3 Bakal Calon Bupati Kudus Siap Maju Lewat Jalur Independen

Ketua KPU Kudus Moh Khanafi menjelaskan tentang Pilbup Kudus di salah satu rumah makan di kota setempat, Sabtu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – KPU Kudus mencatat sudah ada tiga bakal calon Bupati Kudus yang kemungkinan akan meramaikan Pilbup 2018. Tiga bakal calon tersebut, sudah aktif berkomunikasi dengan KPU Kudus guna menanyakan persyaratan pendaftaran independen dan hal lainnya.

Ketua KPU Kudus Moh Khanafi mengatakan, ketiga bakal calon independen adalah Akhwan – Hadi, Sugeng Suharto – Sri Berdikari dan Nor Hartoyo yang belum menentukan wakilnya.

“Semuanya sudah datang ke KPU untuk koordinasi. Bahkan, Jumat (17/11/2017) lalu dua pasangan sudah minta user aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon) serta melakukan Bimtek,” katanya kepada MuriaNewsCom usai acara FGD di salah satu rumah makan di Kudus, Sabtu (18/11/2017).

Menurut dia, dua bakal calon itu adalah  Akhwan – Hadi dan Sugeng Suharto – Sri Berdikari. Sedang untuk bakal calon Nor Hartoyo belum meminta Silon kepada KPU Kudus.

Disebutkan, untuk penyerahan data anggota guna maju melalui jalur independen, calon minimal memiliki 45.323 suara. Data tersebut harus tersebar di sembilan kecamatan dan dikumpulkan mulai 25 – 29 November nanti.

“Jumlah tersebut juga dibuktikan dengan KTP El (KTP elektronik) atau surat keterangan yang dikeluarkan Disdukcapil Kudus,” ungkap dia.

Setelah itu, lanjut dia, KPU akan melihat data yang terkumpul apakah sudah sesuai ataukah tidak.  Baik itu jumlah, maupun tingkat sebarannya di sembilan kecamatan.

 

Editor : Akrom Hazami

 

Akhwan Tak Akan Daftarkan Diri jadi Bakal Calon Bupati Kudus Lewat PKB

Salah satu bakal calon Bupati Kudus, Akhwan, saat memberikan keterangan pers, beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Salah satu bakal calon Bupati Kudus Akhwan mengaku enggan mendaftarkan diri melalui DPC PKB Kudus. Alasannya, dia optimistis mendapatkan rekomendasi dari sejumlah partai politik yang didaftarnya.

Akhwan diketahui telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati melalui Partai Nasdem, Partai Golkar, PPP, dan Partai Hanura. Termasuk, dia juga telah berkomunikasi dengan partai yang tidak membuka penjaringan bakal calon sekalipun, seperti Demokrat dan PAN.

Diketahui, DPC PKB Kudus akan membuka penjaringan bakal calon bupati, mulai 27 Agustus hingga 11 September 2017.  Partai berlambang Bintang Sembilan itu bisa mengusung calon bupati, dengan syarat harus berkoalisi dengan partai politik lain. Guna memenuhi kursi sebanyak 9.

“Saya tidak akan daftar ke PKB.  Karena sudah cukup (kursi) dari partai yang saya jalin komunikasi. Sudah cukup sebagai syarat daftar bupati,” kata Akhwan saat dihubungi MuriaNewsCom, di Kudus, Sabtu (26/8/2017).

PKB saat ini mengantongi 6 kursi di DPRD Kudus. Jumlah kursi itu lebih banyak dibandingkan dengan yang dikantongi Partai Nasdem, Golkar, PPP, dan Hanura. Diketahui, Partai Nasdem mengantongi 4 kursi, Golkar 4 kursi, PPP 3 kursi, dan Hanura 3 kursi. “Kan sudah cukup kursinya. Kursi dari partai yang saya ajak komunikasi itu,” ujarnya.

Kendati demikian, politisi Partai Nasdem itu tetap menjalin hubungan baik dengan partai yang juga membuka penjaringan calon bupati. Seperti PDI Perjuangan, dan Partai Gerindra.

Editor : Akrom Hazami