Aparat Desa di Rembang Diberikan Pelatihan Komputer

Beberapa parat desa di Rembang saat mengikuti pelatihan komputer di Dinas Kearsipan dan Perpustakan Kabupaten Rembang. (Humas Setda Rembang)

Beberapa parat desa di Rembang saat mengikuti pelatihan komputer di Dinas Kearsipan dan Perpustakan Kabupaten Rembang. (Humas Setda Rembang)

MuriaNewsCom,Rembang – Dinas Kearsipan dan Perpustakan Kabupaten Rembang mengadakan pelatihan komputer gratis bagi perangkat desa ataupun sekretaris desa, Selasa (10/1/2017).

Peserta pelatihan dilatih beberapa teknik komputerisasi, mulai belajar tentang dasar-dasar komputer hingga nantinya belajar tentang Sistem Informasi Desa (SID).

Kasi Layanan Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan Bidang Perpustakaan Yazid Aris Khoiron mengatakan, untuk pelatihan yang berlangsung hari ini, merupakan gelombang ketiga. Gelombang pertama dan kedua dilaksanakan bulan November dan Desember 2016.

“Mereka yang belajar hari ini merupakan sekdes dari wilayah Kecamatan Rembang. Setelah Kecamatan Rembang, desa di Kecamatan Sulang juga memberikan sinyal positif untuk ikut pelatihan. Di tahun ini kami memiliki anggaran untuk berbagai pelatihan total 40 jenis pelatihan. Kita manfaatkan untuk memberdayakan masyarakat,” ujarnya.

Tahun ini pihaknya juga akan merealisasikan kegiatan itu di empat desa. Di antaranya di Desa Meteseh, Kecamatan Kaliori, Desa Dasun, Kecamatan Lasem, Desa Sanetan, Kecamatan Sluke dan Desa Trembes, Kecamatan Gunem.

Aris menuturkan, perputakaan saat tidak hanya sebagai tempat orang membaca buku saja. Perpustakaan dewasa ini menjadi pusat kegiatan masyarakat.

“Untuk kegiatan ini kita ingin mendidik aparat desa agar mahir menggunakan komputer. Di akhir pertemuan akan dilatih tentang Sistem Informasi Desa yang bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika,”ungkapnya.

Terkait pelaksanaan pelatihan, katanya dilakukan seminggu lima kali. Yakni, Senin sampai Jumat selama satu bulan. Peserta mendapatkan materi microsoft word, exel dan power point, membuat email, blogging, medsos dan desain grafis dan SID.

Dalam pelatihan tersebut, pihaknya menggunakan tenaga staf dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan sendiri, yakni Muhammad Lutfi Yulian Azar untuk dasar-dasar komputer. Kemudian materi lainnya bekerja sama dengan swasta atau kalangan praktisi.

Editor : Kholistiono

Siswa Ini juga Pingin Mobil Perpustakaan Keliling Mampir ke Sekolahnya

Hanik Saadah saat membaca buku di mobil perpustakaan saat terparkir di depan Kantor Bupati Rembang beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Hanik Saadah saat membaca buku di mobil perpustakaan saat terparkir di depan Kantor Bupati Rembang beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Salah satu fasilitas pelayanan yang dimiliki Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Rembang adalah mobil perpustakaan keliling. Sejauh ini, mobil perpustakaan tersebut sudah menyambangi beberapa sekolah atau tempat strategis lainnya guna memudahkan masyarakat untuk mengakses bahan bacaan.

Layanan perpustakaan keliling tersebut, ternyata juga mendapatkan sambutan yang baik dari masyarakat, khususnya di kalangan pelajar. Salah satunya adalah Hanik Saadah, siswi SMPN 1 Kaliori, Rembang.

“Saya juga pingin sekolah kami yang berada agak jauh dari kota disambangi oleh mobil perpustakaan keliling. Meskipun sebentar hanya ketika waktu istirahat, tetapi dengan adanya perpustakaan keliling, kami bisa banyak referensi buku bacaan,” ujarnya.

Meskipun di sekolahnya sudah ada perpustakaan, namun, menurutnya, koleksi buku yang ada lebih banyak terkait dengan buku mata pelajaran. Sehingga, siswa juga ingin bisa membaca buku-buku lainnya, seperti halnya yang bertema fiksi.

Editor : Kholistiono

Melalui Pelatihan Komputer, Diharapkan Jumlah Pengunjung Perpustakaan Rembang Meningkat

 Peserta sedang mengikuti pelatihan komputer di Perspustakaan Umum Rembang (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)


Peserta sedang mengikuti pelatihan komputer di Perspustakaan Umum Rembang (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Pelatihan komputer yang digelar di Perpustakaan Umum Rembang diharapkan tidak hanya bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia saja, namun juga dapat meningkatkan jumlah kunjungan masyarakat ke perpustakaan.

Kasi Perpustakaan Umum Rembang Yazid Aris mengatakan, pelatihan komputer tersebut diharapkan bisa dimanfaatkan untuk menarik pengunjung. “Para peserta latihan nantinya bisa berkunjung ke perpustakaan ini sembari membaca, membuka referensi komputer dan lainnya,” kata Aris.

Diharapkan peserta juga tidak hanya berkunjung ke perpustakaan pada saat ada pelatihan saja, namun, di luar itu juga bisa menyempatkan diri untuk membaca dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia di perpustakaan. “Kami harap peserta latihan ini bisa aktif mengunjungi perpustakaan. Sebab di tempat ini juga ada sekitar 28 ribu jenis buku. Baik mulai dari fiksi, umum, sejarah dan lainnya. Saat ini, setiap harinya pengunjung ada sekitar 25-35 orang,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

Pelatihan Komputer Dinilai Bisa Tingkatkan Kualitas SDM

 Sholihul Umam (26) peserta yang mengikuti pelatihan komputer yang digelar di Kantor Perpustakaan Umum Rembang. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)


Sholihul Umam (26) peserta yang mengikuti pelatihan komputer yang digelar di Kantor Perpustakaan Umum Rembang. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Kantor Perpustakaan Umum Rembang mengadakan pelatihan komputer yang diperuntukkan bagi masyarakat Rembang secara gratis. Baik itu untuk pelajar, mahasiswa maupun umum.

Pelatihan komputer ini, dinilai bisa memberikan manfaat dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Hal itu disampaikan salah satu peserta yang mengikuti pelatihan komputer di Perpustakaan Umum Rembang pada Senin (8/8/2016).

“Pelatihan seperti ini tentunya sangat bagus dan kami memberikan apresiasi yang tinggi. Sebab, dengan adanya pelatihan seperti ini, bisa menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kualitas SDM, khususnya masyarakat Rembang,” ujar Sholihul Umam (26) warga Tanjungsari, Rembang.

Dirinya mengaku sengaja ikut pelatihan komputer, guna meningkatkan kemampuan dan pengetahuan untuk mengoperasionalkan komputer. Sebab, selama ini pengetahuan tentang komputer masih cukup minim, sehingga perlu ditingkatkan.

“Saya cukup tertarik dengan pelatihan ini, apalagi memang saya lagi punya waktu. Karena hampir dua bulan ini memang saya lagi nganggur, karena beberapa waktu lalu sudah mengundurkan diri dari perusahaan. Dengan adanya pelatihan ini, saya berharap dapat pengetahuan yang lebih banyak tentang komputer,” katanya.

Dengan ikut pelatihan ini pula, dirinya berharap nantinya bisa menjadi bekal baginya untuk melamar pekerjaan di tempat lain. “Di tempat lama, saya dulu bekerja di bagian gudang. Mudah-mudahan, nantinya dapat bekerja di tempat yang lebih bagus,” kata lulusan PGSD ini.

Editor : Kholistiono

Semua Desa di Rembang Diharapkan Punya Perpustakaan

 Pengunjung sedang memanfaatkan fasilitas di Perpustakaan Umum Rembang (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)


Pengunjung sedang memanfaatkan fasilitas di Perpustakaan Umum Rembang (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Kepala Perpustakaan dan Arsip Daerah Rembang Edi Winarno berharap, nantinya semua desa yang ada di Rembang bisa memiliki perpustakaan. Hal ini, agar masyarakat bisa lebih mudah mengakses pendidikan atau informasi.

“Desa itu kan punya APBDes. Jadi, sebagian dari anggaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk membuat perpustakaan dan untuk pengelolaannya. Hal ini juga penting peningkatan sumber daya manusia,” ujarnya kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, sampai sejauh ini, dari 287 desa di Rembang, hampir 60 persen sudah memiliki perpustakaan. “Setidaknya 60 persen sudah punya perpustakaan, dan diharapkan nanti seluruh desa punya perpustakaan semua,” imbuhnya.

Jika memang nantinya desa sudah memiliki perpustakaan, diharapkan pemuda atau karang taruna yang ada di desa tersebut mau mengelola. Sehingga, nantinya keberadaan perpustakaan tersebut bisa memberikan manfaat terhadap masyarakat.

Editor : Kholistiono

 

Perpusda Rembang Bakal Gelar Pelatihan Komputer

 Terlihat beberapa pengunjung Perpustakaan Umum Rembang sedang mengakses komputer yang tersedia (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)


Terlihat beberapa pengunjung Perpustakaan Umum Rembang sedang mengakses komputer yang tersedia (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaMewsCom, Rembang – Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Rembang bakal mengadakan pelatihan komputer, yang diperuntukkan bagi warga Rembang. Baik untuk pelajar, mahasiswa maupun untuk umum.

Pelatihan ini, nantinya bakal dilaksanakan di Perpustakaan Umum Daerah Rembang, di Jalan Diponegoro. Peserta yang mengikuti pelatihan ini nantinya juga tidak dipungut biaya, baik untuk pendaftaran maupun pelaksanaannya.

Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Rembang Edi Winarno mengatakan, pelatihan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan sumber daya manusia, khususnya dalam bidang teknologi. Sebab, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, saat ini terus berkembang pesat.

“Diharapkan, melalui pelatihan seperti ini, masyarakat Rembang bisa lebih produktif. Sebab, saat ini penyebaran informasi ataupun hal lainnya sangat ditunjang dengan adanya perkembangan teknologi,” ungkapnya.

Menurutnya, sampai saat ini sudah ada sekitar 60 peserta yang sudah mendaftar mengikuti pelatihan komputer. Nantinya, pelatihan ini akan berlangsung pada 8 hingga 10 Agustus mendatang. Dalam sehari, pelatihan akan dibagi tiga sesi.

“Bagi warga Rembang yang ingin mengikuti pelatihan, maka bisa datang dan mendaftarkan diri ke Perpustaakan Umum Rembang.Sangat mudah syaratnya, hanya membawa photo ukuran 3×4, dan mengisi formulir yang sudah disediakan,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

 

Perpustakaan Rembang Terlibas Digital

Beberapa pengunjung di Perpustakaan Umum Rembang (MuriaNewsCom/Kholistiono)

Beberapa pengunjung di Perpustakaan Umum Rembang (MuriaNewsCom/Kholistiono)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Perkembangan teknologi semakin memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses informasi. Sumber ilmu pengetahuan yang pada masa lalu berada di ruang-ruang perpustakaan, kini berada dalam genggaman gawai.

Internet menjadi jalan pintas bagi publik untuk mengonsumsi informasi. Popularitas perpustakaan di tengah masyarakat semakin pudar, termasuk di Kabupaten Rembang.

Selama beberapa tahun terakhir, minat masyarakat untuk mengunjungi perpustakaan terus turun. Hal itu setidaknya tampak dari merosotnya jumlah kunjungan masyarakat ke Perpustakaan Umum Daerah Rembang.

Kepala Perpustakaan dan Arsip Daerah Rembang Edi Winarno mengatakan, saat ini budaya membaca sudah mengalami pergeseran, dari konvensional menuju ke era digital. Salah satu dampak terkait hal itu, katanya, adalah semakin kurang populernya perpustakaan sebagai tempat untuk mengakses buku baca bacaan dan tempat membaca.

“Kalau kita buat rata-rata, per hari kunjungan masyarakat ke perpustakaan umum itu sekitar 50 orang. Tentunya, hal tersebut masih terhitung minim dan terlihat minat masyarakat untuk membaca buku itu masih terhitung rendah,” ujarnya kepada MuriaNewsCom, Selasa (24/5/2016).

Menurutnya, dengan pergeseran budaya membaca dari konvensional ke gawai tersebut dinilai justru memprihatinkan. Sebab, ada sesuatu yang tidak didapatkan ketika membaca dengan menggunakan gawai.

Di samping itu, juga berdampak terhadap lemahnya struktur berpikir. Sebab, melalui gawai, informasi yang didapatkan sifatnya pragmatis. Hal ini sangat berbeda jika informasi yang didapatkan dari buku, karena pola berpikir akan berjalan secara sistematis.

Editor : Akrom Hazami