Ini Jawaban Andi Soal Polemik Pengunduran Dirinya dari KPU Jepara 

Andi Rokhmat, Direktur Umum Perusda Aneka Usaha Jepara. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Pengunduran diri Komisioner KPU Jepara Andi Rokhmat disoal oleh Panwaslu Jepara. Namun nyatanya, Surat Keputusan terkait pengunduran dirinya telah diteken oleh KPU RI, meskipun berdasarkan UU Pemilu lawas.

“Saya mengajukan pengunduran diri sebagai komisioner KPU Jepara kepada KPU Provinsi Jawa Tengah sebelum pelantikan Direktur Perusda. Surat Keputusan (SK) pemberhentian sudah diberitahukan kepada saya melalui KPU Provinsi Jateng. Adapun dasar SK tersebut memakai UU No 15/2011,” kata Andi Rokhmat mengklarifikasi. 

Baca Juga: Panwaslu Jepara Tuding Pengunduran Andi Rokhmat dari KPU Melanggar Undang-undang

Ia menyebut, berdasarkan peraturan tersebut pengajuan pengunduran komisioner KPU diperbolehkan oleh undang-undang. Saat ditanya mengapa SK pemberhentiannya memakai peraturan lawas, Andi tak mengetahuinya. Hal itu karena hingga saat ini SK tersebut masih berada di tangan KPU Provinsi Jateng. 

“Untuk alasannya mengapa pakai undang-undang lama pada dasar SK pemberhentian, saya tidak mengetahuinya karena berasal dari KPU RI,” urainya. 

Meskipun masih menuai polemik, namun proses pergantian antar waktu (PAW) telah mulai dilakukan KPU Provinsi Jateng. Hal itu dengan melakukan verifikasi terhadap calon komisioner KPU Jepara nomor urut enam, yakni Muntoko. 

Komisioner KPU Jepara Subhan Zuhri mengatakan, proses tersebut sepenuhnya kewenangan dari KPU Jateng. Namun demikian PAW diperkirakan akan dilakukan pada awal bulan Oktober. 

Editor: Supriyadi

Perusda Jepara Dapat Proyek Jadi Agen Distribusi BBM ke Karimunjawa

Puluhan kendaraan mengantre untuk mendapatkan BBM di salah satu SPBU di Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Puluhan kendaraan mengantre untuk mendapatkan BBM di salah satu SPBU di Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Berdasarkan pertemuan dan rapat dengan pihak-pihak terkait di Semarang, termasuk dengan pihak PT Pertamina. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara akan menunjuk Perusahaan Daerah (Perusda) Aneka Usaha Jepara menjadi agen distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) baik jenis premium, solar maupun minyak ke Karimunjawa.

Agen tersebut bakal dibentuk sebagai salah satu solusi  persoalan distribusi BBM ke wilayah terluar Kabupaten Jepara tersebut. Sebab, selama ini persoalan distribusi kebutuhan BBM terhadap 10 ribu warga Karimunjawa tak kunjung terselesaikan.

Hal itu seperti yang disampaikan Kabag Perekonomian Setda Jepara, Eriza Rudi Yulianto. Menurut dia, dengan mempertimbangan beban biaya pengangkutan, Pertamina menginginkan BBM yang diangkut harus dalam jumlah yang cukup besar dan untuk keperluan yang cukup panjang.

“Mengenai biaya nanti juga akan ditanggung oleh Pertamina. Jika hanya sedikit, maka Pertamina enggan sebab keuntungan tak sebanding dengan biaya angkut,” terang Eriza kepada MuriaNewsCom, Senin (2/5/2016).

Lebih lanjut Eriza menerangkan, mengenai teknis pengangkutan BBM ke Karimunjawa kedepan, dia belum bisa memastikan apakah dengan kapal pengangkut BBM milik Pertamina atau menyewa (carter) kapal. Sebab menurut Eriza, persoalan itu sudah ada dalam ranah internal dari PT Pertamina.

“Itu menjadi ranah Pertamina, bukan ranah kami soal itu,” katanya.

Yang jelas, lanjutnya, Pemkab diberikan tenggang waktu selama enam untuk menunjuk atau membentuk agen distribusi tersebut. Rencananya, memang Perusda Aneka Usaha yang merupakan perusahaan milik Pemkab yang akan ditunjuk sebagai agen tersebut.

Editor: Supriyadi