Mantan Aktivis Pers Mahasiswa se-Indonesia Akan Berkumpul di Kudus

Ilustrasi

Ilustrasi

 
MuriaNewsCom, Kudus – Puluhan tokoh dari berbagai profesi yang merupakan anggota dari Forum Alumni Aktivis Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (FAA PPMI) akan berkumpul di Kudus, Jawa Tengah, Sabtu, (30/1/ 2016).

Para mantan aktivis pers mahasiswa dari seluruh Indonesia itu berkumpul dalam rangka peringatan satu tahun berdirinya FAA PPMI. Sedari masih menjadi aktivis kampus hingga kini mereka terbukti konsisten dengan komitmen dan idealisme dalam memandang arah bangsa ke depan di masing-masing bidang profesi mereka. Anggota FAA PPMI adalah orang-orang yang tersebar ke dalam beragam profesi dan pekerjaan seperti politisi, peneliti, jurnalis, pengusaha, birokrat, dan sebagainya.

Karena itu acara peringatan FAA PPMI sekaligus menjadi medium mempertemukan seluruh pemikiran dari pelbagai kalangan untuk mencari, memetakan, sekaligus merumuskan penyelesaian persoalan bangsa. FAA PPMI yang dideklarasikan 24 Januari 2015 di Jakarta ini akan merayakan kebersamaan dengan menyelenggarakan Diskusi Terfokus bertema “Merajut Nusantara: Membaca Kondisi Kekinian dan Masa Depan Indonesia” yang digelar paralel di kampus Universitas Muria Kudus (UMK).

Diskusi para tokoh ini akan terbagi menjadi tiga bidang. Yaitu bidang Politik dan Hukum; bidang Ekonomi, Bisnis dan Lingkungan; serta bidang Sosial, Budaya dan Pendidikan.

Sejumlah tokoh penting Anggota FAA PPMI yang ikut meramaikan Harlah FAA PPMI dalam panel diskusi antara lain:

Di bidang Politik dan Hukum: Sekjen PB NU Helmy Faizal Zaini, Direktur Kebijakan Publik Paramadina Abdul Rahman Ma’mun, Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Deddy Hermawan, Kepala Pusdiklat Bappenas Dr. Wignyo Adiyoso, Deddy Hermawan (Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika), Dr. M. Alfan Alfian (Direktur The Akbar Tandjung Institute), Sunarto Ciptoharjono(Direktur Lingkaran Survei Kebijakan Publik/ LSKP), Dr. Arkam Asikin (Dosen Universitas Negeri Makassar/ Pengamat Politik), Tri Suparyanto (Penanggung Jawab Rajawali TV/ RTV Yogyakarta), Eko Bambang Subiantoro (Direktur Riset Polmark), Rusman ( Stafsus Kemendes)

Di bidang Ekonomi, Bisnis dan Lingkungan Didik Supriyanto (Pemimpin Redaksi Merdeka.com), Hasan Aoni Aziz (Sekjend Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia), Hery Triyanto (General Manajer Bisnis Indonesia), Ines Handayani (Pendiri dan Chief Operating Officer Saqina.com), Arif Data Kusuma (Project Manager WWF Kutai Barat), Andreas Ambar Purwanto (Direktur PT Tosanda Dwi Sapurwa)

Di bidang Sosial, Budaya dan Pendidikan: M. Rikza Chamami, MSi (Dosen Universitas Islam Walisongo Semarang) , Israr Ardiansyah (Adviser Indonesia Mengajar), Ari Ambarwati, M.Pd (Pengamat Pendidikan/ Kepala Bidang Komunikasi Masyarakat Universitas Islam Malang), Rommy Fibri (Komisioner Lembaga Sensor Film), Dwidjo Utomo M (Seniman/ Pendidik), Rohman Budijanto (Direktur Eksekutif the Jawa Pos Institute of Pro-Otonomi), Trijono (Praktisi Pendidikan), Wahyu Susilo (Migrant Care), Rama Prambudhi Dikimara (Direktur Dewantara Institute),Danang Sangga Buwana (Komisioner KPI)

“Sejarah akan mencatat di Kudus kami bertemu dan bersatu dalam visi yang sama, keberagaman ide dan gagasan kian menyempurnakan kebersamaan kami mewarnai bangsa yang sedang ditempa beragam persoalan mulai dari korupsi, ancaman radikalisme dan puritanisme, konflik elit politik, serta perusakan lingkungan dan ekologi” ungkap Kordinator Presidium FAA PPMI Agung Sedayu di Kudus, (29/1/ 2016).

Selain diskusi terfokus tematik, reuni turut dimeriahkan oleh penampilan Barong Putro Budoyo dan Pameran Karya Anak Kreatif, Futsal Persahabatan dan Cangkrukan Alumni yang dimeriahkan penampilan The Tambal Ban.

Editor : Akrom Hazami