Hotel di Pinggir Pantai di Jepara Juga Ramai pada Libur Panjang ini

Salah satu hotel di Jepara yang terletak di kawasan pantai Bandengan yang ramai pengunjung pada liburan kali ini. (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz zaman)

Salah satu hotel di Jepara yang terletak di kawasan pantai Bandengan yang ramai pengunjung pada liburan kali ini. (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz zaman)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Tidak hanya di Kepulauan Karimunjawa yang ramai dikunjungi wisatawan. Sejumlah penginapan seperti hotel dan yang lainnya juga ramai diisi oleh wisatawan, terutama penginapan yang berada di pinggir pantai.

Hal itu seperti yang dikatakan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Jepara, Sigit Nugroho. Menurut dia, pada musim libur panjang akhir pekan ini terjadi lonjakan okupansi.

”Ada peningkatan tingkat hunian, tapi khususnya hotel dan penginapan yang berada di sekitar pantai. Sementara untuk hotel yang berada di kawasan kota biasa saja,” kata Sigit.

Menurut Sigit, ramainya pengunjung memang hanya terjadi di hotel dan penginapan yang berada di kawasan tepi pantai. Hal itu terjadi karena para pengungjung ingin melihat dan menikmati suasana pantai selama libur panjang ini.

Seperti diketahui di wilayah Kabupaten Jepara terdapat banyak penginapan misalnya hotel yang berada di pinggir pantai. Untuk di kawasan pantai Kartini dan pantai Bandengan misalnya, ada sejumlah penginapan baik hotel maupun yang lainnya, yang banyak diisi oleh wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

Kondisi ini juga terjadi di wilayah Kepulauan Karimunjawa. Pengelola biro perjalanan wisata Karimunjawa, Djati Utomo mengatakan, pada libur panjang akhir pekan kali ini diserbu wisatawan. Lonjakan kunjungan wisatawan mencapai 200 persen.

Selama sehari kemarin saja, lanjutnya, tercatat lebih kurang 900 wisatawan berkunjung ke Karimunjawa. Biasanya, pada musim libur akhir pekan, jumlah wisatawan yang berkunjung ke wilayah terluar Kabupaten Jepara itu tidak lebih dari 300 wisatawan setiap harinya.

Editor : Titis Ayu Winarni

Libur Panjang Kepulauan Karimunjawa Diserbu Wisatawan

Gerbang pintu masuk Karimunjawa mulai dipadati pengunjung sejak Jumat (25/3/2016) kemarin hingga hari ini. (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz zaman)

Gerbang pintu masuk Karimunjawa mulai dipadati pengunjung sejak Jumat (25/3/2016) kemarin hingga hari ini. (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz zaman)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Libur panjang lantaran tanggal merah pada 25 Maret 2016, dan libur akhir pekan ini membawa kebahagiaan tersendiri bagi sebagian kalangan. Mereka banyak yang menghabiskan waktu libur panjang ini untuk rekreasi. Salah satu lokasi di Jepara yang dipilih untuk dijadikan tempat rekreasi adalah di kepulauan Karimunjawa.

Kabid Perhubungan Laut Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Jepara, Sutana, menyatakan, sejak Jumat kemarin memang terjadi lonjakan pengunjung ke Karimunjawa. Hal itu diketahui dari banyaknya wisatawan yang menyeberang dari dermaga Kartini.

”Liburan ini memang banyak penumpang. Peningkatan dibanding hari biasa sangat tajam, dua kali lipat lebih,” ujar Sutana kepada MuriaNewsCom.

Menurut dia, akibat lonjakan pengunjung ke Karimunjawa, kapal motor cepat (KMC) Express Bahari yang biasa melayani penyeberangan ke Karimunjawa terpaksa menambah trip pelayaran. ”Normalnya hari Jumat hanya satu kali pelayaran, tapi karena ada lonjakan penumpang tripnya ditambah. Sehari menjadi dua kali pelayaran,” terangnya.

Hal senada juga dikatakan Pengelola biro perjalanan wisata Karimunjawa, Djati Utomo. Menurut dia, pada libur panjang akhir pekan kali ini diserbu wisatawan. Lonjakan kunjungan wisatawan mencapai 200 persen.

Selama sehari kemarin saja, lanjutnya, tercatat lebih kurang 900 wisatawan berkunjung ke Karimunjawa. Biasanya, pada musim libur akhir pekan, jumlah wisatawan yang berkunjung ke wilayah terluar Kabupaten Jepara itu tidak lebih dari 300 wisatawan setiap harinya.

”Wisatawan yang masuk Karimunjawa pada liburan akhir pekan ini sekitar 900 orang. Selain karena liburnya cukup panjang, juga kondisi cuaca sudah mulai membaik tidak seperti dua bulan terakhir,” kata Djati.

Editor : Titis Ayu W

Guru Pendamping Siswa Piknik, Tidak Difasilitasi Disdikpora

piknik

KUDUS – Selain para siswa pemenang perlombaan, guru pembimbing juga diajak untuk ikutan berwisata. Mereka adalah guru pendamping yang ditunjuk langsung oleh pihak sekolah.

Kasi Kurikulum Dikdas pada Disdikpora Kudus Djamin mengatakan, untuk para guru pendamping, tidak difasilitasi oleh Disdikpora. Sebab dari pihak Disdik hanya memfasilitasi untuk para siswanya saja.

”Untuk guru pembimbingnya, masih ada yang memfasilitasi, yakni dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS). Jadi MKKS yang bakal memfasilitasi,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Untuk itu, lanjutnya, selain pihak UPTD tiap kecamatan, dari pihak MKKS juga diberikan surat tembusan dari pihak Disdikpora terkait hal tersebut.

Nantinya, saat hendak berangkat para siswa dapat membawa surat keterangan, sedangkan untuk guru pendamping, juga harus dilengkapi dengan surat penugasan dari pihak sekolah. (FAISOL HADI/TITIS W)

Juara Lomba, Siswa SD dan SMP di Kudus Diajak Piknik Disdikpora

piknik

KUDUS – Puluhan siswa SD dan SMP di Kudus, diajak piknik oleh Disdikpora Kudus. Sejumlah siswa tersebut, merupakan perwakilan dari tiap sekolah yang memenangkan kejuaraan.

Kasi Kurikulum Dikdas pada Disdikpora Kudus Djamin mengatakan, 50 siswa tersebut diambil dari berbagai kejuaraan dan perlombaan yang sempat diikuti oleh para siswa. Namun strata yang diperbolehkan ikut merupakan siswa yang memenangkan perlombaan.

”Ada 31 siswa dari SMP yang ikut, sedangkan sisanya dari SD. Mereka semuanya menjadi juara perlombaan, dari situ kami berikan hadiah untuk liburan,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Berbagai perlombaan yang dilakukan di antaranya LCC SD, LCC SMP, serta berbagai perlombaan lainnya. Misalnya Muhammad Iqbal Albaihaqi, yang memenangkan perlombaan cabang IPA.

Rencananya, puluhan siswa mengunjungi beberapa lokasi wisata, yaitu Museum Ronggowarsito, Masjid Agung Semarang serta berkunjung ke Magelang.

Meski hanya berjumlah 50 siswa, namun semuanya terdapat dari beberapa sekolah di Kudus. Untuk SD hanya diikuti dari SD Cahaya Nur, SD Masehi, SD 1 Sidorekso Kaliwungu, SD 2 Kajar Dawe, SD 4 mejobo, SD 1 Barongan, SD 1 Wergu Wetan, SD 2 Demaan, SD 6 Bulung cangkring, SD 4 Muhammadiyah dan SD 2 Lau.

Sedangkan untuk SMP, siswa mengikuti berasal dari SMP 1 Kudus, SMP 2 Kudus, SMP 1 Jati, SMP 5 Kudus, SMP 1 dan 2 Bae, SMP 2 Undaan dan SMP IT Al Islam.

Rombongan berangkat pada Sabtu (28/11/2015), pukul 07.00 WIB. Mengenai surat edaran keberangkatan juga sudah disiapkan, sehingga tinggal menunggu pelaksanaan saja.

”Bukan hanya sekadar wisata saja, melainkan ada aspek pendidikannya. Seperti halnya museum yang banyak pelajaran diambil dari sana,” jelasnya. (FAISOL HADI/TITIS W)

Terapi Ikan juga Jadi Pilihan Libur Akhir Pekan

Sejumlah pengunjung di pantai Kartini menikmati sensasi terapi ikan. Terapi ini masih menjadi pilihan beberapa pengunjung untuk kesehatan mereka.(MURIANEWS/WAHYU KZ)

JEPARA – Libur akhir pekan ini tidak hanya beberapa tempat wisata yang menawarkan keindahan alam dan objek wisata buatan. Namun, terapi kesehatan juga bisa menjadi salah satu pilihan. Seperti terapi ikan yang saat ini masih jadi pilihan pengunjung Pantai Kartini.

Lanjutkan membaca