Perawat RSUD Kudus Diduga Lecehkan Pasien

Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, dr Aziz Achyar. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, dr Aziz Achyar. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Seorang pasien RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, diduga menjadi korban pelecehan seksual di dalam rumah sakit. Ironisnya, pelaku pelecehan tidak lain merupakan seorang karyawan yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup RSUD sendiri.

Kabar tersebut saat ini mulai ramai diperbincangkan di sosial media, baik Facebook ataupun Tweeter.

Berdasarkan keterangan yang beredar, aksi pelecehan tersebut terjadi pada Selasa (24/5/2016) lalu. Aksi pelecehan tersebut bermula ketika pasien perempuan tersebut mengalami permasalahan pencernaan dan susah buang air besar. Sehingga harus mendapat obat yang dimasukkan lewat anus.

Namun, saat memberikan obat, sang perawat juga membuka alat vital pasien. Tak hanya itu, sang perawat juga mengeluarkan kalimat verbal mengomentari organ vital sang pasien.

Hal tersebut pun tidak dibantah oleh Direktur RSUD Kudus dr Aziz Achyar. Ia juga mengakui kabar tersebut sudah didengar olehnya. Namun kepastian apakah yang bersangkutan atau perawat melakukan pelecehan seksual atau tidak masih proses penanganan.

”Iya sudah ada laporan terkait hal itu, korban juga sudah lapor masalah tersebut,” katanya saat dikonfirmasi

Kabar lain menyebutkan, kalau perlakuan tesebut bukan hanya sekali saja dilakukan. Melainkan sudah dilakukan beberapa kali. ”Kami masih menangani hal tersebut, saya juga sudah memanggil yang bersangkutan terkait hal ini,” ujarnya

Kondisi tersebut menjadi sangat ramai dilingkungan RSUD. Bahkan berasal informasi yang didapat, keramaian bukan hanya di lingkup RSUD, melainkan sampai ke sosial media lewat Facebook

”Iya itu malah sampai ke media sosial dan ramai juga di sana. Namun kami pastikan akan menangani hal tersebut,” ujarnya.

Editor: Supriyadi