Sisir Kecamatan Undaan, Petugas Gabungan Sita Ratusan Rokok Ilegal di Kudus

MuriaNewsCom, KudusĀ – Sebanyak 622 rokok tanpa pita cukai disita oleh tim gabungan, yang terdiri dari Satpol PP, Kodim, Polres, Bagian Hukum Setda Kudus, dan Bea Cukai, Rabu (21/3/2018).

Rokok-rokok tersebut diamankan dari dua wilayah yang ada di Kecamatan Undaan yakni, Kalirejo dan Berugenjang. “Kami menemukan banyak menemukan rokok ilegal di sebuah pasar yang ada di Desa Kalirejo,” ujar Kepala Satpol PP Kudus Jati Solechah.

Dirinya menyebut, menemukan rokok ilegal sebanyak 62 press (1 press, 10 bungkus) dan dua bungkus rokok. Menurutnya, pada kemasan rokok tersebut, sekilas nampak seperti rokok yang sudah legal.

Seperti, Sekar Madu, Dukun, Niji, Gudang Gaman, GRS dan Fell Super. Selanjutnya bukti yang telah disita akan diserahkan kepada kantor Bea dan Cukai Kudus, untuk langkah selanjutnya.

“Peminat rokok ilegal di wilayah pinggiran (perbatasan Kudus-Grobogan) terbilang melimpah. Namun ancaman hukumannya (menjual rokok ilegal) tidak main-main. Mereka terancam hukuman dua tahun dan denda maksimal Rp 1 miliar.

Selain penindakan, Jati mengungkapkan terus melakukan sosialisasi larangan penjualan rokok ilegal.

Editor: Supriyadi

Jaga 42 Taman, Pemkab Kudus Siapkan 250 Petugas

Plt Kepala Dinas PKPLH Abdul Halil mengecek kondisi Taman Bumi Wangi Jekulo. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Plt Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Abdul Halil menyebutkan terdapat 42 taman di Kudus, yang menjadi ruang terbuka bagi masyarakat Kudus.

Taman-taman tersebut dipastikan akan tetap rapi dan aman. Ini mengingat Pemkab sudah menyiapkan ratusan petugas untuk berjaga. “Ada 250 petugas yang setaip hari mengamankan taman di Kudus,” katanya

Menurut dia, ratusan petugas tersebut disebar ke semua taman di Kudus. Termasuk dengan taman di pinggiran, seperti Gondangmanis dan juga Undaan. Petugas tersebut juga diberi tanggungjawab untuk merawatnya.

Dikatakan, jumlah yang banyak itu merupakan jumlah keseluruhan petugas taman di Kudus. Termasuk juga dengan petugas kebersihan serta perawatan pada taman-taman di Kudus 

“Termasuk juga dengan petugas tukang sapu taman, yang ada pada setiap taman. Selain itu, untuk perawatannya kami juga membentuk satgas taman,” ungkap dia

Untuk menjaga taman agar tetap apik, kata Halil, pihaknya juga sudah mengalokasikan dana sebesar Rp 200 jutaan untuk perawatannya. Pihaknya tak mau jika sampai taman yang dibiayai mahal sampai rusak.

“Kami berharap anggaran dapat ditingkatkan, karena kebutuhan merawat taman juga membutuhkan biaya yang cukup besar. Seperti mengganti tanaman yang mati dan menyirami secara rutin,” jelasnya.

Editor: Supriyadi