Lengkap, KPU Terima Berkas Pendaftaran Noor Hartoyo-Junaidi Sebagai Calon Independen di Pilbup Kudus

Bakal Calon Bupati – Wakil Bupati Kudus Independen Noor Hartoyo Junaidi mendaftar ke KPU Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kudus Noor Hartoyo –  Junaidi resmi menjadi pasangan pertama yang mendaftarkan diri lewat jalur independen di Pilbup Kudus, Senin (27/11/2017).

Ketua KPU Kudus Moh Khanafi mengatakan, pasangan yang menenarkan nama Harjuno itu, datang ke KPU Kudus, Minggu (26/11/2017) siang sekitar pukul 11.41 WIB. Namun, pendaftaran sempat tertunda karena server Sistem Informasi pencalonan (Silon) mengalami gangguan.

Akhirnya, penghitungan data dukungan baru bisa dilakukan sekitar pukul 14.18. Dalam penghitungan tersebut KPU Kudus harus bekerja ekstra keras hingga Senin (27/11/2017) dini hari tadi.

“Kami menghitung pendaftaran dari pasangan tersebut hingga dini hari, sekitar jam 00.30 WIB malam tadi. Setelah kami hitung, berkasnya kami nyatakan diterima,” kata Khanafi kepada MuriaNewsCom.

Baca: Ketua Perindo Kudus Pastikan Maju di Pilkada Kudus

Khanafi menyebutkan, dari hasil perhitungan, pasangan tersebut memiliki suara sejum 51.519 yang dilengkapi dengan KTP. Jumlah itu, mengalami penurunan sekitar 29 ribu dengan jumlah awal yang disetorkan.

Meski begitu, pasangan tersebut sudah mencukupi untuk mendaftar sebagai calon Bupati Kudus. Karena, untuk Kudus batas minimal suara sejumlah 45.323. Artinya, dengan 51.519 suara sudah melebihi batas suara atau sejumlah 113 persen.

“Sampai kini masih baru diterima. Masih ada proses verifikasi administrasi, yang akan kami lakukan hingga 8 Desember mendatang,” imbuh dia.

Editor: Supriyadi

Diteliti 4 Jam, Berkas Pendaftaran Partai Perindo Grobogan Akhirnya Dinyatakan Lengkap

Ketua KPU Grobogan Afrosin Arif (kiri) dan Komisioner KPU Jati Purnomo (tengah) sedang memeriksa berkas persyaratan yang diajukan Partai Perindo, Selasa (10/10/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Proses penelitian berkas persyaratan pendaftaran partai politik peserta Pemilu 2019 di Kabupaten Grobogan ternyata butuh waktu cukup lama. Hal itu terlihat saat penelitian berkas persyaratan yang diserahkan pengurus Partai Perindo Grobogan ke kantor KPU setempat, Selasa (10/10/2017).

Penyerahan berkas yang dilakukan Ketua Partai Perindo Grobogan Gabriel Wahyu kepada komisioner KPU Jati Purnomo dilangsungkan sekitar pukul 12.45 WIB. Setelah diterima, berkas yang berisi daftar anggota partai langsung diperiksa dan diteliti.

Berkas berukuran tebal seperti buku besar itu isinya lampiran foto kopi KTA dan KTP orang yang menjadi anggota Partai Perindo Grobogan. Sesuai data yang dimasukkan DPP Partai Perindo melalui aplikasi Sistim Informasi Partai Politik (Sipol) KPU Pusat, jumlah anggotanya di Grobogan ada 1.900 orang.

Berdasarkan data tersebut, pihak KPU Grobogan kemudian mengecek jumlah data yang tertera dalam berkas persyaratan. Beberapa kali dihitung, lampiran foto kopi KTA dan KTP itu jumlahnya kurang klop dengan data yang masuk di Sipol. Setelah dicek ulang oleh pengurus Partai Perindo, jumlahnya ternyata juga kurang 8 orang.

Untungnya, kantor Partai Perindo letaknya persis disamping barat kantor KPU Grobogan. Dengan demikian, berkas persyaratan yang kurang bisa cepat disusulkan sehingga akhirnya dinyatakan lengkap.

“Tadi sempat kita teliti berkali-kali memang kurang sesuai jumlahnya. Tapi sudah diperbaiki dan akhirnya kita nyatakan berkasnya lengkap. Berkas persyaratan ini datanya memang harus sama dengan data di Sipol,” jelas Ketua KPU Grobogan Afrosin Arif.

Menurutnya, pendaftaran partai politik dan penyerahan syarakat pendaftaran peserta Pemilu 2019 sudah dibuka sejak 3 Oktober lalu. Namun sejauh ini, baru Partai Perindo yang mendaftarkan dan menyerahkan syarat pendaftaran parpol peserta pemilu 2019. Dari data yang ada, jumlah parpol yang ada di Grobogan ada 16.

“Partai Perindo jadi pendaftar pertama. Masa pendaftaran masih dibuka sampai tanggal 16 Oktober mendatang,” jelasnya.

Editor: Supriyadi

Partai Bikinan Hary Tanoe Ini Incar 7 Kursi di DPRD Pati

Ketua DPD Perindo Pati Suparmin (dua dari kiri) saat memberikan sambutan dalam agenda penyerahan dokumen persyaratan di KPU Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Kehadiran Perindo sebagai partai baru membuat kompetisi politik semakin ketat. Di Pati, partai yang dimotori Hary Tanoesodibjo ini bahkan yakin mampu merebut hati masyarakat luas.

Bahkan, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perindo Kabupaten Pati Suparmin optimistis bisa meraih enam hingga tujuh kursi di DPRD Pati. “Kami berusaha bisa meraih enam sampai tujuh kursi di DPRD,” kata Suparmin, Selasa (9/10/2017).

Dia mengaku, kompetisi politik di Pati sangat ketat dan berbeda dengan daerah lain. Namun, pihaknya yakin bisa meraihnya karena banyaknya kader Perindo yang antusias.

“Kader Perindo banyak yang antusias. Karenanya, kami akan berusaha maksimal. Kalau ditanya pengen kursi berapa, pengennya ya banyak. Tapi kita berusaha enam sampai tujuh sudah baik,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Perindo merupakan parpol pertama yang mendaftar di KPU Pati untuk Pemilu Legislatif 2019. Penyerahan berkas dilakukan bersama rombongan kader Perindo lengkap dengan seragam dan panji-panji Perindo.

Partai baru besutan bos MNC itu akan menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat pengaruhnya di Kabupaten Pati, terutama menghadapi Pileg 2019.

Berbagai upaya dan program kemasyarakatan juga sudah dilakukan. Suparmin yakin, Perindo bisa bersaing dengan partai lawas yang punya pengaruh besar di Pati.

Editor : Ali Muntoha

Pendaftaran Partai Perindo ke KPU Kudus Diwarnai Atraksi Silat dan Barongan

Atraksi pencak silat menjadi salah satu hiburan saat Perindo Kudus mendaftarkan diri sebagai partai peserta Pemilu. (MuriaNewsCom/DFaisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – DPD Partai Perindo Kudus resmi mendaftar sebagai parpol peserta Pemilu, Senin (9/10/2017). Pendaftaran tersebut diiringi dengan sejumlah atraksi, di antaranya pertunjukan Barongan dan silat.

Rombongan tiba di kantor KPU Kudus sekitar pukul 14.00 WIB. Kedatangan pengurus partai, diiringi dengan dokar yang ditumpangi ketua DPD Partai Perindo Kudus Noor Hartoyo. Sedang pengiring dari pencak dan barongan berjalan kaki dengan diiringi musik.

Baca Juga: Golkar Usung Adik Nusron Wahid Jadi Wakil Bupati di Pilkada Kudus

Ketua DPD Partai Perindo Kudus Noor Hartoyo mengatakan, hiburan tersebut sengaja dihadirkan dalam pendaftar partai ke KPU Kudus. Dan budaya yang dipilih, juga berasal budaya lokal. 

“Dengan iringan atarksi budaya dan kearifan lokal, memiliki maksud nantinya akan mewujudkan kebijakan yang lokal juga,” katanya saat mendaftarkan ke KPU Kudus.

Berdasarkan pantauan, atraksi penampilan tersebut, dilakukan tepat di depan kantor KPU Kudus. Penampilan mula-mula dilakukan hiburan barongan, yang sejak awal mengiring perjalanan ke KPU. 

Setelah itu, atraksi dilanjutkan dengan pencak silat, yang dilakukan dengan beberapa pertunjukan. Mulai memecah hebel atau bata putih ringan sejumlah dua sekaligus dengan kepala, memecah Genteng dengan kepala dan terakhir mematahkan besi dengan tangan. 

Usai atarksi, sejumlah pengurus partai memberikan tepuk tangan atas berhasilnya pertunjukan tersebut.

Editor: Supriyadi

Perindo Jadi Partai Pertama yang Daftar di KPU Pati

Pengurus Perindo Pati menyerahkan dokumen kepada petugas terkait dengan Pemilu 2019 di Kantor KPU Pati, Senin (9/10/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Kabupaten Pati mendaftarkan diri ke KPU Pati terkait dengan Pemilu 2019. Penyerahan dokumen dilakukan Ketua Perindo Pati Suparmin dan pengurusnya di Kantor KPU Pati, Senin (9/10/2017).

Penyerahan dokumen sendiri dilakukan, setelah DPP Perindo menyerahkan dokumen ke KPU RI. Setelah DPP Perindo dinyatakan resmi mendaftar, Perindo Pati lantas mengikuti dengan menyerahkan dokumen ke KPU Pati.

“Perindo merupakan parpol pertama yang mendaftarkan diri ke KPU Pati untuk Pemilu 2019. Dokumen yang kami terima akan dilakukan penelitian dan verifikasi faktual, karena Perindo termasuk partai baru,” ujar Ketua KPU Pati Much Nasich.

Hingga hari ketujuh, KPU Pati memang masih sepi dari pendaftar parpol. Dari sekitar 16 parpol yang mengikuti bimbingan teknis, baru Perindo yang saat ini menyerahkan dokumen-dokumen persyaratan.

KPU Pati juga akan mencocokkan jumlah data yang dimasukkan ke sistem informasi data pemilih (sidalih) ke KPU Pusat dengan jumlah yang diserahkan ke KPU Pati. Bila semuanya memenuhi syarat, KPU Pati akan melakukan verifikasi faktual.

Sementara itu, Ketua DPD Perindo Pati Suparmin memastikan bila kepengurusan Perindo di Pati sudah terbentuk dari tingkat DPD, DPC dan DPRT. Bahkan, kader Perindo disebut-sebut antusias menyongsong Pileg 2019 mendatang.

“Semua data keanggotaan Perindo sudah kami serahkan ke KPU Pati. Kepengurusan sudah beres, tinggal nunggu proses penelitian dokumen dan verifikasi faktual dari KPU,” kata Parmin.

Saat mendatangi Kantor KPU Pati, beberapa kader Perindo membawa seragam partai dan bendera yang ditancapkan di kendaraan bermotor. Mereka sempat menunggu beberapa jam di Kantor KPU Pati, sebelum DPP Perindo menyerahkan dokumen ke KPU Pusat.

Editor: Supriyadi