Bupati Grobogan Terima Penghargaan Women’s Obsession Awards 2018

MuriaNewsCom, Grobogan – Sebuah penghargaan baru diterima Bupati Grobogan Sri Sumarni. Yakni, meraih predikat Women’s Obsession Awards 2018 untuk kategori Best Achiever in Women Regional Leader.

“Penghargaan ini diberikan oleh Obsession Media Group (OMG) Jakarta. Penyerahan penghargaan disampaikan oleh Direktur OMG M. Lubis pada Rabu malam kemarin di Jakarta. Malam penyerahan penghargaan juga dihadiri Menteri Kominfo Rudiantara,” ungkap Kabag Humas Pemkab Grobogan Ayong Muchtarom, Sabtu (24/3/2018).

Menurut Ayong, dalam kesempatan itu, Menkominfo sempat menyampaikan apresiasi khusus kepada Bupati Sri Sumarni. Selama dua tahun menjabat jadi bupati, Sri Sumarni dinilai sudah banyak melakukan terobosan bagi masyarakat. Mulai dari pembenahan infrastruktur, prestasi pertanian dan perternakan, kabupaten peduli HAM dan kabupaten layak anak.

“Menkominfo juga menilai juga Kabupaten Grobogan saat ini mengalami pertumbuhan secara berkelanjutan diberbagai bidang. Apresiasi juga diberikan karena Kabupaten Grobogan mampu mengelola tata administrasi dan keuangan secara baik sehingga berhasil mempertahankan penilaian wajar tanpa pengecualian (WTP) yang diberikan BPK,” kata Ayong.

Ayong menambahkan, penetapan pemenang atau penerima penghargaan dilakukan berdasarkan penjurian yang terdiri Tim OMG bekerjasama dengan Indonesia Research and survey serta lembaga konsultan komunikasi dan politik citra marketing communication. Penghargaan juga diberikan kepada 5 menteri, 4 gubernur dan 4 bupati wanita, anggota DPR RI, pengusaha, politisi, kalangan proffesional serta beberapa tokoh nasional. Diantaranya adalah Ketua Umum MUI Pusat KH Ma’ruf Amin.

Sementara itu, Bupati Grobogan Sri Sumarni menyatakan, sebelumnya sempat terkejut ketika mendapat pemberitahuan jika jadi penerima penghargaan tersebut. Ia mengaku, penghargaan itu didapat bukan karena kinerjanya sendiri. Tetapi berkat dukungan dari semua pihak, baik dari OPD maupun instansi lainnya.

“Penghargaan ini tidak boleh membuat kita merasa puas. Justru harus jadi pelecut semangat untuk meraih banyak prestasi lainnya dan meningkatkan pelayanan pada masyarakat,” katanya.

Editor: Supriyadi

Gagalkan Tindak Pencurian, Anggota Babinsa di Grobogan ini Diberi Penghargaan Kapolres

MuriaNewsCom, GroboganSerka Nurfaizin, seorang Babinsa yang bertugas di Koramil Penawangan menerima penghargaan dari Kapolres Grobogan AKPB Satria Rizkiano. Penghargaan diberikan atas keberhasilan Nurfaizin dalam menggagalkan tindak pencurian di sebuah bengkel motor di Desa Ngeluk, Kecamatan Penawangan, beberapa waktu lalu.

Peghargaan tersebut diserahkan Wakapolres Grobogan Kompol I Wayan Tudy Subawa, Senin (18/3/2018). Pemberian reward dilakukan usai upacara di halaman Mapolres yang diikuti seluruh personil Polres Grobogan.

Selain Nurfaizin, ada empat orang lagi yang menerima penghargaan dengan prestasi berbeda. Yakni, Kadishub Grobogan Agung Sutanto atas kinerjanya membantu pihak kepolisian dalam upaya menciptakan kamseltibcarlantas melalui penyediaan sarana dan prasarana jalan.

Kemudian, Kapolsek Karangrayung AKP Sukardi yang berhasil menjalin kemitraan dengan masyarakat. Selanjutnya, Kanit Reskrim Polsek Klambu Aiptu Panca Nurwahudi atas prestasinya dalam penanganan kasus tindak pidana pemerasan dan pelanggaran Undang-Undang darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 secara cepat dan tuntas.

Satu lagi adalah anggota Bag Ren Polres Grobogan Brigpol Wawan Ivo Mahendra atas kinerjanya membawa Polres Grobogan meraih peringkat pertama terbaik pengelolaan keuangan tingkat Satker KPPN Purwodadi TA 2017.

Dalam sambutannya, Wakapolres menegaskan, untuk menjaga situasi wilayah aman dan kondusif tidak hanya tertumpu pada bhabinkamtibmas, tapi juga seluruh anggota kepolisian dan semua komponen masyarakat. Termasuk dengan jajaran TNI dan instansi lainnya.

“Pada intinya kita sama-sama menjaga situasi kamtibmas. Selaku aparat, kita juga harus benar-benar bisa memberikan kepercayaan kepada masyarakat,” cetusnya.

Editor: Supriyadi

Ini Daftar Penghargaan Kepada Wajib Pajak Daerah Kabupaten Blora

MuriaNewsCom, Blora – Puluhan wajib pajak daerah dan Perangkat Daerah pengelola penatausahaan keuangan daerah tahun 2017 mendapat penghargaan tax award dari Bupati Blora Djoko Nugroho.

Penyerahan penghargaan dirangkai dengan acara penyerahan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (SPPT PBB P2) tahun 2018 yang dilangsungkan di pendapa rumah dinas, Kamis (25/1/2018).

Baca: Puluhan Wajib Pajak Terbaik di Blora Dapat Penghargaan dari Bupati

Pemberian tax award yang baru pertama kali dilakukan itu diselenggarakan oleh Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Blora. Lantas siapa saja yang mendapatkannya? Berikut daftarnya

Atas Prestasinya dalam Pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) Tercepat Tahun 2017 Kategori Kecamatan
1. Kecamatan Sambong
2. Kecamatan Ngawen
3. Kecamatan Bogorejo

B. Atas Prestasinya dalam Pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) Tercepat Tahun 2017 Kategori Desa dengan Pagu sampai 20 Juta
1. Desa Nglobo, Kecamatan Jiken
2. Desa Nginggil, Kecamatan Kradenan
3. Desa Wotbakah, Kecamatan Japah

C. Atas Prestasinya dalam Pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) Tercepat Tahun 2017 Kategori Desa dengan Pagu 21 s/d 50 Juta
1. Desa Biting, Kecamatan Sambong
2. Desa Semawur, Kecamatan Ngawen
3. Desa Sambongrejo, Kecamatan Ngawen

D. Atas Prestasinya dalam Pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) Tercepat Tahun 2017 Kategori Desa dengan Pagu > 50 Juta
1. Desa Bangkleyan, Kecamatan Jati
2. Desa Jati, Kecamatan Jati
3. Desa Kutukan, Kecamatan Randublatung

E. Atas Prestasinya dalam Pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) Tercepat Tahun 2017 Kategori Wajib Pajak Perorangan
1. Bambang Hariyanto
2. Sri Mulyani
3. Hj. Mauyana

F. Atas Prestasi PPAT dalam Kontribusi Terbesar terhadap Pendapatan Asli Daerah melalui BPHTB
1. PPAT Elizabeth Estiningsih, SH, M.Kn
2. PPAT Priscilla Lita Susana, SH, M.Kn
3. PPAT Bambang Harijanto, SH, M.Kn

G. Atas Prestasinya sebagai Wajib Pajak Restoran dari Pajak Makan Minum Terbaik Kategori Taman Kanak-Kanak/PAUD
1. TK Pertiwi Seso Jepon
2. KB Al Fajr Cepu
3. KB Lestari Jepon

H. Atas Prestasinya sebagai Wajib Pajak Restoran dari Pajak Makan Minum Terbaik Kategori SD
1. SDN 1 Tunjungan
2. SDN 2 Purworejo
3. SDN Tamanrejo

I. Atas Prestasinya sebagai Wajib Pajak Restoran dari Pajak Makan Minum Terbaik Kategori SMP
1. SMPN 3 Blora
2. SMPN 4 Cepu
3. SMPN 3 Ngawen

J. Atas Prestasinya sebagai Wajib Pajak Restoran dari Pajak Makan Minum Terbaik Kategori SMA
1. SMAN 1 Tunjungan
2. SMK PSM Randublatung
3. SMKN 1 Blora

K. Atas Prestasinya sebagai Wajib Pajak Restoran dari Pajak Makan Minum Terbaik Kategori Perangkat Daerah
1. Satuan Polisi Pamong Praja
2. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
3. Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

L. Atas Prestasinya sebagai Wajib Pajak Restoran Terbaik Kategori Katering
1. Widhani Catering

M. Atas Prestasinya sebagai Wajib Pajak Restoran Terbaik Kategori Restoran
1. PT. Pioneerindo Gourment Int Tbk

N. Atas Prestasinya sebagai Wajib Pajak Restoran Terbaik Kategori Kafe
1. Kurma Resto N Café

O. Atas Prestasinya sebagai Wajib Pajak Hotel Terbaik Kategori Hotel Melati I
1. Hotel Wydhutama

P. Atas Prestasinya sebagai Wajib Pajak Hotel Terbaik Kategori Hotel Melati II
1. Hotel Al Madhina

Q. Atas Prestasinya sebagai Wajib Pajak Hotel Terbaik Kategori Hotel Melati III
1. Hotel Cepu Indah I

R. Atas Prestasinya sebagai Wajib Pajak Terbaik Kategori Rumah Kost
1. Graha Hanif

Atas Prestasinya sebagai Wajib Pajak Terbaik Kategori Losmen
1. Losmen LestariT. Atas Prestasinya sebagai Wajib Pajak Reklame Terbaik
1. PT Djarum
2. PT Wings Surya
3. PT Yamaha Mataram Sakti

Daftar Penghargaan Kepada Perangkat Daerah atas Prestasinya sebagai Pengelola Penatausahaan Keuangan Daerah Terbaik Tahun 2017
A. Atas Prestasinya sebagai Pengelola Penatausahaan Keuangan Daerah Terbaik Kategori Badan/Dinas/Lembaga Teknis
1. Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Blora
2. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Blora
3. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Blora

B. Atas Prestasinya sebagai Pengelola Penatausahaan Keuangan Daerah Terbaik Kategori Kecamatan
1. Kecamatan Cepu
2. Kecamatan Jepon
3. Kecamatan Sambong

Editor: Supriyadi

Puluhan Wajib Pajak Terbaik di Blora Dapat Penghargaan dari Bupati

MuriaNewsCom, Blora – Puluhan wajib pajak daerah dan Perangkat Daerah pengelola penatausahaan keuangan daerah tahun 2017 mendapat penghargaan tax award dari Bupati Blora Djoko Nugroho.

Penyerahan penghargaan dirangkai dengan acara penyerahan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (SPPT PBB P2) tahun 2018 yang dilangsungkan di pendapa rumah dinas, Kamis (25/1/2018).

Pemberian tax award yang baru pertama kali dilakukan itu diselenggarakan oleh Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Blora.

”Acara ini merupakan yang pertama, oleh sebab itu kami rasa masih terdapat banyak kekurangan. Kami harap kedepannya dapat berlangsung lebih baik lagi. Terlebih lagi dalam aspek penilaian pemenang,” ungkap Kepala BPPKAD Blora Komang Gede Irawadi.

Ia menjelaskan, salah satu sumber pendapatan Kabupaten Blora berasal dari pajak. Oleh sebab itu, masyarakat maupun dinas/Instansi dapat lebih sadar akan pentingnya membayar pajak yang sebagian dananya bisa membantu Pemkab Blora dalam membangun infrastruktur.

Tax Award sendiri merupakan bentuk penghargaan dari Pemkab Blora kepada wajib pajak yang telah memberikan kontribusi terbaik dalam pembayaran pajak daerah. Tujuan penghargaan tersebut untuk memberikan apresiasi kepada para wajib pajak yang telah melaksanakan kewajiban perpajakan sesuai aturan yang berlaku.

”Kita harapkan wajib pajak terbaik yang dapat penghargaan bisa  jadi panutan bagi yang lain agar lebih termotivasi dalam melaporkan dan membayar pajak. Melalui acara ini, kita juga ingin mengenalkan kepada masyarakat luas terkait pentingnya pajak untuk pembangunan daerah,” katanya.

Bupati Blora Djoko Nugroho mengapresiasi terselenggaranya acara pemberian Tax Award tersebut. Ia mengajak seluruh masyarakat Blora agar membayarkan pajak tepat pada waktunya.

”Saya sangat mengapresiasi atas terselenggaranya acara ini. Semoga dengan adanya acara ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk taat dalam membayar pajak.  Dengan pajaklah jalan dan taman-taman yang ada saat ini dibangun. Pajak itu kita yang membayar dan kita juga yang merasakan manfaatnya,” jelasnya.

Editor: Supriyadi

Bupati Grobogan Terima Penghargaan KASN 2017 Terkait Pelaksanaan Lelang Jabatan

Bupati Grobogan Sri Sumarni menerima penghargaan Anugerah KASN 2017 dari MenPAN RB atas prestasinya mengelola seleksi terbuka pengisian pejabat tertinggi. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Sebuah penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negaran dan Reformasi Birokrasi diterima Bupati Grobogan Sri Sumarni di penghujung tahun 2017. Yakni, Anugerah Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) 2017 yang diserahkan MenPAN-RB Asman Abnur di Jakarta, Kamis (28/12/2017) malam.

Kabag Humas Pemkab Grobogan Ayong Muchtarom menyatakan, ada beberapa kategori dalam pemberian penghargaan tersebut. Untuk Kabupaten Grobogan mendapat penghargaan dalam kategori kepatuhan dan kualitas kelola seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi atau lelang jabatan.

”Penghargaan ini merupakan hadiah istimewa untuk Kabupaten Grobogan pada akhir tahun 2017 ini. Kedepan, kami akan selalu terbuka dan patuh dalam menyelenggarakan seleksi pengisian jabatan tinggi. Ini menjadi komitmen kami bersama dan keberhasilan bersama,” kata Ayong yang ikut hadir dalam acara pemberian penghargaan bersama Sekda Grobogan Moh Sumarsono.

Menurut Ayong Mochtarom, Sesuai amanat undang-undang No 5 tahun 2014, pengisian jabatan pimpinan tertinggi dilakukan dengan sistem seleksi ASN secara terbuka, objektif dan transparan. Dalam pelaksanaannya, seleksi terbuka di Grobogan dinilai sesuai tahapannya dari awal hingga pelantikan pejabat terpilih.

”Pemberian penghargaan juga didasarkan pada pertimbangan aspek integritas dan moralitas,” jelas Ayong.

Ditambahkan, oemberian penghargaan tersebut menjadi sebuah motivasi serta mendorong para pejabat untuk menjadi pelopor. Setiap pejabat dituntut untuk profesional dan bijaksana serta dapat mengembangkan kerjasama dalam kepemimpinannya tersebut.

Editor: Supriyadi

Bupati Grobogan Terima Penghargaan Peduli Hak Asasi Manusia

Menkumham Yasonna Laoly saat menyerahkan penghargaan kabupaten Peduli HAM pada Bupati Grobogan Sri Sumarni. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Sebuah penghargaan baru saja diraih Bupati Grobogan Sri Sumarni dari Kemenkumham. Yakni, penghargaan sebagai kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) yang diserahkan langsung oleh Menkumham Yasonna Laoly.

“Penghargaan diberikan bertepatan momen HAM Internasional dan dihadiri Presiden RI Joko Widodo yang dilangsungkan di Surakarta, Minggu kemarin. Penghargaan Peduli HAM yang diterima Kabupaten Grobogan keempat kalinya,” kata Kabag Humas Pemkab Grobogan Ayong Muchtarom, Selasa (12/12/2017).

Ia mengatakan, penghargaan HAM ini dinilai menjadi kebanggaan sendiri bagi Kabupaten Grobogan. Menurutnya, penghargaan HAM itu bisa didapatkan karena dukungan berbagai pihak.

Ia menambahkan, penganugerahan Kabupaten Peduli HAM merupakan bentuk komitmen, kewajiban dan tanggung jawab dari pemerintah daerah. Yakni, peran pemerintah daerah dalam penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakan dan pemajuan HAM (P5HAM). Hal ini  seperti yang diamanatkan dalam UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM dan Permenkumham Nomor 34 Tahun 2016 tentang kriteria daerah Peduli HAM.

Sementara untuk kriteria penilaian Kabupaten Peduli HAM didasarkan pada beberapa aspek. Antara lain, terpenuhinya  Hak Atas Kesehatan, Pendidikan, Perempuan dan Anak, Kependudukan, Pekerjaan, Perumahan yang Layak dan Lingkungan yang Berkelanjutan.

Editor: Supriyadi

Bupati Pati Haryanto Kembali Terima Penghargaan dari Presiden Jokowi

Bupati Haryanto saat meninjau hasil perikanan di TPI Juwana. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Bupati Pati Haryanto kembali menerima penghargaan dari Presiden RI Joko Widodo. Penghargaan tersebut berupa tanda kehormatan Satyalencana Wira Karya Bidang Pemerintahan dalam Pengelolaan, Pengembangan dan Pembangunan Kelautan yang tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 124/TK/2017.

Dari informasi, penyerahan penghargaan rencananya akan diterima pada Peringatan Hari Nusantara di Kota Cirebon, Rabu (13/12/2017) besok.

Selain Pati, ada sejumlah kepala daerah lain yang akan menerima penghargaan yang sama. Mereka adalah Bupati Pacitan, Probolinggo, Bone, Klungkung, Walikota Pariaman dan Pare-Pare.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati Edy Martanto mengatakan, penghargaan tersebut diberikan Presiden karena Pemkab Pati dinilai berhasil menyelenggarakan pemerintahan dalam pengelolaan, pengembangan dan pembangunan kelautan melalui tindakan nyata pengelolaan pengendalian dampak lingkungan akibat kegiatan pembangunan.

“Pak Bupati juga dianggap sukses meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penanaman mangrove sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Edy.

Untuk mendapatkan penghargaan tersebut, sambung Edy, kepala daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD) yang membidangi kelautan-perikanan dituntut untuk bisa memenuhi persyaratan administrasi dan teknis, serta menunjukkan integritas moral dan keteladanan dalam bidang pengelolaan, pengembangan dan pembangunan kelautan.

Menanggapi hal itu, Haryanto menuturkan, penghargaan tersebut memang secara khusus ditujukan kepadanya. Namun, dia menyebut penghargaan itu sebetulnya untuk Pemkab dan masyarakat Pati.

Melalui penghargaan tersebut, Haryanto ingin Pati terus menjadi daerah maju dengan potensi maritimnya. Dia yakin, potensi daerah akan berkembang pesat bila didukung dengan pemerintah dan masyarakatnya.

Karena itu, Haryanto ingin mempersembahkan penghargaan dari Presiden Jokowi tersebut kepada masyarakat Pati. “Apa yang saya lakukan, semuanya untuk rakyat,” pungkas Haryanto.

Editor: Supriyadi

KIP Awards, Kudus Raih Peringkat 3

Kepala Diskominfo Kudus Kholid menerima penghargaan KIP. (DISKOMINFO KUDUS)

MuriaNewsCom, Kudus – Memasuki penghujung tahun, Pemkab Kudus menambah daftar penghargaan yg diterima. Kali ini penghargaan tersebut datang dari Komisi Informasi Jawa Tengah.

Kabupaten Kudus menjadi salah satu pemerintah daerah di Jawa Tengah yang dinilai memiliki tata kelola informasi publik yang baik, menempati posisi ke tiga setelah Kabupaten Pekalongan dan Kota Magelang.

Kepala Diskominfo Kudus Kholid yang menerima langsung penganugerahan KIP awards 2017 mengaku bangga atas penghargaan ini. Ia pun menilai hasil yang diraih tersebut merupakan kerja bersama.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati dan Bapak Sekretaris Daerah atas arahan dan dukungannya, serta kepada Para Pimpinan OPD atas bantuan dan kerjasamanya, mulai dari penyediaan data informasi saat tahapan penilaian di daerah, hingga supportnya pada saat presentasi akhir di Tingkat Provinsi,” katanya melalui surat elektronik, Sabtu (25/11/2017).

Ia menjelaskan, sebelum penganugrahan tersebut, Pemkab Kudus sudah melalui tiga tahapan penilaian. Pertama,tahap SAQ (Self Assessment Questionere) yaitu tahap pengisian data dan informasi yang merupakan indikator keterbukaan informasi yang dimiliki oleh badan publik.

Jika lolos tahap ini,maka akan masuk ke tahap kedua,yaitu verifikasi langsung dari Komisi Informasi Jawa Tengah. Pada tahapan ini, Kudus dinyatakan lolos setelah Komisi Informasi mengecek kesesuaian SAQ dengan data dukung yang dimiliki.

Akhirnya,bersama sembilan kabupaten/kota lainnya, Kudus melangkah ke tahapan penilaian akhir yang digelar di Diskominfo Provinsi Jateng. Pada tahapan ini, Bupati Kudus, Musthofa menyampaikan paparannya langsung di depan tim penilai yang salah satunya merupakan staf khusus Kepresidenan

Tahapan tersebut akhirnya berhasil mengantarkan Kabupaten Kudus meraih posisi ke tiga dengan nilai 90,9. “Capaian ini harus disyukuri.Namun,kita harus selalu berupaya agar waktu mendatang bisa naik peringkat menjadi yang terbaik,”pungkasnya.

Editor: Supriyadi

Gapoktan Tani Mukti Jepara Sabet Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara

Pengurus Gapoktan Tani Mukti berfoto setelah mendapatkan penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara, dari Gubernur Jateng, di Wonogiri Sabtu (4/11/2017) lalu. (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) “Tani Mukti” Desa Kelet, Kecamatan Keling-Jepara memeroleh penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara 2017. Penghargaan ini diserahkan oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, akhir pekan lalu. 

Gapoktan tersebut diserahkan karena dianggap berhasil melaukan berbagai kegiatan yang bermuara pada ketahanan pangan. Dari mulai penyediaan sarana produksi seperti, pupuk, obat, benih dan bibit. Disamping itu mereka juga melakukan distribusi gabah dan beras serta memiliki peralatan giling padi dan lantai jemur sendiri. 

Disamping itu, kelompok tersebut juga bisa memasok beras ke Bulog Divre Pati, melalui Satuan Kerja Badan Urusan Logistik. 

Kabid Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Sujiama menyebut, usaha tersebut merupakan wujud dari penjagaan ketahanan pangan. “Gapoktan Tani Mukti dinilai sebagai kelompok yang berprestasi dan berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan se-Jawa Tengah,” ujarnya, Kamis (911/2017). 

Lebih lanjut, dalam pelaksanaan usahanya Gapoktan Tani Mukti tidak melulu berfokus pada keuntungan. Namun bagaimana agar anggota dan masyarakat dapat menjangkau layanan yang dipunyai oleh kelompok tersebut. 

Sebelum melaksanakan kegiatan usaha tersebut, Gapoktan ini telah mendapatkan beberapa bantuan. Di antaranya Pengembangan Usaha Agribisnis Pertanian (PUAP) sejumlah Rp 100 juta dari Kementerian Pertanian. 

Selain itu adapula bantuan pemberdayaan kelompok Gapoktan melalui kegiatan Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat (LDPM) dari Badan Ketahanan Pangan sejumlah Rp.150 juta dan Rp. 75 juta tahun tahun 2015 dalam dua tahap. Sedangkan tahun ini, Gapoktan mendapat bantuan kegiatan Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM) melalui Toko Tani Indonesia (TTI) sejumlah Rp. 160 juta.

Editor: Supriyadi

Pemprov Jateng Raih 2 Penghargaan Bergengsi Berupa Top IT dan Telco 2017

Menteri Sekretaris Negara RI Pratikno menyerahkan penghargaan yang diterima Pemprov Jateng diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Tengah Dadang Somantri, di Balai Kartini Jakarta, Selasa (31/10/2017). (jatengprov.go.id)

MuriaNewsCom, Semarang – Penghargaan bergengsi diterima oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Yakni berupa dua penghargaan,  Top IT dan Telco 2017.

{enghargaan Top IT Implementation on Province Government 2017 untuk Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan penghargaan Top Leader in IT Leadership 2017 bagi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Penghargaan yang digagas Majalah Itech bersama Asosiasi TIK dan dukungan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo), diserahkan Menteri Sekretaris Negara RI Pratikno kepada Gubernur Ganjar Pranowo, yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Tengah Dadang Somantri, di Balai Kartini Jakarta, Selasa (31/10/2017).

Kepala Diskominfo Jateng Dadang Somantri mengungkapkan, penghargaan diberikan kepada Ganjar sebagai apresiasi atas kepeloporan yang secara masif menggerakkan SKPD provinsi maupun pemerintah kabupaten dan  kota dalam menggunakan teknologi informasi.

Khususnya, untuk memberikan layanan kepada masyarakat maupun dalam tata kelola pemerintahan. “Termasuk, membuka akses bagi warga yang ingin berpartisipasi aktif, menyampaikan unek-unek, ide maupun saran,” katanya.

Dalam tata kelola pemerintahan, gubernur telah menerbitkan Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 45 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kebijakan tersebut dilengkapi dengan Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 89 Tahun 2016 tentang Sistem Manajemen Informasi Terintegrasi.

Realisasi dari kebijakan tersebut, hampir seluruh SKPD Provinsi Jawa Tengah sudah mengimplementasikan layanan masyarakat berbasis IT dengan berbagai aplikasi sesuai domain tupoksinya. Termasuk peningkatan integrasi infrastruktur TIK dan aplikasi yang dipusatkan di Diskominfo. Bahkan, saat ini sudah ada sistem Government Resources Management System (GRMS) mengenai tata kelola pemerintah mulai dari perencanaan sampai monitoring melalui sistem elektronik.

“Dukungan bapak gubernur luar biasa. Beliau support betul dalam penggunaan IT di Jawa Tengah, termasuk menggagas GRMS. Kami juga sudah memanfaatkan IT untuk video conference saat Musrenbangwil maupun pertemuan strategis lainnya. Bagaimana pun, kita harus menyadari kalau tidak melakukan transformasi digital, kita akan ketinggalan. Apalagi di era milenial seperti sekarang,” ujarnya.

Apresiasi di bidang IT itu relevan dengan arah kebijakan pembangunan nasional yang mendorong berkembangnya ekonomi digital di Indonesia yang hiperkompetitif. Penghargaan tersebut menjadi tantangan Pemprov Jateng untuk terus berbenah dan meningkatkan kekuatan TIK, sekaligus penyiapan sumber daya manusia (SDM) yang memadai.

“Cerdas mengimplementasikan IT di semua lini pemerintahan sudah menjadi tuntutan. Semua pihak pun diharapkan dapat memanfaatkan IT untuk meningkatkan kinerja, daya saing, dan layanan,” pungkas Dadang.

Editor : Akrom Hazami

Bupati Pati Haryanto Terima Penghargaan Pelopor Inovasi dari Gubernur Jateng

Bupati Pati Haryanto (kanan) menerima penghargaan pelopor inovasi dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di GOR Jetayu Kota Pekalongan, Jumat (15/9/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Bupati Pati Haryanto menerima penghargaan pelopor inovasi dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Penghargaan itu diserahkan di GOR Jetayu Kota Pekalongan, Jumat (15/9/2017).

Selain Kabupaten Pati, ada tiga kabupaten dan kota lainnya yang mendapatkan penghargaan, yakni Kota Magelang, Kabupaten Klaten dan Boyolali.

“Penghargaan ini hanya sebagai penyemangat. Ke depan, produk inovasi dari Kabupaten Pati akan terus dikembangkan. Semuanya untuk warga Pati sendiri,” kata Haryanto.

Dalam pengembangan inovasi, pihaknya sudah menginstruksikan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk mendampingi inovator secara berkelanjutan. Selain itu, para pemenang juga harus didampingi supaya produknya punya manfaat dan dikenal masyarakat luas.

“Ini semakin membuktikan bahwa Pati akan segera menjadi Kota Inovasi. Kami terus mencari bakat-bakar dari inovator muda. Berbagai kompetisi dan lomba akan kami adakan untuk pelajar dan masyarakat luas,” tuturnya.

Dua inovator asal Pati yang mendapatkan dua penghargaan sekaligus adalah Biriski Afrianto dan Muhammad Nur Alim dengan produk pemanfaatan limbah kulit kacang tanah sebagai bioantiseptik. Keduanya mendapatkan juara favorit.

Sementara Teguh Wikan Widodo mendapatkan juara harapan karena produk kopi prebiotik. Teguh dinilai berhasil memperbaiki mutu kopi dengan cita rasa yang enak dan aman bagi lambung.

Editor: Supriyadi

Hebat! Guru SD Ndeso di Grobogan ini Jadi Juara Inobel Tingkat Nasional

Guru SDN 01 Wirosari, Grobogan, Hendrik Hermawan (kiri) berhasil meraih juara I tingkat nasional dalam ajang inovasi pembelajaran (Inobel) guru untuk kategori MIPA. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Prestasi membanggakan berhasil diraih salah seorang guru SDN 01 Wirosari, Grobogan. Guru bernama Hendrik Hermawan ini meraih juara I tingkat nasional dalam ajang inovasi pembelajaran (Inobel) guru untuk kategori MIPA.

”Terima kasih atas doa dan dukungannya sehingga saya bisa meraih prestasi ini,” kata Hendrik saat dihubungi lewat ponselnya, Jumat (8/9/2017).

Saat ditelpon, Hendrik menyatakan masih ada di kawasan Kuta, Bali. Menurutnya, pelaksanaan Inobel memang dilangsungkan selama lima hari di salah satu hotel di Bali.

”Acaranya baru saja rampung. Ini saya sedang bersiap pulang ke Grobogan,” jelas guru yang mengajar siswa kelas IV itu.

Hendrik mengaku cukup kaget ketika dinobatkan jadi juara karena persaingan dalam Inobel itu cukup berat. Selain itu, dalam penilaian ada beberapa tahapan yang harus dijalani. Seperti pembuatan naskah, pemeriksaan administrasi, presentasi karya yang dihasilkan untuk mendukung kegiatan pembelajaran.

Dalam ajang itu, Hendrik membuat sebuah media pembelajaran berupa kerangka manusia dari bahan triplek. Pada kerangka yang dibuat dilengkapi beberapa tombol di titik tubuh tertentu.

”Alat bantu pembelajaran yang saya buat bisa terkoneksi dengan handphone. Jadi ketika tombol dalam kerangka dipegang, dalam handphone otomatis akan menerangkan jika titik itu adalah bagian tubuh apa lengkap dengan fungsinya untuk apa. Alat peraga ini saya bikin sendiri dan ketika diuji tidak terjadi gangguan,” imbuh guru berusia 32 tahun itu.

Selain penghargaan, Hendrik juga mendapatkan hadiah atas prestasi yang diraihnya. Antara lain, berupa laptop dan uang tunai yang nilainya cukup besar.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Grobogan Amin Hidayat saat dimintai komentarnya merasa bangga dengan prestasi yang diraih Hendrik Hermawan tersebut. Amin menyatakan, untuk bisa jadi juara dalam ajang Inobel tingkat nasional tidak bisa didapat dengan mudah.

”Tahapan seleksinya saja cukup panjang dan pesertanya ada ribuan dari seluruh Indonesia. Oleh sebab itu, keberhasilan jadi juara Inobel layak dapat apresiasi tersendiri,” katanya.

Amin menyatakan, sebelum jadi juara Inobel tingkat nasional, sudah banyak prestasi yang diraih Hendrik selama ini. Antara lain, juara I guru berprestasi dan juara II OSN guru tingkat kabupaten. Kemudian, Hendrik tercatat pernah jadi juara III guru beprestasi tingkat Provinsi Jateng.

”Saya tadi sudah menghubungi Mas Hendrik untuk menyampaikan selamat. Semoga ini bisa memicu semangat guru lainnya untuk meraih prestasi,” imbuhnya. 

Editor: Supriyadi

5 Babinsa Terbaik Dapat Penghargaan dari Bupati Pati, Ini Prestasinya

Bupati Pati Haryanto memberikan piagam penghargaan kepada babinsa berprestasi. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Sebanyak lima bintara pembina desa (babinsa) Kodim 0718/Pati terbaik mendapatkan penghargaan dari Bupati Pati Haryanto. Mereka adalah Serma Mustopa, Serma Rustam, Serda Ribut, Serma Sukarbin, dan Kopka jahari.

“Mereka perlu mendapatkan penghargaan, karena prestasinya dalam kontribusinya ikut membangun masyarakat Pati menjadi lebih baik. Peran mereka sangat dibutuhkan rakyat,” ucap Haryanto, Jumat (25/8/2017).

Serma Mustopa berkontribusi dengan karyanya membuat pupuk organik hasil pemanfaatan dari alam. Dia bersama masyarakat bersama-sama memanfaatkan sampah organik menjadi pupuk.

Serma Rastam ikut beternak sapi melalui program  Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO). Peternakan terpadu itu bertujuan untuk menciptakan ketahanan pangan, ekonomi, sekaligus pemanfaatan kotoran sapi menjadi pupuk.

Serda Ribut berkontribusi dalam pengairan air bersih, sedangkan Serma Sukarbin sukses mengembangkan ternak kambing etawa yang sempat mendapatkan penghargaan tingkat nasional.

Adapun Kopka Jahari sudah banyak membantu masyarakat desa atas perannya sebagai mantri kesehatan desa. Dia menjembatani kesehatan masyarakat Desa Kembang, Dukuhseti yang kesulitan mendapatkan akses kesehatan

Dandim 0718/Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusuma mengatakan, lima anggotanya yang meraih penghargaan dinilai berhasil mengembangkan potensi yang dimiliki untuk masyarakat. Dia berharap, penghargaan tersebut bisa menginspirasi babinsa lain untuk terus berkarya.

“Mereka berhasil membagi antara tugasnya sebagai anggota TNI AD dan karya yang dimiliki. Yang paling utama, mereka punya kontribusi kepada masyarakat sesuai dengan spirit TNI manunggal dengan rakyat,” pungkasnya.

Editor: Supriyadi

Hore!! Jepara Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak

Bupati Jepara Ahmad Marzuqi menerima penghargaan Kabupaten Layak Anak.(MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Bupati Jepara Ahmad Marzuqi menerima penghargaan Kabupaten Layak Anak.(MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Kabupaten Jepara kembali mendapatkan penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di tahun 2015 ini. Penghargaan tersebut sebelumnya juga pernah diraih pada 2013 lalu.

Penghargaan Kabupaten Layak Anak tahun 2015 diterima oleh Wakil Bupati Jepara Subroto di Istana Kepresidenan Bogor bertepatan dengan peringatan puncak Hari Anak Nasional didampingi Kepala BP2KB Jepara Ina Nuroinah, beberapa waktu lalu.

“Atas penghargaan yang telah diterima oleh Kabupaten Jepara ke depan harus semakin ditingkatkan mengenai komitmen pemangku kebijakan dan dukungan semua kepala SKPD serta semua elemen masyarakat dalam mengintegrasikan berbagai sumber daya Pembangunan untuk memenuhi hak anak, perlindungan anak dan pengarustamaan gender,” kata Ina kepada MuriaNewsCom.

Menurut Ina, keberhasilan dalam memperoleh penghargaan ini tidaklah mudah, perlu kerja keras semua pemangku kebijakan sesuai dengan Perda No 4 tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak.

“Hal tersebut ditindak lanjuti dengan berbagai kegiatan penunjang dan didukung oleh semua SKPD dan elemen masyarakat baik unsur swasta, ormas, LSM dan lainnya, sehingga pemenuhan hak anak dan perlindungan anak dari kekerasan bisa terlindungi dengan baik,” ungkapnya.

Kepala BP2KB menyerahkan Piala Penghargaan Kabupaten Layak Anak kepada Bupati Jepara di ruang kerja. Dalam kesempatan ini Marzuqi berpesan agar penghargaan yang sudah diraih bisa dipertahankan ke depan. Semua elemen baik dari SKPD, elemen masyarakat maupun pihak swasta senatiasa selalu mendukung dan berkerjasama untuk bisa memenuhi hak anak dan perlindungan anak di Kabupaten Jepara. (WAHYU KZ/AKROM HAZAMI)

Hebat ! Rembang Kembali Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak

 

 

Suko Mardiono (tiga dari kiri depan), Pj Bupati Rembang saat menerima penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) di Istana Bogor belum lama ini. (Istimewa)

Suko Mardiono (tiga dari kiri depan), Pj Bupati Rembang saat menerima penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) di Istana Bogor belum lama ini. (Istimewa)

 

REMBANG – Pemkab Rembang kembali meraih penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) di puncak peringatan Hari Anak Nasional 2015. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia  Joko Wododo dan diterima oleh Penjabat (Pj) Bupati Rembang Suko Mardiono di Istana Bogor beberapa waktu lalu. Penghargaan ini menjadi keempat kalinya setelah di tahun sebelumnya sukses meraih penghargaan serupa.

“Pada tahun 2011 kita berhasil mendapat penghargaan KLA tingkat Nindiya, pada tahun 2012 dan 2013 KLA kita meraih KLA tingkat madya. Lalu tahun 2014 kementerian tidak mengadakan dan sekarang kita mendapat penghargaan KLA di tingkat madya,” ujar Suko Mardiono, Pj Bupati Rembang, Kamis (13/8/2015).

Suko Mardiono mengatakan, ada 31 indikator yang ditetapkan sebagai penilaian untuk mendapat penghargaan KLA. Menurutnya, salah satu unsur pendukungnya adalah adanya pemenuhan hak dan penanganan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak berbasis masyarakat. Menurutnya unsur pendukung itu biasa disebut Kelompok Perlindungan Anak Desa/Kelurahan (KPAD/K).

“Terkait dengan KPAD, Rembang merupakan inisiator penerapan KPAD di tingkat Kabupaten yang sekarang diadopsi oleh tingkat nasional. Di Rembang, telah ada 58 KPAD aktif dan 60 KPAD rintisan yang masih dalam taraf sosialisasi. Bahkan, beberapa waktu lalu, Desa Gunem telah ditetapkan sebagai percontohan perlindungan anak,” kata Suko Mardiono. (AHMAD FERI/KHOLISTIONO)

Anggota Polres Grobogan Berprestasi Mendapat Penghargaan

Anggota Polres Grobogan mendapat pengharhgaan saat perayaan Hari Bayangkara. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Anggota Polres Grobogan mendapat pengharhgaan saat perayaan Hari Bayangkara. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

GROBOGAN – Anggota Polres Grobogan Bripka Eko Suryono mendapat penghargaan dari Kapolda Jateng berkaitan dengan HUT ke-69 Bhayangkara. Penghargaan itu diberikan karena Eko dinilai telah menggapai beragam prestasi bidang olah raga khususnya dalam cabang binaraga. Lanjutkan membaca