myanmar.

“Kami juga mendesak Presiden Republik Indonesia bertindak lebih nyata dalam upaya menghentikan pembersihan etnis melalui jalur bilateral dan multilateral melalui ASEAN, OKI, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB),”ujarnya.

Dalam aksi tersebut, mereka menggelar aksi solidaritas berupa pembubuhan tanda tangan mendukung penghentian tragedi kemanusiaan etnis Rohingya hingga penggalangan dana.

“Selain membentuk crisis center di tingkat pusat, sejak pekan lalu hingga hari ini kita juga terus menggelar penggalangan dana. Termasuk hari ini, seluruh kader di Jateng kita harapkan turut berdonasi untuk saudara-saudara kita di Rohingya,”pungkasnya.

Editor : Ali Muntoha

PKS Jateng Bidik Pemilih Pemula untuk Menang di Pilgub

Fris Dwi Yulianto, Ketua Gema Keadilan Jateng. (Istimewa)

MuriaNewsCom, Semarang – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan menggeber mesin politiknya untuk memenangkan calon yang bakal diusung dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2018. Terlebih pilkada serentak pada tahun itu juga akan menjadi pemanasan dalam menghadapi pemilihan umum 2019 mendatang.

Salah satu strategi yang digunakan yakni membidik para pemilih pemula dan pemuda, yang jumlahnya cukup banyak.  

Partai ini menyiapkan ruang sebagai rumah bagi para pemuda beraktualisasi dan berkarya. Hal ini ditegaskan Fris Dwi Yulianto, Ketua Gema Keadilan Jateng.

Sebagai organisasi sayap PKS, ia mengaku siap memberikan fasilitas- asilitas sebagai bentuk dorongan kepada pemuda di Jateng untuk berkarya dan mengabdi bagi Indonesia. Beberapa pelatihan penunjang dunia kreativitas, kemandirian dan jiwa sosial pemuda akan diselenggarakan Gema Keadilan Jateng.

“Selain pelatihan, kalau ada teman-teman komunitas yang hendak mengadakan agenda dan butuh ruangan. Silahkan bisa mengadakan di Rumah Khidmat, Insya Allah akan difasilitasi,” katanya dalam siaran pers yang diterima MuriaNewsCom.

Ia menyatakan, Gema Keadilan siap kawal dan amankan calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung PKS. Ia meyakini proses penentuan cagub yang dilakukan Dewan Pengurus Wilayah PKS Jateng telah sesuai dengan arahan PKS Pusat.

Serta telah memalui mekanisme demokrasi didalam dengan menyelenggarakan Pemira dan musyawarah.

Selain itu, Ketua Bidang Kepemudaan DPW PKS Jateng Ali Umar Dhani menerangkan bahwa saat ini proses penentuan cagub dan cawagub dari PKS masih dalam komunikasi serta musyawarah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada teman-teman Gema Keadilan yang telah berkomitmen untuk membantu PKS, siapapun yang maju. Proses (penentuan cagub) masih berlanjut, mohon doanya,” terangnya.

Beberapa waktu yang lalu DPW PKS Jateng telah menyelenggarakan pemilihan internal Raya (Pemira) oleh kader-kader PKS di seluruh Jateng. Saat ini, telah masuk pada tahapan musyawarah dan komunikasi dengan beberapa tokoh serta DPP untuk nantinya dimajukan sebagai cagub dan cawagub dari PKS.

Editor : Ali Muntoha