Perpusda Kudus Tak Punya Pustakawan

perpus 2

Pengunjung perpustakaan Kudus hendak memilih buku. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 
MuriaNewsCom, Kudus – Hingga kini, Perpusda Kudus masih belum memiliki pustakawan. Kondisi sangat berpengaruh dengan kinerja perpustakaan serta kualitasnya.

Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Kudus Nanang Usdiarto mengatakan, pihaknya tidak memiliki pustakawan. Padahal, petugas tersebut sangat dibutuhkan untuk mengontrol dan menjalankan.

“Meski hanya satu tidak ada, sedangkan idealnya kami memiliki tiga pustakawan, namun hingga sekarang belum juga terealisasi kapan,”katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, petugas selama ini bukanlah PNS. Sedangkan, untuk kepustakaan, dibutuhkan yang berstatus PNS. Dengan demikian, pihaknya berharap agar pemerintah pusat dapat membuka formasi untuk pustakawan.

Untuk mengembangkan perpustakaan, lanjutnya, dibutuhkan sejumlah pustakawan agar pengelolaannya lebih berkualitas. Diakui, selama ini pengelolaan perpustakaan Kudus diserahkan kepada pegawai yang bukan ahlinya.

Kebutuhan tenaga ahli jelas sangat diperlukan. Upaya pengembangan perpustakaan dengan sarana bangunan yang lebih memadai bisa maksimal. Kemudian golnya adalah bisa meningkatkan minat baca masyarakat Kudus dengan rajin datang ke perpustakaan.

“Apalagi, semua desa di Kabupaten Kudus sudah memiliki perpustakaan, sehingga perlu dukungan pengembangan agar lebih maju. Dan kami juga bertugas untuk membantu mengembangkannya,” imbuhnya.

Editor : Akrom Hazami

 

 

Demi Buku Novel, Pemuda Kudus Penuhi Perpustakaan 

perpus 1

Pengunjung membaca di Perpusda Kudus, Kamis. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Demi bisa membaca buku novel, banyak pemuda Kudus yang memenuhi perpustakaan daerah (perpusda) setempat.

Dari sekian banyak jenis bacaan yang terdapat di Perpusda Kudus, buku sastra novellah yang ternyata paling banyak diminati.

Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Kudus Nanang Usdiarto.

“Kalau paling laris ya novel. Soalnya banyak pembaca dari kalangan pemuda,” katanya kepada MuriaNewsCo, Kamis (4/8/2016).

Meski demikian, bukan berati sedikit yang membaca buku bacaan jenis pelajaran dan lainnya. Sebab semuanya tergantung pada kebutuhan pembaca.

Seperti para mahasiwa misalnya. Mereka banyak mencari literatur untuk tugas. Selain itu, untuk anak sekolah lebih tertarik pada dongeng dan juga buku cerita, termasuk juga novel.

“Kami akan mencukupi kebutuhan pengunjung. Meskipun itu buku bacaan maupun juga novel. Sebab kebutuhan mereka adalah masukan bagi kami,” katanya

Saat ini, jumlah koleksi buku yang ada di Perpustakaan Kudus mencapai 23.000 koleksi dari berbagai disiplin ilmu. Rencananya, kata dia, akan ada penambahan 2.500 buku baru hasil pengadaan tahun APBD Kudus 2016.

Menurutnya, penambahan koleksi buku baru tersebut, selalu melibatkan pembaca yang sering mengunjungi perpustakaan.

Editor : Akrom Hazami

 

Perpusda Kudus Targetkan 1.000 Pembaca Tiap Hari, Ini Strategi yang Dilakukan

Tampak beberapa orang saat mengunjungi perpustakaan (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Tampak beberapa orang saat mengunjungi perpustakaan (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom,Kudus – Perpustakaan Umum Daerah (Perpusda) Kudus menargetkan, dalam setiap harinya ada 1.000 pembaca. Untuk mewujudkan hal tersebut, kini pihak Perpusda Kudus gencar melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah.

“Kita lakukan jemput bola untuk mencapai target itu. Kita datang ke sekolah- sekolah untuk menarik minat baca siswa.Ada tiga mobil baca yang kami sudah siapkan dan semuanya setiap hari keliling dari satu sekolah ke sekolah lainnya,”

jarKepala Perpustakaan dan Arsip Daerah Kudus Nanang Usdiarto kepada MuriaNewsCom, Jumat (22/1/2016).

Bukan hanya itu saja, untuk mencapai target tersebut pihaknya juga melayani kebutuhan buku yang diperlukan masyarakat. Jika, memang saat ini belum tersedia, pihaknya akan membelikan nanti.

“Masyarakat dapat mengusulkan buku yang ingin dibaca. Jenis bukunya bebas, tergantung kebutuhan masyarakat. Sebab tiap tahun pasti ada pengadaan buku baru dan sebagian memang usulan dari masyarakat,” ungkapnya.

Dia menambahkan, hingga kini pembaca perpustakaan masih di angka 300an tiap hari. Meski masih jauh dari target, namun dirinya yakin bisa mencapai target.

Editor : Kholistiono

Yuk Kunjungi Perpusda Kudus, Ada Hadiah untuk Pengunjung yang Paling Rajin Lho

Pengunjung PerpusdaKudus sedang melihat koleksi buku (MuriaNewsCom/Faisol Hadi) Kategori pendidikan

Pengunjung PerpusdaKudus sedang melihat koleksi buku (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)
Kategori pendidikan

 

KUDUS – Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Kudusbakal memberikan penghargaan kepada masyarakat yang rajin mengunjungi perpustakaan. Saat ini, pihak Perpusda Kudus telah merekap nama-nama pengunjung, dan yang paling sering datang akan diberikan apresiasi.

Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kudus Nanang Usdiarto mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan hadiah bagi para pengunjung perpustakaan yang aktif dan rajin.

“Jadi nanti data pengunjung selama setahun akan direkap. Bagi pengunjung yang paling rajin datang, akan mendapatkan hadiah dari kami. Ya meski tidak banyak, namun itu sebagai penghargaan bagi merka yang datang kemari,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Mengenai jumlah nominal, pihaknya enggan memberitahu. Sebab, bagi dia bukan jumlah uang yang dibagikan, melainkan bentuk perhatian yang diberikan pihak perpustakaan kepada pengunjung.

“Kami juga memberikan hadiah kepada peminjam buku yang paling rajin. Namun bukan hanya pinjam saja, melainkan juga yang tepat waktu mengembalikan,” imbuhnya. (FAISOL HADI/KHOLISTIONO)

Perpusda Kudus Bisa Penuhi Permintaan Buku yang Kamu Butuhkan Lho

Kepala Perpusda Kudus Nanang Usdiarto (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Kepala Perpusda Kudus Nanang Usdiarto (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS –Jumlah buku di Perpusda Kudus yang mencapai sekitar 25 ribuan buku, diyakini masih kurang untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyakat. Terlebih lagi, banyaknya jenis buku dan ilmu pengetahuan yang beraneka ragam, membuat kebutuhan akan buku juga semakin banyak. Namun jangan khawatir, karena Perpusda Kudus akan memenuhi permintaan akan buku yang kamu butuhkan.

Kepala Kantor Perpusda Kudus Nanang Usdiarto mengatakan, di perpustakaan terdapat kuesioner. Dalam kuesioner tersebut dapat dimasukkan kritik dan saran untuk perpustakaan, baik itu pelayanan dan juga hal lainnya.

Selain itu, dalam kuesioner juga dapat diisi dengan kebutuhan mencari buku. Jika disana tidak ada, maka dalam pembelian buku berikutnya dapat segera dipenuhi.

“Jumlah pengunjung yang datang sekarang tiap hari sekitar 150 pengunjung. Dari sekian banyak yang datang, 60 persen adalah para pelajar. Maka dari itu, banyak yang mencari literatur untuk memenuhi tugas yang dicarinya. Dan bisa jadi dalam mencari buku tidak ditemukan,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, hal tersebut dapat dilakukan sepanjang tahun. Namun dalam pembelian buku dari pihak kantor dilakukan setiap tahun sekali. Sehingga jika tahun ini belum dipenuhi, kemungkinan akan dipenuhi tahun berikutnya.

“Kami juga melakukan kerja sama dengan perpustakaan UMK. Hal itu untuk menambah kebutuhan buku yang dicari pembaca,” imbuhnya. (FAISOL HADI/KHOLISTIONO)

Perpusda Kudus Bakal Tambah 2.500 Buku

Belasan siswa sedang membaca buku di perpustakaan keliling (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Belasan siswa sedang membaca buku di perpustakaan keliling (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Untuk mencapai target jumlah pembaca yang setiap harinya 1.000 orang, Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kudus merencanakan bakal menambah koleksi buku sebanyak 2.500. Rencananya, penambahan tersebut bakal dilakukan tahun depan.

Kepalada Kantor Perpusda Kudus Nanang Usdiarto mengatakan, penambahan koleksi bakal dilakukan pada 2016. Sedangkan untuk jenis buku, katanya, beragam. Mulai dari tingkat anak-anak hingga untuk umum.

“Kami tambahkan segala jenis buku, mulai buku membaca, mendongeng, buku pelajaran hingga kebutuhan mahasiswa juga kita tambah. Hal itu dilakukan agar semua kalangan betah berada di perpustakaan,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, penambahan buku memang menjadi agenda tahunan yang harus dilaksanakan. Sebab perkembangan apapun juga selalu ada setiap tahun. Untuk itu, pihaknya juga membantu melengkapi kebutuhan perkembangan dengan mengupgrade buku setiap tahun pula.

Seperti halnya tahun ini, pihaknya juga menambah koleksi buku dengan jumlah mencapai 1.000. Jumlah tersebut juga terdiri dari berbagai macam kebutuhan masyarakat.

“Kalau sekarang jumlah buku yang kami miliki mencapai 25 ribuan. Jumlah tersebut akan kami tambah setiap tahun, dan buku yang lama juga tetap kami rawat,” katanya. (FAISOL HADI/KHOLISTIONO)

Wih… Perpusda Kudus Targetkan 1000 Pembaca Per Hari

Nanang Usdiarto, Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Nanang Usdiarto, Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Kudus, menargetkan pembaca hingga 1000 orang. Bahkan, target 1000 pembaca tersebut ditargetkan dapat dilatih setiap harinya.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Nanang Usdiarto. Menurutnya untuk 2016 mendatang, target yang dipatok mencapai 1000 pembaca setiap harinya.

Hal itu dipastikan bakal terpenuhi, lantaran pihak perpustakaan sudah menyiapkan beberapa strategi dalam mencapai target tersebut. Seperti halnya memaksimalkan mobil baca keliling yang dimiliki Perpusda.

”Jumlah 1000 merupakan jumlah target secara harian. Jadi total keseluruhan yang membaca, baik di perpustakaan maupun di mobil baca yang kami punya. Saat ini kami memiliki tiga mobil baca yang selalu siap digunakan,” katanya kepada MuriaNewsCom

Selain itu, cara yang digunakan adalah dengan mendatangi lokasi keramaian. Mereka bakal menjemput bola dengan lebih aktif dalam mencari pembaca. Termasuk juga mendatangi sekolah setiap hari secara bergilir. Hanya, pada tahun 2015 ini target yang diberikan hanya 200 pembaca saja. Itupun tidak mencapai target dengan pembaca setiap hari yang sekitar 150 pembaca saja.

Dia menambahkan, tren setiap tahun selalu mengalami kenaikan. Dan tahun ini, meski tidak mencapai target namun kehadiran juga mencapai kenaikan 30 persen. ”Kami akan memenuhi target tersebut. Dengan tiga mobil yang selalu siap beroperasi, bahkan pada hari libur seperti Sabtu, Minggu, dan saat CFD juga dioperasikan,” imbuhnya. (FAISOL HADI/TITIS W)

Tips Biar Pelayanan Administrasi Dipermudah

Suasana kegiatan sosialisasi Arsip Kependudukan bersama Pemerintah Desa Kauman, Kecamatan Kota di aula Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus, Rabu (9/9/2015). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyiono)

Suasana kegiatan sosialisasi Arsip Kependudukan bersama Pemerintah Desa Kauman, Kecamatan Kota di aula Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus, Rabu (9/9/2015). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyiono)

 

KUDUS – Kasi Kearsipan Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kudus Mutrikah menjelaskan, semua orang ingin mendapatkan kemudahan pelayanan administasi.

Tapi yang harus diperhatikan adalah, mereka juga harus sadar akan pentingnya dokumen yang harus digunakan untuk keperluan administrasi.

Penjelasan itu disampaikannya saat sosialisasi Arsip Kependudukan bersama Pemerintah Desa Kauman, Kecamatan Kota di aula Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus, Rabu (9/9/2015).

“Yang perlu diketahui oleh warga ialah, mereka harus bisa menyimpan fotokopi KTP,  akta kelahiran, buku nikah (bagi yang sudah keluarga), ijazah, sertifikat tanah bahkan BPKB mobil dan lainnya,” kata Mutrikah.

Menurutnya, bila mereka tertib arsip seperti itu, maka di saat mereka memerlukan kepengurusan adminitasi di kantor desa, kecamatan bahkan kabupaten, akan mudah dilakukan.

Selain itu, pihaknya juga berharap bagi setiap orang harus bisa menjaga dokumen tersebut di tengah tengah kesibukannya. Meskipun mereka meminta bantuan pihak desa untuk ikut menjaganya.

“Bila mereka sangat sibuk dengan pekerjaan, bahkan lupa menyimpan dokumen penting lainnya. Mereka juga bisa mengumpulkan seluruh fotokopi dokumen tersebut kepada pihak desa. Sehingga kearsipan itu bisa terjaga dengan baik serta kepengurusan administarsi juga terarah,” imbuhnya. (EDY SUTRIYONO/ADS)