Polres Grobogan Gagalkan Penggelapan Pupuk Bersubsidi, 2 Orang Diamankan

MuriaNewsCom, Grobogan – Polres Grobogan berhasil menggagalkan penggelapan pupuk bersubsidi, Senin (29/1/2018) sore. Hal itu menyusul diamankannya truk bernopol B 9091 EM yang terjaring razia di kawasan Simpanglima mulai pukul 16.00 WIB hingga menjelang magrib.

Selain truk, polisi juga mengamankan dua orang yang berada dalam kendaraan warna hijau tersebut. Masing-masing, sopir truk berinisial SR, warga Nganjuk, Jatim dan seorang pria inisial AI, warga Kecamatan Pamotan, Rembang.

Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Panji Gedhe Prabawa menyatakan, pelaksanaan razia di lakukan karena kondisi khusus. Yakni, menyusul adanya permintaan bantuan dari Polres Rembang terkait kasus dugaan penggelapan pupuk.

Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Panji Gedhe Prabawa dan jajarannya berhasil mengamankan truk berisi pupuk saat menggelar razia di kawasan bundaran Simpanglima Purwodadi, Senin (29/1/2018) sore. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

”Pupuk yang hendak digelapkan diangkut menggunakan truk dan diindikasikan melintasi wilayah Grobogan. Adanya permintaan tersebut, anggota Satlantas kemudian menggelar razia di kawasan Simpanglima untuk melakukan penghadangan. Saya sendiri yang memimpin razia,” jelasnya.

Tidak lama setelah razia digelar, truk yang dicurigai muncul dan akhirnya bisa dihentikan. Kemudian, anggota Satreskrim dari Polres Rembang dan Polres Grobogan yang ikut mendukung razia langsung mengamankan sopir dan seorang pria yang diduga sebagai pelaku penggelapan pupuk.

”Setelah kita amankan, truk dan dua orang pria tersebut langsung dibawa ke Polres Rembang,” sambung Panji.

Editor: Supriyadi

Bawa Kabur Motor Tetangga, Pria di Jepon Blora Dibekuk Polisi

MuriaNewsCom, Blora – Aparat Polsek Jepon, Blora berhasil mengamankan pelaku penggelapan sepeda motor milik tetangganya. Pelaku yang diketahui bernama Ling Ngaryono (41), warga Kidangan, Kelurahan/Kecamatan Jepon itu diamankan Selasa (9/1/2018) kemarin.

Selain pelaku, barang bukti sepeda motor Honda Vario bernomor polisi K 5334 NY serta STNK milik korban juga berhasil diamankan. Motor tersebut milik Jumini (33) yang terhitung masih tetangga pelaku.

”Tersangka masih diperiksa secara intensif di Polsek Jepon untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Tersangka akan dikenakan pasal 372 KUHP jo 378 KUHP tentang penipuan dan atau penggelapan,” jelas Kapolsek Jepon AKP Joko Priyono pada wartawan, Rabu (10/1/2018).

Dia menjelaskan, kasus tersebut terjadi pada Kamis (4/1/2018) lalu. Peristiwa itu bermula saat pelaku bermaksud meminjam motor milik Jumini. Tujuannya, untuk mengambil uang di salah satu ATM.

Namun, hingga sehari semalam, motor yang dipinjam tetangganya tersebut tidak kunjung dikembalikan. Beberapa kali ia meninggalkan pesan (sms) untuk segera mengembalikan morotnya. Hanya, pesan tersebut tak dapat respon. Akhirnya, Jumini memutuskan untuk melapor ke Polsek Jepon.

Setelah dapat laporan, tim dari Polsek Jepon kemudian melakukan penyelidikan dan pengintaian terhadap pelaku selama beberapa hari. Akhirnya, pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan saat pulang ke rumahnya.

Saat diperiksa di rumahnya, sepeda motor milik tetangganya tidak ditemukan. Ketika ditanyakan, pelaku mengatakan kalau motor itu sudah digadaikan.

”Dari keterangan pelaku, motor itu digadaikan sebesar Rp 2 juta di Desa Tempel Lemah Abang. Saat kita lacak ke sana, motor itu berhasil kita temukan,” katanya.

Editor: Supriyadi