Mayat Perempuan Penuh Tato Asal Cilacap Ditemukan di Paguyangan Brebes

ILUSTRASI

MuriaNewsCom, Brebes – Mayat perempuan penuh tato ditemukan di pinggir jalan arah Tuk Sirah Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Minggu (20/8/2017). Identitas mayat baru berhasil ditemukan Polres Brebes, Senin (21/8/2017). Perempuan tersebut diduga tewas karena dibunuh.

Data yang dikantongi Polsek Paguyangan, korban bernama Desti Pratika (27) warga jalan Salam RT 05 RW 03, Kelurahan Kepudang, Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Korban saat ini diautopsi di RSUD Brebes. Dari tubuh korban, tampak darah keluar dari hidung, mulut berbusa dan lidah menjulur akibat cekikan serta luka memar di bagian ketiak.

Adapun ciri-ciri korban di antaranya bertubuh gempal, kulit putih dan rambut ikal panjang dengan tinggi badan sekitar 150 sentimeter. Ketika korban ditemukan mengenakan celana jeans biru dan kaos warna merah muda serta jaket jeans biru. Pada tubuh korban juga ada beberapa tato, di antaranya di lengan kanan bergambar kepala tengkorak dan tulisan warna “DESTY” serta di bawah perut bergambar Love bersayap.

Kapolres Brebes AKBP Sugiarto melalui Kapolsek Paguyangan AKP Bowo Ciptohadi mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan kasus ini. Polisi mengungkapkan dari identitas yang ditelusuri diketahui korban merupakan ibu rumah tangga. “Untuk lebih lanjut, kita masih akan terus selidiki,” kata Bowo.

Sejumlah saksi mata yang melihat korban, Karso (30) warga Dukuh Benda Winduaji,  melihat hal yang mencurigakan sebelum korban dibuang. Pada Sabtu (19/8/2017)  sore, Karso melihat mobil Kijang warna gelap di lokasi penemuan mayat. Tak lama kemudian, Karso melihat mayat tersebut. Mulanya, Karso menganggap jika itu boneka bekas karnaval yang dibuang pemiliknya.

Editor : Akrom Hazami

Dai Perempuan Jateng Sepakat Dukung Musthofa jadi Gubernur 

Ketua Dai perempuan Jateng Rajimah Putri Sukandar (kacamata) saat menyatakan dukungan kepada Musthofa sebagai Gubernur Jateng kelak. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Dai Perempuan Jawa Tengah menyatakan dukungannya kepada Musthofa, maju sebagai Gubernur Jateng periode 2018-2023. Diketahui, Musthofa berniat mencalonkan diri sebagai gubernur di provinsi ini. 

Rajimah Putri Sukandar, Ketua Dai Perempuan Jateng, menyatakan, pihaknya sepakat mendukung Musthofa maju menjadi gubernur.  Kesepakatan tersebut muncul setelah sebelumnya Dai Perempuan Jateng menggelar rapat.

“Rapat sudah berlangsung beberapa waktu lalu. Dalam rapat tersebut, tidak ada nama lain yang kami dukung selain nama Musthofa. Akhirnya kami mendukungnya,” kata Rajimah saat jumpa pers di salah satu rumah makan di Kudus. Senin (14/8/2017).

Pihaknya juga meyakini jika dukungannya tersebut akan berbuah nyata. Menilik pilgub dulu, Dai perempuan pernah mendukung Bibit-Rusti. Dan nyatanya, Bibit-Rustri jadi. Kini, pihaknya ingin mendukung Musthofa. Pihaknya berharap, Musthofa mendapat rekomendasi dari dari DPP PDI Perjuangan.

Pihaknya optimistis jika dukungannya amat besar. Ditunjang dari jumlah anggota Dai Perempuan yang tersebar di Jateng. Jumlah anggotanya mencapai ribuan orang. Dai Perempuan Jawa Tengah saat ini tersebar di 26 kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Dia sendiri melihat sosok Musthofa merupakan sosok pas jadi gubernur. Rajimah yang merupakan asli warga Jati, Kudus, telah merasakan kepemimpinan dua periode Musthofa.

“Pernah bupati datang ke kampung saya saat ada acara, beliau langsung menemui saya. Saat itulah, saya terharu lantaran mau menemui saya yang hanya warga kampung biasa,” ungkap dia.

Sementara, Putuanah, Sekretaris Dai Perempuan Kudus meengatakan, pihaknya memang sepakat mendukung Musthofa.

 

Editor : Akrom Hazami