Nyasar di Purwodadi, Ratusan Bonek dapat Bus Gratis Menuju Solo dari Satlantas Grobogan

MuriaNewsCom, Grobogan – Ratusan pendukung Persebaya yang dikenal dengan sebutan bonek nyasar di wilayah Grobogan, Sabtu (3/2/2018). Sedianya, pendukung fanatik Persebaya ini punya tujuan ke Stadion Manahan Solo untuk memberikan support buat tim kesayangannya yang akan berlaga hari ini.

Ratusan bonek sempat terlihat bergerombol di pinggir jalan raya Purwodadi-Solo, tepatnya di sekitar pertigaan Gendingan, Desa Depok, Kecamatan Toroh. Beberapa bonek terlihat sedang mencoba menghadang truk yang melaju ke arah Solo dengan maksud mau menumpang.

Tidak lama kemudian ada mobil patroli Satantas Polres Grobogan yang melintas di lokasi tersebut. Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Panji Gedhe Prabawa dan beberapa anggota yang kebetulan sedang berpatroli rutin, langsung berhenti begitu melihat ada ratusan bonek di lokasi tersebut.

Selanjutnya, Panji terlihat sempat berdialog dengan koordinator rombongan bonek dan memberikan nasehat. Setelah itu, ia pun memfasilitasi bonek agar bisa aman sampai di Solo. Caranya, dengan menaikkan bonek ke bus jurusan Purwodadi-Solo yang akan mengantarkan mereka ke kota tujuan.

Tindakan yang dilakukan Panji langsung disambut suka cita para bonek. Mereka pun mengucapkan terima kasih atas perhatian dan fasilitas kendaraan yang diberikan.

”Tidak usah menumpang truk. Nanti kita fasilitasi pakai bus menuju ke Solo,” kata Panji yang disambut tepuk tangan meriah ratusan bonek itu.

Menurut Panji, tindakan memberikan fasilitas pada bonek itu memang dilakukan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Dengan langkah itu, diharapkan rombongan suproter bisa cepat sampai di kota tujuan dan bergabung dengan rekannya.

Editor: Supriyadi

Persijap Selection Tunduk 1-2 Hadapi Persis GR

Pemain Persijap Selection berduel dengan pemain Persis GR pada pertandingan ujicoba di Stadion Utama Gelora Bumi Kartini, Jumat (20/10/2017).  (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Tim Persijap Selection ditekuk tamunya Persis Gotong Royong 1-2, dalam laga ujicoba, yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bumi Kartini, Jumat (20/10/2017). 

Meskipun kalah, namun tim asuhan Carlos Raul Sciucatti menunjukan kekompakan, saat babak pertama berhasil menahan imbang tim besutan Eduard Tjong. Pada 45 menit awal, kedua tim bermain dalam tempo lambat. 

Tim tuan rumah, berani bermain menyerang dengan beberapa kesempatan yang didapatkan. Seperti pada menit ke 34 ketika Persijap menggempur pertahanan Persis GR, pemain Laskar Kaliyamat nomor punggung 18 M. Subkhan sempat menyarangkan si kulit bundar ke gawang yang dijaga Yuda Andika. Namun sayang sontekannya dianulir wasit karena telah terperangkap offside.

Sementara Persis GR bermain lebih hati-hati namun memiliki pola serangan yang efektif. Bebebarapa kali, skema serangan yang dibangun membahayakan gawang Persijap yang dikawal oleh Syahril Adhim. 

Babak kedua, permainan kedua tim lebih terbuka. Persis GR lebih berani menusuk ke jantung pertahanan Persijap selection. Gol perdana tim tamu dicetak oleh pemain nomor punggung 99 Wiga. Berawal serangan dari lini tengah, pemain nomor punggung 28 Persis melajukan bola melewati pertahanan Persijap. 

Berusaha menceploskan bola, namun sayang usahanya kurang beruntung. Bola kemudian diceploskan oleh Wiga.

Dua menit berselang, pada menit ke 66, gol balasan dicetak oleh pemain Persijap no 14 Syahroni Anwar. Bermula dari kemelut didepan gawang Persis, Anwar berhasil menceploskan bola dalam posisi longgar. 

Namun petaka bagi tim tuan rumah terjadi pada menit 87. Saat pemain nomor 3 Persis GR Fifqy AF yang menyarangkan bola di gawang Persijap. Bola lambung yang diarahkan ke tiang jauh sebelah kanan kiper Syahril Adhim tak mampu diantisipasi. 

Pelatih Persijap Selection Carlos Raul, mengatakan kekalahan timnya akibat kurang beruntung. Namun demikian, ia mengaku cukup puas dengan permainan yang diterapkan anak asuhnya. 

“Cukup bangga terhadap mereka karena baru berkumpul sekitar dua minggu. Sementara kita harus menghadapi tim yang telah setahun terbentuk,” pungkasnya. 

Editor: Supriyadi

Persipur Takluk di Solo

Pemain Persipur saat menahan bola saat laga melawan Persis Solo, Minggu. (Instagram Persipur) 

MuriaNewsCom, Grobogan – Upaya Persipur untuk keluar dari zona degradasi makin berat. Hal ini menyusul kekalahan Persipur saat berlaga melawan Persis Solo, Minggu (13/8/2017).

Dalam laga yang dihelat di Stadion Manahan itu, Persipur sudah ketinggalan 2-0 di babak pertama. Kemudian, pada babak kedua lagi-lagi ada 2 gol yang kembali bersarang di gawang tim berjuluk Laskar Petir tersebut. 

Pada pertandingan tersebut, penampilan Persipur sangat beda dari biasanya. Praktis sepanjang 90 menit, tuan rumah mendikte permainan. Hasilnya, Persis mampu unggul telak 4-0.

Pelatih Persipur Wahyu Teguh mengakui jika penampilan timnya berada di bawah performa. Tidak biasanya, timnya mudah dikalahkan lawan.

“Ini adalah kekalahan dengan skor paling banyak sepanjang kompetisi ini. Anak-anak tampil antiklimaks,” katanya.

Menurut Wahyu, setelah kebobolan dua gol di babak pertama, berbagai perubahan strategi sudah coba dilakukan. Namun, pelaksanaan di lapangan tidak berjalan sesuai harapan.

“Saya akui, hari ini kita tampil kurang maksimal,” jelasnya. 

Editor : Akrom Hazami